NovelToon NovelToon
Majikan Yang Kejam

Majikan Yang Kejam

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:2.3M
Nilai: 4.6
Nama Author: Syakira edianwi

Gadis umur 18 Tahun itu harus merasakan pahitnya kehidupan dan penderitaan hidup karena Ayah dan Ibu angkat nya tidak percaya lagi pada nya.

Karena sebuah hukuman Gadis itu harus kerja jadi pembantu di rumah Pria duda anak satu Tampa di gaji dan pria itu juga seringkali menyiksa Gadis itu.

Gadis itu hanya bisa mengikuti jalan hidup nya saja Entah kapan berakhirnya penderitaan nya.

Ayok!!! Kalau penasaran langsung kepoin aja.
Selamat membaca 🙂

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syakira edianwi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 32

Keesokan harinya Tiara dan putri sudah di bawah sementara Vandi baru saja turun untuk sarapan pagi.

Dia sekilas melihat putri dan Tiara seperti sedang bermain di Ruang tamu.

Tiara yang menyadari Vandi lewat ke arah meja makan pun cuek saja walau jantung nya berdegup kencang karena takut.

Setelah selesai makan Vandi menyusul Putri dan mengendong nya.

"Papah berangkat kerja dulu yah nak! Baru kali ini Papah mau kerja kamu bangun!" ucap Vandi sambil mencubit hidung putri dengan lembut.

"Apa dia begadang malam ini?" tanya Vandi pada Tiara yang yang hanya menunduk.

"Ti-Tidak Tuan!" ucap Tiara gugup.

"Bagus deh, kalau begitu saya berangkat kerja!" ucap Vandi.

Tiara mengambil putri dari gendongan Vandi dan Vandi pun segera pergi.

Tiara merasa kalau Vandi Sudah berangkat bekerja hati nya tenang karena tidak akan ada yang ngatur dan marahin dia.

"Putri!!" Panggil Monik yang baru saja turun dari atas.

Tiara tersenyum ke arah Tiara.

"Kamu pagi-pagi begini senyum-senyum kenapa? Jangan buat aku pingsan karena Senyum manis mu itu!" ucap Monik.

Tiara tertawa kecil.

"Tidak ada apa-apa! Hanya saja mau bangun tidur mau saat kerja penampilan kamu sama aja laki Banget!" ucap Tiara.

"Walaupun penampilan gue gini, tapi hati gue baik dan tulus!" ucap Monik sambil tersenyum.

"iyah-Iyah aku tau, kamu itu baik!" ucap Tiara.

"Kamu udah sarapan?" tanya Monik.

"Belum! Aku baru saja memberi kan Tiara makan tidak ada yang mengganti kan aku menjaganya!" ucap Tiara.

"Ya udah kalau gitu biar aku saja, kamu sarapan lah terlebih dahulu, nanti karena kamu tidak sarapan bisa-bisa badan kamu yang bagus itu jadi kurus!" ucap Monik lagi.

"Ah kamu bisa aja, terlalu berlebihan untuk memuji!" ucap Tiara.

"Kenyataan Banget! gue orang nya jujur banget! Siapa coba laki-laki yang tidak tertarik pada kamu!" ucap Monik lagi.

"Udah cantik! Baik, bodi nya bagus, kamu juga pintar, bahkan kamu yang belum pernah jadi pengasuh bisa jadi pengasuh, dan putri Sangat dekat banget sama kamu!" ucap Monik.

"Ah sudahlah kamu terlalu berlebih-lebihan, aku makan dulu! jagain tuh putri!" ucap Tiara sambil tersenyum.

"Siap Tuan putri!" ucap Monik Tiara tersenyum dia merasa sangat senang bisa kenal dengan Monik.

Sementara Vandi baru saja sampai di kantor.

Dia bertemu dengan Rendi di ruangan nya.

Sementara di tempat lain Enjel baru saja turun bersama suami nya.

"Bagaimana keadaan Bik Sisi apa dia sudah baikan!" tanya Wijaya pada Sisi.

"Aku juga kurang tau Pah, tapi apa gak sebaiknya BI sisi berhenti aja, dia terlihat sudah tua dan sakit-sakitan!" ucap Enjel.

"Kamu gimana sih mah, giliran Bibi Sisi sakit-sakit seperti nya ni kamu mau memecat nya, dia yang pertama jadi Pembantu kita di sini sampai dia tua, bahkan setelah dia tidak bekerja di sini Kemana dia akan tinggal!" ucap Wijaya.

"Aku tidak mau tau dia harus berhenti pah, kalau begini bisa-bisa penyakit dia tertular pada kita!" ucap Enjel.

"Ah sudahlah aku tidak setuju dengan kata-kata kamu, lebih baik kita Makan!" ucap Wijaya.

Setelah selesai sarapan Enjel terlebih dahulu berangkat Sementara Wijaya meminta seseorang membawa kan Sisi keluar.

Setelah Sisi keluar Wijaya pun menjelaskan kalau Sisi harus istirahat penuh, akhirnya Wijaya mempunyai ide kalau dia akan mencari kan Sisi rumah dan juga Wijaya akan mengirim dua makanan.

