Alkhano Putra Satria dan Kimora Laksmita menjalani kisah cinta mereka di sekolah, diselingi dengan cerita persahabatan diantara teman-temanya di sekolah.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pena_Senja🧚♀️, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
32
Pulang sekolah Ara seperti biasa di anterin Alkha.Sesampai nya di rumah Ara.
"ntar malam gue ama anak anak mau ke tempat Adi"ujar Ara
"mau ngapain?"tanya Alkha
"ntar malam di rumah Adi ada acara memperingati 100 hari meninggalnya Adi"jawab Ara
"gue ikut kalau gitu"
Ara mengangguk "boleh aja tapi jemput ya"pinta Ara
"gak ah gue mau berangkat sendiri aja"goda Alkha
Ara mendelik "oh gitu sekarang udah ada yang temenin kemana mana sih ya,oke oke"sindir Ara sambil mengangguk ngangguk kan kepala
Alkha mencubit pipi temben Ara .Ara ngomel kesakitan Alkha malah tertawa.
"ciee cemburu niye"ujar Alkha
"gak siapa juga yang cemburu ,kalau lo gak mau jemput gue ya tinggal gue minta Reska jemput gue"Ara balik menggoda Alkha
Alkha menatap tajam Ara.
"oh gitu ya ada yang belum bisa move on nih"sindir Alkha
Ara menendang kaki Alkha tapi dengan cepat Alkha menghindar sehingga Ara hanya menendang angin.
"gak kena.. gak kena.."ledek Alkha menjulurkan lidah nya
"jadi lo mau jemput gue apa gak"tanya Ara sewot
"iya iya orang tadi cuma bercanda"cetus Alkha
Di Rumah Adi
Suasana mengharu biru di saat doa doa terlantun kan untuk almarhum Adi.
Ibu Adi sesekali menyeka wajah nya yang basah karena air mata.
Terlihat jelas wajah Tora begitu sedih bahkan terlihat sesekali mengusap mata nya.
Febri dan Doni yang kesehariannya begitu ceria pun bisa meneteskan air mata nya terlihat jelas rasa kehilangan yang begitu dalam.
Yang membuat suasana sangat menyedihkan adalah karena Adi anak semata wayang tapi tak terlihat dimana ayah nya karena ayah Adi sedang berlayar karena beliau memang bekerja di Pelayaran.
Keesokan hari nya di kantin sekolah
"Ra lo kemarin ke tempat Adi?"tanya Ellen
"iya"Ara menjawab sambil memasukkan makanan nya ke mulutnya
"anak anak pada datang?"ganti Akila bertanya
"cuma gue ,Febri ,Doni ,Tora ,Widi,ama Alkha" jawab Ara sambil mengingat
Tiba tiba ada beberapa murid yang berlari lari katanya ada yang bertengkar.
Tapi Ara dan teman teman nya tidak mau ikut penasaran karena mereka gak mau ikut campur urusan orang lain.
Tapi salah satu dari murid itu bilang kalau yang bertengkar itu Febri ama anak kelas 11D
Seketika Ara dan kawan kawan nya langsung lari mendekati kekerumunan itu.Mereka melihat Febri yang udah berantakan karena berkelahi dan teman teman yang lain berusaha melerai ,memegangi Febri.
"stop..stop.."teriak Ara berusaha melerai mereka
"gak usah ikut campur ini urusan cowok,minggir lo"ucap cowok itu
"gak gue gak mau!ini sekolahan bukan ring tinju"tegas Ara
Tapi cowok itu malah mendorong Ara "ah berisik lo dasar cewek jalang"ucap nya
Alkha yang udah ada di situ dengan sigap menangkap Ara dan marah lah dia kemudian memukul cowok sampai tersungkur .
Ara yang sebenarnya ingin membalas cowok itu tapi di urungkan karena melihat Alkha yang marah memukul cowok itu dengan beringas.
Alkha bahkan mengambil kursi yang ada di samping nya mengangkat mau d hantamkan ke cowok itu.
Ara yang kaget langsung memeluk Alkha dari belakang "gue gak apa apa Kha udah ya"pinta Ara.Alkha menurut.
Ara menarik lengan Alkha dan membawa Alkha menjauh.
Ara yang mengobati luka di tangan Alkha menatap pria itu "lo kenapa marah kayak gitu?"tanya Ara masih mengobati luka Alkha
"gue gak terima lo di katain"jawab Alkha masih dengan nada kesal
"gue gak apa apa kok"jawab Ara menenangkan
"tapi gue gak suka ada orang yang ngata ngatain cewek apalagi cewek itu pacar gue"Alkha masih kesal
"iya gue paham"Ara tersenyum
"gue sangat ngehargai cewek seperti gue ngehargai ibu gue ,apalagi lo kan calan ibu dari anak anak gue"jawab Alkha
Ara dengan kasar memakaikan perban ke tangan Alkha karena tersipu ,membuat Alkha mengaduh.
"Kha lo di panggil ke ruang BK"panggil Rido teman sekelas Alkha.Alkha mengangguk.
"Kha"Ara kawatir
"it's ok no problem" jawab Alkha mengelus rambut Ara dan melangkah menuju ruang BK
Ara yang khawatir menunggu Alkha di depan ruang BK mondar mandir.
"merasa bangga lo karena udah di belain Alkha?"ketus Shella yang tiba tiba muncul
Ara menoleh tapi tak menjawab.
"sekarang lo lihat kan gara gara lo Alkha pasti di hukum atau mungkin d skors"ketus nya lagi
Kali ini Ara menjawab.
"lo perhatian banget ya ama Alkha,naksir lo ama dia?"tanya Ara
"denger ya gue ama Alkha udah deket dari SMP dan dulu dia ngejar ngejar gue tapi gue tolak karena waktu itu dia badboy suka mabuk mabukan , suka berantem sekarang dia udah berubah pas-"
"lo sendiri yang gak mau ama dia dulu ngapain sekarang ngejar ngejar"ucap Ara sarkas
"tapi gue yakin dia sekarang berubah pasti karena gue ,dia masih mau ama gue makanya dia berubah lebih baik sekarang"jelas Shella
"gak usah GR "ketus Ara
Alkha keluar dari ruangan BK bareng Febri dan cowok yang di pukul Alkha tadi.
"gimana?"tanya Ara
Alkha tersenyum mengelus wajah Ara yang panik "gak apa apa tenang aja" jawab nya
"gimana Kha lo di hukum apa?"Shella panik juga
"gak cuman ortu gue yang di panggil"jawab Alkha
Alkha menarik Ara meninggalkan tempat itu Shella menatap tak senang karena di tinggal sendiri.
"Kha ortu lo kan tugas di luar?"tanya Ara masih khawatir
"gak masalah mbak Sri nanti yang datang dulu dulu juga gitu"jawab Alkha tenang
"Kha maaf ya"lirih Ara
Alkha menghentikan langkah nya menoleh ke Ara kemudian mengelus puncak kepala Ara "udah tugas gue"jawab nya sembari senyum kecil
dulu gak ada hp ..
adanya surat surat an ...
😂😂😂😂😂
tiap hari minggu sehabis kuliah subuh di sekolah ... langsung cabut ke bandungan Ungaran... konvoi bareng temen temen ... pulang sore deh ..
seru jaman SMA dulu ..
kelas 1 jadian ama cowok ...
eh sekarang jadi suamiku deh... 🤭🤭