NovelToon NovelToon
Istri Yang Tertindas

Istri Yang Tertindas

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir
Popularitas:17k
Nilai: 5
Nama Author: waseng

"Dia mencintaiku sampai mati, tapi justru membunuhku perlahan setiap hari."
Di balik kemewahan gaun sutra dan rumah bak istana, Yati hanyalah seorang tawanan yang jiwanya diremukkan oleh suaminya sendiri, Stevanus. Bagi dunia, Stevanus adalah pahlawan; bagi Yati, dia adalah iblis berwajah malaikat.
Puncak pengkhianatan terjadi saat Stevanus membuangnya dalam keadaan hancur demi kekuasaan dan wanita lain. Mereka mengira Yati sudah tidak berdaya dan terkubur bersama rahasia gelap mereka.
Namun, rasa sakit tidak mematikan Yati—ia justru melahirkan sosok baru yang kuat dan tangguh. Kini Yati kembali dengan identitas berbeda, menyusup ke jantung kehidupan Stevanus untuk merebut kembali hidup dan harga dirinya.
Ini adalah kisah tentang perjuangan Yati membuktikan bahwa dari kehancuran, ia bisa bangkit lebih kuat.
Bersiaplah, karena kisah ini akan membawamu pada perjalanan emosional yang penuh liku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon waseng, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 5: NERAKA DI RUMAH SENDIRI

Suara Maya yang menggema melalui speaker rumah terasa seperti petir yang menyambar langsung ke ulu hatiku. Selama ini aku mengira Stevanus hanyalah pria yang kasar dan tidak setia. Namun, mendengar bahwa dia merencanakan kematianku demi menutupi skandal kehamilan wanita lain sahabatku sendiri membuat seluruh sel di tubuhku bergetar hebat.

Stevanus terdiam sejenak. Wajahnya yang memerah karena marah tiba-tiba berubah menjadi pucat pasi, lalu perlahan kembali mengeras. Rahangnya mengatup rapat. Dia menatap ponsel di ranjang, lalu beralih menatapku dengan tatapan yang tidak lagi mengandung kemanusiaan.

"Mas... kamu... kamu benar-benar ingin membunuhku?" suaraku keluar sebagai bisikan yang serak.

Aku merasa seperti berdiri di tepi jurang yang sangat dalam, dan pria yang kucintai selama lima tahun ini adalah orang yang baru saja mendorong punggungku.

"Kamu sudah dengar sendiri, kan?" Stevanus melangkah maju, suaranya kini tenang jenis ketenangan yang biasa dimiliki oleh seorang psikopat. "Rencana ini seharusnya rapi, Yati. Kamu seharusnya mati dalam kecelakaan yang tragis di puncak, dan aku akan menjadi duda yang paling berduka di hadapan media. Tapi kamu... kamu harus merusak semuanya dengan pengakuan kehamilan bodohmu itu."

"Ini anakmu, Stev! Darah dagingmu!" aku berteriak, air mata kini membanjiri wajahku. Aku merangkak mundur hingga punggungku menabrak lemari kaca.

"Anakku?" Stevanus tertawa, suara tawa yang paling mengerikan yang pernah kudengar. "Anak dari wanita penyakitan dan membosankan sepertimu? Tidak, Yati. Anak yang kubutuhkan adalah anak dari Maya, anak yang akan membawaku masuk ke dalam lingkaran kekuasaan ayahnya. Kamu hanya... gangguan. Gangguan yang harus segera dibersihkan."

Tanpa peringatan, dia menyambar leherku. Tangannya yang besar dan kuat mencekikku hingga napasku tersumbat. Aku mencengkeram pergelangan tangannya, mencoba mencari celah untuk bernapas, tapi tenaganya jauh di atas kemampuanku.

"Lepas... Mas... tolong..."

Dia menyeretku keluar kamar. Kepalaku berkali-kali terbentur bingkai pintu, tapi dia tidak peduli. Dia menyeretku menuju tangga besar di tengah rumah kami yang megah. Kemewahan rumah ini sekarang terasa seperti dekorasi panggung sandiwara yang berdarah.

Di puncak tangga, dia melepaskan cekikannya dan mendorongku hingga aku tersungkur di atas lantai marmer. Aku terbatuk-batuk, menghirup udara sebanyak mungkin sambil memegangi perutku. Satu-satunya pikiranku saat itu adalah: Selamatkan bayi ini.

"Jangan salahkan aku, Yati," ucap Stevanus sambil berdiri tegak di atas tubuhku yang meringkuk. "Salahkan dirimu sendiri karena terlalu lemah untuk dunia ini."

Dia mengangkat kakinya, dan dengan kekuatan penuh, dia menendang lambungku.

"Aaakhhh!" jeritanku pecah, memantul di dinding-dinding rumah yang sunyi.

Rasa sakit itu tidak bisa dilukiskan dengan kata-kata. Rasanya seperti ada sesuatu yang robek di dalam sana. Panas, perih, dan menghancurkan. Aku bisa merasakan sesuatu yang hangat mulai mengalir di sela paha bagian dalamku.

"Mas... bayi kita..." isyakku, suaraku nyaris hilang karena rasa sakit yang luar biasa.

