NovelToon NovelToon
My First Love Is My Wife

My First Love Is My Wife

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Nikahkontrak / CEO / Perjodohan / Tamat
Popularitas:541.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: 060

Alvaro Kenan Dirgantara, ia tidak tau bahwa cinta pertamanya itu adalah istrinya sendiri, selama ini Alvaro hanya tau bahwa istrinya itu hanyalah orang asing yang sudah berani masuk kedalam hidupnya, menghancurkan impiannya, merusak kebahagiannya, dan merusak semua tentang hidupnya.

Mampukah Queena mengatakan sejujurnya pada sang suami bahwa ia adalah kekasih kecil bernama Angel itu? Dan akankah Alvaro dapat mencintai sosok baru pada kekasih masa kecilnya yang sudah berstatus sebagai istrinya itu? Ikuti kisahnya...

Dengan judul: My First Love Is My Wife

Not: Cerita ini murni dari hasil pemikiran author sendiri! Mohon maaf jika alurnya ada sedikit kesamaan karena itu tidaklah di sengaja, untuk latar belakang, tempat, nama tokoh, alur cerita se

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon 060, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

S1: Ketidak tahuan'nya Queena

...Mansion Alqueen...

...(Gabungan Nama Alvaro dan Queena)...

Setelah menempuh perjalanan cukup lama... akhirnya Alvaro dan Queena sampai di mansion baru mereka, yang mana sudah di siapkan oleh Maura dan keluarga atmadja yang lainnya sebagai hadiah pernikahan mereka.

"Selamat datang tuan dan nyonya muda" Sapa para pembantu dan penjaga mansion Alqueen yang sudah di persiapkan juga oleh Maura dan keluarga Atmadja.

"Hmmmm" Dehem Alvaro lalu pergi menuju ke kamarnya begitu saja.

"Selamat datang nyonya, perkenalkan nama saya Linaaa, nyonya muda bisa memanggil saya bi Lin" Sapa bi Lin dengan hormat.

"Terimakasih, bi Lin" Jawab Queena tersenyum manis kepada bi Lin tapi matanya terus saja melirik kearah Alvaro yang tengah menaik'ki anak tangga.

"Sama-sama, nyonya" Balas bi Lin.

"Bi Lin, jangan panggil saya nyonya... sepertinya itu terlalu tua, bagaimana jika bibi memanggil saya nona saja" Ujar Queena.

"Baiklah, Nona" Jawab bi Lin.

...*****...

...Kamar Alqueen...

"Huuffff... Melelahkan" Gumam Queena yang duduk di atas sofa kemudian iapun bangkit menuju kamar mandi karena ingin membersihkan badannya yang sudah terasa gerah.

"Dimana Varo?" Gumam'nya dengan mencari keberadaan Alvaro di setiap sudut kamar miliknya. lalu Queena'pun mulai mengambil handuk miliknya dan pergi menuju kamar mandi.

...Ceklekkkk...

"Aaaaaaaaaaaa..." Teriak Queena lalu membanting pintu kamar mandi dengan cepat karena terkejut dengan apa yang ia lihat di dalamnya.

...Braaaaakkk...

'Oh tidaaakkkk' Batin Queena.

...Ceklekkkk...

"Kau mengintip'ku?" Tanya Alvaro dingin.

"Tidd-aak Al... aku tidak tau jika kau berada di dalam. Sungguh, maafkan aku! aku tidak tau" Jawab Queena yang masih enggan membuka matanya yang ditutup oleh kedua lengannya itu.

"Benarkah?" Tanya Alvaro.

"Be-benar" Jawab Queena dengan terbata.

Jadi... Mengapa Queena bisa membanting pintu kamar mandi tadi? Yaaa... itu karena Alvaro berada di dalamnya, Queena tidak tau bahwa Alvaro berada di dalam. Hingga tanpa sadar Queena sudah melihat seluruh Aset milik Alvaro dari atas hingga bawah.

'Sial!! Apakah Varo akan marah?' Batin Queena dengan bertanya-tanya.

"Apa saja yang sudah kau lihat?" Tanya datar Alvaro yang membuat jantung Queena berdetak sangat cepat karena pertanyaan Alvaro yang dilontarkan kepadanya.

