Menceritakan seorang gadis cantik imut dan polos, yan rela tinggal serumah dengan seorang pemuda berhati dingin hanya untuk melunasi hutang kedua orang tuanya?...
"Nabilah itulah namaku usiaku uda 24 tahun tapi belom nikah,apakah aku bisa melunasi hutang ke dua orangtuaku?...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Diana Ana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
32
Setelah membaca semua pesan Doni,Nabila kembali me non aktifkan hapenya.Nabila lalu berkata.
"Aku belum siap mas, aku takut."
Sementara di tempat lain, Doni sudah seperti orang gila. Doni sangat kacau semua pekerjaan kantornya berantakan membuat Arman turun tangan menangani semua pekerjaan Doni.
"Pulanglah nak, jangan seperti ini, Nabila pasti akan segera kembali."
Mendengar ucapan Arman, Doni hanya terdiam.Lalu Arman kembali bertanya pada Doni.
"Bagaimana dengan usul Mamamu, apa kamu sudah mengirim poto Nabila untuk di cetak?."
"Sudah Pa,kita hanya tunggu besok. " Angguk Doni.
"Baik lah sekarang kamu pulang, biar Papa yang mengurus semuanya."
Setelah selesai berbicara dengan Arman, Doni berjalan keluar dari kantornya lalu berjalan ke arah mobilnya kemudian melajukan mobilnya menuju Apartmensnya. Sesampai di Apartmensnya Doni langsung naik ke kamarnya lalu merebahkan tubuhnya di atas tempat tidurnya.
"Kamu di mana sayang?, aku sangat merindukanmu," Ucap Doni di dalam kamarnya.
Doni kemudian merogoh kanton celananya lalu mengeluarkan hapenya. Doni merasa sangat senang karna melihat semua pesannya yang di kirimnya ke Nabila semuanya telah terbaca. Dengan segera Doni menghubungi nomor Nabila namun hasilnya kini nomor Nabila kembali tak aktip lagi.Dengan segera Doni menghubungi nomor Harlan.
"Lan, cepat lacak lokasi Nyonya saat ini."
"Baik Tuan, akan segera saya lakukan." Berkata sopan.
15 menit kemudian hape Doni kembali berdering.
"Saya sudah dapat lokasi Nyonya Tuan, Nyonya berada di kota B."
"Baik lah, kamu antarkan aku ke sana, sekarang segera kamu datang ke Apartmensku."
"Baik Tuan."
Setelah sambungan telpon Doni terputus, dengan segera Harlan mendatangi Apartmens Doni. Setelah sampai di depan Apartmens Doni,Harlan langsung menghubungi Doni.
"Tuan saya sudah tiba di depan Apartmens anda."
"Baik lah, saya akan segera turun."
Doni merasa sangat bahagia, karna sebentar lagi dia akan bertemu dengan orang yang sangat dia rindukan yaitu istri yang begitu dia cintai. Doni kemudian masuk kedalam mobil, lalu bertanya pada Harlan.
"Butuh waktu berapa lama,untuk segera sampai di sana?."
"2,3, Jam Tuan."
"Baiklah, ayo kita segera berangkat."
"Baik Tuan."
Di dalam perjalanan menuju kota B, Doni tak berenti bertanya hampir setiap 20 menit Doni selalu bertanya pada Harlan.
"Apa masih jauh Lan." Tanya Doni.
"Masih Tuan."
"Kamu jangan lelet bawa mobilnya, biar aku segera sampai." Ucap Doni setengah berteriak.
Mendapat teriakan seperti itu, Harlan hanya terdiam, Harlan mengerti dengan apa yang di rasakan Doni saat ini. Mungking karna kelelahan atau kuran tidur akhirnya Doni terlelap.
"Syukurlah." Kata Harlan sambil mengambil air minum yang sempat dia beli tadi, Harlan kemudian meminum air dalam botol kemasan itu sampai tandas.
"Ah, akhirnya rasa hausku hilang juga," Ucap Harlan sambil tersenyum.
Hampir malam mereka sampai di parkiran Vila yang di tempati oleh Nabila menginap.Harlan lalu berbalik melihat Tuannya yang masih terlelap,lalu segera membangunkanya.
"Tuan, kita sudah sampai," Ucap Harlan sambil menepuk pelan punggun Doni.
"Kita sudah sampai," Ucap Doni dengan suara seraknya. Doni lalu mengambil sebotol air mineral yang sudah di siapkan oleh Harlan kemudian meminumnya.
Setelah selesai, Doni keluar dari mobilnya lalu berjalan masuk ke dalam lobi Vila kemudian bertanya pada recepsionis Vila.
"Ada yambisa saya bantu Tuan." Kata recepsionis vila.
"Iya, saya ingin menanyakan di mana letak kamar istri saya?,"
"Atas nama siapa Tuan?,"
"Nabila Larasati Atmaja."
"Baik Tuan, silahkan ikuti saya, kamar istri Tuan berada di lantai paling atas."
"Terimah kasih banyak." Ucap Doni pelan.
tp sya ska thor😘😘😘😘lnjut kn thor syemangatttt
tp sya ska thor😘😘😘😘