NovelToon NovelToon
Pernikahan Kontrak Dengan Ceo Dingin Mantan Kaka Iparku

Pernikahan Kontrak Dengan Ceo Dingin Mantan Kaka Iparku

Status: sedang berlangsung
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu / CEO
Popularitas:3.2k
Nilai: 5
Nama Author: Atha Diyuta

Alena tidak pernah menyangka akan dinikahi oleh Aditya Pradana, CEO dingin yang juga mantan kakak iparnya.

Tujuannya satu: menjadi ibu untuk Sean, anak tiri berandal yang membencinya setengah mati.

Sean melakukan segala cara untuk mengusir Alena.

Balapan liar, berkelahi, membolos.

Tapi Alena yang berjilbab ini tidak takut.

Ia lawan balik Sean di arena balap dan di lapangan futsal.

Hingga Sean diam-diam kagum dan berbisik, "Siapa sebenarnya kamu, Bunda?"

Di sisi lain, Aditya Pradana yang dibantu Rendra, mulai menyadari...

Adik iparnya yang dulu pendiam itu, kini menjadi wanita yang tidak bisa ia lepaskan.

Pernikahan kontrak ini, apakah akan berakhir dengan cinta?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Atha Diyuta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 32

3 minggu lebih berlalu setelah baby moon diBali.

Sekarang kandungan Alena sudah menginjak usia kandungan 28 minggu 1 hari. Masuk trimester 3.

Diusia kandungan yang semakin membesar Alena semakin cepat merasa lelah, berjalan dari kamar menuju dapur saya rasanya sudah ngos-ngosan katanya.

Apalagi berat baby girl sudah semakin bertambah ,hasil cek ke dokter Tania kemarin berat baby sudah 1,1 kilo dan panjang 37 cm.Posisi kepala sudah di bawah, kalau kata dokter itu sudah mapan. Tendangannya? Jangan ditanya. Kalau jam 2 pagi baby girl seperti sedang boxing di dalam perut,terlihat perut Alena bergelombang kayak ombak di dalam.

Alena memutuskan sudah mulai cuti total di rumah , dia tidak diizinkan kemana-mana, dia tetap berdiam diri di rumah ditemenin Bi Ijah dan juga Naya yang hampir tiap hari datang untuk sekedar menemani calon mertuanya.

Aditya? Jangan ditanya ayah siaga itu, semakin protektif level 1000 semenjak usia kandungan Alena memasuki trimester ke 3 bahkan Rapat di Pradana Tower sampai di-cancel semua kalau jamnya tabrakan sama kontrol Alena.Aditya juga selalu pulang jam 15.00, dia mengusahakan untuk tidak lembur ataupun telat.

Dan hari ini, Aditya punya kejutan yang sudah dia siapin diam-diam sejak ia tau kalau bayi yang dikandung Alena adalah baby girl.

Jam 08.00 pagi, Alena masih tidur dengan posisi miring kiri,posisi tidur Alena semakin tidak nyaman saja karna perutnya yang semakin membesar.

Aditya masuk dan membangunkan Alena dengan pelan,aditya mencium kening Alena dengan lembut, "Sayang bangun sayang,ayah punya kejutan buat Bunda sama buat baby girl kita sayang." ucapnya lembut penuh kasih sayang.

Alena terbangun dan Aditya membantunya untuk duduk, karena perutnya yang membesar terkadang Alena sudah untuk bangun apa lagi duduk."Kejutan apa Mas? mataku rasanya masih sangat ingin terpejam mas." ucap Alena.

Mendengar itu aditya tersenyum, kemudian ia melepas dasi hitamnya dan menutup mata Alena "Jangan ngintip ya sayang." ucapnya lirih.

Alena digandeng dengan pelan dari kamar utama lantai 1 ke lantai 2, ke ruangan yang duluadalah kamar kosong tepat disebelah kamar Sean, ruangan 40 meter persegi yang tidak pernah dipakai.

Ternyata sean, Naya, Bi Ijah, Sinta, Wulan, dan Rudi juga ada disana dan mereka berdiri di depan pintu ruangan itu dengan wajah berseri-seri.

Aditya dengan pelan membuka penutup mata alena.kemudian menghitung mundur.

"3,2,1 buka mata kamu sayang." titahnya.

Alena membuka mata.

Alena menitikan air mata,bukan karna sedih tapi karna begitu bahagia atas apa yang diberikan oleh suaminya.

Di depan matanya ia melihat KAMAR BABY GIRL dengan nuansa serba PINK dan terlihat begitu MEWAH dan elegant.