"Tidak adaaa" Jawab cepat Queena dengan berbohong.

"Lalu... Mengapa kau menutup matamu?" Tanya kembali Alvaro.

"Itu aku... Ahhhhh, aku lupa kalau aku ingin pergi membersihkan tubuhku" Kata Queena yang belum selesai berbicara karena ia sudah berlari dan masuk ke dalam kamar mandi lebih dulu, setelah itu iapun menguncinya secara rapat, karena jika ia terus berada di dekat Alvaro maka ia bisa mati secara mendadak.

...Braaaaakkk...

"Gila" Gumam Alvaro.

"Huuffff... untung saja aku dengan cepat mencari alasan! kalau tidak... mungkin aku akan mendapatkan amukannya Varo yang seperti iblis itu, Ishhhhh... menakutkannn..." Kata Queena dengan memegangi dadanya yang berdetak sangat kencang karena masalah tadi.

...*****...

"Aku tidak tau apakah Queena akan bahagia dengan pernikahan'nya ini?" Gumam seseorang.

"Atau mungkin sebaliknya? Tapi... Semoga saja apa yang aku bayangkan tidak akan pernah terjadi dalam pernikahan mereka. Aku berharap Queena dan Alvaro bisa saling mencintai kembali sama seperti dulu, aku akan selalu berdoa untuk hubungan rumah tangga mereka..." Kata seseorang itu.

...*****...

...15 menit kemudian......

...Ceklekkkk...

"Kemana lagi Varo?" Gumam Queena.

"Ahh, sudahlah sebaiknya aku tidur saja" Ucap Queena lalu membaringkan tubuhnya di atas sofa.

Kenapa Queena membaringkan tubuhnya diatas Sofa? Karena ia tau, bahwa Alvaro pasti tidak akan mau menerimanya saat tidur bersama nantinya, maka dari itu lebih baik ia tidur di atas sofa dari pada dirinya tidur diatas ranjang yang sama dengan Alvaro.

...5 menit sudah berlalu......

...Ceklekkkk...

"Menapa Queena tidur disini?" Gumam Alvaro dengan menatap wajah Queena yang sedang tertidur pulas tanpa merasakan kehadiran sosok sang suami yaitu Alvaro kini tengah dekat dengannya.

"Sebenarnya, aku tidak ingin kau menjadi musuhkuuu... tapi karena kau sudah berani masuk kedalam hidupku bahkan sampai menghancurkan impian'ku untuk menikahi gadis kecilku... maka kau sjdah menjadi musuhku! Sekarang!!" Kata Alvaro pelan lalu iapun berjalan menuju tempat tidur dan iapun langsung masuk kedalam alam mimpi.

...*****...

"Angel" Panggil Alvaro kepada Angel dan seketika Angel-pun langsung saja menatap wajah Alvaro.

"Ada apa?" Tanya Angel dengan menatap wajah tampan Alvaro dalam.

"Berjanjilah padaku jika suatu saat nanti aku tidak mengenalmu... Maka kau harus mengingatkan aku pada dirimu yang sekarang" Kata Varo sambil memandangi balik wajah cantik Angel.

"Aku berjanji Varo" Balas Angel tersenyum manis.

"Aku sangat menyayangimu Angel, Jika aku sudah besar nanti aku akan mencarimu dan menikahi dirimu, karena hanya kaulah yang pantas menjadi pasangan hidupku kelak" Ujar Alvaro dengan bersandar di pundak kecil milik Angel.

"Aku juga sangat menyayangimu Varo!! Aku pasti akan menunggumu menjemputku untuk menikahi'ku kelak" Balas Angel dengan mengelus-eluss rambut Alvaro pelan, setelah mendengar jawaban dari Angel Alvaro'pun langsung saja berhamburan memeluk tubuh Angel dengan erat.

"Huuuuffff... huuuffff... huuuffff... Menapa aku memimpikan tentang sebuah janji saat aku kecil bersama dengan Varo?" Lirih pelan Queena yang terbangun karena bermimpi tentang janjinya pada Alvaro empat belas tahun yang lalu.

"Ini...? menapa aku bisa diatas tempat tidur? Bukankah tadi aku tidur di sofa? Lalu ini?" Tanya Queena kebingungan lalu mulai mencari-cari keberadaan Alvaro.

