NovelToon NovelToon
Bukan Kamu Tapi Aku Yang Membuangmu

Bukan Kamu Tapi Aku Yang Membuangmu

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Putri asli/palsu / Identitas Tersembunyi / Fantasi Wanita / Aliansi Pernikahan / Mengubah Takdir
Popularitas:49.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: KOHAPU

"Meiji....!" Teriaknya memeluk jenazah putranya.

Pada akhir hidupnya Lily menyadari, semua orang yang ada di sekitarnya adalah pengkhianat. Cinta mereka palsu!

Berakhir dengan kematian tragis.

Karena itu kala mengulangi waktu, dendam seorang ibu yang kehilangan putranya, membuatnya tertawa arogan dan berucap...

"Bukan kamu, tapi aku yang membuangmu."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KOHAPU, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pesan

"Kamu pikir aku dengan mudah bisa disingkirkan?" Neiji bertanya balik pada orang ini. Kemudian melemparkan berkas ke atas meja."Sampah... perusahaan cabang masih menguntungkan. Untuk apa kami menjualnya."

"Hanya kamu yang berani menolakku." Gumam Ervan penuh senyuman, menatap ke arah Neiji.

"Hanya kamu yang berani menentangku." Neiji kini menatap ke arah Ervan.

"Pembicaraan kalian seperti gay..." Rio mengangkat sebelah alisnya.

Sementara kedua orang pria ini membuang muka. Mendengar kalimat Rio seperti, jijik?

"Cih! Kamu tidak tau kecantikan Bella?" Lagi-lagi Ervan menyombongkan istrinya.

"Mana aku tau, kamu selalu menyembunyikan istrimu. Jika ada yang menyukai istrimu, tiba-tiba akan menghilang. Posesif... pencemburu." Cibir Rio, menghela napas."Keindahan untuk dikagumi, bukan disembunyikan."

"Harga saham perusahaan kalian saat ini sedang merosot. Menjual salah satu anak cabang adalah solusi cepat. Istriku sudah menawarkan harga tertinggi." Pemuda yang terlihat berbahaya, tersenyum tapi seperti menyimpan banyak niat busuk.

"Aku menolak." Tegas Neiji menikmati tehnya, bagaikan tidak peduli.

Pemuda bernama Ervan ini tersenyum kemudian berucap."Hal yang tidak dapat istriku miliki lebih baik hancur saja."

Ervan bangkit meninggalkan ruangan. Tanpa kemarahan berarti atau teriakan. Tapi entah kenapa meninggalkan kesan ancaman pembunuhan yang mendalam.

Lily menelan ludahnya, menemukan salah satu tersangka yang mungkin akan membunuh suaminya di masa depan.

"Apa orang itu berbahaya?" Tanya Lily dengan suara kecil pada Rio. Mengingat Neiji mungkin akan menjawab secara subjektif.

"Ya...dia brutal jika menyangkut tentang istrinya. Menantu pria dari keluarga konglomerat. Jika bertemu dengan Ervan harus berhati-hati." Nasehat dari Rio membuat Lily menelan ludahnya.

Benar! Orang ini adalah salah satu tersangka utama. Walaupun Rio tidak menutup kemungkinan juga adalah pelakunya. Mengingat Neiji yang selalu melindungi Dilan.

Masih teringat dalam benak Lily, bagaimana Rio yang biasanya netral ini berubah penuh dendam. Kala mengetahui kekasihnya tewas setelah dilecehkan dan dibunuh oleh Dilan dan beberapa temannya dalam pesta miras.

Lebih tepatnya 4 tahun dari sekarang, kekasih Rio meninggal, akibat perbuatan Dilan. Kemudian pemuda itu pergi ke negara lain.

Apa Rio kembali dan menghabisi Neiji yang membela Dilan? Tapi sudahlah... lagipula kekasih Rio belum muncul sama sekali. Pria ini masih jomblo sejati.

Neiji perlahan bangkit dari tempatnya duduk.

"Kakak mau kemana?" Tanya Rio, yang baru saja mulai menikmati tehnya.

"Kembali ke ruanganku, untuk bekerja..." Jawaban datar dari Neiji.

"Tidak ke ruangan Dilan dulu? Ada banyak pekerjaan dan Dilan yang terbengkalai---" Kalimat Rio disela.

