NovelToon NovelToon
Bukan Kamu Tapi Aku Yang Membuangmu

Bukan Kamu Tapi Aku Yang Membuangmu

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Putri asli/palsu / Identitas Tersembunyi / Fantasi Wanita / Aliansi Pernikahan / Mengubah Takdir
Popularitas:162.3k
Nilai: 5
Nama Author: KOHAPU

"Meiji....!" Teriaknya memeluk jenazah putranya.

Pada akhir hidupnya Lily menyadari, semua orang yang ada di sekitarnya adalah pengkhianat. Cinta mereka palsu!

Berakhir dengan kematian tragis.

Karena itu kala mengulangi waktu, dendam seorang ibu yang kehilangan putranya, membuatnya tertawa arogan dan berucap...

"Bukan kamu, tapi aku yang membuangmu."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KOHAPU, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Drama

Bekerja dengan rapi, menggunakan kepala dingin. Sama sekali tidak terlihat siapa pengendali permainan ini.

Sang pengacara menatap penuh senyuman pada Silvia.

Tidak disangka Rini juga memiliki musuh. Tanpa ragu sama sekali dirinya meraih tangan sang pengacara dari balik sel jeruji penjara. Ini akan menjadi kesempatan baginya membalikkan keadaan, itulah yang ada dalam pikirannya.

Sedangkan sang pengacara, hanya bertugas untuk membimbingnya. Karena persaingan dalam Harem begitu ketat, keduanya harus dibimbing untuk saling membunuh di level yang lebih tinggi.

***

Hanya dengan uang jaminan, dirinya dapat keluar. Sang pengacara juga menjanjikannya untuk dapat lepas dari segala tuntutan. Mengingat kasusnya bukan termasuk kasus tindak pidana berat.

"Siapa yang membayarmu?" Tanya Silvia antusias, penuh rasa ingin tahu. Mengingat mereka memiliki musuh yang sama.

"Sebaiknya anda tidak tau. Tapi seseorang yang membayar saya juga mengatakan, sudah mengerahkan detektif swasta untuk menyelidiki apa yang sebenarnya terjadi di acara pernikahan." Jawab sang detektif penuh senyuman.

"Jadi, kita tidak bisa langsung menangkap Rini?" Silvia menghela napas berusaha untuk bersabar.

"Benar! Tapi dipastikan ini semua merupakan ulah Rini. Anda hanya perlu bersabar untuk mengungkapkan kebenaran. Selama itu jaga hubungan baik anda dengan tuan Dilan." Kalimat yang diucapkan sang pengacara berjalan berlalu meninggalkannya.

Wanita yang hanya dapat kembali menghela napas. Benar! Untuk membalas Rini dirinya harus bersabar, hingga ada bukti nyata yang ditemukan. Jika ini berhasil maka dirinya akan menjadi nyonya keluarga Brata.

Melangkah meninggalkan kantor polisi. Segera setelahnya taksi online yang dipesan olehnya sampai. Silvia, wanita yang bahkan tidak memiliki sanak saudara di kota besar ini. Mengingat dirinya telah memutuskan hubungannya dengan keluarganya di kampung. Itupun hanya kedua orang tuanya, yang sudah tua renta.

Tidak menyadari sebuah mobil yang terparkir di dekat sana. Lebih tepatnya sebuah mobil dengan sepasang suami-istri di dalamnya.

Lily bersandar di dada bidang suaminya. Perlahan dirinya bertanya."Kenapa tidak langsung saja berikan bukti jika semuanya direncanakan oleh Rini?" Tanyanya tidak mengerti.

"Semakin Silvia membenci semakin bagus. Dilan mencintai Silvia, karena menganggapnya murni dan baik hati. Saat ini Dilan tengah kecewa dengan Silvia. Kamu tau bukan bagaimana kebencian seorang pria manja seperti Dilan jika sudah dikecewakan? Dia akan gegabah dalam mengambil keputusan. Menyakiti Silvia sedemikian rupa..." Jelas Neiji membelai rambut istrinya.

"Kamu ingin membuat drama pendek tentang penyesalan seorang pria? Itu akan membosankan, terlalu lama." Lily mengecup bibir suaminya.

