hay gays. ini adalah kelanjutan dari cerita pengasuh bayi CEO. jadi sebelum kalian mampir ke sini, alangkah lebih baik nya mampir di karya sebelum nya dulu, agar kalian gak bingung dengan alur cerita nya.
..
mau tau kelanjutannya, yuk mampir..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon deby cahya Karmila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
sadar.
"Sayang, kamu kenapa? Kata ibu kamu kurang enak badan yah,"ucap Erlan.
" Enggak kok mas, aku baik baik saja,"ucap elin
"Kita ke dokter aja yah, takut nya kamu memang lagi sakit,"lirih Erlan.
" Tidak mas, aku tidak mau, aku baik baik saja sumpah,"ucap elin.
" Aku hanya butuh istirahat saja,"ucap elin.
Erlan pun tak mengatakan apapun lagi, pria itu akhirnya mengangguk, membiarkan istirahat beristirahat, setelah itu dia keluar menemui ibu nya.
" Ibu ada yang Erlan pengen bicarakan,"ucap Erlan.
Mira menghentikan aktivitas nya, dan segera mengikuti langkah putra nya.
" Ada apa nak,"ucap Mira.
" Ibu, ini menyangkut masa depan Dela,"ucap Erlan.
" Dela?, ada apa nak?,"ucap Mira
" Ibu kenal kan teman ku yang pernah ke sini dan mencari ku"ucap Erlan.
Mira mengangguk.
" Dia menyukai Dela ibu, aku ingin minta tolong pada ibu, untuk membujuk Dela juga untuk menerima nya suatu saat nanti, dia pria yang baik, aku yakin pasti dia bisa membahagiakan Dela, tapi sebelum dia mendekati Dela aku menyuruh nya untuk memberitahu kan semua keluarga nya ada tentang Dela, "ucap Erlan lagi.
" Itu pasti nak, ibu akan mendekat kan mereka, ibu akan menyatu kan mereka," ucap Mira.
"Dela juga berhak bahagia dengan pria yang tepat,ucap Mira lagi.
"Ibu benar, maka dari itu aku ingin meminta bantuan ibu untuk mendekatkan mereka,"ucap Erlan.
Lagi lagi Mira mengangguk," ibu pasti akan melakukan nya.
Setelah mengatakan itu, Erlan pun berlalu dari hadapan ibu nya, dan kembali masuk ke dalam kamar yang di mana istri nya berada
....
" sayang, kapan kamu membuka mata mu, aku benar benar merindukan mata indah dan suara lembut mu itu,"lirih Erik.
" Anita terus saja mencari mu, apa kau tidak merindukan putri kita hah,"ucap Erik.
" Apa kau tau, putra kita juga tumbuh dengan baik,dia sekarang sudah seperti bayi normal pada umumnya, walaupun badan nya masih sangat kecil, karena belum mendapatkan Asi dari mu,"ucap Erik.
Erik menitihkan air mata nya dan mencium tangan istrinya, air mata nya jatuh membasahi jari jari istri nya.
Tanpa Erik Sadari, jari itu bergerak..
" yasudah aku pamit dulu yah sayang, aku ada meeting di kantor, kalau sudah selesai aku akan kembali menemui mu,"ucap Erik, dan berlalu dari sana.
sebelum masuk ke dalam mobil nya, pria itu mengambil ponselnya dan mematikan nya, rapat kali ini sangat lah penting sehingga dia tak bisa di ganggu.
Setelah kepergian Erik seorang suster pun masuk untuk mengecek kondisi Tiara.
Betapa terkejutnya suster itu mendapati Tiara yang sudah membuka mata nya.
" dokter, pasien sudah sadar,"teriak sang suster.
Beberapa perawat dan dokter pun berlarian masuk ke dalam kamar Tiara.
" Apa anda bisa mendengar saya,"ucap sang dokter.
Tiara mengangguk.
Dokter tersenyum dan kembali mengecek kondisi pasien," Alhamdulillah, pasien sudah sadar dari masa koma nya, kita harus menghubungi keluarga nya,"ucap sang dokter.
...
" kenapa Dokter kak Tiara menghubungi ku,"batin Erlan.
" halo maaf mengganggu tuan, saya ingin menyampaikan kabar bahagia ini,"ucap dokter itu.
" Kabar apa dok,"ucap Erlan.
"Pasien sudah sadar, kebetulan Saya menghubungi suami nya tapi nomor nya tidak aktif, akhirnya saya menghubungi Anda tuan,"ucap dokter itu.
" Baiklah dokter,saya akan ke sana bersama keluarga saya,"ucap Erlan.
Coba lah lebih hati-hati dalam menulis.
Nama orang harus di awali huruf kapital.
Setelah dialog harus diberi jarak, agar huruf dan tanda baca tidak berhimpitan.
Penulis juga harus mau menerima kritikan, bukan melulu soal pujian.
Apa kabar dengan author level rendah tapi tulisannya rapi, tidak pernah dilirik pembaca hanya karena karyanya tidak pernah dipromosikan oleh platform?
Kurangi typo. Lelah, ngantuk, buntu ide? Itu bukan alasan untuk anda membenarkan penulisan yang salah di novel anda Author platinum yang nulis asal up.