NovelToon NovelToon
Transmigrasi: Menjadi Istri Kedua Yang Tak Diinginkan

Transmigrasi: Menjadi Istri Kedua Yang Tak Diinginkan

Status: sedang berlangsung
Genre:Ibu Tiri / Mengubah Takdir / Transmigrasi
Popularitas:5.9k
Nilai: 5
Nama Author: riri-can

Jeslyn tidak percaya jika dirinya masuk kedalam cerita novel dan parahnya menjadi istri kedua yang tidak diceritakan dalam novel, ibu tiri dari pria yang diceritakan akan meninggal karena memperebutkan seorang wanita.

Jeslyn istri tidak diinginkan suaminya serta anak tirinya berniat mengubah takdir Lucian anak tirinya, siapa sangka niatnya hanya ingin menyelamatkan tokoh Lucian saja malah mendapatkan bonus jika suaminya malah jatuh cinta padanya dan juga Lucian yang bucin pada ibu tirinya.

Mampukah Jeslyn menyelamatkan Lucian dan mengubah takdir Lucian? Selamat Membaca.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon riri-can, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Alur Cerita Yang Berbeda

Jantung Jeslyn berdegup kencang, nyaris melompat keluar dari rongga dadanya. Dengan napas yang memburu, ia berlari menaiki anak tangga, mengabaikan rasa sakit di kakinya. Tujuannya hanya satu, kamar Lucian. Ia harus memastikan kondisi pemuda itu sebelum kepanikan ini berubah menjadi bencana.

​Brukk!

​Jeslyn mendorong pintu kamar Lucian tanpa mengetuk, matanya langsung menyapu setiap sudut ruangan. Kosong. Tempat tidur itu rapi, tapi suasana kamar terasa dingin dan mencekam. Panik mulai menguasai akal sehatnya hingga pandangannya tertuju pada pintu balkon yang terbuka lebar, membiarkan angin pagi yang tajam masuk dan mengobrak-abrik gorden.

​Jeslyn berlari kecil ke arah balkon. Di sana, di atas pembatas beton yang tinggi, Lucian berdiri dengan punggung tegap. Matanya terkunci pada satu titik di kejauhan pada mobil yang baru saja melesat keluar dari gerbang mansion.

​"Lucian!" seru Jeslyn, hampir menjerit karena takut.

​Lucian tidak menoleh. Pandangannya masih tertuju pada jejak mobil yang semakin mengecil di kejauhan.

"Dia sudah pergi, ya?" gumamnya pelan, suaranya terdengar hampa, seperti bisikan angin yang lewat.

​Jeslyn terdiam. Lidahnya kelu. Ia perlahan melangkah mendekat, berdiri tepat di belakang pemuda itu, takut jika ia membuat gerakan tiba-tiba, Lucian akan melakukan sesuatu yang fatal.

​"Lucian, dengarkan Mami..." Jeslyn mencoba mengatur napasnya yang sesak.

"Mommy-mu... dia harus pergi karena ada urusan mendesak yang tidak bisa ditunda. Dia tidak bermaksud—"

​"Berhenti, Mami," potong Lucian.

​Pemuda itu membalikkan tubuhnya perlahan. Wajahnya pucat, tapi tatapannya yang biasanya tajam dan dingin kini terasa begitu kosong. Ia menatap Jeslyn dengan intensitas yang membuat Jeslyn membeku di tempat.

​"Aku sudah tahu," ucap Lucian datar.

"Mami tidak perlu menutupinya lagi. Aku sudah tahu sejak tadi malam saat aku mendengar mereka bertengkar di dapur."

​Jeslyn terperangah. Ia mengatupkan mulutnya, merasa bersalah karena mencoba berbohong. Ia menatap wajah Lucian, mencari setitik saja kemarahan, kecewa, atau kesedihan yang meledak-ledak. Namun, tidak ada. Wajah Lucian benar-benar seperti topeng porselen yang retak namun berusaha disatukan kembali.

​Lucian menghela napas panjang, sebuah embusan udara yang terasa sangat berat. Bahunya tiba-tiba merosot, dan untuk pertama kalinya, Jeslyn melihat celah dalam pertahanan diri pemuda itu.

​"Syukurlah," ucap Lucian pelan.

​Jeslyn mengernyitkan dahi. "Syukurlah? Apa maksudmu, Lucian?"

​"Mommy sudah bebas sekarang," lanjut Lucian. Bahunya mulai bergetar hebat, sebuah tanda bahwa ia sedang berjuang menahan tangis yang sudah berada di pelupuk mata.

"Selama ini dia terkurung di rumah ini, di pernikahan yang dia benci, dengan orang yang tidak pernah bisa dia cintai. Dia sudah bebas sekarang, Mami. Dia bisa mengejar mimpinya. Aku... aku tidak apa-apa."

​Jeslyn terpaku. Ia tidak tahu harus menjawab apa. Ini benar-benar di luar dugaan. Novel yang ia baca tidak pernah menceritakan sisi ini. Di dalam buku, Lucian adalah antagonis yang menyimpan dendam membara, bukan anak yang justru merasa lega ketika ibu kandungnya pergi demi kebahagiaan wanita itu sendiri.

​"Lucian, kamu tidak perlu memaksakan diri untuk terlihat kuat," suara Jeslyn melembut, ia melangkah maju dan menyentuh lengan Lucian dengan hati-hati.

