"aku ingin menikah lagi " ucap seseorang, seseorang yang sedang berkutik di dapur langsung di membalikan badan mendengar seseorang yang datang. sebelum menghampiri suaminya Hana menyelesaikan pekerjaan nya terlebih dahulu, dan langsung menghampiri suaminya mencium tangan suaminya.
" menikah lah jika itu yang membuat mas bahagia " jawab nya dengan senyum yang sangat manis dia tunjukan pada suaminya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lili Anti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 14
"sini ...... " perintah Riska, Hana menutur tapi saat dia ingin mendudukkan bok*ng nya Riska langsung membuka suara .
"STOP, aku tidak menyuruhmu duduk di sana bukan " ucap Riska tiba-tiba. Hana langsung berdiri mendengar ucapan mertuanya.
"kau tau sofa kamarku tidak Sudi jika kau mendudukinya " ucap riska tanpa beban.
"maaf ibu ada apa ibu memanggil saya " jawab Hana, sudah cukup dia di hina tunggu sedikit lagi wahai jiwa .
"oh , oh sekarang kau sudah berani menjawab " ucap Riska sinis .
"wahai menantu tak tau diri , aku ingin jika Alvin dan istrinya datang ke mansion ini jagan sekali-kali kau bilang jika kau adalah istrinya " pesan Riska .
"kenapa begitu , Bukan kah istri mas alvin tau jika dia istri kedua " protes Hana .
"oh God , lihat diri mu baik baik apa yang bisa kami banggakan pada diri mu kau wanita udik tak tau diri keluarga yang tak jelas bahkan kau tidak tau di mana ibu mu, hahaha kasian bukan tapi kau beruntung sudah tinggal di tempat semegah ini " ucap Riska geram .
"apa wanita kampung seperti ku tak punya harga diri sampai begitu rendah di mata ibu " tanya Hana , sudah cukup dia di rendah kan sekarang.
"lihat lah , wanita tak berkelas seperti mu juga ingin minta di hargai , hahaha lucu sekali , akan ku pastikan jika kau akan menjadi janda dan akan angkat kaki dari mansion ini " ancam Riska .
"nyonya Riska yang terhormat, jadi tadi yang anda suruh bereskan bukan hanya untuk pindah kamar tetapi ingin saya pergi dari mansion ini " tanya Hana.
"good ternyata wanita tak berkelas seperti mu mengerti akan apa yang ku ingin kan , jadi apa kau ingin hidup gelandangan di luar sana atau pura pura jadi pembantu di mansion ini " tawar Riska .
"jika itu yang nyonya ingin kan , bari saya waktu 1 jam , saya akan kembali " setelah menyelesaikan ucapannya Hana langsung keluar dari kamar ibu mertuanya, dan langsung berlari menuju belakang .
"nona ... " panggil maid , yang secara kebetulan berpapasan dengan Hana , tapi tidak di subris oleh Hana .
"apa terjadi sesuatu , aku harus menyusul nona " maid langsung berlari mengikuti Hana , dan saat dia masuk ke kamar melihat nona muda mereka memasukan barang barang milik nya ke dalam tas besar miliknya.
"nona apa yang nona lakukan " ucap maid terkejut, dan menahan baju yang ingin di masukan ke dalam tas besar .
"bibik, sudah cukup saya di rendahkan , tadinya nya saya ingin bertahan tapi tidak sekarang , sakit bik ,,, Hiks ..... hiks ...... " runtuh sudah pertahanan nya , maid dengan sigap membawa Hana ke dalam pelukannya dia tau bukan hanya luka yang di oreskan suaminya tapi keluarganya juga memberikan lebih dari goresan .
"lalu apa yang ingin nona lakukan sekarang " tanya maid , saat merasa Hana sudah sedikit tenang.
"saya ingin pergi dari mansion ini " ucap Hana mantap , ya dia akan membuktikan jika wanita udik kampungan tak berkelas ini bisa hidup tanpa keluarga sombong ini .
"nona ingin pergi ke mana , bukan kah selama nona tinggal di sini tidak pernah membawa teman , lalu dengan siapa nona di luar sana , bertahan lah nona " Hana menggelang .
"tidak bik, jika saya bertahan saya tidak menjamin jika saya semangkin di rendahkan " ucap Hana . maid menyerah dia jelas tau dan ingat kata-kata yang sering di lontarkan untuk nona muda mereka .
"bibi apa boleh saya titip ini untuk mas Alvin "
mohon kritik dan saran nya 🙏 dan jangan lupa jadikan favorit ♥️
ingin coba2 mengusik hana, siap2 aja
yakin banget, calon cucunya hasil dari nikah seminggu sdh langsung tokcer, ngimpi kali, semoga saja karma akan melanda pada manusia2 yg tak punya hati