NovelToon NovelToon
Mantan Jadi Mertua

Mantan Jadi Mertua

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Cintapertama / Cintamanis / Patahhati / Nikahmuda / Balas Dendam / Mafia / Menantu Pria/matrilokal / Dosen
Popularitas:359.4k
Nilai: 5
Nama Author: IPAK MUNTHE

Terima kasih mantan sudah melahirkan jodoh ku.

Geli-geli sedap, rasa asam, asin, pahit jadi satu.

Apa jadinya jika kamu jatuh hati pada mantan kekasih Mama mu?

"Ingat Vano kau sudah pernah merebut miliki, dan kali ini aku bukan merebut milik mu. Tetapi aku meminta anak mu, wanita yang aku cintai sebagai pendamping hidup ku!" Papar Firman.

Zie terperangah ketika mendengar kenyataan besar.

"Firman mantan kekasih Bunda?"


Bertahan sulit, di tinggalkan pun sakit, kenapa harus mencintai mantan kekasih wanita yang melahirkan nya?

Dan bahkan hubungan nya sudah sampai di atas ranjang.

"Tinggalkan dia Zie!" Titah sang Ayah.

"Anak mu sedang mengandung anak ku!" Tandas Firman.

Degh!

Akankah Zie dan Firman bersatu dalam ikatan pernikahan dan mendapatkan restu dari kedua orang tuanya.

Lantas bagaimana dengan janji yang pernah Ziva ucapkan saat berpisah dari Firman beberapa tahun lalu?

Akankah Firman menangih janji itu.

Catatan : Yang anti 21+ tolong minggir!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon IPAK MUNTHE, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31

"Keluar dari rumah ini karena, kau tidak akan pernah bisa menikahi anak ku!"

Vano mengepalkan kedua tangannya, ingin sekali saat ini menjelma menjadi monster untuk melenyapkan Firman dari dunia yang indah ini agar tidak bisa bertemu lagi dengan putri nya.

"Zivanya, aku ke sini bukan untuk balas dendam, bagiku sudah tidak ada lagi masalah dengan masa lalu kita."

Zivanya membuang pandangannya ke arah lain, apapun penjelasannya tidak mungkin Zie menikah dengan Firman.

Seketika ingatan masa lalu terulang kembali.

Flashback on.

Kini Firman sudah berada di halaman rumah Zivanya dan sedang menunggu Zivanya keluar.

"Sayang maaf lama nunggu," kata Zivanya karena melihat Firman duduk di dalam mobilnya menunggu dirinya.

Dan Ziva langsung masuk, duduk di samping Firman.

"Engga apa-apa loh Yang, demi kamu," kata Firman sambil membelai pipi Zivanya.

"Makasih sayang,"

Cup.

Firman mencium bibir Zivanya sekilas.

"Sama-sama sayang, kita berangkat, ya," kata Firman.

Firman mengemudikan mobilnya dengan kecepatan sedang, sesekali matanya melihat ke sampin di mana ada Zivanya duduk di sampingnya.

"Sayang."

"Apa Yang," jawab Zivanya karena Firman seperti tidak pokus menyetir, tapi ia lebih fokus pada Zivanya yang berada di sampingnya.

"Sini, peluk tangan aku terus kepala kamu tarok di bahu aku," kata Firman sambil menyetir dan pandangannya lurus ke depan.

"Bahaya Yang, kamu lagi nyetir," Zivanya protes.

"Sayang," Firman menarik kepala Zivanya pelan lalu menyenderkan kepala Zivanya di bahunya.

"Sayang, kamu fokus ya, nyetirnya," kata Ziva yang sedang memeluk lengan Firman dan menyenderkan kepalanya.

"Iya sayang."

"Kamu nanti di Kampus harus terus dekat sama aku," sejenak Firman mengusap pucuk kepala Zivanya penuh cinta.

"Kenapa gitu yang," tanya Ziva bingung sambil terus memeluk tangan Firman.

"Aku kan Dosen kamu sekaligus calon suami kamu, jangan lupa itu ya."

Flashback off.

"Ya, ampun ternyata aku lebay banget dulu," Zivanya sangat malu pada dirinya sendiri, bagaimana bisa Zie menikah dengan Firman.

Apakah mungkin? Zivanya memijat pelipisnya bingung harus bersikap setelahnya.

Di satu sisi Firman adalah lelaki baik, penyayang, dan memiliki hati tulus. Sedangkan di sisi lainnya bibir Firman sudah pernah mencium bibirnya, apa mungkin kini malah menjadi menantunya.

