NovelToon NovelToon
The Badass Empress: Lembut? Sorry, Gak Kenal!

The Badass Empress: Lembut? Sorry, Gak Kenal!

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / Cinta Istana/Kuno / Fantasi
Popularitas:35.3k
Nilai: 5
Nama Author: heldahell

Bagaimana jadinya jika jiwa seorang remaja cewek tomboi modern yang hobi tawuran, bermulut tajam, dan ceplas-ceplos terlempar ke masa lalu? Sialnya lagi, dia bangun di dalam tubuh permaisuri Xia Ruo, wanita paling rapuh dan tertindas di Kekaisaran Han yang baru saja mencoba bunuh diri karena tidak tahan diabaikan oleh kaisar yang penguasa berdarah dingin yang terkenal kejam.

Kini, tidak ada lagi Permaisuri Xia Ruo yang hobi menangis terisak. Yang ada hanyalah permaisuri baru yang berani duduk bersila di atas ranjang sutra sambil memanggil sang Kaisar kejam dengan sebutan "Mas Bro". Didampingi oleh Yuan er, pelayan setianya yang selalu menangis histeris dan berusaha keras mendidik sang permaisuri agar bisa berbicara lembut, Xia Ruo harus memutar otak untuk bertahan hidup. Mulai dari melabrak dapur istana demi makanan enak, melatih fisiknya yang selemah triplek basah, hingga menghadapi Kaisar kejam yang anehnya... justru mulai terobsesi dengan perubahan barbar dirinya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon heldahell, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 32 : pasukan penyelamat datang, hati pun ikut tumbang

Suasana di dalam goa semakin mencekam. Suara derap langkah kaki sepatu bot militer berkuda terdengar makin dekat, bergesekan dengan semak-semak kering di luar sana. Jumlah mereka tidak sedikit.

Ara langsung menyergap tubuh Kaisar Yan, mendorongnya pelan agar bersandar ke dinding goa yang paling gelap, sementara dia sendiri pasang badan di depan suaminya itu. Tangan kanannya sudah menggenggam erat sebilah belati karatan hasil jarahan dari ruang tabib tadi.

"Vitamin, tiarap! Jangan sampai napas lu kedengaran!" bisik Ara setajam silet kepada Yuan-er yang sudah pucat pasi di sudut gua.

Kaisar Yan, meskipun pahanya masih terasa nyut-nyutan luar biasa akibat luka tancapan panah yang tadi diobati Ara secara barbar, matanya tidak bisa lepas dari punggung sempit wanita di depannya. Di tengah ancaman maut seperti ini, seorang permaisuri yang seharusnya dilindungi justru berdiri kokoh menjadi perisainya.

"Wanita ini… benar-benar gila. Tapi kenapa jantungku malah makin tidak tahu diri?" batin Kaisar Yan.

Debaran di dadanya makin menggila. Setiap hembusan napas Ara yang memburu, setiap helai rambut Ara yang berantakan, entah kenapa terlihat begitu menawan di matanya yang sedang mabuk asmara. Kaisar Yan resmi jatuh cinta setengah mati. Dia berjanji dalam hati, jika mereka selamat, dia akan memberikan seluruh dunia untuk wanita barbar ini.

"Siapa di dalam?!" sebuah bentakan keras terdengar dari mulut goa.

Obor-obor dinyalakan, menerangi kegelapan. Tiga orang prajurit dengan seragam faksi pemberontak pimpinan Jenderal Lin merangsek masuk dengan pedang terhunus.

"Mampus lu curut, rasakan ini!" Tanpa menunggu diserang, Ara langsung melompat maju dengan gerakan barbar khas preman pasar. Dia menendang selangkangan prajurit pertama hingga bunyinya terdengar ngilu ke seluruh goa, lalu menusukkan belatinya ke pundak prajurit kedua.

Namun, prajurit ketiga berhasil menghindar dan mengayunkan pedangnya tepat ke arah leher Ara.

"Ruo'er, awas!" teriak Kaisar Yan panik setengah mati. Dia memaksakan tubuhnya untuk bangkit, melupakan fakta bahwa pahanya pincang, berniat menangkis pedang itu dengan tubuhnya sendiri. Dia tidak peduli jika kakinya lumpuh sekalipun, yang penting Ara selamat!

CRINGGG!

Sebelum pedang itu mengenai Ara atau Kaisar Yan, sebuah anak panah berbulu hitam melesat cepat dari luar goa, menembus tepat di tenggorokan prajurit ketiga hingga tewas seketika.

"Lindungi Yang Mulia Kaisar dan Permaisuri! Habisi para pengkhianat!" sebuah teriakan menggelegar memecah keheningan hutan.

Dari arah luar, ratusan prajurit berbaju zirah hitam legam merangsek masuk, membantai sisa-sisa pasukan pemberontak yang mengepung goa. Seorang pria berbadan tegap dengan luka parut di wajahnya langsung berlutut di mulut goa. Itu adalah Jenderal Gao bersama Pasukan Panji Hitam!

"Hamba, Jenderal Gao, terlambat datang menyelamatkan Yang Mulia Kaisar dan Permaisuri! Mohon ampun atas kelalaian hamba!" serunya lantang dengan penuh kesetiaan.

