NovelToon NovelToon
Pengantin Tawanan

Pengantin Tawanan

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Duniahiburan / Identitas Tersembunyi / Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu / Romansa
Popularitas:1.4k
Nilai: 5
Nama Author: lee Yana

Menceritakan tentang seorang gadis yang tiba-tiba dijadikan tawanan tepat di hari pernikahannya.

Dia dipaksa dan dibawa oleh sekelompok mafia kejam yang entah darimana asalnya.

Dalam sekejap hari bahagianya berubah menjadi bencana tak terduga yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya. Hal itu membuatnya sangat marah dan mengutuk para penjahat yang sudah membawanya.

Mereka menyeretnya masuk ke dalam dunia kegelapan, dimana semua hal yang berbau negatif menjadi normal dan wajar.

Sampai suatu hari satu persatu kebenaran mulai terungkap, hingga kejadian itu perlahan mengubah keadaan serta sudut pandangnya terhadap dunia.

Akankah gadis itu berhasil pulang dengan selamat dan kembali melanjutkan pernikahannya…???

Atau justru perasaannya berubah seiring berjalannya waktu…???

Nantikan kisah kelanjutannya ya………………….

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lee Yana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perjanjian Dengan Iblis

Puluhan tahun silam adalah masa ketika Rosalina harus membuat keputusan tersulit dalam hidupnya.

Yaitu antara harus bertahan dengan laki-laki yang terus menyakitinya, atau nekat pergi demi menjaga kewarasannya.

Namun pertengkaran hebat antara ia dengan suaminya malam itu membuat Rosalina menyerah.

Setelah berpikir panjang, akihirnya wanita itu memutuskan untuk pergi dari rumah meninggalkan suami dan anaknya.

Rasa sakit atas kekerasan yang dialaminya meninggalkan luka mendalam baik secara fisik maupun mentalnya.

Bertahun-tahun dia rela bertahan demi putri kecilnya, namun hari itu nampaknya Rosalina benar-benar sudah angkat tangan menghadapi sang suami yang tidak pernah berubah.

Dengan berat hati, ia pun nekat pergi sejauh mungkin ke tempat di mana lelaki kejam itu tidak dapat menemukannya.

Rosalina terpaksa pura-pura tuli dengan rengekan Nia yang memohon agar ikut dengan ibunya.

Dia tidak punya arah dan tujuan, ia juga tidak punya uang sepeserpun, wanita itu hanya pergi membawa luka dan air mata di setiap langkahnya.

Ia benar-benar tidak punya harapan dan masa depan, sehingga mustahil baginya untuk membawa Jenia pergi bersamanya.

Dia pikir setelah keluar dari rumah semuanya akan meniadi sedikit lebih mudah. Tapi nyatanya

jalan yang dipilih tidak jauh berbeda dengan sebelumnya.

Wanita itu hanya berpindah dari satu neraka ke neraka lainnya. Hidupnya penuh dengan lika liku yang membuatnya jatuh berulang kali.

Namun hati kecilnya tak mau menyerah. Ada satu nama yang menjadi alasan baginya untuk tetap bertahan.

Dia sudah berjanji pada dirinya sendiri, bahwa suatu saat akan memberikan kehidupan yang layak untuk sang buah hati.

Selama pelarian itu Rosalina mencari pekerjaan dimana-mana, namun tidak ada satupun tempat yang mau menerimanya sebagai karyawan.

Wanita itu lupa kalau dia sedang tinggal di negara yang menjunjung tinggi deskriminasi.

Dimana hampir seluruh tempat yang ia datangi mengajukan persyaratan yang tidak masuk akal,

seperti batas usia, tinggi badan, latar belakang pendidikan, surat pengalaman kerja, berpenampilan menarik, keterampilan spesifik serta masih banyak lagi syarat lainnya yang tidak relevan dengan bidangnya.

Mereka menuntut banyak hal dari para pekerja. namun gaji yang diterima tidak seberapa.

Bahkan untuk posisi seorang asisten rumah tangga saja membutuhkan spesifikasi paras cantik dan berpenampilan yang menarik.

Sementara saat itu Rosalina selalu gagal setiap kali ia melamar keria, lantaran dirinya hanya seorang ibu rumah tangga yang tidak punya pendidikan dan pengalaman kerja.

Meskipun parasnya cantik, namun penampilannya saat itu sangat tidak mendukung.

Sampai suatu hari wanita itu tanpa sengaja bertemu dengan Roy Vedrick kakek Veron, yang merupakan seorang kartel sekaligus tokoh legendaris di dunia malam.

Dengan kekuasaannnya, lelaki itu membawa Rosalina ke sebuah tempat dimana dia bisa diterima dan membuka lembaran baru.

