Bagaimana hidup Naura yang harus di jodoh kan dengan orang yang sudah mati. selang sehari saat dia meraya kan ulang tahun ke 18.
Naura Isabella adalah seorang murid di SMA Nusa bangsa dengan jalur prestasi.
Di pagi yang mendung itu. Orang tua Naura Tiba tiba menyuruh putri semata wayang mereka untuk tidak ke sekolah.
Dan membawa Naura ke rumah mewah.
Naura yang sudah berdandan cantik layak nya pengantin sangat lah heran. Dia melihat ke kanan dan ke kiri. Banyak orang menangis. Dia bingung kenapa dia malah di dandani seperti seorang pengantin.
Dengan di gandeng oleh kedua orang tua nya. Naura berusaha bersabar dan tidak banyak bertanya.
Orang tua nya menjelas kan jika dia harus ikut karnaval agar bisa mendapat kan uang untuk makan besok. Itu ucapan singkat ke dua orang tua Naura.
Naura tiba di sebuah altar dan sudah ada pendeta di sana. Naura melihat ke sekeliling dan mata Naura terpaku pada mayat pria yang seumuran dengannya dengan wajah yang sangat pucat.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fitria callista, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 33.
Gilang memilih segara pulang untuk sekedar menenangkan diri. Yang sedang diliputi, amarah , rasa kecewa dan juga cemburu yang sangat hebat.
Sementara Ronald sendiri. Bingung Vince sahabat nya. Aron juga sahabat nya. Dia juga tidak bisa menyalah kan Aron begitu saja. Karena jelas semua ini bukan lah salah Aron.
Melihat punggung Aron yang sudah menjauh Sembari menggendong Naura. Ronald pun ber jalan ke arah Vince yang masih saja mematung seperti orang bego!.
"Vince, elo cuman salah paham. Gue gak mau gara gara tuh cewek. Persahabatan kita akan hancur" ucap Ronald sembari menepuk pundak sahabat nya.
"Persahabatan kita memang sudah hancur. Karena sebuah penghianatan" ucap Vince dengan suara dingin dan tegas. Terlihat tangan Vince mengepal. Menahan amarah yang memang sudah sangat meninggi. Harus nya Aron sadar diri. Dan jika memang selama ini menganggap Vince sebagai sahabat nya. Seharus nya tidak berani mendekati Naura yang memang notabene adalah incaran Vince sejak dulu.
"Gue mohon jangan begini. Ayok kita susul Naura dan Aron" ajak Ronald yang memang sudah berganti pakaian. Sembari menarik tangan Vince.
Vince menepis kasar tangan Ronald. Dan malah pergi menjauh meninggal kan Ronald. Tapi bukan ke arah Aron. Tepat nya ke arah lain.
Sementara Liam masih terus berjalan mengejar Cherly dengan wajah yang sulit untuk di arti kan.
"Cherly tunggu gue.. ada yang ingin gue bicara kan sama elo." Panggil Liam.
Cherly hanya tersenyum miring saat Liam memanggil nama nya dan malah mengejar diri nya.
'gue yakin elo pasti ngejar gue minta balikan kan' batin Cherly percaya diri masih berjalan dan sok jual mahal.
**
Ronald bingung me milih ke arah Aron atau ke arah Vince. Ke dua sama sama sahabat dari Ronald.
Akhir nya Ronald memilih untuk menenangkan Vince dahulu. Takut jika Vince Sampai berbuat hal nekat.
Vince masuk ke dalam mobil. Dengan sakit hati yang amat sangat memegang dada nya pilu.
Bukan hanya sebuah obsesi ingin memiliki Naura. Tapi memang Naura lah cinta pertama dari seorang laki laki ber nama Vince. Padahal saat SMP Vince tidak ber beda jauh dari Aron. Plat boy kelas kakap. Cuman Vince gaya pacaran Vince dan Aron sungguh sangat ber beda. Aron gaya bebas. Vince pacaran biasa.
Tampan
Kaya raya
Royal
Pintar
Mulut mudah merayu kaum hawa.
Apalagi yang kurang dari seorang anak laki laki yang bernama Vince Marvin foster. Dia juga anak tunggal penerus keluarga Foster.
Jika ada yang tanya kenapa orang kaya raya rata rata anak cuman 1. Karena akan menjadi pelik dalam pembagian warisan. Di kehidupan nyata sama. rata rata anak kandung cuman 1 lain nya anak angkat. Author udah observasi dan meneliti . Ha ha ha.
Tapi sejak masuk di SMA Nusa Bangsa. Dia melihat seorang anak murid perempuan yang sungguh berbeda dari perempuan perempuan yang pernah dia kenal.
Naura akan melawan setiap ada orang yang menindas nya. Dia tipe wanita kuat tangguh. Tapi ceria. Dan satu lagi. Tidak gampangan.
Setiap hari hanya harapan seorang laki laki bernama Vince untuk bisa meluluh kan hati Naura. Dengan cara kasar, baik, kadang sebagai penguntit. Selalu Vince lakukan. Tapi Naura memang terlalu tinggi untuk siapa pun menggapai nya.
