NovelToon NovelToon
Dilamar Tuan Ibrahim

Dilamar Tuan Ibrahim

Status: tamat
Genre:CEO / Romantis / Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:4.5M
Nilai: 4.8
Nama Author: Pa'tam

Jatuh cinta pandangan pertama bisa saja terjadi.
Dan katanya pacaran setelah menikah sangat indah.
Benarkah?
Simak yuk dan temukan jawabannya disini.

Seperti biasa cerita ini hanya fiktif, jangan dikaitkan dengan dunia nyata, oke!!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pa'tam, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 31

Viora menghentikan anak itu makan makanan sisa yang tinggal sedikit. Yang sudah ditinggal oleh pemiliknya. Karena pelayan belum sempat mengemasi nya.

"Jangan dimakan!" bantah Viora.

Anak itu menoleh, anak perempuan berusia 8 tahun itu pun menghentikan makan nya. Ia berpikir akan dimarahi oleh pemilik warung tersebut.

"Tapi aku lapar kak," ucap anak itu.

Viora tersenyum lalu menarik tangan anak itu pelan. Viora membawa anak itu ketempat mereka duduk.

Ibra yang melihat itu tersenyum manis, "memang tidak salah aku memilihmu, sayang," gumam Ibra.

Viora pun mengajak anak itu duduk dan memesankan makanan untuknya. Anak itu merasa kikuk, karena kondisinya yang kotor dan pakaian yang kumel.

"Dimana rumahmu?" tanya Viora. Anak itu terdiam. Ia yang tadinya menunduk kini mendongak.

"A-aku tidak punya rumah," jawab anak itu kembali menunduk.

Viora merangkul anak itu, anak itu menangis karena masih ada orang baik yang mau menolongnya.

"Bagaimana kalau kita bawa pulang saja?" usul Ibra.

"Pendapat ku juga begitu, kalau kita biarkan hidupnya akan terlunta-lunta di jalanan," jawab Viora. Ibra mengangguk.

Pesanan mereka pun tiba, anak itu diminta untuk mencuci tangan terlebih dahulu, kemudian baru boleh makan.

Viora dan Ibra memperhatikan anak itu makan dengan lahap, sepertinya anak itu memang sedang kelaparan. Ibra dan Viora semakin merasa iba melihatnya.

"Kemana orang tuamu?" tanya Viora.

Anak itu menggeleng, dia tidak mengingat kedua orang tuanya. Akibat benturan keras saat ia diculik, membuatnya melupakan separuh ingatan nya dimasa lalu.

Yang ia ingat, ia diculik lalu disiksa. Beruntung anak itu bisa melarikan diri. meskipun masih kecil, tapi anak itu pemberani.

Viora teringat kasus anak hilang setahun yang lalu, tapi sampai sekarang belum ditemukan. Mereka mengira anak itu sudah meninggal.

Video bangkit dari duduknya dan berjalan menuju mobilnya. Beruntung tadi ia membawa laptop nya.

Viora kembali ke meja tempat mereka makan, lalu membuka laptopnya. Viora mengetik keyboard laptop mencari informasi tentang anak hilang tersebut.

Muncul foto anak itu, persis seperti anak yang ada dihadapannya. Hanya saja yang didepan nya terlihat tidak terurus.

"Kita harus mengembalikan anak ini ke orang tuanya," ucap Viora.

"Bagaimana kalau orang tuanya tidak menginginkan nya?" tanya Ibra.

"Tidak mungkin, kedua orang tuanya mati-matian mencari anak itu," jawab Viora.

"Apa motif dari penculikan ini?" tanya Ibra.

"Dendam!" jawab Viora singkat.

"Bagaimana kalau kita hubungi orang tuanya terlebih dahulu?" saran Ibra.

"Hmmm, aku akan menelepon orang tuanya untuk datang kemari," jawab Viora.

Sedangkan anak itu tidak peduli, dia masih tetap makan hingga perutnya kenyang. Viora segera menghubungi orang tua anak itu.

Viora mengirim lokasi mereka, agar kedua orang tuanya bisa datang kemari. Kemudian Viora menyimpan ponselnya kembali.

