Alga adalah seorang pria bekerja sebagai nelayan. Ia bekerja untuk mencari ikan setiap hari untuk kuliah istrinya dan makan sehari-hari. Pergi pagi pulang malam agar bisa mendapatkan tangkapan ikan yang banyak. Sayangnya saat istrinya sudah S2 dan menjadi sekretaris, istrinya malah selingkuh dengan CEO tempat ia bekerja dan meninggal Alga dan anaknya.
Istrinya malu mempunyai suami nelayan seperti Alga dan akhirnya meminta cerai lalu menikah dengan pria pilihannya itu.
Hancur hati Alga setelah bercerai dengan istri tercintanya, saat sedang menjaring ikan, Ia tak sengaja jatuhkan kelaut karena Ia masih dalam kesedihan, tapi siapa sangka jika ia mendapat sebuah sistem.
Sistem Nelayan, setiap ia menangkap ikan, menjual ikan, maka ia mendapat hadiah dan poin yang mengubah hidupnya menjadi orang sukses.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon less22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
18
...⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️...
...Happy reading...
...⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️...
Mereka masuk ke dalam taksi, perlahan-perlahan taksi pun melaju menuju ke sebuah tempat.
"Papa, tadi Grisha di marahi oleh Buk Ririn" kata Grisha mengadu pada ayahnya.
"Di marahin kenapa? Apa Grisha melakukan kesalahan?" tanya Alga penuh perhatian.
"Gara-gara Grisha tidak memakai seragam, Buk Ririn juga nggak bolehin Grisha masuk ke kelas dan memarahinya Grisha," kata Grisha dengan wajah cemberut.
"Masa cuma gara-gara nggak pakai seragam aja di marahin?" tanya Alga lembut.
"Nggak tau tuh. Buk Ririn juga menuduh Grisha mencuri baju yang Grisha pakai," kata Grisha lagi membuat Alga terkejut.
"Kok bisa? Kenapa dia melah menuduh Grisha mencuri, ini kan baju punya kita sendiri, bukan barang orang lain," ucap Alga tak mengerti kenapa guru itu seperti itu.
"Kata dia, ini baju mahal, kita orang miskin, mn mungkin sanggup beli baju mahal seperti ini. Dan Buk Ririn nggak boleh teman-teman yang lain berteman dengan Grisha lagi," kata Grisha dengan mata berkaca-kaca dengan wajah sedih.
"Pak, masalah ini nggak boleh di biarkan, masa gurunya begitu?" ucap supir taksi itu merasa iba mendengar cerita Grisha.
Alga terdiam sejenak. "Iyaa saya merasa juga begitu, kita tidak bisa membiarkan seorang guru seperti itu, mereka harus di beri peringatan," kata Alga merasa kesal anaknya di perlakukan dengan kasar.
"Kok ada sih guru kayak gitu? Bukannya mereka yang harus member ilmu yang baik, tapi malah memberi dampak buruk pada siswa," kata supir itu juga merasa kesal.
"Sepertinya dia hanyalah oknum, jika dia benar-benar guru yang berpendidikan, dia pasti akan bekerja profesional," kata Alga menyakinkan itu.
"Terus bagaimana dengan kepala sekolah?" tanya Alga lagi.
"Ibuk kepala sekolah dia sangat baik, dia yang membawa Grisha masuk ke dalam kelas dan berbicara lembut," jawab Grisha dengan polosnya.
"Syukurlah kalau begitu, seperti Papa harus mencari bukti yang kuat agar guru Ririn di beri peringatan. Kamu tenang saja ya, Nak. Papa nggak akan membiarkan kau di perlakuan tidak adil oleh guru," kata Alga bertekad.
Tak lama kemudian, mereka pun sampai di sebuah tempat jual beli motor seken, meskipun begitu, motor yang di tawar masih bagus dan sudah di service.
"Pak, Terima kasih banyak karena telah mengantar saya dan anak saya. Berapa biayanya?" tanya Alga.
"Yang tadi 30.000, di tambah sekarang 20.000, jadinya 50.000 pak," jawab supir itu.
Alga mengeluarkan uang dari saku celananya, uang yang ia ambil dari sistem kemarin dan memberi pecahkan 50 ribu.
Ting!
\[Saldo Anda di kurang 50.000\]
\[Sisa saldo 30.950.000\]
"Terima kasih," ucap supir itu menerima dengan senang hati, lalu ia melihat ke arah Grisha. "Semoga kamu jadi anak sukses," kata supir taksi itu.
...⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️...