Tak ku sangka hidup ini terasa rumit. ketika ketenangan Jiwa yang ku rasakan selama ini terasa ternodai oleh godaan dari pria tampan nan Dewasa yang menarik Hati kecil ku untuk terus menatap wajah tampan itu.. sedikit rasa Takut ketika dia mendekat.. Namun merasa nyaman saat sudah mengenalnya. kata kebanyakan orang dia anti Akan wanita. tak tertarik pada gadis manapun.. emmm entahlah. saat pertama melihat wajah itu. aku merasa hal itu Tidak di benarkan...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon cutewizzhy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 32
Melihat Alisa menggodanya membuat adrenalin Dewa semakin meningkat.. Dan senyum licik penuh naf su di wajah Dewa terbit begitu saja... Dan Alisa dan permasalah kan hal itu. Dia lebih suka sikap licik itu tampak di wajah tampan suaminya.
"Makan yang banyak. Biar Kuat wanita kecil ku" Dewa menatap Alisa penuh minat. Seperti segila yang siap menangkap mangsanya..
"Ehem.." Alisa memalingkan tatapan nya ke Arah lain. Tak tahan melawan kuat nya tatapan Elang yang Penuh minat itu. Walaupun Alisa Acuh seakan tak perduli. Namun saat Dewa menatap dia seperti itu, bulu kuduknya sedikit merinding.. Dan Alisa mengigit bibir dalamnya..
Melihat Alisa yang membuang pandangan dan tak makan. Dewa meraba Pa ha Alisa dengan lembut. "Apa kita istirahat sekarang" ucap Dewa, Membuat Alisa kaget dan menoleh ke Arah Dewa. Dan Dewa langsung menyambar B?b?r Alisa dengan menarik tengkuk Alisa. Dan melum4tnya di ruang makan yang cukup sepi itu. Karena cuma ada mereka berempat.... Lumatan Rakus Dewa menghilangkan pikiran Jernihnya.. Dan cium4n itu turun ke l3her jenjang Alisa dan meninggalkan jejak mer4h di sana...
Desaha4n kecil dan halus dari b?b?r milik Alisa mulai menyapa dengan indah di indra pendengar Dewa. Seperti semakin memanggil Dewa untuk lebih mencumbuh tub uh Alisa yang Mont0k itu.. Dan tangan Alisa sudah nerpindah ke pelukan Dewa dengan Kedua Kak? Nya mengangkang di antara dua Kaki Dewa.. Gaun pendek itu tersingk4p cukup sexi.. Hingga p4h4 mulus Alisa terlihat hingga pangkal nya.
Dengan gerakan cepat Dewa merobek cel4na dal4m Alisa dan menyimpannya di saku celana miliknya. Dan tanpa di duga Dewa membuk4 resl3ting celan4 nya dan dengan cukup kasar mengeluarkan pusaka besar dan berurat itu.. Dan Tak Alisa sadari Dewa dengan.mudah melakukan penyatu4n mereka di ruang makan..dan "Clakkkk... Ehhhh" Alisa mendesah bercampur kaget. Karena memasuk? Dirinya di ruang makan. tampa pikir panjang di depan dua baby mereka yang belum paham Apapun. Dan dua jagoan mereka sibuk dengan Ocehan yang tak di mengerti. Sedangkan Orang Tuanya sibuk berperang dan ingin menentukan pemenangnya...
Pusaka itu terus mendesak masuk. Masuk ke ruang basah dan sempit... Membuat dua Ins4n bed4h jenis kelamin itu semakin Li?ar bertempur. Dan semakin Gan4s dan Kasar..
Saat hal itu menggila.. Suara seseorang menyapa indra pendengar mereka dan membuat pertempuran itu terhenti dengan Paksa. Dewa pun menyimpan Pusakanya begitu pun Alisa memperbaiki diri yang cukup berantakan dan beranjak dari pangku4n sang suami.. Dsn Dewa dengan cepat berlalu ke arah kamar merekA untuk menyembunyikan Kelakuannya yang begitu L?ar di ruang makan
dari kejauhan suara tersebut sudah sangat bisa di tebak. Siapa sang pemilik suara yang memanggil mereka dari luar hingga sampai ke dalam rumah dengan Nada lembut namun membuat dua insan tersebut kelabakan..
"Sayangggg. Hallo cucu tampan Oma" ucap Seorang Wanita dengan senyum bangga mendekati dua cucu tampannya. Di panggil seperti itu dua bocah itu seakan mengerti. Mereka tersenyum lebar dengan tangan dan kakinya yang bergoyang-goyang...