"Mengapa tidak dari dulu aku menyelidiki nya?" batin Viora.

Ketika itu Viora sibuk dengan usahanya, jadi tidak ada waktu untuk urusan begituan. Viora juga berpikir, kalau polisi pasti bisa menangani kasus ini.

Saat ada yang mengabarkan anak itu sudah meninggal, anehnya kasus itu malah ditutup. Bahkan tidak ada titik terang dan jasad nya juga tidak ditemukan.

Lebih dari satu jam Viora menunggu kedatangan kedua orang tua anak itu. Terlihat mobil mewah terparkir didekat mobil milik Ibra.

Kedua orang itu keluar dari mobil, mereka belum tau tujuan Viora memanggil mereka. Mendengar nona muda keluarga Henderson yang mengundang mereka, tentu saja mereka tidak menolak.

"Maaf Nona, membuat anda menunggu lama," kata Morgan.

Sedangkan istrinya merasa jantungnya berdegup saat mendekati anak itu. Tapi ia belum menyadari kalau anak yang sedang duduk disebelah Viora adalah anak kandung mereka.

"Tidak apa-apa tuan Morgan. Yang penting anda dan istri anda datang," kata Viora.

Morgan melihat pria yang ada didepannya, dan tersenyum. Morgan tentu saja mengenal pria itu.

"Tuan Ibrahim juga ada disini? Suatu kehormatan bagi saya," tanya Morgan.

"Saya menemani istri saya, tuan Morgan," jawab Ibra.

"Is-istri?" tanya Morgan. Morgan terkejut, begitu juga dengan Mega. Karena mereka tidak tau kalau keduanya sudah menikah.

"Kalau boleh tau, apa tujuan anda mengundang kami kemari, nona?" tanya Mega to the point.

"Ingin membahas tentang anak tuan dan nyonya yang hilang," jawab Viora.

Deg...

Keduanya saling pandang dengan perasaan berkecamuk. Sudah lama mereka tidak mendengar dan membahas anak mereka yang hilang itu.

Mereka sudah ikhlas kalau memang itu kehendak Tuhan. Mereka juga sedang memprogram tentang kehamilan.

Mega sulit untuk hamil, dulu saja mereka harus menunggu 2 tahun untuk mendapatkan anak. Bahkan Mega divonis mandul.

Tapi kuasa Tuhan siapa yang tau? Dalam keputusasaan mereka, Tuhan ternyata menitipkan janin di rahim Mega. Mereka sangat bahagia ketika itu.

Tapi kejadian demi kejadian selalu menimpa keduanya. Beruntung kandungan Mega kuat, sehingga bayi itu terlahir dengan selamat.

Dan sejak bayi itu terlahir, kejadian demi kejadian masih terus berlanjut. Hingga terakhir anak mereka dikabarkan hilang lalu meninggal.

"Kami sudah ikhlas dengan kepergiannya," ucap Morgan. Sang istri sudah menangis dipelukan Morgan.

"Justru itu yang kami beritahukan, tuan Morgan," kata Ibra.

"Nyonya mengenal anak ini?" tanya Viora.

Mega seketika menoleh, karena anak itu tertunduk jadi wajahnya tidak terlihat jelas. Ditambah lagi keadaan nya yang kotor dan kumel.

Anak itu mendongak, Mega dan Morgan terkejut. Anak yang mereka kira sudah meninggal ternyata ada didepannya.

"Me-gan," Mega tidak kuasa menahan airmata nya.

Ia langsung memeluk putrinya itu. Begitu juga dengan Morgan, anak yang selama ini mereka harap-harapkan ternyata masih hidup.

"Ini benar kamu, Nak? Mama tidak mimpi, kan?" Mega terus saja menangis.

Pertemuan orang tua dan anak itu membuat hati Viora merasa teriris. Ia juga tidak bisa menahan airmata nya. Ibra dengan dengan cepat merangkul istrinya itu.

"Tuan, nyonya, sebaiknya periksakan anak tuan kerumah sakit. Mungkin saja ia mengalami trauma," kata Ibra.

