Fb : Wulandari
Ig : mommy_mikayla
Squel Terpaksa Menjadi yang ke 2.
#Bijaklah dalam membaca.
Ini kisah dari KEYRA ANDIRA MAHENDRA putri pertama dari pasangan Andin Arindra dan Kenan Mahendra.
Keyra gadis cantik yang berusia 18 tahun, dengan terpaksa menikah muda dengan seorang pengusaha muda yang bernama Pasha Wiliam Smith yang usianya sudah 27 tahun. Keyra TERPAKSA menikah karena dirinya tidak mau melihat perusahaan yang di kelola oleh ayahnya (Kenan Mahendra) mengalami kebangkrutan.
Pasha menikahi Keyra secara SIRI saja alasannya Pasha tidak mau sampai rekan-rekan bisnisnya ada yang mengetahui kalau dirinya sudah menikah. Apakah alasan Pasha masuk akal?
Sanggupkah Keyra menghadapi Pasha yang terlihat baik, ramah ternyata malah sebaliknya?
Keyra juga selalu di perlakukan buruk oleh mertuanya. Kedatangan Keyra di keluarga SMITH tidak disambut baik.
Penasaran sama kisah Keyra?
Hanya di Terpaksa Menikah.
Rate : 21+
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wulandari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
TM~31
Di sebuah Butik, Adelya dan Pasha sudah berada di sana. Sebelumnya Pasha sudah mendatangi Pengadilan Agama. Pasha sudah membatalkan daftar pernikahannya dengan Adelya. Pasha malah mendaftarkan pernikahan sirinya dengan Keyra. Dan Pengandilan Agama menyuruh Pasha untuk memenuhi syarat-syarat pengajuan sidang Itsbat. Agar pernikahannya dengan Keyra tercatat di Negara dan nantinya akan mendapatkan Akta Nikah.
"Sayang gimana kalau aku pake gaun ini?" tanya Adelya kepada Pasha seraya menunjukan gaun pernikahan yang ia pilih.
"Cocok," jawab Pasha tanpa melihat dulu gaun yang Adelya pilih. Pasha malah disibukan dengan ponselnya.
Adelya kesal. Adlya merampas ponsel yang ada di tangan Pasha. "Ish... main ponsel mulu," kesal Adelya.
Pasha meraih ponselnya di tangan Adelya secara kasar, "Terserah! Bukannya kamu yang mau menikah. Ya sudah sana, pilih saja gaun pengantin yang kamu suka," ketus Pasha membuat Adelya semakin kesal.
Ish... kalau bukan demi Faris, ogah banget harus menikah dengan Pasha. Mending aku menikah dengan Faris, laki-laki yang sudah berhasil merenggut mahkotaku. Sebal deh.
Adelya terus mengkerucutkan bibirnya. Adelya selaly terpaksa memberikan ciuamnya jika Pasha menginginkannya. Adelya lebih tertarik melakukam itu dengan Faris yang lebih berg4irah.
Tak lama kemudian Keyra datang. Penampilan Keyra tentunya lebih modis dari pada Adelya. Sebelum ke butik, Keyra pergi ke salon dulu.
"Akhirnya yang di tunggu-tunggu datang juga." Pasha menyambut kedatangan Keyra dengan sangat manis. Pasha mencium bibir Keyra tepat di depan Adel. Tapi cuman di kecup saja.
"Kenapa lama sayang? Aku sudah menunggu kamu?" tanya Pasha seraya menggandeng mesra tangan Keyra.
"Maaf Mas, di jalan agak macet," jawab Keyra.
Adelya semakin geram. Adelya menghampiri Pasha dan Keyra. Lalu Adel menepis kasar tangan Keyra dan langsung menggandeng mesra tangan Pasha.
"Pasha itu milikku. Dia itu calon suamiku," tegas Adel seraya bersenderan di bahu Pasha.
"Oh! Kamu calon istrinya. Dan aku istrinya," kata Keyra dengan angkuhnya. Perlahan-lahan Keyra berjalan mengelilingi Adel dan Pasha.
"Mas Pasha menikahi kamu itu terpaksa. Karena mama Pina lagi sakit," kata Keyra berkata begitu sinis.
Pasha sangat suka dengan gaya Keyra yang seperti itu. Pasha menepis tangan Adelya. Lalu Pasha kembali menggandeng mesra tangan Keyra.
"Ayo sayang kita duduk manis di sana. Biarlah dia yang memilih gaun pengantinnya," kata Pasha kepada Keyra membuat Adelya semakin kesal dan semakin ingin menjambak rambut Keyra.
Sepertinya aku harus menyingkirkan wanita itu. Aku emang tidak mencintai Pasha.
Adelya menghubungi Faris lewat chat Whatsap. Entah apa yang di rencanakan Adelya untuk Keyra, soal Keyra biar jadi urusan Faris.
Setelah hampir 2 jam lamanyan di Butik dan Adelya dan Pasha sudah mendapatkan pakaian pengantinnya. Ketiganya kini berada di area parkiran.
"Mas Pasha, aku boleh kan menemui orangtuaku dulu. Keyra ingin bertemu sama Ayah dan Bunda," sahut Keyra meminta izin kepada Pasha.
"Iya sayang boleh! Tapi aku tidak bisa antar kamu," kata Pasha.
"Iya Mas! " Keyra mencium punggung tangan Pasha.
"Jangan lupa pulang. Aku menunggumu di rumah," kata Pasha kepada Keyra yang kembali mencium bibir Keyra di depan Adel.
"Iya Mas! Aku pasti akan pulang. Nanti malam jadikan kita-?" Keyra semakin memanas-manasin Adelya.
"Jadi sayang."
"Ya sudah Mas! Aku duluan. Assalammualaikum Mas Pasha." Keyra mengucapkan salam dengan sangat manis.
"Wa'alaikum sayang." Pasha menjawab salamnya Keyra.
Tamat riwayatmu hari ini Keyra.
Adelya terus tersenyum tipis. Adelya tidak sabar nantinya kala Pasha mendengar kabar dari Keyra. Adelya walaupun tidak mencintai Pasha, tapi dirinya tidak mau menjadi istri kedua.
a delay ngk jelas aja, udh matre, tatakan lendir beikas aja bikin jijei