Jeandra tanpa sengaja bertemu dengan Azkara yang membutuhkan bantuan nya. tanpa mereka duga itu adalah awal ketertarikan mereka.
akankan benar cinta bersemi karena seringnya bertemu..?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon JK의 할루 아내, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
mertuaku
"Huff...." jean mengatur nafasnya sebelum masuk keruangan privat dimana ada mertuanya juga kakak iparnya
"ada mas sayang. Mas akan selalu ada buat kamu jadi jangan takut ya..." ucap Azkara memberikan semangat dan dukungan pada istrinya.
Tak di pungkiri ia pun sedikit takut akan penolakan dari mamanya.
"Ma.. Pa.. Kak dewi..." ujar Azkara saat memasuki ruang makan privat dengan Jeandra di belakangnya
"eh udah sampe kamu azka, sini duduk. Kebetulan kita lagi mau pesen makan, biar sekalian" jawab papa saat melihat anak lelakinya datang dan melihat bayangan sang menantu di belakangnya
"loh.. Loh.. kenapa ada wanita itu sih. Papa bilang kita mau makan keluarga..?" protes mama saat melihat ada Jeandra di belakang azkara
"biarin mereka duduk dulu ma, sekalian pesan makan dulu. Ada yang mau azka sampaikan sama mama" jawab papa membuat mama yang akan mengomel jadi terdiam dengan wajah kesal.
Setelah selesai memesan makanan, Jeandra dan Azkara saling berpandangan seakan saling menguatkan.
"bismillah... Gini ma, azka cuma mau bilang sama mama kalau azka sama jean udah nikah..." ucap Azkara sambil menyodorkan buku nikahnya ke hadapan sang mama
Mama membelalakan matanya sambil melihat buku nikah dimana terdapat nama anaknya juga Jeandra
"ka.. Kalian.. Kenapa kalian nikah ngga bilang mama.? Terus papa, dewi kenapa kalian ngga kaget. Kaya mama..? Apa kalian udah tau sebelumnya dan mama orang terakhir yang tau..?" tanya mama dengan emosi
"tenang ma.. Tenang... Waktu itu mama lagi di rumah sakit, jadi cuma papa sama dewi yang bisa hadir. Udah ma, papa liat azka sama jean hidup bahagia selama beberapa bulan pernikahan mereka. Biarin aja azka menikah sama orang yang dia sayang"
"iya ma, jangan sampai azka, ngalamin apa yang dewi alami. Biarkan mereka menjalani kehidupan rumah tangga mereka ma. Mama sama papa cukup mengamati dan menasehati jika mereka salah tapi tidak mencampuri" ucap dewi yang tak ingin adiknya mengalami kegagalan dalam berumah tangga
"ngga bisa, mama udah terlanjur janji mau jodohin kamu sama angel. mama harus bilang apa kalo begini..? Lagian di lihat dari sisi mana pun angel lebih baik dari pada jean. Kenapa kamu lebih milih wanita ini sih..?" tanya mama dengan tatapan merendahkan melihat ke arah jean yang sudah menunduk
"maaf kalau kehadiran jean merusak acara makan malam tante, jean disini cuma memenuhi ajakan dari papa juga kak dewi. Kalau tante tidak mau melihat jean ngga apa-apa. Kalau gitu jean pamit ya pa, kak dewi. Maaf kalau jean buat suasana jadi kacau" ucap Jeandra berpamitan dan langsung beranjak keluar.
"sayang tunggu mas sebentar di luar" ucap Azkara dan di angguki oleh Jeandra
"ma.. Entah apa yang bikin mama menutup mata terhadap jean. Bagaimana pun juga jean sudah jadi istri azka, menantu mama. Kalau mama ngga mau menerima jean ya sudah ngga apa-apa. Semoga hati mama terketuk melihat hadiah yang di siapkan oleh menantu yang tidak mama anggap itu. Ini di beli dengan uang tabungan jean sendiri. Dia ngga mau pakai uang Azkara untuk beli hadiah buat mama, papa juga dewi. Jean sangat antusias saat membeli hadian ini telebih untuk mama. Azka permisi duluan ma, pa... Maafin azka"
Setelah berbicara panjang lebar Azkara pun pergi menyusul sang istri yang sedang menunggunya di luar. Dengan tatapan lembut Azkara menghampiri Jeandra dan menggenggam tangannya dan membawanya ke mobil mereka
"mau makan apa sayang..? Malam ini kita kencan aja, mumpung udah di luar dan belum makan" tanya Azkara
"em... Jean mau makan pecel ayam mas sambil minum jus jeruk kayanya enak ya"
"baik bu... Perintah akan di laksanakan..." jawab Azkara membuat Jeandra terkekeh akan tingkah suaminya
"makasih ya mas udah ngerti posisi jean"
"udah ngga usah dibahas sayang, mas lapar ngga bisa konsentrasi"
.
"puas mama bikin anak lelaki mama makin jauh sama kita..?" bentak papa pada istrinya
"mama ngga pernah belajar dengan kandasnya pernikahan dewi ternyata, apa mama juga mau anak lelaki mama pernikahannya juga berantakan sama seperti pernikahan anak perempuan mama?"
Mama azka diam mendengar omongan suami juga anaknya. Entah kenapa ia susah sekali menerima jeandra
"sebenarnya apa sih yang membuat mama berat nerima jean? Dia anak baik ma, mama liat sendiri anak kita azka yang selama ini terkenal susah dekat dengan perempuan. Ternyata jean bisa membuat azka menerima bahkan mereka sudah menikah. Apa mama takut jean matre..? Mama denger sendiri jean membeli hadiah untuk kita pakai uang pribadinya, mama pasti tau kan berapa harga perhiasan ini. Asal mama tau jean itu seorang designer, jadi dia punya penghasilan sendiri"
Papa azka panjang lebar memberi tahukan semua informasi yang ia dapatkan dari anaknya azka juga dari informan yang ia tugaskan mencari info tentang menantunya itu. Jujur papa juga takut kalau pernikahan anak lelakinya akan berantakan karena itu papa mencari informasi tentang Jeandra. Dan sepanjang informasi yang ia dapat tak ada hal buruk yang menyangkut Jeandra kecuali soal keluarganya.