NovelToon NovelToon
PENGUASA ABSOLUTE

PENGUASA ABSOLUTE

Status: sedang berlangsung
Genre:Kultivasi Modern / Sistem / Action
Popularitas:1.3k
Nilai: 5
Nama Author: Not men

Dijuluki sosok yang ditakuti bahkan oleh para dewa, ia menghabisi segalanya tanpa emosi selama masa hidupnya yang panjang. Tapi setelah pembantaian besar terakhirnya, sesuatu berubah emosinya yang lama terkubur akhirnya bangkit. Detik berikutnya, ia membuka mata di bumi, dalam tubuh baru, memulai kehidupan yang benar-benar berbeda dari masa lalunya yang kelam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Not men, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 31 : SANG PENGUASA

Tiga hari kemudian

"Halo.. Roselina ada apa?" Tanya Mahendra yang kini tampak sedang menerima sebuah panggilan telepon

“Datang ke lah kantor, dan mau bagaimanapun kau masih anggota kepolisian” ucap Roselina

saat itu juga Mahendra pun mematikan ponsel nya dengan begitu saja dan kemudian dia pun menatap ke arah Evelyn yang sedang bermain dengan Nana

“sayang aku ada urusan sebentar kau tidak perlu menunggu ku dan jangan tidur terlalu larut.." ucap Mahendra kepada Evelyn yang sedang bermain dengan Nana

Evelyn yang mendengar itu pun menatap ke arah Mahendra dan mengangguk dengan lembut

"Pulanglah dengan selamat, aku akan menunggumu di sini bersama Nana.." ucap Evelyn dengan tenang dan lembut

saat mendengar itu Mahendra pun mengangguk dan setelah itu dia langsung bergegas untuk pergi ke kantor polisi, Di malam yang gelap Mahendra mengendarai motor dengan kecapan yang sudah semaksimal mungkin

"Inspektur Roselina apa yang kita tunggu..?" tanya salah satu polisi yang berada depan seorang wanita yang terlihat gagah dan cantik itu

"kita menunggu orang terakhir, sebentar lagi dia akan datang.." ucap Roselina dengan tenang

saat mendengar itu kelompok polisi itu pun langsung bertanya tanya siapa sosok yang ditunggu oleh inspektur Roselina sehingga secara langsung menunggunya di depan kantor

Ciiit...!!

Namun pada saat itu juga sebuah motor dengan kecepatan tinggi pun langsung berhenti tepat di depan semua polisi, dan membuat beberapa Polisi yang berada di tempat itu pun memegang pistol mereka dengan waspada

"tenang lah dia adalah orang yang kita tunggu.." ucap Roselina dengan tenang

saat mendengar itu semua anggota kepolisian itu pun langsung mengangguk dan kembali berdiri dengan tegak, Namun tak lama kemudian Mahendra yang menggunakan helm pun turun dari motor nya setelah memarkirkan nya dengan baik

“maaf membuat anda menunggu inspektur.." ucap Mahendra dengan tenang

saat mendengar itu Roselina pun mengangguk dan kemudian mereka semua pun langsung menatap ke arah Mahendra

"baiklah karena semuanya sudah berkumpul maka malam ini tugas penyelamatan wakil inspektur yang bernama Oktavia Wilton akan di mulai dan jangan biarkan wakil inspektur Oktavia terluka sedikit pun dan kami telah bernegosiasi dengan pihak lain.." Roselina pun mengeluarkan sebuah koper berwarna perak dan menunjukan apa isi nya

"ini adalah uang cash yang diminta oleh pelaku kriminal yang berjumlah sepuluh juta dolar dan negosiasi kali ini harus bisa dilakukan dengan keselamatan penuh.." ucap inspektur Roselina dengan suara yang tegas

saat mendengar itu semua nya pun saling mengangguk dan kemudian mengambil satu persatu koper yang ada dan total koper nya ada lima yang masing masing memiliki dua juta dolar di dalam nya

Namun pada saat yang sama Roselina menatap ke arah Mahendra dan setelah itu dia berjalan ke dalam dan di ikuti oleh Mahendra

"Apa kau tahu kenapa aku memanggil mu secara pribadi..?" tanya Roselina

Mahendra yang mendengar itu pun tentu saja tidak tahu dan mengangkat bahu nya

"orang orang yang menyandera Oktavia adalah orang orang yang memiliki kekuatan spesial sama seperti sembilan belas tahun yang lalu saat kau menghilang begitu saja.." ucap Roselina dengan tenang

saat mendengar itu Mahendra pun hanya mengangguk namun setelah itu dia pun berbaik pergi setelah berbincang beberapa hal kepala Roselina