"Kalau kamu mau marah, kalau kamu merasa dikhianati, kamu boleh menunjukkannya. Mami ada di sini."

​Lucian menatap tangan Jeslyn di lengannya, lalu kembali menatap mata Jeslyn. "Mami... Mami tidak mengerti. Selama ini, aku adalah beban bagi Mommy. Kehadiranku adalah pengingat akan kesalahannya. Jika dia pergi, berarti dia bisa menjadi dirinya sendiri lagi. Bukankah itu yang diinginkan setiap orang? Untuk menjadi bebas?"

​"Tapi kamu adalah anaknya, Lucian! Tidak ada ibu yang menganggap anaknya sebagai beban!" seru Jeslyn, hatinya benar-benar hancur mendengar cara berpikir pemuda itu.

​"Ada," jawab Lucian singkat, senyum pahit terukir di bibirnya.

"Dan dia adalah ibuku."

"Aku tidak apa-apa, asal Mommy bahagia itu sudah cukup. Daddy juga sama menderitanya dengan Mommy, aku tidak apa-apa" ucapnya tersenyum kecil.

​Jeslyn merasakan matanya kembali panas. Ia menarik Lucian menjauh dari pembatas balkon dan membawanya ke dalam pelukan yang erat. Lucian tidak menolak. Kali ini, ia benar-benar membiarkan dirinya hancur. Bahu pemuda itu terguncang hebat, suara isak tangis yang selama ini tertahan akhirnya meledak di bahu Jeslyn.

​"Kenapa dunianya melenceng sejauh ini?" gumam Jeslyn dalam hati, air matanya jatuh membasahi seragam sekolah Lucian.

​Di dalam pelukannya, Lucian terus terisak. "Dia berhak bahagia, Mami. Dia sudah banyak berkorban. Aku cuma ingin dia bahagia, meskipun itu berarti dia harus menghapus aku dari hidupnya."

​Jeslyn memejamkan mata, memeluk anak tirinya itu semakin erat. "Kamu terlalu baik, Lucian. Kamu tidak seharusnya memikul beban seberat ini sendirian. Dengarkan Mami, mulai hari ini, duniamu tidak lagi ditentukan oleh orang lain. Kamu punya Mami sekarang, dan Mami tidak akan pernah membiarkanmu merasa sendirian lagi, tidak peduli seberapa jauh takdir ini melenceng dari apa yang Mami tahu."

​Lucian tetap diam, hanya isak tangisnya yang perlahan mereda. Di balkon yang dingin itu, di bawah langit pagi yang cerah namun terasa mendung di dalam mansion tersebut, Jeslyn menyadari bahwa novel yang ia baca hanyalah potongan cerita yang tidak ada artinya lagi. Sekarang, ia sedang menulis cerita baru, cerita tentang seorang anak yang belajar untuk dicintai, dan seorang ibu yang belajar untuk benar-benar menjaga.

Pertanyaannya, apakah Jeslyn mampu menghadapinya sekarang? Bukan hanya ada Lucian, ada Keith dan juga bayi yang sebentar lagi akan keluar. Jeslyn bukanlah wanita yang punya banyak pengalaman, Jeslyn akan mencoba sebisanya.

Bersambung...

Semoga kalian suka ya, jangan lupa untuk tinggalkan jejak kalian.

1
Fajar Fathur rizky
thor ko belum update bab 33 sampai bab 37
Potatoes 🥔
Bagus Banget,/Kiss/
Fajar Fathur rizky
cepat bikin mcnya bongkar kebusukan hera
Fajar Fathur rizky
thor ko belum update bab 29 dan bab 33 thor
It's me Ri🥕: Udah ya tunggu beberapa menit lagi, selamat membaca
total 1 replies
Fajar Fathur rizky
jangan bikin lu cian cinta thor bikin perasaan itu seperti anak yang tidak mau ibunya lebih perhatian kepada ayahnya
Fajar Fathur rizky
thor ko belum update
Fajar Fathur rizky
thor ko belum update bab 25 sampai bab 30
It's me Ri🥕: Sebentar ya kak, lagi di cek dan edit lagii🙏
total 1 replies
Fajar Fathur rizky
thor ko belum update bab 16 sampai bab 20
It's me Ri🥕: Sudah di up ya, tunggu sebentar lagi🙏
total 1 replies
Dewiendahsetiowati
hadir thor
It's me Ri🥕: Aawww🥺 Semoga suka ya kak😘
total 1 replies
Fajar Fathur rizky
bikin adegan Lucian menganggap mcnya seperti ibu kandungnya sendiri
Fajar Fathur rizky
nanti pas lahiran bikin mcnya jadi model yang terkenal dan cantik bikin banyak yang suka bikin suaminya cemburu
Fajar Fathur rizky
cepat update thor bab 7 sampai bab 11 thor ceritanya seru
It's me Ri🥕: Kak😭 Ini udah di up kok, semoga suka yaa/Kiss/
total 1 replies
Fajar Fathur rizky
besok bikin 5 bab thor ceritanya seru bikin pas mcnya selesai lahiran bikin dia jadi model yang terkenal dan cantik
Fajar Fathur rizky: biar suaminya cemburu thor mcnya banyak yang naksir hahaha
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!