"Bukan itu intinya sayang... kebencian Silvia bukan hanya akan tertuju pada Rini tapi juga pada Dilan. Silvia yang pada awalnya penurut akan berubah menjadi pemberontak yang serakah akan harta dan balas dendam. Biarkan Dilan sedikit menyiksa Silvia. Setelah pernikahan Rini dan Dilan, baru kita berikan pisau untuk menikam Rini..." Jelas Neiji penuh senyuman.

"Bukan pisau! Bukan pisau...tapi bazoka." Wanita yang tersenyum pada suaminya.

"Baik! Bazoka..." Neiji menghela napas kasar, mengecup pipi Lily.

"Jadi setelah Silvia mengungkapkan kebenaran, Dilan akan menjadi pemeran utama pria penuh rasa bersalah dan penyesalan. Sementara Silvia menjadi wanita penuh dendam. Tapi kita tidak memiliki sumber daya untuk---" Kalimat Lily disela.

"Tidak perlu sumber daya. Karena Silvia akan memutuskan kembali bersama Dilan, walaupun sudah tidak mencintainya lagi. Demi uang dan balas dendam..." Pemuda yang terlihat tanpa ekspresi mengucapkannya.

Neiji memang mengerikan. Mengerikan? Lebih tepatnya menyeramkan. Mungkin karena itu juga sebelum waktu terulang dirinya tidak berani mendekatinya. Tapi sekarang segalanya berbeda, walaupun pria ini kejam, tapi bagaikan sayap hitam malaikat maut, itulah yang akan melindunginya dan Meiji nanti.

Hanya perlu belajar mencintainya? Bukan hal yang sulit, karena Lily mulai mengerti hatinya. Pria manipulatif ini, memiliki hati yang polos sejatinya. Karena itu bertahan dengan perlakuan Lisa padanya.

"Aku rasa aku mencintaimu..." Ucapnya jujur.

"Kamu pikir aku tidak?" Tanya Neiji.

"Ya...aku pikir kamu tidak."

"Nyatanya aku..."

"Kenapa?"

"Kurang pantas mengucapkannya tanpa bunga, coklat dan..." Kalimat Neiji disela.

Akhirnya pria ini lebih terbuka."Bibirmu lembut seperti cokelat. Tidakkah kamu merasa hati kita seperti ada dalam ledakan bunga setiap bersama."

"Sialan..." Bisik Neiji mencium bibir Lily agresif. Benar-benar agresif, wanita ini selalu membuatnya tidak dapat berkata-kata."Aku mencintaimu..." Bisiknya di sela ciuman mereka.

"Tsundere..."

***

Dialog yang tersusun rapi, tinggal bagaimana sebuah pertunjukan besar akan berjalan. Tepat pukul 9 malam mobil mereka memasuki gerbang rumah.

"Aku akan menuntut ibuku." Ucap Neiji memulai pembicaraan. Jika yang terluka adalah dirinya, tidaklah mengapa. Tapi yang terluka adalah Lily?

"Tidak, jika ibumu di penjara, bagaimana kita akan menyaksikan drama keluarga versi 3D?" Tanya Lily mengedipkan sebelah matanya.

"Tapi cindera yang kamu alami---" Kalimat Neiji disela.

"Tidak apa-apa, kamu tetap harus terlihat membujukku untuk bersama Dilan di hadapan ibumu. Dan aku akan berusaha terlihat trauma jika terlalu dekat dengan Dilan dan Rini. Lalu malamnya kita membuat anak di kamar." Ucap Lily tidak tahu malu. Lagi-lagi dengan sengaja menyisipkan kata-kata menggoda.

Neiji hanya dapat menghela napas."Tunda membuat anaknya. Tunggu sampai kamu sembuh, baru aku akan mengigit seluruh tubuhmu."

"Aku tunggu..." Bisik Lily di telinganya.

Seketika raut wajahnya tetap datar, tapi telinganya memerah? Apa saat malu Neiji memang seperti ini. Astaga! Begitu manis!