"menapa Alvaro yang jadi tidur di atas sofa?" Gumam Queena dengan bertanya-tanya.

Jadi saat Alvaro sudah ingin masuk kedalam mimpinya... ia merasa gusar entah kenapa, lalu iapun menjadi tak tega setelah melihat Queena yang tertidur pulas di sofa dan tanpa berfikir panjang iapun langsung menggendong tubuh Queena ala bridal style dan setelah itu mulai membaringkan tubuh Queena diatas tempat tidur secara perlahan agar Queena tidak terbangun dari tidurnya.

"Sudah jam berapa ini?" Tanya Queena lalu mengambil handphone genggam miliknya.

"Ternyata sudah jam 05:30" Kata Queena lalu pergi menuju ke'kamar mandi untuk segera membersihkan tubuhnya.

...15 menit kemudian......

...Dapur...

"Pagi, Nona" Sapa para pembantu yang melihat Queena pagi-pagi sudah berada di dapur.

"Pagi juga" Sapa balik Queena dengan tersenyum manis.

"Sini bi, biar aku bantu?" Pinta Queena pada bi Lin yang tengah memasak untuk sarapan mereka.

"Tidak perlu nonaaa.. Sebaiknya nona duduk saja" Tolak halus bi Lin karena tidak ingin Queena membantunya di dapur, ia hanya takut jika tuan'nya itu marah jika melihat Queena memasak di dapur saat ini.

"Tidak apa bibi... Kemari... berikan itu padaku biar aku membantumu" Ujar Queena dengan mengambil alih alat masak tersebut.

"Tapi Nona--" Ucap Bi Lin yang terpotong.

"Tidak perlu khawatir bibi, bibi tenang sajaaa... Jika Alvaro marah nanti, bibi bisa mengatakan bahwa aku yang memaksamu" Tutur Queena dengan meyakinkan bi Lin untuk tidak perlu takut kepada Alvaro.

"Baiklah, nona" Balas pasrah bi Lin.

'Sebenarnya aku tidak yakin... jika Varo akan marah ketika melihatku berada disini untuk memasak... Karena Alvaro sendiri bahkan sangat cuek kepadaku, dan tidak peduli dengankuuu...' Batin Queena.

1
Joeann Salut
loh kok aunty sih ? kan bocah laki laki itu anaknya zayyann kan . harusnya kan mereka itu saudara
Helena
luar biasa
Vitha Vivi
Luar biasa
Nadzihah Shamiqi
My baby 1
王贝瑞: Mampir juga kak ke Biru si ketos bad boy 😄
total 1 replies
Nadzihah Shamiqi
ini betul. paman dan uncle sama tingkatnya
Nadzihah Shamiqi
zayyan dan alea adalah opa dan oma kembar. uncle utk ibu kembar queena
Nadzihah Shamiqi
sepatutnya kakak
Nadzihah Shamiqi
bukan keponakan, tapi boleh dianggap adiknya angel sbb zayyan dan zia ibu angel kan kembar
Istrinyaaa junghoseok
sekalinya up langsung end😬
Helena
Kurang ikhlas uda tamat😳🥺😩😭
Yeny Ang
bagus
🍒Marniselv🍒
kapan up lagi thor
Whana Tasya
zo
Istrinyaaa junghoseok
lama tak up thor
Meili
semangat terus thor
Isha Atmini
bukannya arkanza ocd ya sama wanita. kok gz cr bukti kebenarannya dia.
Eliza_lizee: wanita? setauku cuma sama aria doang memang mereka waktu itu saling suka kan tapi waktu itu belum di utarain
total 1 replies
🍒Marniselv🍒
Aku kira bakal taman untunglah belum hehehe masih mau liat twins yang lainnya nikah dulu
Eliza_lizee: humorku sebatas taman dan bukan tamat
total 2 replies
Namielnaaawww🐲
Anak laknat🙂
Istrinyaaa junghoseok
tumben Al engga brantem lagi sama Karan😂
why
sorry ya makin kesini makin lemah,,,
punya DIRGA dan TARA GROUP

terkaya no 1 tapi kalah sama 1 perempuan,,,,

dan kalah nya dari kecil lagi...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!