NovelToon NovelToon
Terjerat Cinta Uncle Noah

Terjerat Cinta Uncle Noah

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Beda Usia / Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Murni / Si Mujur / Tamat
Popularitas:587
Nilai: 5
Nama Author: Rita Sri Rosita

Ninda adalah Mahasiswi asal Indonesia yang berkuliah di Tu Delft Belanda. Pada hari itu untuk pertama kalinya Ninda harus pergi keluar negri naik pesawat seorang diri, saat akan melakukukan check in Ninda mengalami kecelakkan yang di akibatkan oleh kelalayannya sendiri, saat itu lah dia bertemu dengan seorang pria bernama Noah, pertemuan itu meninggalkan kesan, namun Ninda tak berfikir akan beretemu lagi dengan pria itu, sampai akhirnya di pertemuan keluarga yang di adakan di kediaman Tonny Ayah Tiri Ninda dia bertemu lagi dengan Noah yang ternyata adalah adik sepupu Tonny ayah Tiri Ninda.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rita Sri Rosita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Restu

Noah tampak canggung duduk berhadapan dengan Jonathan di ruang makan, kebetulan di meja makan hanya ada mereka berdua karena Deborah sedang pergi menjeput Hilda putrinya.

Karena saat ini Deborah sudah menetap di Belanda bersama suami dan anaknya.

"Emm, Pah ada yang ingin aku katakan," ucap Noah pelan sedikit hati-hati. Jonathan melirik sejenak ke arah Noah.

"Ya katakan saja," ungkap Jonathan santai menanggapi Noah.

Noah tapak terdiam sekarang tiba-tiba saja otaknya ngeblank semua kata-kata yang sudah dia susun tiba-tiba hilang.

"Pah, aku pernah ceritakan kalau aku punya pacar bukan," Noah terdiam dia menatap Jonathan sejenak. Jonathan tampak memperhatikan dengan santai kali ini dia tak mau terlalu antusias mengingat kelakuan putranya yang sudah-sudah.

"Kapan, aku sudah tak ingat," Ucap Jonathan.

Noah menghela Nafasnya dia mengatakan hal itu sudah lama sekali sekitar satu tahun yang lalu.

"Pah aku sama yang ini hampir dua tahun lho pah,"

"Trus kenapa nggak pernah di kenalin," ungkap Jonathan. Noah tersenyum sambil menatap wajah Jonathan.

"Pacar ku itu sebenarnya Ninda," ungkap Noah.

Jonathan tampak batuk-batuk saking terkejut mendengar pengakuan Noah matanya membelalak seketika ke arah Noah.

"Ninda yang malang," ucap Jonathan sambil menatap wajah putranya lagi.

"Pah aku serius," ucap Noah kali ini dengan nada suara yang serius.

"Apa dia hamil?"

Noah terkejut mendengar perkataan Jonathan Noah menggeleng.

"Tentu saja tidak," Jawab Noah singkat.

"Buat lah dia hamil agar kalian cepat menikah," celetuk Jonathan membuat Noah terkejut.

"Apa boleh pah?" tanya Noah.

Jonathan hanya tertawa kecil mendengar pertanyaan Noah.

"Aku bercanda," celetuk Jonathan di ikuti tawa Noah.

"Bagaimana dengan Tonny dan Raya apa mereka sudah tahu?"

Noan mengangguk pelan sambil tersenyum, dia malas menceritakan kejadian sebenarnya

"Aku yakin mereka sangat menyayangkan putri cantiknya jatuh ke tangan mu," Noah menghela nafas sejenak ternyata Jonathan bisa menebak kondisinya dengan sangat tepat.

"Ya mungkin saja, tapi karena Ninda sangat mencintai ku mereka menerima hubungan ku akhirnya," Noah mulai berani menceritakan dengan detail kepada Jonathan.

'"Undang mereka makan malam akhir pekan ini," ucap Jonathan di sambut senyuman oleh Noah.

Kemudian Noah beranjak dari tempat duduknya dan menghampiri Jonathan dan memeluknya.

"Jangan membuat ku malu kali ini," ucap Jonathan sambil menepuk punggung Noah.

"Baik pah,"

"Kali ini aku akan menikahinya," ungkap Noah menatap Jonathan sambil tersenyum cerah.

"Dia tidak akan mau," Noah terkejut mendengar ucapan Jonathan.

"Kenapa?" tanya noah masih kaget.

"Dia itu cantik, dan pintar kau pikir dia tidak akan berubah pikiran setelah bertemu dengan laki-laki yang lebih muda dari mu"

Noah jadi kepikiran dia mulai gelisah sekarang  bahkan akhir-akhir ini dia sering mendapat info dari sunak, banyak sekali senior yang mencoba mendekati Ninda.

"Apa yang harus aku lakukan," Noah mulai panik.