Stevanus menunduk, melihat noda merah yang mulai merembes di daster putihku. Alih-alih merasa bersalah, dia justru tersenyum puas. "Bagus. Satu masalah selesai. Sekarang, tinggal ibunya."

Dia menjambak rambutku, memaksaku bangkit, lalu menyeretku ke tepi tangga. Aku mencoba melawan, kuku-kukuku mencakar tangannya hingga berdarah, tapi dia seperti kesetanan. Dia mendorongku dengan kedua tangannya tepat di dada.

Duniaku serasa melambat. Aku merasakan tubuhku melayang di udara sebelum akhirnya menghantam anak tangga satu per satu.

Braakk! Dug! Dug!

Rasa sakit yang menghujam kepalaku, punggungku, dan perutku menyatu menjadi satu kegelapan yang pekat. Aku berguling hingga mencapai dasar lantai bawah. Tubuhku tergeletak dalam posisi yang janggal. Darah segar mengalir dari kepalaku, bercampur dengan darah yang keluar dari rahimku, menciptakan genangan merah di atas marmer putih yang bersih.

Aku masih bisa melihat samar-samar. Stevanus berdiri di atas tangga, memandangku dari ketinggian dengan ekspresi dingin. Dia mengeluarkan sapu tangan, mengelap cakaran di tangannya, lalu berbalik pergi tanpa menoleh lagi. Dia yakin aku sudah mati. Dia yakin dia telah menang.

Kesadaranku mulai memudar. Di tengah kegelapan yang menjemput, aku merasakan jiwaku yang hancur mulai membeku. Cintaku pada pria itu mati di dasar tangga ini, bersama dengan nyawa kecil yang tidak sempat melihat dunia.

Jika Tuhan memberiku satu kesempatan lagi, bisikku dalam hati yang paling dalam, aku tidak ingin menjadi wanita yang baik lagi. Aku ingin menjadi neraka bagi mereka berdua.

Pandanganku benar-benar gelap tepat saat pintu depan rumah terbuka, dan seseorang berteriak histeris melihat tubuhku yang bersimbah darah.

Suara yang berteriak itu bukan suara Stevanus atau Maya. Itu adalah suara Mbok Nah, pelayan setia yang baru saja kembali dari pasar. Namun, sebelum Mbok Nah bisa menyentuhku, sebuah tangan asing yang kuat membekap mulut Mbok Nah dari belakang. Seorang pria misterius berpakaian hitam berdiri di sana, menatap tubuhku yang sekarat, lalu berbisik pada Mbok Nah, "Diam. Jika kamu ingin dia benar-benar hidup, biarkan mereka percaya dia sudah mati hari ini."

1
Abang imbran
gak bertele" 👍
Abang imbran
kurang ngajer banget ni stevanus/Right Bah!/
grandi
up lagi thor/Kiss/
Chici👑👑
Kak kamu keren bisa up banyak, aku nulis 1 bab aja kelar nya 2 sampe 3 hari baru selesai🤧
christian Defit Karamoy
TRIMAKASIH SUDAH MAMPIR🙏
JANGAN LUPA UNTUK SELALU BAHAGIA🫰

Like Setiap Bab Kalau selesai 👍

Rate Bintang 5 🌟

Vote setiap hari Senin 🙏

Kalau Ada Poin Boleh Mawar sebiji🌹

Tinggalkan komentar, penyemangat, kritik & Saran, 🎖️

Makaseh banya samua 🙇🙏😇
PURPLEDEE ( ig: _deepurple )
Halo kak aku mampir. kalo berkenan boleh mampir keceritaku juga yang judulnya "Istri pengganti " mari saling suport🤗 makasih👋
christian Defit Karamoy: okey siap trimakasih🙏
total 1 replies
Bela Viona
wow lumayan cepat juga ya thor,dlm 3 bln op kelar,blm lagi merubah karakter seseorang. sebenar nya gak mudah. minimal setahun lh.
tapi ini kisah sat set beres. gak bertele tele. langsung pada inti nya...
christian Defit Karamoy: iya kak🙏
total 1 replies
Bela Viona
Iblis berbadan manusia.
semoga mati ny tdk mudah.
gila stevanus.
Bela Viona
sesekali klo bikin kopi,di kasih 3 tetes racun tikus kn gak masalah thor...
biar ad sensasi buih buih ny tuh lakik
Bela Viona
baru baca bab awal udh di suguh kn dgn sebuah pengkhianatan,kdrt,penipuan dan manipulatif.
sakit jiwa nih lakik...
Bela Viona
Mampir thor...
Bela Viona: siapppp
total 3 replies
grandi
ngeri
grandi
apakah aman Thor
grandi
kata kata yang terpaksa/Scowl/
Chici👑👑
Thor kamu kuat banget apdet nya bisa banyak...kalo aku udah kriting jempol nya /Hammer/
Chici👑👑
Semangat thor💞
Chici👑👑
Lanjut lagi semangat thor apdet nya
christian Defit Karamoy: siap kak ku🙏
total 1 replies
Chici👑👑
Lanjutkan thor
christian Defit Karamoy: siap kak🙏
total 1 replies
Chici👑👑
Kak aku mampir
christian Defit Karamoy: trimakasih🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!