"Ma" ucap Alisa dengan lembut sambil mendekat dsn menyalami sang mertua. Dan mertua Alisa tersenyum lembut sambil memeluk singkat Alisa..
"Lanjutkan makan mu nak. Biar Mama jaga Anak tampan kalian Ini." ucap mama Dewa yang sedikit memiringkan kepalanya melihat sebuah piring yang masih ada sisa makan di sana..
"Kemana Anak itu. Kenapa harus meninggalkan kalian di ruang makan bertiga saja" Tanya sang mertua keoada Alisa yang tersenyum canggung. Namun Mama Dewa hanya menatap sekilas. Namun tak paham Arti senyum menantu nya itu.
"Em... Itu ma, Mas Dewa lagi kebelet. Jadi ninggalin makanannya. Bentar lagi balik kok" jawab Alisa dengan Alasan yang masuk Akal..
"Ohhh... Ya udah mama bersihin di kembar dulu ya. Kamu lanjutkan makan dan istirahat saja" ucap Mama Dewa sambil memanggil baby sister untuk membawa Si kembar untuk di bersihkan. Karena sudah sangat belepotan dsn cukup lama mereka berada di meja makan ikut Orang Tua nya yang sedang bertarung tadi.. Alisa pun mengangguk dan menghabiskan sisa makanannya..
Alisa memanggil Art untuk membereskan meja makan Mereka. Lalu kembali ke kamar untuk mencari keberadaan Dewa dan memastikan kondisi Dewa yang tak menyelesaikan pertempuran sengit tadi...
Namun saat masuk ke kamar. Dewa sudah sangat segar. Seperti nya Dewa meneruskan kegiatan tadi sendiri di kamar mandi. Dan terlihat dari pakian yang sudah di ganti kembali dan rambut basah dsn masih acak-acakan itu. "Sayang.." Ucap Alisa mendekat Ke arah Dewa sambil tersenyum Geli..
"hemmm... Aku sudah menyelesaikan nya sendiri" ucap Dewa sedikit cemberut. Karena semua tak sesuai keinginan nya. Bukannya kata istri nya tadi. Mama nya akan datang Agak sore. Tapi kenapa harus secepat itu. Dan yang menjengkelkan. Saat Dewa sedang Menggila. Memacu dengan Hasr4t yang berada di puncak. Semua itu gagal dan sirna. Oleh Ulah dang Mama yang datang tiba-tiba siang bolong itu.
"Apa orang Tua itu tak punya kerjaan lain, Misal nya mengurus suami nya dengan baik. Baru datang ke rumah" ucap Dewa kesal. Lalu membaringkan tubuh nya di ranjang luas nan mega itu..
"Sayang. Bukan nya Sore dan malam Nanti bisa kita lanjutkan.. Dan juga Aku lebih merasa aman jika yang membantu melihat si kembar itu mama. Agar kita melakukan itu... hati ku bisa nyaman" Ucap Alisa mendekat ke Arah Dewa yang berbaring dan duduk di samping suaminya yang terlihat merajuk itu.. Namun Hanya beberapa menit saja. Ucapan sang istri memang ada benar nya juga.. Dan jika Ada Mama nya yang mengawasi. Mereka tak akan merasa was-was meninggalkan Anak kembar mereka...
"Sayang. Aku ke bawah dulu ya, nyapa Mama " ucap Dewa kepada Alisa. Dan Dewa pun bangkit dari ranjang nya itu.. Alisa mengangguk Pasti melihat Dewa berjalan ke arah pintu kamar dsn menghilang di balik daun pintu tersebut..
Ternyata jika Alisa yang memberi pengertian. Dewa begitu cepat membaik dan di bujuk.. Mungkin Karena cinta Dewa yang begitu besar terhadap Alisa. Dewa dengan mudah menimbang semua ucapan Istri nya. dsn cara menyampaian Alisa yang begitu lembut baik dan merdu itu membuat Hati Dewa dengan muda lulu..
Alisa yang saat ini berada di kamar. Sedikit mengotak atik Hp Milik nya. menunggu sedikit lama makanan tersebut turun dengan baik ke lambungnya.. Baru lah nanti dia membaring kan tubuhnya yang terasa sedikit lElah. Walau tak selelah Ibu-ibu lain. Karena Alisa punya baby sister yang membantu dirinya mengurus si kembar yang lagi aktif-aktif nya itu