Melihat bala bantuan datang, Kaisar Yan langsung menghela napas lega. Dia menatap Ara dengan tatapan yang sangat dalam, penuh kehangatan, kelembutan, dan binar-binar cinta yang begitu kentara. Pria itu memegang tangan Ara yang masih memegang belati, lalu berkata dengan nada suara yang sengaja dibikin serak-serak basah ala cowok pelindung di novel romantis.

"Ruo'er... Terima kasih telah melindungiku tadi. Mulai hari ini, jiwaku dan takhtaku adalah milikmu. Aku tidak akan membiarkan siapapun menyakitimu lagi," ucap Kaisar Yan tulus, matanya menatap Ara lurus-lurus, berharap wanita itu akan tersipu malu atau minimal menangis terharu di pelukannya.

Ara? Dia cuma kedip-kedip polos. Mukanya lempeng sedatar papan gilasan baju. Nggak ada baper-bapernya sama sekali.

Ara malah menarik tangannya dengan kasar dari genggaman Kaisar Yan, lalu mengelap keringat di dahinya pakai lengan baju yang robek.

"Oh, syukurlah pasukan lu dateng, Yan. Pegel banget betis gua dari tadi jongkok mulu," sahut Ara dengan nada santai tanpa dosa. Dia kemudian menoleh ke arah Jenderal Gao. "Eh, Jenderal! Di luar ada makanan gak? Lapar nih. Sekalian bawa tandu atau apa kek, ini bos lu pahanya bolong abis dipanah, gak bakal kuat jalan kaki sampai markas. Tar kalau pincang permanen kan berabe."

Kaisar Yan langsung membatu di tempat. Wajahnya yang tadi penuh kehangatan asmara mendadak berubah masam. Dia memaki dalam hati, merutuki permaisurinya yang punya kepekaan romantis setara dengan batu kali.

"Aku sudah menyerahkan hatiku, tapi dia malah memikirkan makanan dan paha pincang?! Xia Ruo, kau benar-benar keterlaluan!" jerit Kaisar Yan merana dalam hati, sementara Ara sudah melenggang santai keluar goa sambil memanggil Yuan-er untuk mencari ransum.

1
Lo Lifuna
mereka cuti 2 Minggu dari istana kan?
apa ini ceritanya uda melewati 2 Minggu?
perasaan baru 1 hari deh. kok besok sudah balik ke istana?
Yadi
🤣🤣🤣
Lo Lifuna
ini gimana ya alurnya. menteri Wang itu sebenarnya paman atau ayahnya selir agung?

terus bukannya selir agung dihukum di istana dingin?

terus ayahnya ketahuan kudeta kenapa selir agung masih di istana?
Rima Yuliatin
nah akhirnya Nemu cerita yg mantap..ini baru seru alurnya berbobot tp dikemas santai dan ringan..lope lope dahhhh..😍
heldahell: makasih kak,udah suka sama ceritanya😙
total 1 replies
Arix Zhufa
bar bar sekali 😅
Arix Zhufa
jihaha....ara bahasa gaul mu jangan di bawa kesini
Arix Zhufa
lucu banget...ok mgkn masih bahasa gaul gpp karena belum mengenal lingkungan aslinya
Cintya Tya
mantep thor.... ceritae top markotop... lain dari yg lain.. 👍👍🤣🤣
Dbz Mar
😭😭😭😭😭😭😭 mengelap air kencingnya tuh
Yadi
Yeeeeey.... 💃🕺💃🕺
Akhirnya takluk juga singa betina 🕺💃🕺💃
Yadi
🤣🤣🤣🤣🤣🤣

Andaikan dijadikan film, bisa sangat seru dah
Yadi
ya iyalah paksu Kaisar Yan pada bucin pada singa betina si Ara, lah wong Ibu Negara dgn strateginya dan juga bela diri jurus tawurannya bisa menyelesaikan masalah tanpa masalah, apalagi sifat petakilannya yg bar bar ceplas ceplos mulutnya.. itu menandakan bhw sang permaisuri bersifat jujur dan wajar, tdk diolah olah..alias natural alami 😁😁😁
Jendra
bagus banget ceritanya, si ara yg kocak dan pemberani bikin sangat terhibur😊
Jendra
Wah asik nih lucu🤣
Yadi
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣

Ambyar dah krn dikalahkan bunyi perut cewe badas sang Permaisuri 🤣🤣🤣
Yadi
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣

knp jurus tawuran bisa mengalahkan tehnik bertarung si Jendral....??

hayo jawab 🤣🤣
Yadi
🤣🤣🤣🤣🤣 Ingat ya, gelar tertinggi Ara adalah "Anak Tongkrongan"
Yadi
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣

Polisi dijaman modern saja memakai bubuk cabai untuk membubarkan aksi tawuran antar remaja 🤣🤣🤣
Lah ini dipakai untuk membabat habis para pemberontak, mana tahan pasukan pemberontak melawan bubuk cabai? 🤣🤣🤣
Yadi
Mana tahan gaya bertarung anggun kerajaan "kuno" dgn gaya bertarung jurus "tawuran"....?? 🤭🤭🤭🤭
Pa Muhsid
kurang tor tanggung 😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!