Mega dan Morgan mengangguk, keduanya tidak bisa berkata apa-apa lagi. Keduanya larut dalam kesedihan juga kebahagiaan bergabung menjadi satu.

"Terima kasih," ucap Morgan.

Selama ini Morgan jarang mengucapkan terima kasih. Tapi kali ini ucapan itu lolos dari mulutnya sendiri.

"Jaga dia tuan, jangan biarkan anak ini menjadi korban lagi. Karena pelakunya adalah orang terdekat anda," ucap Viora setelah bisa menguasai dirinya.

"Ma-maksud Nona?" tanya Mega.

"Percaya atau tidak, pelakunya adalah adik anda sendiri," jawab Viora.

Jedaar ....

Bagai petir menyambar saat keduanya mendengar bahwa pelakunya, adalah adiknya yang selama ini ia sayangi. Mega memandang suaminya yang juga sama terkejut.

"Tapi adik ku sangat baik, bahkan dia juga merasa sangat kehilangan saat Megan diculik," kata Mega.

"Benar, bahkan saat mendengar kabar Megan meninggal, dia yang paling terpukul." Morgan menimpali.

"Air tenang jangan dikira tidak ada buaya, nyonya," kata Ibra.

Keduanya terdiam, pepatah itu ada benarnya. Tidak menutup kemungkinan kalau orang terdekat bisa saja berbuat jahat kepada kita.

1
04581
tetap semangat kak dan sehat selalu 💪
irma hidayat
selalu semangat berkarya thor
Alyanceyoumee: Assalamualaikum. Thor permisi, ikut promo ya🙏.

Kaka, Jika ada waktu luang, boleh coba baca karya ku yang berjudul "PARTING SMILE" ya, siapa tau Kaka suka.

Berkisah tentang penyanyi religi yang terjerat pernikahan kontrak dan cinta masa lalunya yang sangat rumit. Ditambah dia tipe yang gengsian dan menyebalkan, hiih dah lah.

