NovelToon NovelToon
Kultivator Tanpa Bakat

Kultivator Tanpa Bakat

Status: tamat
Genre:Fantasi Timur / Kelahiran kembali menjadi kuat / Action / Tamat
Popularitas:10k
Nilai: 5
Nama Author: Agen one

Apa jadinya jika kau lahir tanpa bakat dan harus kehilangan satu-satunya orang yang kau cintai? itulah hal yang di alami oleh Xiao Chen.

Tapi suatu hari dia menemukan Kristal yang dapat memutar balikan waktu dan ini tidak gratis.

Apakah ini keberuntungan atau justru kutukan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agen one, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 27: Inti kristal harimau

​Setelah berhasil mengalahkan Harimau Bayangan, Xiao Chen, Jun Fei, dan Ye Han kembali ke gubuk dengan Inti Kristal di tangan dan beberapa bagian tubuh harimau yang masih bisa dijual—kulitnya yang tebal dan beberapa taringnya.

​Setibanya di rumah, tugas pertama mereka adalah mengolah Inti Kristal Harimau Bayangan.

​"Inti Kristal ini mengandung Esensi Qi murni. Ini adalah harta karun bagi kita di Tahap Pengerasan Dasar," jelas Xiao Chen. "Kita tidak akan membuangnya sedikit pun. Kita akan menggunakannya bersamaan dengan Batu Qi kita."

​Mereka bertiga duduk bersila, mengelilingi Inti Kristal itu. Xiao Chen meletakkannya di tengah, lalu mulai mengalirkan teknik kultivasinya.

​WUSHH!

​Esensi Qi dari kristal itu segera ditarik oleh energi mereka. Rasanya seperti meminum air segar setelah berlari jauh—semua kelelahan dan rasa sakit dari pertempuran menghilang. Qi murni itu membersihkan meridian dan memperkuat dantian mereka.

​Waktu berlalu cepat. Setelah dua jam, kristal itu mulai meredup, esensinya terserap habis.

​Ketika mereka membuka mata, mereka merasakan perbedaan yang signifikan.

​"Aku... aku mencapai Level 4!" seru Jun Fei, terkejut. Bakat alaminya yang luar biasa membuat penyerapannya sangat efisien.

​Ye Han, si Asura Es, juga menunjukkan peningkatan drastis. "Pengerasan Dasar Level 2." lapornya datar, tetapi matanya menunjukkan kepuasan.

​Xiao Chen merasakan tubuhnya jauh lebih kuat, namun kecepatannya jauh lebih lambat. "Aku berhasil mencapai Level 3!" Meskipun kecepatannya tidak bisa menandingi kedua adiknya, ini adalah loncatan yang signifikan.

​"Luar biasa! Inti kristal itu memang sebanding dengan risiko kita. Kita bertiga melonjak hanya dalam satu sesi." kata Xiao Chen, tersenyum bangga pada kedua adiknya.

​Setelah kultivasi, mereka tidak beristirahat. Jun Fei dan Ye Han ditugaskan membersihkan dan mengeringkan kulit harimau, serta memisahkan taring-taringnya yang tajam.

​"Taring dan kulit ini berharga. Taringnya bagus untuk senjata pendek, dan kulitnya bisa dijadikan pelindung yang kuat." jelas Xiao Chen. "Jun Fei, kau bawa taring ini. Ye Han, kau bawa kulitnya."

​Sore harinya, Xiao Chen kembali ke kota sendirian dan menjual sisa bagian harimau itu ke Toko Perburuan di pasar biasa (bukan pasar gelap) untuk menghindari kecurigaan.

​"Kulit Harimau Bayangan utuh, dan taringnya masih lengkap! Kau beruntung sekali, Nak!" seru pemilik toko.

​Dari penjualan ini, Xiao Chen mendapatkan tambahan tiga koin emas dan beberapa koin perak. Uang itu segera ia simpan untuk biaya hidup dan membeli bahan-bahan herbal tambahan yang kini ia butuhkan untuk produksi pil.