Dindingnya pink soft, bukan pink norak, pink sage mewah, ada wallpaper awan-awan putih. Lantainya karpet putih bulu tebal empuk dan lembut .Di tengah ada box bayi putih mewah harga 150 juta, impor dari Itali, ada kelambu putih. Di sebelah ada lemari baju baby girl pink full, isinya baju-baju baby girl dari newborn sampai 1 tahun, semua pink putih, sudah dicuci Bi Ijah, wanginya semerbak . Ada rak mainan yang sudah terisi begitu banyak boneka yang ukurannya besar-besar.

Di atas box bayi ada tulisan kayu besar berwarna pink gold: " WELCOME BABY GIRL PRADANA."

Di pojok sebelah kana ada kursi khusus untuk menyusui,itu kursi mahal yang dipesan secara khusus oleh Aditya untuk Alena, disana ada kulkas mini untuk stok ASI.

Dan di langit-langit, ada lampu bulan bintang yang bisa menyala saat malam.

Alena yang terharu tak bisa berkata apapun lagi selain hanya menangis sesenggukan karna begitu bahagia.

"Mas... ini... ini buat baby girl kita Mas?" suaranya terdengar lembut dan lirih.

Aditya memeluk Alena dari belakang,engusap lembut perut buncit istrinya"Iya sayang, buat baby girl kita sayang, mas udah siapin ini dari 4 Minggu lalu, interior designer-nya mas panggil langsung dari Bali sayang.

" Pasti mahal ya mas." bisik Alena.

" Hanya 2 M sayang,itu bukan apa-apa dibandingkan kebahagiaan kamu dan anak kita."

Semua orang terharu dan merasa bahagia atas itu.

" Astaga mas 2 Miliar hanya untuk kamar bayi mas? Mahal banget Mas..."

"Gak mahal sayang untuk baby girl kita ,2 Miliar murah sayang, 20 Miliar pun bakal mas kasih sayang."

Jam 10.00 pagi, mereka mengadakan cara syukuran kecil-keciln untuk kamar baby girl.

Mereka asik duduk sembari menikmati camilan yang disediakan oleh bi Ijah.

Alena terkejut karna tiba-tiba perutnya bergelombang, sangat terlihat sekali gerakan kaki baby diperut tipis alena.

Naya, Aditya, Sean semua berkumpul dan mendekat memperhatikan gerakan perut Alena.Mereka memperhatikan dengan begitu serius.Mereka tertawa karna merasa lucu dengan perut Alena yang bergelombang, terlihat besar disebelah kemudian kebawah dan ke atas.

Tanpa sadar waktu menjunjukan jam 12.00 siang, Dokter Tania datang ke rumah untuk kontrol, Aditya meminta home visit, karena Alena sudah sangat kesusahan saat harus jalan jauh.

dokter melakukan USG portable di kamar pink baru itu.

Di layar, terlihat begitu jelas baby girl dengan berat 1,1 kilo, pipinya tampak chubby, bibir tipis seperti Alena, Posisi kepala sudah sangat bagus tepat dijalan lahir.

" Allhmdulillah Bu Alena, baby girl ibu sangat sehat, beratnya 1,1 kilo pas, air ketubannyan cukup, plasenta bagus, 12 minggu lagi kita ketemu ya Bu."

Alena berbinar melihat layar." Rasanya udah gak sabar dok ketemu sama baby girl." ucap Alena.

Setelah selesai melakukan pemeriksaan dokter pulang dan Alena istirahat dikamar pink barunya.

Malam hari tepat jam 19.00, makan malam sudah disiapkan di taman, tapi sayangnya Alena tidak bisa duduk lama di kursi taman karna pinggangnya terasa sakit.

Aditya memutuskan untuk membawa makanan itu ke kamar,namun bukan lagi dikamar pink melainkan di kamar utama di kamar Alena dan Aditya.

Setelah makan malam Alena meminta Aditya mengantarnya ke kamar pink lagi karna Alena ingin tidur di kamar itu,entah itu keinginan dari baby pink diperutnya atau hanya sekedar keinginan Alena yang sudah tak sabar menantikan kehadiran baby girl nya itu.

Bersambung

1
Atha Diyuta
trimakasih kk😊
Rian Moontero
mampiiirrr👍👍
Atha Diyuta
Karya terbaruku bantu ramaikan teman-teman ☺️☺️
Atha Diyuta: oke siap ka diperbaiki trimakasih kk ☺️☺️
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!