Tuan Roy melihat potensi dan tekad yang kuat dari dalam dirinya. Meski terkesan angkuh dan kejam, namun lelaki itulah yang membukakan banyak jalan dan kesempatan bagi Rosalina.

Di tahun pertama ia ditugaskan untuk menjadi pelayan sekaligus teman untuk putri semata wayangnya, yaitu ibu Veron.

Dari sanalah dia mulai mengenal Veron, seorang anak laki-laki yang dibesarkaan untuk menjadi penerus kakeknya.

Sorot matanya yang tajam selalu menjadi batasan untuk orang-orang di sekitarnya.

Meski berada di rumah sebesar istana, namun hanya ada tiga penghuni inti yang tinggal di dalamnya. Sementara sisanya hanya beberapa pelayan dan pengawal yang siang malam ditugaskan menjaga tempat itu.

Sebagai tokoh legenda yang musuhnya dimana-mana, Tuan Roy sulit menemukan seseorang yang benar-benar bisa dipercaya.

Tapi berbeda dengan Rosalina, bahkan sejak pertama kali menerima gaji, wanita itu menggunakan hampir sebagian uangnya untuk dikirimkan pada adiknya yang merawat Jenia.

Setiap malam ia menangis memeluk foto sang anak yang telah ditinggalkan olehnya.

Dibalik semangatnya, Rosalina sungguh sangat tersiksa dalam kerinduan yang tak terbendung.

Dia ingin sekali menemui Nia, namun Tuan Roy tidak mengizinkan untuk keluar dari tempat itu. Karena siapapun yang sudah masuk ke sana, maka tidak akan bisa keluar dengan mudah tanpa seizinnya.

Peraturan itu membuatnya tidak bisa menepati janjinya untuk segera kembali pada Jenia.

Alhasil Rosalina hanya bisa mengirim uang setiap bulannya tanpa sepengetahuan anaknya.

Dia juga hanya bisa bertukar kabar seminggu sekali lewat telepon sekali pakai yang disediakan oleh Roy Vedrick.

Singkat cerita, kesungguhannya dalam mengambdi pada keluarga mafia itu membuatnya mendapat kepercayaan langsung dari Tuan Roy.

Hingga ia ditugaskan mengelola Fantasia dan berkecimpung langsung di dalamnya. Meski terdengar menggiurkan namun pekeriaan tersebut sangat bertolak belakang dengan hati kecilnya.

Tapi Rosalina tidak punya pilihan lain. Dia sudah terlanjur terjun dalam kegelapan dan langkahnya sudah terlalu jauh untuk kembali.

Tekadnya sudah bulat untuk terus maju, meski dia sadar pekerjaannya bukanlah sesuatu yang pantas di banggakan.

Selama bertahun-tahun wanita itu terus menyembunyikan identitasnya. Dia benar-benar menghilang bak ditelan bumi.

Hari demi hari Rosalina berubah jadi wanita yang luar biasa. baik dari segi penampilan maupun dari segi penghasilan.

Namanya makin besar dan semakin populer dalam dunia malam, hingga ia mampu membangun bisnis pribadi dari hasil tabungannya sendiri.

Dia juga menjadi panutan dan sangat disegani oleh para wanita penghibur yang ada di sana.

Tidak ada yang pernah tahu identitas asli dan dari mana ia berasal. Yang orang-orang tahu dia adalah Ratu Fantasia dengan bayaran termahal serta memiliki pelayanan paling memuaskan bagi para pelanggan.

Namun terlepas dari semua kesuksesannya, tidak ada satupun yang bisa mengobati rasa

rindunya terhadap Jenia.

Wanita itu terhukum rindu selama puluhan tahun lamanya. Dia hanya bisa menanyakan kabar Jenia melalui Maya, sedangkan Nia tidak pernah tahu kalau uang saku yang ia terima dari bibinya selama ini merupakan pemberian dari ibunya sendiri.

Sampai pada suatu hari Rosalina mendapat kabar bahwa putrinya menjalin hubungan dengan salah satu kliennya yang bernama Alex.

Kabar tersebut tentu saja membuatnya benar-benar marah, lantaran dia sangat paham dan mengenal siapa Alex.

Dia tidak terima anaknya dipermainkan, karena ia tahu Alex tidak mungkin tulus mencintanya.

Seburuk apapun seorang ibu, nyatanya tidak ada satupun ibu di dunia ini yang membiarkan anaknya terluka. Apalagi kalau harus terjerumus karena masalah cinta.

Kemarahannya memuncak setelah tahu Alex akan segera menikahi putrinya. Hal itu membuat Rosalina makin khawatir dan terus mencari cara agar bisa membatalkan pernikahan mereka.

