NovelToon NovelToon
Kembalinya Sang Putri Asli "Dendam Sang Alkemis"

Kembalinya Sang Putri Asli "Dendam Sang Alkemis"

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Reinkarnasi / Fantasi Wanita
Popularitas:15.6k
Nilai: 5
Nama Author: hofi03

Di balik kemegahan dan keagungan Kerajaan Veldora, tersimpan rahasia busuk yang menjijikkan. Kalyca, sang putri kandung yang sah, dibuang sejak bayi ke sebuah gubuk reot di pinggiran kota dan hidup dalam penderitaan. Sementara itu, gadis licik, Edelyn putri palsu yang merampas takhtanya, menikmati kemewahan istana.

Rasa sakit dan ketidakadilan, membuat jiwa lemah itu membangkitkan jiwa gelap dari seorang alkemis genius, berdarah dingin, yang sudah mati ribuan tahun yang lalu.

Di tengah misi balas dendam dan intrik berdarah di istana, takdir mempertemukannya dengan Grand Duke Erik Klaus, pria bermata tajam yang dijuluki sebagai dewa perang yang terkenal kejam pada musuh, namun menyimpan rahasia kelam.

“Ribuan tahun lalu, aku gagal melindungi mu. Kali ini, biarkan aku merobek dunia ini untuk membawamu pulang...”

~Grand Duke Erik Klaus

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hofi03, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

KABAR BURUK

Matahari pagi perlahan mulai menampakkan sinarnya.

Di kamar pribadi nya, yang memang disiapkan untuk Erik, setiap kali pria itu datang ke istana.

Erik sedang memeriksa beberapa dokumen, wajah pria itu tampak dingin tanpa ekspresi, yang siap menghabisi siapa saja yang mencoba berkhianat pada kerajaan.

Tok

Tok

Tok

"Masuk," ucap Erik, dingin.

Ceklekk

Pintu terbuka, dan Gale melangkah masuk dengan membungkuk hormat.

"Salam Yang Mulia," ucap Gale, membungkuk kan badannya hormat.

"Semua persiapan untuk sidang pagi ini sudah selesai," lapor Gale cepat.

"Panglima Joel juga sudah mengamankan Perdana Menteri dan Menteri Keuangan di ruang tahanan bawah tanah, dan para anggota dewan yang tersisa sudah mulai berdatangan ke aula utama," lanjut Gale, sopan.

Erik mendengus pelan, lalu berdiri dari kursinya, merapikan jubah nya.

"Bagus," ujar Erik dingin.

"Pastikan penjagaan di sekitar aula diperketat. Hari ini, kita akan mengakhiri sandiwara busuk ini," ucap Erik dingin.

Dirinya harus segera menyelesaikan urusan di istana, karena dia harus segera kembali ke kediaman Klau, untuk mengurus wilayah nya, yang sudah beberapa hari ini dia tinggalkan pekerjaan nya.

"Baik, Yang Mulia!" jawab Gale.

Erik berjalan keluar dari kamar nya dengan langkah tegas nya, menuju tempat di mana hari penentuan bagi para pengkhianat, termasuk Putri Edelyn akan segera dimulai.

Di saat yang hampir bersamaan, dari arah berlawanan, Panglima Joel muncul dengan napas sedikit tergesa-gesa, menyusul langkah sang Grand Duke.

"Yang Mulia!" panggil Joel dengan suara berat, setengah berlari kecil untuk menyamakan langkah dengan Erik.

Erik menghentikan langkahnya, melirik sekilas ke arah Joel.

"Ada apa lagi, Joel? Apakah ada masalah baru di ruang tahanan bawah tanah?" yang Erik, dingin.

Joel menggelengkan kepala cepat, meski raut wajahnya tampak menegang.

"Bukan Yang Mulia, tapi ini soal Putri Edelyn," jawab Joel, dengan nafas memburu.

"Ada apa dengan wanita itu? Bukankah dia dikurung di kamarnya dengan penjagaan ketat?" tanya Erik, mengerutkan alisnya, dingin.

"Itu masalahnya, Yang Mulia! Tadi pagi saat pelayanan pribadi nya, membawakan sarapan kamar Putri Edelyn sudah kosong," jawab Joel, cepat.

"Putri Edelyn kabur Yang Mulia," lanjut Joel, walaupun saat ini sebenarnya tangan nya sedang gemeteran, takut dengan kemarahan sang Grand Duke.

Deg

Langkah Gale di belakang Erik sempat tersendat karena terkejut.

"Kabur?" ulang Erik dengan suara dingin yang langsung membuat suhu di sekitar koridor terasa sangat dingin.

"Bagaimana bisa kabur? Bukankah aku sudah memerintahkan mu untuk menempatkan pengawal khusus di depan pintunya semalaman?" ucap Erik, menatap Joel, dengan tajam.

"Prajurit yang berjaga bilang mereka tidak mendengar suara apa pun, Yang Mulia," ucap Joel, mengepalkan tangannya erat-erat.

"Tapi saat kami cek, ada kain seprai yang diikat ke jendela, dia kabur lewat jendela lantai dua!" lanjut Joel.

"Sialan! Wanita licik itu benar-benar menguji kesabaran ku!" umpat Erik mendengus kasar, dengan rahang mengeras.

"Apa yang harus kita lakukan sekarang, Grand Duke? Apakah kita perlu mengerahkan pasukan untuk mengepung seluruh area ibu kota untuk mencari keberadaan Putri Edelyn?" tanya Joel siap siaga.

Sebelum Erik sempat memberikan perintah, sebuah suara dingin terdengar dari ujung koridor, memotong percakapan mereka berdua.