"Apa kau tidak dengar apa yang aku bicarakan dari tadi," celetuk Jonathan.

"Ku pikir itu benar benar candaan," ucap Noah sambil menatap Jonathan kaget. Jonathan hanya tersenyum ke arah putranya itu.

"Segara lah aku ingin melihat anak mu sebelum aku mati" ucap Jonathan.

************************************

Noah merenung duduk di samping lapangan melihat para pemain berlatih di pandu asisten pelatih, Julian yang ada di samping Noah penasaran.

"Sepertinya kau sedang banyak pikran," ungkap Julian. Noah menoleh ke arah Jullian dia sedikit tersenyum.

"Ini soal hubungan ku dengan Ninda," ucap Noah pelan sambil menghela nafas.

"Ada masalah?" tanya Julian penasaran.

"Emm, papah ku minta supaya aku cepat punya anak," Noah menghela nafas sejenak.

"Itu bukan hal yang sulit," celetuk Julian sedikit tertawa.

"Akh sialan kau,"ucap Noah kesal.

"Aku akan melamar Ninda bagai mana menurut mu,"ungkap Noah lagi kali ini meminta saran kepada Julian.

"Apa pun keputusan mu aku akan mendukung mu," sahut  Julian tampak  memberikan saran kepada sahabatnya.

"Kau tidak apa-apa kalau aku menikah?" tanya Noah lagi kali ini membuat Julian kesal.

"Apa hubungannya dengan ku," celetuk Julian ketus.

"Emangnya kau tidak cemburu" kali ini Noah merangkul Julian.

"Hentikan kita sudah tua, tidak lucu bercanda seperti itu," sahut Julian dingin. Noah hanya tertawa melihat wajah Julian yang tamapak kesal.

"Jaga wibawa mu, kau ini manager club" kata julian lagi sambil melotot ke arah Noah.

"Kau kenapa sih, kalau kau normal kau tak harus marah," celetuk Noah sambil mesem menatap julian.

"kau tau betapa aku trauma dengan gay," sahut  Julian sedikit merinding mengingat kejadian di masa mudanya.

Noah ketawa ngakak mendengar hal itu pasalnya dia tahu persis ceritanya seperti apa.

"Bagaimana ke adaannya sekarang?" ungkap Noah menggoda Julian.

"Mana aku tahu," sahut Julian singkat.

Waktu itu dia pernah di sukai seorang laki-laki Julian hanya menganggapnya sebagai teman dia juga tidak mengetahui kalau orang itu adalah seorang gay.

singkat cerita temannya yang bernama Aron itu sering datang ke rumah Julian, Julian menganggapnya teman seperti halnya Noah.

Namun Aron sering diam-diam merekam Julian, bahkan dia menyebarkan berita kalau Julian adalah pasangannya, waktu itu Noah yang merupakan senior Julian di sekolah menengahi Noah langsung klarifikasi kepada Julian.

Semua orang di  sekolah mengira Julian adalah seorang gay, butuh waktu cukup lama untuk membersihkan namanya waktu itu.

Noah sering menjadikannya lelucon sampai saat ini untuk mengganggu Julian.

"Menurut mu Ninda akan menerima lamaran ku?" kali Ini Noah berbicara serius.

"Entah lah, sepertinya dia sedang sibuk dengan kuliahnya. mungkin 50 persen peluangnya" sahut Julian.

"Menurut mu peluang ku hanya 50 persen," Julian mengangguk.

"Kalau tidak di coba kau takan tahu" kata Julian lagi.

"Kau sendiri bagaimana hubungan mu dengan Jessica?"  tanya Noah penasaran.

"Aku dan Jessica hanya berteman, dia juga sudah punya tunangan" Mata Noah membelalak ke arah Julian.

"Aku pikir kalian sempat pacaran"

Julian terdiam sejenak sambil memperhatikan para pemain bola yang sedang latihan.

"Banyak ketidak cocokan di anatara aku dan Jessica,"  ungkap julian lagi pelan.

"Aku pikir kalian cocok" mata Julian menatap Noah.

"Keluarganya adalah orang paling kaya se asia tenggara," mata Noah mebelalak ke arah Julian.

"Kau bisa hidup enak bila berhasil menikahi Jessica."

"Apa menurut mu itu lucu?" Julian sedikit marah mendengar ucapan Noah.

"Aku benar-benar menyukainya bukan kerena dia anak orang kaya,"

"Trus kau pasrah saja membiarkan Jessica bertunangan dengan laki-laki lain," Julian tersenyum sejenak.

"Orang tuanya pasti memilihkan jodoh yang memiliki latar belakang yang sama."

"Apa kau benar-benar tidak akan menyesal?" Noah menatap sahabatnya itu.

"Ya aku hanya ingin Jessica bahagia," Noah tampak terharu mendengar cerita Julian.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!