Singkat cerita tiba lah kelompok Mahendra pada sebuah pabrik yang ditinggalkan, dan semua anggota polisi itu pun langsung masuk secara bersamaan ke dalam pabrik itu

Namun pada saat yang sama salah satu polisi itu pun seperti sedang menggerakan bibir nya seolah sedang berbicara sesuatu pada seseorang yang sedang ada di sebuah gedung yang cukup tinggi yang berdiri di depan pabrik

“Semua Polisi sudah datang dan membawa lima koper yang jika tidak salah itu adalah uang tebusan yang seperti kita minta.." ucap sosok pria dengan pakaian hitam yang sedang menggunakan scope dari senjata runduk itu

“Bagus jika begitu setelah mendapatkan uang nya jangan biarkan satu pun Lolos dan cukup sisakan Oktavia Wilton saja.." suara yang serak pun terdengar dari talkie walkie milik pria dengan pakaian hitam ketat itu

Namun pada saat yang sama dia tiba tiba terkejut karena salah satu dari polisi yang sedang dipantau oleh nya itu sedang menatap ke arah nya

"apa dia melihat ku..?, tidak, itu sama sekali tidak mungkin.." ucap pria itu dengan tenang dan yakin dan setelah itu dia pun kembali melihat melalui scope senapan runduk nya

Benar saja polisi yang melihat ke arah nya yang sebelum nya, sedang berjalan dengan tenang bersama rekan rekan nya dan seolah olah tidak ada yang terjadi dan tidak tahu jika ada orang di tempat pandangan nya barusan

“Huh, mengagetkan saja, aku pikir aku telah ketahuan.." ucap pria itu

_____________________

Tiba di sebuah tempat yang sudah dijanjikan

Saat itu juga beberapa orang yang memegang senjata Ak pun sedang berdiri di belakang Oktavia yang sudah di ikat di sebuah kursi dan kedua mata nya ditutup dengan kain dan begitu juga dengan Mulut nya

"apa kalian membawa uang nya..?" tanya salah satu pria bertopeng itu

saat mendengar itu lima anggota polisi itu pun maju ke depan dan menyisakan Lima anggota polisi lagi setelah Mahendra

Cklek..!!

Koper nya pun langsung di buka dengan begitu saja dan setelah itu tumpukan uang pun langsung terlihat dan membuat para pelaku kriminal itu tersenyum yang penuh dengan kemenangan

"Jadi apa kalian sudah bisa melepaskan Sandra..?" tanya. salah satu polisi itu

saat mendengar itu dua pria bertopeng itu pun saling menatap satu sama lain dan setelah itu suara tembakan pun langsung terdengar dan diikuti oleh suara kesakitan oleh salah satu petugas polisi

"Wendy kau..?, apa yang kau lakukan..?" tanya beberapa petugas kepolisian yang lain nya

Namun polisi dengan nama Wendy itu sama sekali tidak menjawab dia hanya berjalan ke arah dua pria bertopeng itu

"maaf teman teman namun aku adalah bagian dari para kriminal ini.." ucap nya dengan sebuah senyuman di wajah nya

saat mendengar itu wajah semua petugas kepolisian itu pun menjadi sangat buruk dan setelah itu mereka pun mengarahkan pistol mereka ke arah Wendy dan kedua kriminal lain nya

"Wo, Wo, Wo, santai kawan, jika salah satu dari kami mati maka bom yang berada di tubuh kami akan meledak dan membuat kalian ikut bersama ku.." ucap Wendy dengan senyuman main main di wajah nya

saat mendengar itu semua nya pun langsung berkeringat dingin dan tak lama kemudian ketiga nya pun membuka pakaian yang menutupi Bom yang berada di tubuh mereka

"apa kalian lihat, ini adalah bom yang bisa mendeteksi detak jantung pengguna nya dan jika kami mati dan tentu saja itu akan meledak dan membunuh semua orang yang berada di tempat ini.." ucap salah satu pria bertopeng itu

[0›0]

1
Not men
apakah ada yang merasa kecewa disini😗
Not men
Hyohhh kalian langsung berpikir seperti apa🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!