NovelToon NovelToon
Menanti Hati ( Nadira)

Menanti Hati ( Nadira)

Status: tamat
Genre:Romantis / Perjodohan / Poligami / Tamat
Popularitas:10.3M
Nilai: 4.8
Nama Author: Nonny Afriani

Nadira, gadis yang harus menerima perjodohan dari kedua orang tuanya. Ia harus menerima perjodohan ini, karena perjanjian kedua orang tuanya dulu sewaktu mereka masih sama sama duduk di bangku kuliah. Bagaimna nasib pernikahan tanpa cinta yang akan di jalani Nadira?? Apakah akan ada benih cinta hadir? Atau Nadira memilih mundur dari pernikahan karena perjodohan ini?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nonny Afriani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 32

Sejak kejadian itu, Nadira tak pernah banyak bertanya pada Alby. Walau begitu, Nadira tidak pernah sekali pun absen mengurusi Alby. Bahkan selalu menemaninya setiap kali terapi. Nadira selalu berusaha menyesuaikan diri dengan kondisi Alby.

" Mau makan sekarang, Mas?"

Saat Nadira melihat Alby mendorong kursi rodanya sendiri, Alby hanya mengangguk, lalu Nadira membantu Alby mendorong kursi rodanya. Dan Nadira pun menyiapkan makanan untuk Alby. Alby menatap lekat wajah Nadira, wajahnya tampak tirus dan sedikit pucat.

"Dira, apa kamu sakit ?"

"Huh, Oh, enggak kok, Mas. Dira gak apa-apa."

Dira menjawab sambil terus menyiapkan nasi di piring Alby. Saat Dira meletakkan nasi di meja Alby, dengan cepat, Alby memegang tangan Dira, dan meminta Dira untuk duduk. Di perlakukan seperti itu, tentu saja membuat Dira menjadi gugup.

" Dira, Maafkan semua sikap kasar ku selama ini. Aku belum bisa menerima keadaan ini, Dira. Aku merasa sangat putus asa."

Alby menunduk sambil terus menggenggam tangan Dira. Dira memberanikan diri membalas genggaman tangan Alby. Seraya mencoba tersenyum.

" Dira paham, Mas. Ini semua berat untuk Mas lalui. Tapi pas harus yakin, bahwa Mas akan sehat."

Mendengar penuturan Nadira, Alby menegakkan kepalanya, ia menatap Nadira, melihat tatapan lembut dari Nadira, membuat hati Alby berdesir. Apalagi selama ini, Nadira mengurusinya tanpa mengeluh, saat ingin buang air pun, Nadira dengan telaten membantunya. Tak ada rasa jijik ataupun risih di matanya.

Alby tersenyum lembut ke Nadira. Begitu pun sebaliknya.

" Sekarang, Mas makan dulu, terus istirahat. "

Alby pun mengangguk,dan menyuapkan nasi berserta lauknya ke dalam mulut.

" Kamu tidak makan, Dira?"

" Dira, sudah makan Mas. "

Alby menatap Dira. Alby tahu, dialah yang meminta Dira untuk tidak makan bersama dengan dirinya. Dan ternyata Dira memenuhi keinginannya. Entah mengapa, ada rasa bersalah yang sangat besar menghimpit relung hatinya. Saat Dira selesai menuangkan air minum dan ingin beranjak, tangan Alby menahan langkahnya.

" Apa kamu keberatan, menemani Mas makan, Dira?"

Dengan senyum mengembang, Dira menemani Alby makan. Tak banyak bicara, Alby hanya makan dan sesekali melihat ke arah Dira.

"Semoga Mas Alby selamanya bersikap baik seperti ini, aku tak berharap lebih, dengan dirinya bersikap baik, sudah cukup bagiku." Batin Nadira.

Hari ini adalah jadwal Alby untuk terapi. Pagi-pagi sekali Nadira sudah bangun dan bersiap, menyiapkan makan pagi sebelum keduanya berangkat ke rumah sakit.