Tapi hari ini. Hari yang paling sakit bagi Vince. Sahabat nya sendiri malah menusuk nya dari belakang.
Bukan masalah Aron menyelamat kan Naura. Masalah nya adalah Aron mencium Naura dengan sebuah perasaan. Bukan pure menolong. Itu lah yang membuat hati Vince sangat sakit.
Dan membuat Diri nya sadar persahabatan itu tidak nyata.
Tok
Tok
Tok
Ronald dengan wajah khawatir mengetuk kaca mobil milik Vince.
Dia juga melihat kalau Aron melakukan dengan Naura bukan pure menolong. Tapi ada sebuah perasaan yang nyata. Apalagi dengan terang terangan Aron malah melumat bibir mungil Naura yang dalam keadaan belum sadar.
Ceklek
Tok
Tok
Tok
Ronald melihat sahabat nya yang tidak ber geming pun tetap mengetuk kaca. Karena dia tadi mencoba membuka pintu mobil. Tapi pintu mobil di kunci dari dalam.
Akhir nya Vince membuka kaca mobil nya.
"Apa?" Ucap Vince dingin. Dia menormalkan wajah nya. Yang tadi ada setetes air mata yang ada di pelupuk mata nya. Vince juga manusia biasa yang tetap bisa menangis dalam keadaan sakit hati. Dia mengusap kasar air mata itu.
"Gue mohon sama elo. Jangan salah paham ... ayok kita susul Naura sama Aron" ucap Ronald selembut mungkin. Persahabatan dari SMP bagai kan kepompong. Tentu Ronald tidak mau jika harus bubar hanya karena masalah perempuan.
"Elo susul aja sendiri!. Gua mau pulang" ucap Vince dingin dan ingin menghidupkan mesin mobil nya.
"Apa elo gak kasihan. Kalau burung si Aron itu menggigil membeku. Karena dia tidak bisa ninggalin Naura sendirian di UKS. Dia masih Makai baju renang loh sampai sekarang!" Ucap Ronald sarkas. Ber tujuan agar membuat mood Vince menjadi baik.
Bugh
Malah mendapat pukulan dari Vince. Vince mematikan mesin mobil Dan buru buru Vince keluar dari mobil.
Meninggal kan Ronald yang masih mematung di samping mobil Vince. Sembari memegang pipi nya yang habis kena bogem mentah
Walau pun pukulan Vince tidak keras dan tidak menyebab kan lebam. Tetap lah itu terasa sakit.
Vince berlari dan bertanya ke pada petugas dimana UKS berada.
Karena ucapan Ronald yang bilang soal burung Aron menggigil. Vince takut kalau Naura di apa apain oleh Vince. Apalagi Naura yang dalam keadaan Basah kuyup. Tentu Aron tidak akan mungkin tidak bernafsu dengan lekuk tubuh Naura yang tercetak jelas saat tubuh nya basah. Karena gaya pacaran Aron yang seperti orang barat. Dengan asal celub sana sini walau pun belum menikah.
Deg
Deg
Deg
Vince merutuki kebodohan nya. Karena malah membuat kan Naura bersama dengan singa yang kelaparan.
Harus nya dia datang menyusul Naura dan Aron. Bukan malah meninggal kan mereka ber duaan. Buka nya setelah mendapat pertolongan medis dari beberapa perawat yang ber jaga di UKS. Tentu para perawat akan meninggal kan Naura dan Aron sendiri, setelah perawat itu melakukan tugas nya.
Vince sampai di UKS yang di maksud. Ada 10 ruang UKS yang Ter tutup pintu rapat.
"Mbak dimana ruang milik Naura Isabella?" Tanya Aron ke depan meja perawat dengan wajah khawatir.
"Di ruang no 5 ujung belakang ya mas tampan" ucap suster perawat dengan nada centil. Yang membuat bulu kuduk Vince berdiri.
"Makasih" ucap Vince dengan nada takut. Tepat nya bukan ketakutan yang gimana. Alias jijik.
"Mas mas minta nomor hp nya dong. Sapa tau kadang kesepian" ucap perawat itu sembari memegang pergelangan tangan Vince.
"Dih ogah" Vince melepas kan tangan perawat dari tangan nya dengan kasar. Dan langsung lari ter birit birit menuju dimana ruangan Naura berada.
Brakkkkkk
Pintu Vince buka dengan satu gebrakan.
Deg
Deg
Deg
Vince menganga dengan sebuah pandangan yang ada di depan mata nya.
Bugh
"Keluar bodoh!" Ucap Naura kesal dengan nada marah sembari melempar bantal ke arah Vince. Vince pun buru buru menutup pintu ruang UKS Naura. Berdiri di balik pintu ruang UKS no 5 Seraya menenangkan degup jantung yang tidak aman.
"Hosh hosh sialan Luh! Main tinggal aja. Mana perawat nya serem lagi. " Ucap Ronald enteng dan ingin membuka pintu ruang UKS Naura.