Dua orang yang tidak saling mengenal satu sama lain telah dijodohkan semasa kecil oleh kedua orang tua mereka masing–masing. Davin Syaputra, berusia 23 tahun, bersifat dingin, cuek tampan dan disukai banyak kuam hawa sedangkan si wanita cantik berusia 18tahun Donna Vania kusuma dan sudah mempunyai kekasih yang dicintainya.
Akankah cinta tumbuh di antara mereka, apalagi Vania sudah mempunyai seorang kekasih.?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anna Maryana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Tiga Puluh Dua
“Selamat ulang tahun … aku teman kakak kamu” ucap salah satu undangan yang ternyata adalah Manda.
Davin dan Rava kaget ada Manda disitu dan Rava ingat kalau Papanya ada kerja sama dengan hotel milik Manda juga.
“Kenapa dia ada disini?” bisik Davin ke Rava
“papa dan orang tuanya Manda ada kerja sama” bisik Rava balik. Vania yang melihat perubahan Davin hanya heran dan diam.
“Sayang kita ketemu lagi disini apa kabar kamu” ucap Manda manja pada Davinsambil memeluk davin. Vania yang melihat itu memandang Davin lalu ke Diva yang berdiri bersama dengan Indra dan Ayu
“Yuk pulang Bun” bisik Vania marah dalam diamnya.
“Ga enak sama Letta .. pamit dulu sana “ Bisik balik pada Vania.
Letta dan Rissa yang tau Davin dan Vania udah nikah juga sama kagetnya dengan tingkah Manda. Vania menghampiri Letta
“gue pulang Yach .. kadonya Masi ada di restoran …” ucap Vania menahan tangisnya Letta yang melihat Vania hanya mengangguk
“kaka bunda Uda bawa juga kado, sudah sama orangtuanya Letta” ucap Ayu
Donny, Ayu, Vania dan Diva pamit pulang. Davin yang melihat Vania pulang berusaha melepaskan pegangannya dari Manda
“Manda lepaskan … “ ucap Davin dingin dan emosi tapi Manda tidak mau melepaskan tangannya.
Ketika Davin terlepas tangannya dari Manda langsung berlari mengikuti Vania tapi sialnya Vania, mobilnya sudah keluar hotel. Rava, Letta dan Rissa yang mengikuti Davin pun juga hanya bisa memandang mobil yang berjalan jauh.
“kejar dan jelaskan sama Vania bro” ucap Rava yang sudah ada di samping davin begitu juga Rissa dan Letta
“Aku pamit ya… Lett selamat ulangtahun sekali lagi.. dari tadi kita udah tau kok kalian adik kakak .. “ ucap Davin tersenyum dan Rissa juga tersenyum Lucu
“ga papa kak… makasih … “ ucap Letta
“aku pamit Yach” ucap Davin
“dra minta tolong antar Rissa nanti Yach” ucap Davin ketika melihat Indra datang dan Indra hanya mengangguk kepala. Davin langsung lari ke mobilnya mengejar mobil Vania.
“kak Rav siapa cewek tadi ..” ucap Letta Emosi
“mantannya Kak Davin .. udah kita doakan ajha mereka baik-baik aja” ucap Rava dan masuk ke dalam mengikuti orangtuanya yang masih didalam. Mereka hanya mengangguk kepala.
Indra menahan Letta dan Rissa Ketika masuk karena heran dengan semua itu.
“Letta, Rissa apa hubungan Kak Dav sama Vania ?” tanya Indra
“Maaf dra nanti Vania ajha yang jelaskan sama kamu” ucap Letta
“kenapa ga kalian saja “ucap Indra
Rissa dan Letta saling memandang dan dengan berat hati Letta berkata jujur.
“Mereka sudah menikah karena dijodohkan bukan karena Vania selingkuh dari lu dra” ucap Letta
“dijodohkan?” tanya Indra ragu
Letta dan Rissa hanya mengangguk kepala.
Rissa dan Letta memandang Indra yang ditatap hanya biasa diam dan tak reaksi apa-apa
“kamu kok biasa aja Dra… “ucap Rissa
“emang gue harus gimana … aku udah iklas kok .. lagian gue udah katakan gue udah suka sama seseorang” ucap Indra
Indra yang melihat Rissa dan Letta hanya tersenyum.
“waktu awalnya Vania kasih tau gue marah tapi gue pikir kalau dia bahagia dengan pilihannya gue juga bahagia. “ucap Indra
Rissa dan Letta langsung tersenyum bangga melihat Indra yang lapang.
“Kita bangga sama lu dra… yuk masuk “ucap Letta.
Davin ketika sampai di depan rumah orangtuanya Vania, Davin melihat mobil mereka sudah ada dan Davin turun langsung bertanya pada pa Damar
“pa Vania udah didalam?” tanya Davin
“udah den “ucap Pa Damar.
“Makasih pa”ucap Davin
Davin lalu berjalan masuk ke dalam rumah dan mendapati Donny dan Ayu yang duduk nonton di ruang keluarga.