di tunggu ya ☺️🙏
total 1 replies
Karo Karo
🫰🏻🫰🏻🫰🏻🫰🏻🫰🏻🫰🏻🫰🏻
Muammanatul Khoir
Uuhhh ... Aku BAPER Thorrr🤣
Memyr 67
𝖽𝖺𝗋𝗆𝖾𝗇𝖽𝗋𝖺 𝖽𝖺𝗇 𝖽𝗂𝗏𝖺 𝗆𝗎𝗇𝖼𝗎𝗅 𝖽𝗂 𝗆𝖺𝗇𝖺 𝗅𝖺𝗀𝗂 𝗇𝗂, 𝖽𝗂 𝗇𝗈𝗏𝖾𝗅 𝗁𝖾𝗇𝖽𝖾𝗋𝗌𝗈𝗇 𝖿𝖺𝗆𝗂𝗅𝗒?
Pa'tam: Kalau berkenan bacanya, cerita keluarga Henderson sudah ada 12 series, sampai cicitnya.
total 3 replies
Memyr 67
𝗇𝖺𝗒𝖺𝗋𝖺 𝗂𝗍𝗎 𝖺𝗇𝖺𝗄𝗇𝗒𝖺 𝗌𝗂𝖺𝗉𝖺 𝗒𝖺? 𝖺𝗄𝗎 𝖻𝗂𝗇𝗀𝗎𝗇𝗀. 𝗄𝖾𝖻𝖺𝗇𝗒𝖺𝗄𝖺𝗇 𝗍𝗈𝗄𝗈𝗁𝗇𝗒𝖺 𝗇𝗂
Memyr 67
𝗄𝖺𝗅𝖺𝗎 𝗄𝖺𝗒𝖺 𝖽𝖾𝗇𝗀𝖺𝗇 𝖼𝖺𝗋𝖺 𝗅𝗂𝖼𝗂𝗄 𝗆𝖾𝗆𝖺𝗇𝗀 𝖻𝗈𝖽𝗈𝗁. 𝗍𝗎 𝗃𝗎𝗋𝖺𝗀𝖺𝗇 𝗄𝖺𝗆𝖻𝗂𝗇𝗀, 𝗇𝗀𝗀𝖺𝗄 𝗍𝖺𝗎 𝗌𝗂𝖺𝗉𝖺 𝗀𝗁𝖺𝖿𝗎𝗋, 𝗄𝖾𝗇𝖺𝗉𝖺 𝗃𝗎𝗀𝖺 𝗇𝖺𝗇𝗒𝖺 𝗀𝗁𝖺𝖿𝗎𝗋, 𝗄𝗈𝗄 𝗇𝗀𝗀𝖺𝗄 𝗄𝖾𝗇𝖺𝗅 𝖽𝗂𝖺?
Memyr 67
𝗃𝖺𝗆 6.30 𝗆𝖾𝗇𝗀𝖺𝗃𝖺𝗄 𝗆𝖺𝗄𝖺𝗇 𝗆𝖺𝗅𝖺𝗆?
Memyr 67
𝗌𝖺𝗇𝗍𝗈 𝗇𝗀𝗀𝖺𝗄 𝗌𝖺𝖽𝖺𝗋 𝖽𝗂𝗋𝗂. 𝖻𝗎𝗄𝖺𝗇 𝖽𝗂𝖺 𝗒𝗀 𝗍𝗂𝖽𝖺𝗄 𝗆𝗋𝗇𝗀𝗃𝖺𝖻𝗂𝗌𝗂 𝗉𝗋𝗂𝗇𝖼𝖾 𝗂𝗏𝖺𝗇𝖽𝖾𝗋, 𝗍𝖺𝗉𝗂 𝗉𝗋𝗂𝗇𝖼𝖾 𝗒𝗀 𝖻𝖾𝗋𝗁𝖺𝗌𝗂𝗅 𝗅𝗈𝗅𝗈𝗌 𝗌𝖾𝗐𝖺𝗄𝗍𝗎 𝗆𝖺𝗎 𝖽𝗂𝗁𝖺𝖻𝗂𝗌𝗂.
Memyr 67
𝗌𝖺𝗍𝗎 𝗅𝖺𝗀𝗂 𝖽𝖺𝗋𝗂 𝗄𝖾𝗆𝖻𝖺𝗋 17, k𝖾𝗍𝖾𝗆𝗎 𝗃𝗈𝖽𝗈𝗁
Memyr 67
𝖻𝖾𝗇𝖾𝗋 𝗄𝖺𝗇? 𝗌𝖺𝗋𝗍𝗂𝗄𝖺 𝖻𝗈𝖽𝗈𝗁. 𝗒𝗀 𝗄𝖺𝗒𝖺 𝗌𝖺𝗁𝖺𝖻𝖺𝗍𝗇𝗒𝖺, 𝗆𝖺𝗅𝖺𝗁𝖺𝗇 𝗆𝖾𝗇𝖼𝖾𝗅𝖺𝗄𝖺𝗂 𝗌𝖺𝗁𝖺𝖻𝖺𝗍𝗇𝗒𝖺 𝖽𝖺𝗇 𝗆𝖾𝗇𝗀𝗀𝗈𝖽𝖺 𝗌𝗎𝖺𝗆𝗂𝗇𝗒𝖺 𝗒𝗀 𝗄𝖾𝗋𝖾
Memyr 67