Nadira membantu Alby bersiap. Memakaikan sepatu lalu mendorong kursi rodanya menuju meja makan.

" Mas, sarapan dulu, ya?"

Alby mengangguk, dan mereka menyantap makan pagi itu bersama. Tak lama terdengar suara mobil memasuki pekarangan rumah. Nadira sudah tahu, itu adalah Mang Diman. Nadira membuka pintu, lalu mengajak Mang Diman untuk sarapan bersama.

" Mang, ayo sarapan dulu. "

" Terima kasih, Neng. Tapi Mamang sudah sarapan tadi. "

" Kalau begitu, Dira buatin kopi ya? Sebentar ya,Mang."

Mang Diman hanya mengangguk tanda hormat. Nadira pun berjalan ke dapur, tapi Alby masih saja memperhatikannya. Nadira membuatkan kopi untuk Mang Diman, dan membawakan setoples cemilan untuk menemani kopinya.

" Ni, Mang. Di minum dulu kopinya. Mas Alby masih sarapan."

" Haduh, terima kasih, Neng. Mang jadi sungkan. Soalnya si Neng baik banget sama Mang."

" Cuma secangkir kopi, Mang. Mujinya sampe segitunya."

Nadira tertawa lalu kembali ke meja makan. Namun dirinya heran, melihat nasi di piring Alby belum juga berkurang.

1
AnaZa O
ternyata sifa hanya seorang jalang
nyatanya dia nggak perawan saat sama alby
ihh jijik
AnaZa O
anjinglah syifa dan mamanya
mati aja lah sifa
RossyNara
jang baper kamu Dira atas perlakuan baik Alby, takutnya sudah terbang tinggi lalu di hempaskan sampai kerak bumi.
RossyNara
seharusnya dari awal Alby nolak perjodohannya dengan Dira.,jujur klo dia udah punya pacar jangan kaya gini ujung² nyakitin Dira yang tak tau apa².
Wulan Shafie
aq kira Mila Zaidan yg tulus orange...mlah milih alfy yg udah jelas" menyakiti sampe buat Dira kecewa sekian lama...hufffftttt
Wulan Shafie
harusnya jgan lgsg mau di Dira itu...minimal ngilang dlu kek ato nolak KLO alfy mo ngajak memperbaiki rmah tanggany
Zia Alika
liat komen nya ga jadi baca,, dari pada mood ku buruk gara gara baca novel ga sesuai sama judul nya
Elis Sriyani
Buruk
Swan Dhanil
gampang bngt sudah rusak kebahagiaan ora matinya gampang
Swan Dhanil
mati aja lah biar aman hama emang harus di basmi
kalea rizuky
skip g sesuai bgt
kalea rizuky
bodoh aja klo mau. balik
kalea rizuky
ya karna dia. jalang makanya gk perawan bi albi tolol
kalea rizuky
ogah maafin penghianat klo cinta dia g akan nyentuh sifa
kalea rizuky
halah munafik si albi moga dira dpet jdoh lain
kalea rizuky
niat nolong tp sifa hamil aneh lu aja munafik
kalea rizuky
lemah menye2 harusnya lo. pergi jauh urus cerai jangan bodoh uda kek pengemis aja lo dir
Khairul Azam
anak lambat laun akan dewasa, membesarkan anak tnpa harus rijul jg bisa, lha klo hati udah disakiti dan klo rujuk bakal hidup seumur hidup bakal keinget trs tu luka
Khairul Azam
sekarang gini lho, duly pas sifa masih ada, kayaknya si alby gak berusaha mendekati dira miski gak untuk dira setidaknya untuk anaknya, setelah sifa gak ada dia datang coba klo sifa masih ada, masihkah alby akan seperti ini. aku oikir nggak akan
Khairul Azam
jgn bilang dira egoiz atau apalah, salahkan si alby. menurutku menduakan pernikahan apa pun iti alasanya ttp slh apa lagi nympk hamil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!