“Assalamualaikum” sapa Davin
“Waailakumsalam..” balas Ayu dan Donny. Davin lalu menyalami tangan Donny dan Ayu.
“Vania ada di kamar jelaskan sama dia supaya ga ada kesalahpahaman kalau memang ga ada masalah” ucap Ayu
“iya Bun .. aku naik dulu jelaskan sama Vania Bun, yah” ucap Davin
Donny dan ayu hanya mengangguk mereka tidak mau mencampuri rumah tangga Vania anaknya.
Davin yang berjalan ke kamar Vania membuka pintu kamar Vania yang tidak terkunci masuk ke dalam. Davin melihat sekeliling kamar mencari Vania tapi tidak melihat dan Davin mendengar suara dari kamar mandi. Davin lalu duduk di tempat tidur dan membuka baju jasnya.
Vania selesai mandi keluar dari kamar mandi dengan sudah memakai bajunya di kamar mandi dan melihat Davin duduk di tempat tidur Langsung berjalan hendak keluar tapi dicegah cepat oleh Davin dan memegang tangan Vania
“Sayang.. “ ucap Davin
“kak Dav … lepas “ucap Vania menahan emosinya
“kak Dav ga ada hubungan apa-apa sama dia sayang . . Itu mantan Kak dav namanya Manda …” jelas Davin
Vania memandang Davin hanya diam. Davin yang melihat mata sembab Vania membuat hatinya terluka.
“maaf sayang .. aku ga pernah cerita tentang dia karena aku tau dia ga akan ada ganggu kita “ ucap Davin
“tapi nyatanya dia ganggu kan kak Dav” ucap Vania
“aku minta maaf sayang …. “ ucap Davin dan menarik tubuh Vania untuk duduk di atas tempat tidur
“aku udah ga ada hubungan apa-apa lagi sama dia, dia meninggalkan dengan berselingkuh dengan temanku“ ucap Davin
Vania memandang mata Davin dan mencari kebenarannya tapi Vania melihat ada kebencian di muka Davin dengan Wanita itu dan tidak ingin menanyakan karena Vania yakin Davin akan cerita.
“Iya kak Dav … aku minta maaf“ ucap Vania
“ternyata sayang cemburu juga ya” goda Davin
“Hubbyyyy…”ucap Vania mencubit pinggang Davin
Davin tertawa melihat tingkah Vania.
“Ganti bajunya kita ke rumahku, aku mandi dulu lalu ke sana “ ucap Davin
“mau apa ke sana ?” ucap Vania
“udah lama kita ga kesana” ucap Davin
Davin lalu beranjak ke kamar mandi tapi dengan cepat Davin mencium bibir Vania lalu berlari.
“Hubbbyyyyyy….” kesal Vania
Vania yang melihat Davin masuk kamarnya mandi pun tersenyum. Dan berjalan berganti baju di kamar gantinya. Setelah selesai Davin dan Vania turun dan pamit ke orangtuanya Vania.
“Yah, Bun aku sama Vania ke rumahku dulu “ ucap Davin
Donny yang melihat Vania dan Davin baik-baik saja jadi senang dan Donny mengangguk kepalanya.
“ingat Kaka kalau marah dengar dulu alasannyasupaya ga larut -larut masalahnya” ucap Donny
Vania hanya mengangguk kepala nya. Davin dan Vania pergi ke rumah orang tuanya.
Di keluarga Syaputra, melati heran tidak biasanya adiknya Davin tak pernah kirim pesan untuk memintanya ke rumah orangtuanya. Leo, Citra dan Melati beserta suaminya menunggu di ruang keluarga
“Ada apa ya ma Davin meminta aku ke sini?”tanya melati
“Adikmu mungkin kangen sama kamu “Ucap Citra
“Ma kemarin aku ketemu sama manda … mudah-mudahan Davin ga ketemu sama dia ma aku ga mau Davin …” Ucap Melati yang belum di habis bicara udah dipotong oleh Davin yang baru sampai dengan Vania
“terlambat kak, Vania sampai ngambek dan pulang di ulang tahunnya Letta, padahal acara belum selesai” Ucap Davin, Vania yang mendengar kejujuran Davin mencubit pinggang Davin karena malu.
“ aduhhh…” jerit Davin
“Tapi benarkan sayang “ Ucap Davin, Vania yang mendengar Davin memanggil sayang menjadi malu Kembali tapi tidak dengan Melati dan Citra tersenyum
“datang thu beri salam dulu “ tegur Citra Vania menyalami Leo, Citra dan melati lalu duduk di samping melati.
“maaf ma..” Ucap Davin dan langsung duduk dekat melati dan mengelus perut Melati kakaknya.
“Hallo ponakan uncle, ponakan aku baik-baik aja kan ? “ ucap Davin. Melati hanya tersenyum melihat Davin
“ponakan baik – baik saja .. tapi ponakannya minta adik dari uncle” Ucap melati
Davin memandang Vania yang sudah malu dengan bicaranya Melati kakanya
“masih dalam proses kak, doakan saja biar nyusul “ ucap Davin
Cowok= SISWA