NovelToon NovelToon
ANAK TIRI YANG TERLUPAKAN

ANAK TIRI YANG TERLUPAKAN

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Fantasi / Mengubah Takdir
Popularitas:6.1k
Nilai: 5
Nama Author: Cherlly

Sejak ibunya meninggal, hidup Bima berubah menjadi neraka setelah ayahnya membawa istri baru dan anak tirinya yang egois, membuatnya diperlakukan seperti pesuruh dan orang asing di rumahnya sendiri.
Puncaknya, ia difitnah mencuri barang berharga dan diusir begitu saja tanpa ampun, membawa luka hati yang mendalam serta sebuah kotak peninggalan misterius dari mendiang ibunya.
Tak disangka, kotak rahasia itu menjadi kunci bagi Bima untuk bangkit dari titik terendah, bermetamorfosis menjadi sosok sukses dan berpengaruh besar yang siap membuat keluarga pembuangnya bertekuk lutut memohon pengampunan.

Bantu Cherlly dengan LIKE & SUBSCRIBE /IKUTI ya kak❤️❤️, gratis kok tapi sangat berarti biar bisa update tiap hari.
Satu Like👍 dari kalian = 100 semangat.🥰🥰🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cherlly, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 34

Sore hari menjelang senja di lantai eksekutif PT Cipta Sentosa tampak sangat tenang.

Bima masih duduk di balik meja kerja mahoninya sambil memeriksa dokumen laporan keuangan.

Tok, tok, tok.

Suara ketukan pintu terdengar pelan namun tegas dari arah luar ruangan.

"Masuk," seru Bima dengan suara datar.

Rian melangkah masuk dengan ekspresi wajah yang tampak sedikit kebingungan.

"Ada apa, Rian? Kenapa wajahmu terlihat bingung begitu?" tanya Bima heran.

"Maaf, Tuan Bima, di luar ada seorang wanita muda yang memaksa ingin bertemu dengan Anda," jawab Rian ragu-ragu.

"Wanita muda? Siapa namanya dan apa keperluannya?" selidik Bima dingin.

"Katanya dia adalah seorang analis keuangan independen yang membawa informasi penting tentang pasar Singapura," jelas Rian.

Bima menghentikan gerakan tangannya yang sedang memegang pulpen di atas meja.

"Analis keuangan independen? Kenapa dia tiba-tiba datang ke sini?" tanya Bima penuh curiga.

"Saya juga kurang tahu, Tuan, tapi penampilannya sangat misterius dan meyakinkan," jawab Rian.

"Suruh dia masuk ke ruangan ini sekarang juga," perintah Bima tegas.

"Baik, Tuan Bima, saya laksanakan," kata Rian lalu berbalik badan membuka pintu.

Krek...

Pintu ruang kerja terbuka lebar menampilkan sosok wanita muda berpenampilan elegan.

Wanita itu mengenakan jas formal abu-abu dengan rambut hitam sebahu yang tertata rapi.

Wajahnya tampak sangat cantik dengan tatapan mata yang tajam dan penuh percaya diri.

Wanita itu melangkah masuk dengan anggun tanpa menunjukkan rasa gentar sedikit pun.

"Selamat sore, Direktur Bima yang terhormat," sapa wanita itu dengan suara lembut namun tegas.

"Selamat sore, silakan duduk," balas Bima menunjuk kursi di depan meja kerjanya.

Wanita itu mendudukkan dirinya di kursi empuk dengan postur tubuh yang sangat tegap.

"Perkenalkan, nama saya Keisha, seorang analis pasar keuangan dan konsultan investasi," ucap wanita itu memperkenalkan diri.

Bima menatap tajam ke dalam mata Keisha untuk membaca motif tersembunyi di balik kedatangannya.

"Nona Keisha, kantorku tidak membuka lowongan konsultan baru saat ini," jawab Bima langsung to the point.

Keisha tersenyum tipis mendengar penolakan dingin dari direktur muda di depannya itu.

"Saya tahu perusahaan Anda tidak sedang mencari konsultan, Tuan Bima," balas Keisha santai.

"Lalu apa tujuanmu datang menemuiku sore-sore begini?" selidik Bima tajam.

"Saya datang untuk menawarkan kerja sama rahasia yang bisa menyelamatkan ekspansi Anda di Singapura," jawab Keisha serius.

Rian yang berdiri di dekat pintu sedikit mengangkat alisnya karena terkejut mendengar ucapan wanita itu.