Pertama dia berpura-pura ikut campur dan mendukung rencana Alex untuk menguras selurub tabungan Jenia, hingga wanita itu berhasil menggiring Alex agar mau menukar kekasihnya dengan sejumlah uang dari rentenir terbesar yang menjadi langganannya.

Setelah berhasil meyakinkan Alex, barulah mami Oca memohon pada Veron agar lelaki itu bersedia membantu menjalankan rencananya.

Awalnya sang mafia menolak, meski berulang kali dia minta bantuan. Sebab selama ini mereka tidak pernah menjadikan manusia sebagai jaminan.

Karena mereka hanya menggunakan properti dan aset berharga jika sewaktu-waktu orang yang bersangkutan tidak mampu mengembalikan uangnya.

Sampai Wanita itu bersujud dan menangis di hadapan Veron, berharap pemuda itu mau mengabulkan permohonannya.

Dia rela menukar semua yang ia miliki termasuk jiwa dan raganya sekalipun, asalkan Veron bersedia menolongnya.

Mendengar itu akhirnya sang mafia berpikir sejenak sambil mempertimbangkan penawaran mami Oca.

"Baiklah, tapi apa untungnya bagiku jika aku menolongmu...??" ucapaya tak mau rugi.

"Aku berjanji selamanya akan selalu setia dan menuruti semua perintahmu...!!" jawab mami

Oca yang uyaris putus asa.

"Hahaha.... Itu saja tidak cukup...!! Aku perlu sesuatu yang lebih berharga dari sekedar

pengabdianmu...!!"

"Tapi aku tidak punya apapun lagi yang bisa kuberikan padamu. satu-satunya hal berharga yang kumiliki adalah Jenia Dara putri kesayanganku..."

"Kalau begitu serahkan dia padaku...!!”

"Tidaaakk...!! Tidak bisa...!!" pekiknya nampak panik.

"Hahaha, kau menyuruh laki-laki sampah itu untuk meniadikan putrimu sebagai jaminan hutangnya padaku, tapi kau sendiri tidak rela menyerahkan putrimu untuk jadi milikku...??!!" kau pikir aku bodoh hah...?? Kalau begitu lebih baik selamatkan saja putrimu sendiri...!!"

Ucap Veron mulai emosi.

Merasa kesal. Veron pun beranjak pergi dan tidak mau menolong mami Oca.

Namun ketika ia hendak berbalik tiba-tiba wanita itu kembali meraih kakinya.

"Baiklah, kuserahkan Nia padamu..." ucapnya lirih, sementara sang mafia seketika tersenyum

puas penuh kemenangan.

"Deal...??" balas Veron mengajak berjabat tangan.

"Tapi aku mohon jangan sakiti putriku..."

"Kalau itu tergantung bagaimana sikapnya padaku...!!" sahutnya tersenyum licik.

Sementara mami Oca hanya bisa menitikkan air mata saat negosiasinya selesai.

Entah bagaimana Nasib putrinya kelak saat jatuh ke tangan Veron.

Seolah dia seperti berhasil menyelamatkan Nia dari gigitan buaya, tapi membiarkannya di mangsa anjing gila.

Lagi dan lagi untuk yang kedua kalinya wanita itu melakukan perianjian dengan iblis, dimana sang mafia akan selalu menjadi pihak yang paling di untungkan dalam perianjian tersebut.

Dan hari itu adalah hari pertama kalinya bagi Veron turun langsung bersama anggotanya untuk melakukan tugasnya.

Tanpa aba-aba mereka semua datang menghancurkan pesta pernikahan yang akan segera dilangsungkan.

Dengan kacamata hitam dan wajah yang tertutup masker, lelaki itu memandang pengantin wanita yang berusaha memberontak.

Gadis itu menatapnya penuh dendam dan emosi, sementara dibalik penutup wajahnya Veron menatapnya dengan senyum penuh arti.

Begitulah awal mula penyesalan mami Oca atas keputusannya. Dia bukan hanya menjual jiwanya, melainkan ia juga menyerahkan putrinya pada sang mafia.

Malam itu akhirnya dia memberanikan diri untuk mengakui semuanya di hadapan Nia.

"Sekali lagi maafkan ibu nak, ibu telah gagal menjadi seorang ibu yang baik untukmu..."

ucapnya memeluk sang anak.

"Sudahlah Bu, Bibi Maya juga sudah menceritakan semuanya padaku. Jadi mulai sekarang berhentilah menyalahkan diri sendiri..."

"Kukembalikan semua uang itu padamu, aku tidak membutuhkannya, sebab yang kubutuhkan

hanyalah kehadiranmu disisiku..." sambungnya.

Mendengar itu seketika tangis sang ibu kembali pecah untuk yang kesekian kalinya.

"Maafkan ibu nak..... ibu sungguh sangat menyesal meninggalkanmu....."

…………………………………………………………………………………

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!