𝗌𝖺𝗋𝗍𝗂𝗄𝖺 𝗆𝖾𝗋𝖺𝗌𝖺 𝖽𝗂𝗋𝗂 𝗍𝖾𝗋𝗅𝖺𝗅𝗎 𝗁𝖾𝖻𝖺𝗍, 𝖼𝗎𝗆𝖺 𝗆𝖺𝗆𝗉𝗎 𝗃𝖺𝖽𝗂 𝖺𝗌𝗂𝗌𝗍𝖾𝗇 𝖼𝖾𝗈 𝗌𝖺𝗃𝖺. 𝗆𝖺𝗎 𝗆𝖾𝗇𝗃𝖺𝗍𝗎𝗁𝗄𝖺𝗇 𝗏𝗂𝗈𝗋𝖺? 𝗅𝖺𝗐𝖺𝗇 𝗍𝗎 𝗉𝗎𝗅𝗎𝗁𝖺𝗇 𝗁𝖺𝖼𝗄𝖾𝗋 𝗍𝗈𝗉 𝗄𝗅𝖺𝗇 𝗁𝖾𝗇𝖽𝖾𝗋𝗌𝗈𝗇.
Memyr 67
𝖺𝗋𝗎𝗆𝗂 𝗍𝖾𝗋𝗅𝖺𝗅𝗎 𝗉𝗈𝗅𝗈𝗌. 𝗍𝗂𝖽𝖺𝗄 𝗍𝖺𝗎 𝖽𝗂𝗇𝗂𝗄𝖺𝗁𝗂 𝗁𝖺𝖼𝗄𝖾𝗋 𝗒𝗀 𝖼𝗎𝗆𝖺 𝖻𝗂𝗌𝖺 𝖽𝗂𝗍𝖺𝗇𝖽𝗂𝗇𝗀𝗂 𝗌𝖾𝗉𝗎𝗉𝗎 𝗌𝖾𝗉𝗎𝗉𝗎𝗇𝗒𝖺
Memyr 67
𝗏𝗂𝗈𝗋𝖺 𝗄𝖾 𝗐𝖺𝗋𝗎𝗇𝗀 𝗂𝗄𝖺𝗇 𝖻𝖺𝗄𝖺𝗋 𝗅𝖾𝗀𝖾𝗇𝖽?
Memyr 67
𝗋𝖺𝗓𝗂𝗒𝖺, 𝗉𝗋𝖾𝗆𝗉𝗎𝖺𝗇 𝖻𝗈𝖽𝗈𝗁. 𝗆𝖾𝗇𝗀𝗎𝗌𝗂𝗄 𝗌𝗎𝖺𝗆𝗂 𝗏𝗂𝗈𝗋𝖺, 𝗌𝗂𝖺𝗉 𝗁𝖺𝗇𝖼𝗎𝗋 𝗈𝗅𝖾𝗁 𝗏𝗂𝗈𝗋𝖺 𝖺𝗍𝖺𝗎 𝗄𝗅𝖺𝗇 𝗁𝖾𝗇𝖽𝖾𝗋𝗌𝗈𝗇 𝗒𝗀 𝗅𝖺𝗂𝗇.
Memyr 67
𝗌𝖺𝗇𝗍𝗋𝗂𝗐𝖺𝗍𝗂 𝗄𝖾𝖻𝗅𝗂𝗇𝗀𝖾𝗋, 𝗄𝖾𝗇𝖺𝗉𝖺 𝗃𝗎𝗀𝖺 𝗇𝖺𝗆𝖺𝗇𝗒𝖺 𝗅𝖺𝗂𝗅𝖺? 𝖽𝗂 𝗌𝗂𝗇𝖾𝗍𝗋𝗈𝗇 𝗉𝖾𝗌𝖺𝗇𝗍𝗋𝖾𝗇 𝖽𝖺𝗇 𝗋𝗈𝖼𝗄 𝗇 𝗋𝗈𝗅𝗅, 𝗅𝖺𝗂𝗅𝖺 𝗃𝗎𝗀𝖺 𝗇𝖺𝗆𝖺 𝗌𝖺𝗇𝗍𝗋𝗂𝗐𝖺𝗍𝗂 𝗒𝗀 𝗄𝖾𝖻𝗅𝗂𝗇𝗀𝖾𝗋.
Nafisatun Najah
bisa2nya mempunyai rencana seperti itu, hhh hhh aduhh ngakak😂😂😂😂😂 sampe keram
Nafisatun Najah
hhh hhh ngakak😂😂😂😂😂 nakal banget sihh jailun2
Nafisatun Najah
salah sendiri anda salah dalam mencari lawan, karena lawan anda tidak sepadan dengan anda, makanya jangan coba2 bermain 2 kalau tidak mau dipermain kan kan jadi nya perilaku anda di kembali kan olèh lawan
Nafisatun Najah
kurang ajar hhhhhh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!