"Dia masih punya tangan dan kaki untuk bekerja. Lain kali jika menginginkan bantuanku lagi, itu artinya dia tidak ingin tangan dan kakinya berfungsi lagi." Neiji menyeringai, memegang jemari tangan Lily kemudian melangkah pergi.

Bug!

Kala pintu tertutup, Rio menelan ludahnya."Sepertinya cepat atau lambat posisi Dilan akan jatuh." Gumamnya bergidik ngeri pada T-rex yang baru saja lewat.

"Tunggu dulu!" Rio tersenyum sesaat, menyipitkan matanya mulai berpikir."T-rex tidak menginginkan kekuasaan. Dia juga tidak melindungi Dilan lagi. Jadi, kemudian aku akan menginjak Dilan dan Neiji, menjadi pemimpin perusahaan!" Teriaknya sembari tertawa.

"Mimpi!" Gumam sekretaris seorang pria yang menatap datar, berusaha keras untuk tersenyum.

"Ya...aku tau, cuma mimpi...tapi tanpa mimpi manusia akan hidup tanpa harapan." Rio meraih bekas, menghela napas kasar. Posisinya yang pada awalnya buruk, kini kembali menguntungkan.

Mungkin untuk sementara waktu dirinya akan menunda untuk pergi ke luar negeri. Neiji adalah anak sah, begitu juga dengan Dilan. Sedangkan dirinya hanya anak haram dari wanita simpanan. Dalam hal ini dirinya lah yang berada di daftar paling akhir pewaris.

Membuka berkas.

Rio sedikit berpikir, kemudian melirik ke arah sekretarisnya."Jelas-jelas posisiku paling tidak menguntungkan. Menurutmu kenapa ibu paling waspada padaku?" tanyanya pada sekretarisnya.

"Memang sedikit tidak masuk akal. Dilan dan Neiji sudah berada di posisi aman. Seharusnya anda tidak diwaspadai." Pendapat dari sang sekretaris.

Rio menyipitkan matanya."Ada udang di balik penggorengan. Bisa kamu sewa detektif untuk menyelidiki ibu? Lebih tepatnya ikuti dia..."

"Untuk apa? Anda sudah berencana keluar dari perusahaan seperti tuan muda Neiji yang juga sedang mengumpulkan dana dan relasi." Tanya sang sekretaris tidak mengerti.

"Tidak apa-apa, aku hanya dipenuhi rasa ingin tahu. Kenapa aku bisa begitu diwaspadai. Kamu tau bukan hampir setiap bulan ada ancaman pembunuhan. Tidak logis sama sekali..." Gumam Rio berpikir mengayunkan pena nya pada meja pelan.

"Jika tebakanku benar, Lisa menyembunyikan banyak rahasia kotor." Lanjutnya tersenyum ingin mengetahui apa yang akan terjadi pada akhirnya.

***

Gerakan jemari tangan Neiji terhenti. Pemuda yang begitu fokus pada pekerjaannya itu merenggangkan otot-ototnya. Matanya melirik ke arah Lily yang masih tertidur lelap di sofa.

Menghela napas enggan membangunkannya. Hanya melangkah mendekat. Mengamati rupanya yang begitu cantik menurut Neiji. Mengapa? Selalu seperti ini, satu-satunya orang yang tulus padanya.

Kejadian di tengah hutan, bahkan hal yang terjadi kemarin. Semuanya membuat Neiji semakin mencintainya.

"Kamu cantik..." Gumam Neiji, merapikan anak rambut Lily.

Tapi.

Cup.

Mata gadis itu tiba-tiba terbuka, mengecup bibirnya tanpa aba-aba. Membuat Neiji membulatkan matanya tertegun. Sungguh! Sebuah serangan tiba-tiba. Membuat gerakan jantungnya tidak karuan.

"Kamu juga begitu tampan. Sangat tampan, sampai-sampai aku ingin menyembunyikan untuk diriku sendiri." Kalimat dari Lily yang baru saja terbangun.

Tapi memang begitulah pengantin baru bukan? Dekat sedikit, ada kesempatan, tidak ada orang, sudah pasti langsung hap!

Bibir Lily dan bibirnya bersentuhan entah siapa yang mulai. Sebuah ciuman brutal yang berbuah kegelisahan.

Tapi hanya diakhiri dengan deru napas tidak teratur.

"Neiji, mau membuat anak?" Tanya Lily, menyesap lehernya tanpa aba-aba.