​Malam tiba. Setelah makan malam sederhana namun bergizi, mereka berkumpul lagi di dapur. Kali ini, mereka adalah tim produksi yang terorganisir.

​"Baiklah, malam ini kita menggandakan produksi!" seru Xiao Chen. "Kita sudah mendapat 15 koin emas, dan itu akan menarik banyak perhatian. Hari ini kita harus menjual 200 butir Pil Naga Hitam Perkasa!"

​Jun Fei dan Ye Han, kini dengan kultivasi yang lebih tinggi dan stamina yang lebih baik, bekerja lebih cepat.

​Jun Fei bertugas menumbuk arang dan beberapa bahan keras lainnya. Tangannya yang sudah mencapai Level 4 bergerak cepat dan kuat.

​Ye Han bertanggung jawab pada bagian yang paling sensitif: mencampurkan sari Jamur Liang Gelap dan Ginseng, mengandalkan Qi Yin dinginnya untuk menjaga suhu campuran tetap stabil sebelum diolah.

​"Ye Han, pastikan tidak ada gumpalan. Kontrol Qi-mu!"

​"Baik, Kak Xiao. Aku bisa melakukannya." jawab Ye Han.

​Xiao Chen fokus pada pemurnian dan pemilinan pil. Ia bekerja tanpa henti, menyalurkan Qi murninya untuk memastikan setiap butir pil memiliki kualitas terbaik.

​Dapur itu kembali dipenuhi aroma menyengat. Mereka bekerja selama berjam-jam. Pukul sebelas malam, tugas itu selesai.

​Di atas meja, terhampar empat wadah kayu besar, masing-masing berisi lima puluh butir Pil Naga Hitam Perkasa. Total 200 butir pil siap dijual.

​"Sempurna!" Xiao Chen menghela napas lega. "Jun Fei, Ye Han, kalian sudah membuktikan bahwa kalian adalah tangan kanan terbaikku."

​"Tentu saja, Kak. Kita adalah keluarga." balas Jun Fei sambil tersenyum lebar.

​"Dengan 200 pil ini, kita akan mendapatkan... empat puluh koin emas malam ini!" bisik Xiao Chen, matanya bersinar penuh ambisi. "Sekarang, pakai topeng kalian! Kita akan kembali ke Pasar Gelap dan menggebrak lagi!"

​Ketiganya, dengan pakaian hitam dan topeng sederhana, membawa empat wadah pil itu dan bergegas menuju lorong gelap kota, siap untuk menjadi pemasok terbesar di Pasar Gelap.

Bersambung...

1
Galih Agung
ceritanya bagus.. MC nggak naif
Galih Agung
lanjutannya nggak adakah
Galih Agung
selesai ini??
A 170 RI
ok thor
A 170 RI
lanjut thor
Aman Wijaya
lanjut terus Thor semangat semangat semangat
Aman Wijaya
lanjut
Agen One: siapppp
total 1 replies
Aman Wijaya
arti sebuah kebersamaan walaupun bukan saudara kandung
Aman Wijaya
rasa tanggung jawab dan kepercayaan harus dijunjung tinggi dalam sebuah ikatan persahabatan dan persaudaraan.mantab Thor lanjut terus semangat semangat semangat
Aman Wijaya
gaaas terus Thor
Aman Wijaya
mantab Thor lanjut
Aman Wijaya
Mereka bertiga siap beraksi di pasar gelap untuk meraup emas dan perak.semoga sukses
Aman Wijaya
jooooz jooooz pooolll mantab Thor
Aman Wijaya
jiwa pedagang kalian bertiga
Aman Wijaya
gaaas terus Thor lanjut
Aman Wijaya
gaaas terus Thor
Aman Wijaya
lanjut terus
Aman Wijaya
markotop top top top
Aman Wijaya
semangat kalian bertiga pasti bisa bertahan hidup dan melindungi ibu kalian
Aman Wijaya
bertambah lagi saudara semoga kedepannya mereka tetap bersaudara tidak berkhianat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!