"Menyelamatkan ekspansi kami? Apa maksud ucapanmu itu?" tanya Bima dengan nada menyelidik.

Keisha membuka tas tangan kulitnya dan mengeluarkan sebuah map dokumen berwarna merah tua.

Ia meletakkan map itu di atas meja tepat di hadapan Bima dengan gerakan pelan.

Kluntung...

Suara map bersentuhan dengan meja terdengar renyah di tengah keheningan ruangan.

"Silakan buka dan baca sendiri isi dokumen rahasia di dalam map itu, Tuan Bima," ujar Keisha menyuruh.

Bima membuka lembaran dokumen tersebut dengan saksama tanpa terburu-buru.

Matanya menelusuri setiap baris data analisis pasar logistik pelabuhan di Singapura.

"Data ini..." gumam Bima pelan dalam hati.

"Data itu adalah rahasia dapur dari sindikat pesaing regional yang ingin menjatuhkan proyek Anda," potong Keisha menjelaskan.

Bima mendongakkan kepalanya menatap Keisha dengan pandangan mata yang semakin tajam.

"Bagaimana kamu bisa mendapatkan dokumen sepenting ini?" tanya Bima menyelidik curiga.

"Itu adalah urusan pribadi saya, yang penting Anda tahu bahwa musuh Anda sedang bermain kotor," jawab Keisha tenang.

"Kenapa kamu memilih membantuku alih-alih menjual data ini ke pihak lain?" selidik Bima tidak percaya begitu saja.

Keisha tersenyum misterius menatap lurus ke dalam bola mata Bima tanpa sedikit pun rasa takut.

"Karena saya benci pada orang-orang serakah yang mencoba memonopoli pasar dengan cara licik," jawab Keisha mantap.

Bima terdiam sejenak mengamati gerak-gerik dan ketenangan luar biasa dari wanita di depannya itu.

"Kamu wanita yang sangat berbahaya, Nona Keisha," ucap Bima dingin.

"Bahaya bagi musuh Anda, tapi sangat menguntungkan bagi Anda, Tuan Bima," balas Keisha cepat.

Rian maju selangkah dan berbisik pelan di dekat telinga Bima.

"Tuan, kita harus berhati-hati, bisa jadi ini adalah jebakan baru dari musuh," bisik Rian cemas.

Bima mengangkat tangan kanannya memberi isyarat agar Rian tidak perlu khawatir berlebihan.

"Aku tahu apa yang sedang kulakukan, Rian," bisik Bima tenang kembali.

Bima kembali menatap lembaran dokumen di hadapannya dengan kepala dingin penuh perhitungan.

"Apa syarat yang kamu minta sebagai imbalan atas data berharga ini?" tanya Bima langsung pada intinya.

Keisha merapikan jas formalnya sebelum menjawab pertanyaan tegas dari Bima.

"Saya tidak minta uang atau saham, saya hanya ingin posisi sebagai direktur operasional di cabang Singapura nanti," jawab Keisha lugas.

Bima sedikit mengangkat alisnya mendengar syarat yang diajukan oleh analis wanita tersebut.

"Posisi direktur operasional adalah jabatan yang sangat tinggi dan penuh tanggung jawab," kata Bima mengingatkan.

"Dan saya memiliki kemampuan penuh untuk mengemban tanggung jawab itu, Tuan Bima," balas Keisha percaya diri.

Bima terdiam cukup lama mempertimbangkan tawaran kerja sama yang sangat menguntungkan sekaligus mencurigakan itu.

"Baiklah, aku terima tawaran kerja sama rahasia ini," putus Bima akhirnya.

Keisha tersenyum lebar menampakkan kepuasan yang terpancar jelas di wajah cantiknya.

"Keputusan yang sangat bijak, Tuan Bima, Anda tidak akan pernah menyesali kerja sama ini," ucap Keisha bersemangat.

"Jangan senang dulu, masa percobaan kerjamu akan dinilai langsung saat kita tiba di Singapura minggu depan," peringatkan Bima dingin.

"Saya siap menghadapi ujian apa pun dari Anda, Direktur Bima," jawab Keisha mantap.

Bima menutup map merah itu dan menyerahkannya kembali kepada Rian untuk disimpan di brankas.

"Rian, catat nama Keisha sebagai penasihat khusus proyek ekspansi internasional kita," perintah Bima.