Hal yang terlihat menyeramkan di luar, ternyata begitu manis dan menyegarkan di dalam. Tau begitu sebelum mengulangi waktu, dirinya menerima uluran tangan Neiji untuk bertanggung jawab saja. Kemudian membangun keluarga kecil yang bahagia, walaupun menjalani hidup sederhana.

Pria ini sungguh-sungguh menggemaskan bagian dalamnya.

Hingga pada akhirnya mobil terparkir sempurna. Kedua orang itu keluar dari dalam mobil. Dari yang awalnya pasangan suami-istri mesra, menempel bagaikan lem tidak terpisahkan. Kembali menjadi bagaikan pasangan canggung untuk mendekat.

Menepiskan asumsi dari semua orang jika ini adalah konspirasi perselingkuhan antara calon kakak ipar, dengan tunangan adiknya. Dua orang yang terlihat ragu dan tidak bersalah. Seperti terpaksa menikah, padahal aslinya mau sama mau.

Hingga kala memasuki ruang tamu, Rini sudah berada di sana. Bermesraan dan menyuapi anggur ke dalam mulut Dilan. Sungguh! Sungguh! Dirinya hanya dapat menghela napas.

Apalagi Silvia kini berlutut di hadapan mereka. Drama! Ini sungguh drama! Tidakkah pria ini dapat melihat polanya?

"Dilan, a...aku benar-benar tidak bersalah. Ini semua adalah perbuatan Rini. Dia yang merencanakan semuanya untuk dapat menikah denganmu. Ini semua adalah---"

Prang!

Penjelasan Silvia tidak didengarkan sama sekali. Dilan melempar gelas kaca ke lantai, membuat pecahannya berhamburan. Bahkan salah satu pecahan terpantul. Sedikit menggores pipi Silvia.

"Kamu begitu picik! Sudah aku bilang aku hanya mencintaimu! Tapi kamu malah membuat posisiku semakin sulit karena kecemburuanmu!" Bentak Dilan.

"Dilan, ini semua salahku. Andai saja aku tidak ada, pasti---" Kalimat dari Rini yang berpura-pura menangis disela.

"Tidak! Ini semua bukan salahmu. Ini semua kesalahan wanita picik ini!" Dilan menginjak jemari tangan Silvia, hingga menjerit kesakitan.

"Sungguh drama... drama..." Ucap Lily dengan suara kecil. Mungkin hanya Neiji yang mendengarnya.

1
Ufiyyyy
damn mari kita "itu"... 🙏
Biyan Narendra
Dan...
Eng Ing Eng....
Bikin anak ya,Ly..
🤣🤣🤣
Miaaaoowww😸
wewwww gasss terusssss😎😎😎
yesi yuniar
hanya lily yg bisa meluluhkan neiji
FHR
Buat anak ?? 😂😂😂
Iam Just
🥲🥲🥲
Iam Just
thorrrr up lagii dongg😍😍😍
Iam Just
update dongg thorr
Iam Just
thorr nungguin nihhh😍
Miss Typo
semoga semua berjalan lancar
Miss Typo
pasutri yg gila tapi luar biasa cerdasnya Neiji Lily 🤣
Tatiek Faruq
gimna reaksi Evan nanti saat tau Neiji adalah k3mbarannya Bella ya ? bisa kena serangan jantung dia,
lanjut author, semangat
Miss Typo
akhirnya mereka menyatu juga sesuai keinginan Lily 😁
Miss Typo
pembicaraan apapun dgn Neiji, pasti ujung²nya anak, Lily Lily 🤣
Miss Typo
nih detektif luar biasa, semangat semoga lancar sampai tuntas
Miss Typo
semoga gak ketahuan Lisa atau siapa yg kerjasama dengannya, sblm semua terbongkar
Miss Typo
akhirnya dah mulai mau bongkar, Neiji dah tau Dilan bkn anak kandung Faro, dan skrg Neiji juga akan diketahui identitasnya yg asli
Ummah Intan
kok aq yg mewek?
Ufiyyyy
apa yg trjadi jk arkan mndengar hal ini.. psti prusaah braja lgsg d akuisisi🤣🤣🤣
nur
lanjut up
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!