Ketegasan begitu terasa untuk kali ini."Setelah punggungmu sembuh."

"Nanti malam ya?"

"Tidak!"

"Besok..."

"Yang penting sembuh dulu."

"Baik...main raba-rabaan dulu nanti malam."

Wanita yang tersenyum genit. Membuat telinga pemuda itu memerah, walaupun ekspresi wajahnya masih saja datar.

"Neiji... tsundere." Bisik Lily padanya, menempel memeluknya lebih tepatnya.

Neiji menghela napas."Sudahlah..." Gumamnya, membalas pelukan Lily.

Namun sebuah pesan masuk ke handphonenya. Lebih tepatnya pesan dari ibunya Lisa. Membuat Neiji melerai pelukannya. Lily sedikit mengintip layar handphone menyipitkan matanya.

Pria ini adalah anak yang berbakti. Bahkan sebelum waktu terulang. Sudah pasti keputusan yang diambil olehnya tidak akan menguntungkan.

Tapi.

'Neiji, pastikan Lily tidak membuat tuntutan hukum pada ibu. Ibu begitu menyayangimu, maaf! Ibu tidak sengaja terbawa emosi. Kamu melakukan semuanya untuk ibu dan Dilan kan? Kami adalah keluargamu. Satu-satunya yang menyayangimu.'

Itulah isi pesan dari Lisa. Membuat Lily mengangkat sebelah alisnya. Tiba-tiba notifikasi pesan masuk lagi. Sama-sama dari Lisa.

'Setelah ini, bantu ibu membujuk Lily, untuk bercerai darimu ya? Dilan memerlukannya untuk mendapatkan kepercayaan dari kakek mu.'

Wanita yang membulatkan matanya, benar-benar wanita tua tidak tahu malu. Menatap ke arah Neiji, keputusan apa yang akan diambil olehnya. Sudah pasti membela ibunya...

"Brengsek..." Gumamnya terlihat menyeringai, mengerikan. Wajah dibalik kacamata yang begitu tebal.

1
Fa'iqoh Siti Elok
t-rex bangkit ingin menghancurkan si bulus
ari sachio
wuuuidihhh ketemu ipar bakpaooo...😅😅😅😅keren....keren...sama2 waooowww.....coba bela ikut y...pasti ad sesuatu dechhh...kira2 kpn terungkap y....


ervan ati2 mulutmu kelak bakal kena slepet kembaran istrimu....
tp masa sihhh si raja iblis g ngerasa tu muka jelek anakny
yula
💪💪💪💪💪
mimief
ahh....dibilang Lisa
masa baktinya udah selesai saat kau melukai Lily
selamat menikmati hari hari sedih mu yaa
mimief
wkwkwkkwkk 😜
mimief
wkwkwkwkwkwk
jadi bayangin lagi muka nelangsa nya

kasiaaan 😜🤣🤣
mimief
dah lan Rio,kita kan pecinta kedamaian
lepaskan lah...yg harus dilepaskan 😜🤣🤣
Rahma Intan
lanjutkan lagi Thor semakin seru 💪😘😘😘😘😘😘
Nureliya Yajid
semangat thor
Indar
benar2 perlu diselidiki ibu Lisa karena banyak misteri yang dia sembunyikan
Nur Wahyuni
disini tokoh jahat utamanya adalah lisa... padahal kedudukannya dia cuma menantu di keluarga itu...
M M Athalla
Lily sama Ervan sama saja menyembunyikan wajah rupawan pasangannya 😊
Senjaa💞
rio asal km tau..biarpun tidak sah tp aku yakin km satu2nya darah daging faro...makanya lisa berusaha menyingkirkanmu...
RahaYulia
yg pnonton itu aac rio y sbnrnya, bnr2 mnikmati sajian🤣🤣🤣
RahaYulia
waduh🤭🤭🤭
RahaYulia
aku rasa dimasa sblm wkt trulang c neiji dg ksadaran pnuh bikin anknya😁😁😁
RahaYulia
🤣🤣🤣🤣ah dsr neiji pdhal klo kmu yg g tau malu jg lily g bkal nolak
RahaYulia
didlmnya psti byk tersimpan roti sobek atau batu bata 🤣🤣🤣😁
🍁 Fidh 🍁☘☘☘☘☘
😍😍😍😍💪💪💪💪💪
Ika
lope lope sekebon
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!