"Baik, Tuan Bima, saya akan segeraurus administrasi kontrak kerjanya," jawab Rian patuh.

Keisha berdiri dari kursinya dan merapikan rok kerjanya dengan anggun.

"Kalau begitu, saya mohon pamit undur diri terlebih dahulu, kita bertemu lagi di bandara minggu depan," pamit Keisha sopan.

"Silakan, Rian, antarkan tamu kita sampai ke lobi bawah," instruksi Bima. "Baik, Nona Keisha, silakan ikuti saya," kata Rian mempersilakan.

Keisha membungkuk hormat sebentar kepada Bima sebelum berbalik melangkah keluar ruangan.

Krek...

Pintu ruang kerja tertutup rapat kembali setelah mereka berdua pergi meninggalkan ruangan.

Bima kembali bersandar di kursi kulit mahoni sambil memikirkan kehadiran sosok wanita misterius tersebut.

"Keisha... siapa sebenarnya latar belakang wanita pintar itu?" batin Bima penasaran.

Meskipun penuh curiga, Bima tahu betul bahwa kemampuan analisis Keisha sangat dibutuhkan untuk menghadapi pasar Singapura.

Malam mulai turun menyelimuti kota metropolitan dengan lampu-lampu jalanan yang menyala terang.

Bima berdiri di balkon ruang kerjanya menikmati angin malam yang berhembus sejuk.

Perjalanan bisnis lintas negara akan segera diuji dalam waktu dekat di bawah kepemimpinan Bima.

1
Aman Wijaya
lanjut terus Thor di tunggu updatenya 💪💪💪
Cherlly: iya kak ku😘😘
total 1 replies
Cherlly
makasih kaka suport nya😘😍
Aman Wijaya
gaaas njeduk pooolll Thor lanjut terus semangat semangat semangat dalam berkarya
Cherlly: makasih kaka udah membaca sejauh ini😘😘😘
total 1 replies
Aman Wijaya
top markotop top lanjut terus Thor
Aman Wijaya
jooooz pooolll mantab Thor lanjut terus
Cherlly: trimakasih sudah baca sejauh ini kaka😍😍😍
total 1 replies
Aman Wijaya
lanjut terus
Cherlly: iya kaka kami akan lanjyutin cerita nya sampai tuntas😊😊😊😘
total 1 replies
Aman Wijaya
jooooz pooolll Thor lanjut terus
Cherlly: siap kaka semangat kaka adalah motivasi saya untuk berkarya😍
total 1 replies
Aman Wijaya
jooooz pooolll Bima lanjut
Cherlly: siap kaka ikutin ya keseruan nya😊😊😊

Bantu Cherlly dengan LIKE & SUBSCRIBE /IKUTI ya kak❤️❤️, gratis kok tapi sangat berarti biar bisa update tiap hari.
Satu Like👍 dari kalian = 100 semangat.🥰🥰🥰
total 1 replies
Aman Wijaya
rahasia Bima mulai terkuak sedikit demi sedikit
Cherlly: iya kaka lanjutin biat nambah seru😍😍

Bantu Cherlly dengan LIKE & SUBSCRIBE /IKUTI ya kak❤️❤️, gratis kok tapi sangat berarti biar bisa update tiap hari.
Satu Like👍 dari kalian = 100 semangat.🥰🥰🥰
total 1 replies
Aman Wijaya
semangat Bima
Cherlly: makasih kaka

Bantu Cherlly dengan LIKE & SUBSCRIBE /IKUTI ya kak❤️❤️, gratis kok tapi sangat berarti biar bisa update tiap hari.
Satu Like👍 dari kalian = 100 semangat.🥰🥰🥰
total 1 replies
Tatiek Faruq
aku mampir thor, lama² dibaca seru juga
Cherlly: ttimakasih kaka sudah mampir ikutin keseruan cerita nya ya kaka biar saya nambah semangat untuk berkarya😍😍😍

Bantu Cherlly dengan LIKE & SUBSCRIBE /IKUTI ya kak❤️❤️, gratis kok tapi sangat berarti biar bisa update tiap hari.
Satu Like👍 dari kalian = 100 semangat.🥰🥰🥰
total 1 replies
༺⬙⃟⛅cap badakℛᵉˣ
kak mampir novelku "Vampir vs Serigala versi novel" makasih
Cherlly: makasih kaka nanti sama2 baca kita
total 6 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!