Awalnya sisi tidak setuju karena merasa dia merepotkan orang lain, namun Wijaya memaksa nya akhirnya Sisi mau.

Sebelum berangkat kerja Wijaya Mengantar kan Sisi terlebih dahulu.

"Tuan!" Panggil Sisi!

"Iyah Bik!" jawab Wijaya.

"Bibi sangat ingin berjumpa dengan Tiara! Bibi Sangat rindu pada nya!" ucap Sisi.

Wijaya diam.

"Mungkin Obat bibi hanya dia, tolong bawa Bibi berjumpa dengan dia!" ucap Sisi.

"Saya kurang tau Tiara di mana Bik, kali ini saya tidak bisa bantu Bibi!" ucap Wijaya.

"Apa kamu masih Marah pada Tiara?" tanya Sisi lagi.

"Sebaiknya kita jangan bahas ini bik!" ucap Wijaya.

"Bibi tidak ingin kamu membenci Tiara! Karena Tiara anak yang baik dia tidak melakukan apa pun yang kalian Fikir selama ini!" ucap Sisi.

Sisi menjelaskan semuanya apa yang terjadi masalah perhiasan ternyata Enjel Sendiri yang memasuk kan nya ke dalam tas Tiara karena Sisi meminta melihat cctv di saat itu.

Wijaya hanya diam saja dia tidak bisa berkata-kata karena dia bingung harus mempercayai Sisi atau istri nya.

Tidak beberapa lama akhirnya mereka sampai di rumah Sisi yang di belikan oleh Wijaya.

Sisi mengucapkan terimakasih banyak pada Wijaya karena dia peduli pada sisi.

Sisi pun mulai membawa baju nya ke dalam rumah barang-barang nya yang lain akan di antar kan oleh Supir Wijaya yang lain.

Di perusahaan Vandi! Pak Adam baru saja sampai di sana mereka di berikan penyambutan yang hangat oleh Vandi.

Vandi Sangat Senang akhirnya Adam mau mampir ke perusahaan nya.

"Selamat siang Pak Vandi! Maaf Sekali kedatangan kami membuat anda sibuk!" ucap Adam.

"Ah tidak apa-apa pak, ini belum seberapa saya yang harus berterima kasih Anda dengan bersenang hati mau mampir ke sini!" ucap Vandi.

"Oh iya kenalin ini Putri saya namanya Sintia dua juga sekretaris saya!" ucap Adam.

Vandi menoleh ke arah Sintia dan tersenyum manis.

"Lumayan juga nih cewek! Bahkan dia jadi sekretaris ayah nya yang sangat sukses ini!" Batin Vandi di pikiran nya sudah terbayang-bayang yang tidak-tidak seperti nya jiwa buaya nya akan keluar.

"Vandi!" ucap Vandi sambil menjulurkan tangannya.

Shintia tersenyum namun tidak membalas jabatan tangan Vandi.

Vandi tersenyum karena ada wanita yang berani mengabaikan bersentuhan dengan nya.

Vandi semakin penasaran karena jual mahal Sintia pada nya.

Mereka pun membicarakan mulai dari hal kecil sampai hal besar.

Karena sudah hampir Tiga jam mereka duduk bersama Adam pun pamit untuk pulang.

"Eh loe kenapa lihatin putri pak Adam seperti itu! Loe naksir yah?" ucap Rendi pada Vandi yang melihat Mobil Adam menjauh.

"Gak usah ikut campur! Mendingan loe sekarang siap kan dokumen yang akan saya bawa pertemuan dengan klien di luar!" ucap Vandi.

"Hmm seperti nya loe benar-benar suka deh sama putri pak Adam!" ucap Rendi lagi.

...----------------...

***Assalamualaikum kakak-kakak semuanya terimakasih sudah mau mampir ke karya ku ini ya jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author, jika ada saran tulis di kolom komentar ya jangan pernah Bosan tungguin terus kelanjutan ya.

Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.

biar author tambah semangat lagi.

Terimakasih 🙏***

1
Arel Adzan
Kecewa
Arel Adzan
Buruk
Emi Emiemi
haruh aku jadi😭😭😭😭😭😭😭😭
Liana Liana
Bodoh nya tiara membaca nya bikin emosi
Jamy.
Seru banget semangat terus ya thor😁😁
deo dega
Ceritanya bagus
Yusria Mumba
nnti lma2s, candi suka deh sma tiara,
Yusria Mumba
cerita bagus bikin sedih,
Yusria Mumba
sabar tiara,
Yusria Mumba
tiara sabar,
Yusria Mumba
semangat tiara,
Yusria Mumba
tiara pergi aja dari. rumah itu, supaya masalahnya selesai,
Yusria Mumba
kasiang tiara,
Yusria Mumba
pergi niko jatuh cinta pada tiara
Silpi
bagus
Lisna Wati
terimakasih ceritanya
Citra Diana
harus ada kelanjutan dong,kan baru selesai nikah doank🙏🙏🙏
Citra Diana
lebih baik di rubah lah panggilan Tiara kepandi,sebutan nya mas kek atau kakak kek👍👍👍🙂🙂🙂
biar makin seru 👍👍👍
Sella Nur0608
i
Anik New
jangan jodohkan Tiara dengan devannn kak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!