"Tidak perlu mengerahkan seluruh pasukan ke luar istana, Panglima Joel," ucap suara seorang gadis berwajah cantik itu.

Erik, Gale dan Joel menoleh serentak, dari arah belakang, Kalyca berjalan mendekat mengenakan gaun sederhana nya, dengan cadar yang menutup sebagian wajah nya, sorot mata safir nya tampak sangat tenang dan penuh keyakinan.

"Maksud Anda apa, Tabib? Putri Edelyn sudah kabur, kalau dia berhasil keluar dari istana dan menemui sisa pengikutnya, itu bisa jadi ancaman besar untuk kerajaan Veldora," tanya Joel mengerutkan keningnya, menatap tabib misterius itu dengan heran.

Kalyca berhenti tepat beberapa langkah di hadapan Erik dan Joel, dia mendengus pelan, lalu melipat kedua tangannya di atas dadanya.

"Dia tidak akan kabur ke luar istana ini, Tuan Joel, apalagi sampai ke luar Ibu kota, itu tidak mungkin jawab Kalyca datar.

"Edelyn itu penakut dan punya ego yang tinggi. Dia tidak mungkin langsung menyerah dan hidup sebagai buronan rendahan di luar sana tanpa persiapan," lanjut Kalyca, yang sudah hafal, watak seorang seperti Edelyn.

"Lalu, kalau dia tidak kabur ke luar ibu kota, ke mana perginya?" selidik Erik, menatap tajam ke dalam mata Kalyca.

"Dia pasti, sedang bersembunyi," ucap Kalyca, insting nya mengatakan Edelyn masih ada di istana ini.

Erik terdiam sejenak, otak nya langsung berputar cepat mencerna perkataan sang tabib misterius.

Perkataan Kalyca sangat masuk akal, dengan penjagaan ketat di gerbang utama sejak semalam, sangat kecil kemungkinan seseorang bisa lolos begitu saja keluar dari area istana tanpa dikenali, apalagi dengan pakaian bangsawan yang mencolok.

"Tabib benar, wanita itu terlalu sombong untuk menerima kenyataan bahwa dirinya sudah kalah, dia pasti masih bersembunyi di dalam istana ini," ucap Erik tersenyum miring.

"Kalau begitu, saya akan perintahkan seluruh prajurit untuk menggeledah setiap ruangan di istana ini sekarang juga!" seru Joel, bersiap membalikkan badan.

"Tunggu, Joel," tahan Erik.

"Kalau kamu yakin dia masih ada di sekitar sini, menurut mu dia sedang bersembunyi dimana sekarang?" tanya Erik, menatap Kalyca.

Kalyca terdiam sesaat, sebagai orang yang dulu pernah hidup dan sudah terbiasa di lingkungan istana, ada satu tempat yang cukup terpencil dan tidak ada penjaga nya.

"Gedung arsip tua" jawab Kalyca tenang.

"Kau yakin dia bersembunyi disan,?" tanya Eri, memicingkan mata nya.

"Kalau kita tidak kesana, kita tidak akan tahu," jawab Kalyca, tenang.

Kalyca sangat yakin, Edelyn saat ini sedang bersembunyi, dan dia harap gudang arsip tua itu benar-benar menjadi tempat persembunyian Edelyn, bukan nya apa, tapi sebentar lagi sidang akan di mulai, dan Kalyca tidak suka musuh nya

"Joel, pimpin separuh pasukan untuk menyisir area sayap barat dan lantai bawah tanah. Gale, bawa pasukan sisanya mengepung gedung arsip utara," titah Erik tegas.

"Jangan biarkan Edelyn lolos hidup-hidup dari istana ini, lanjut Erik.

"Baik, Yang Mulia!" seru Joel dan Gale bersamaan.

"Dan kau, tetaplah di dekatku, jangan berkeliaran sendirian," ucap Erik, melirik Kalyca.

"Saya bukan anak kecil yang butuh pengawalan, Grand Duke, jadi, mari kita lihat seberapa jauh Putri Mahkota kesayangan Anda itu bisa bersembunyi," ucap Kalyca tersenyum miring.

Tanpa menunggu jawaban Erik, Kalyca langsung melangkah mendahului pria itu, membuat Erik menggelengkan kepala pelan melihat keberanian tabib misterius itu yang lagi-lagi berani mengabaikan diri nya.

"Dasar gadis keras kepala," gumam Erik, tersenyum kecil.

1
kaylla salsabella
gadis keras kepala itu dulu istri mu duke🤣🤣🤭🤭
Nawi
serius thor cuma 1 up nya🙄
Tiara Bella
gk bakalan bisa lolos km Edelyn.....
Susi Nugroho
Lanjutannya di tunggu
Dessy Rinda
tggin up niihh kak thor😁🙏
Nawi
kenapa cuma 1 up nya thor nanggung
Tiara Bella
thor kurang....
kaylla salsabella
semoga gagal kabur nya
Nawi
cemungut thor lanjut 💪
TT: Jejaktinta14: terimakasih sayangggg 🫶🏻
total 1 replies
kaylla salsabella
sabar bentar lagi... ratu kamu tahu siapa kalyca
Anisa Tanjung
👍👍gas tor
kaylla salsabella
dia bukan lawan mu Joel
kaylla salsabella
seru..... lanjut
Heni Setiyaningsih
tetap sehat dan semangattt
makaci crazy up nya 😍👍
kaylla salsabella
semangat kalyca dan erik
kaylla salsabella
lanjut
Tiara Bella
kompaknya kalyca sm Erik....
Maria Lina
😍😍
Heni Setiyaningsih
/Heart/
Kusii Yaati
oalahhh pantes orang emak kandungnya edelyn ternyata seorang penyihir hitam pantes anaknya kayak Dajjal,...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!