Parahnya lagi dulu keduanya saling memanggil 'sayang', sungguh kini semua terasa memalukan.

"Enggak!!!!"

Teriak Zivanya dengan refleks, bahkan tidak sadar karena, terlalu larut dalam lamunan sangat mengerikan.

Bayangkan saat ini tengah menaiki rolling coaster, lalu posisi Zivanya dari atas akan meluncur ke bawah, ektrim dan sangat mengerikan.

"Bunda."

Zie panik melihat Zivanya berteriak dengan tiba-tiba penasaran apa yang tengah dipikirkan oleh Bundanya.

"Sebenarnya ini ada apa, sih? Memangnya salah Zie nikah sama Pak Firman?"

"Salah?!" Seru Vano dan Zivanya bersamaan.

Zie menatap kedua orang tuanya bingung, "Sebenarnya ini ada apa, masalahnya di mana?" Kepala Zie ingin pecah, bahkan bisa mati penasaran karena belum mengerti akan penyebab ketegangan yang sedang terjadi.

"Keluar dari rumah ini, apa yang kau tunggu! Apapun yang sudah kalian lakukan saya tidak perduli, jika ternyata putri ku hamil aku akan menikannya dengan pria lain saja, bahkan aku rela membayar berapapun asal putri ku tidak menikah dengan mu!" Tegas Vano.

"Ayah, jawab ini ada apa?"

"Kau tidak mungkin bersama nya Zie, dia mantan kekasih Bunda mu!" Papar Vano.

Degh!

Jantung Zie berdetak kencang, seketika itu ia jatuh merasa dunia seakan begitu sempit bahkan udara saja sudah tidak lagi berpihak padanya.

Firman adalah mantan kekasih Bundanya, tidak mungkin Zie menikah dengan Firman lantas bagaimana jika nanti hamil tanpa seorang suami.

Kepala Zie benar-benar pusing menampung semuanya, ini sangat di luar dugaan. Jika usia Firman menjadi masalah rasanya masih ada toleransi.

Tidak mungkin Firman menjadi menantu kedua orang tuanya, sejak kapan Manta bisa jadi Menanti, ini lebih horor dari film paling horor yang pernah di tonton oleh Zie.

"Zivanya, cobalah berdamai dengan keadaan, coba terima aku menikahi putri mu."

Zivanya menggeleng, itu mustahil dan sulit untuk bisa di terima.

"Bunda, kepala Zie pusing," Zie langsung terjatuh di lantai.

Dengan cepat Firman berjongkok dan berniat menolong Zie tapi, siapa sangka Vano malah menendang tubuh Firman hingga terpental di lantai.

"Keluar dari sini! Satpam seret bajingan ini dan jangan biarkan dia masuk lagi ke rumah ini!"

Dua orang Satpam datang menarik lengan Firman membawa keluar, sebenarnya tangan Firman gatal ingin menghajar dua satpam sialan tersebut.

Tapi urung di lakukan karena, demi menjaga etika di hadapan calon mertuanya.

Apapun yang terjadi Zie harus menjadi miliknya.

***

Zie mulai tersadar dari pingsannya.

"Jangan pernah berhubungan lagi dengan pria itu!"

Vano langsung memperingati Zie sekali pun baru saja sadar dari pingsannya.

"Vano, sebaiknya jangan terlalu menekan Zie," kata Bilmar.

Bilmar baru saja datang, setelah Anggia menghubungi meminta datang ke rumah Vano dan menceritakan Firman hadir kembali dalam hidup Zivanya sebagai calon menantu.

"Ini karena kau!"

Bilmar pun menjadi sasaran kemarahan Vano, sekalipun tidak bersalah, tapi menurut nya Bilmar harus ikut bertanggung jawab.

"Apa hubungannya dengan ku?" Bilmar menatap Vano dengan sinis.

"Dari kecil kau sudah mengatakan jika Zie kekasih Om Firman dan akhirnya saat dia dewasa itu benar-benar terjadi."

"Jadi, Om Firman yang di maksud Daddy itu Pak Firman?!"

Zie kembali shock, tak menyangka ternyata ini alasan Vano selalu marah saat Bilmar mengajarkan nya menyebut Om Firman adalah kekasihnya.

"Itu hanya kata-kata, Omong kosong," Bilmar mencoba mengelak, sebenarnya hanya asal berbicara saja.

Siapa sangka semua malah menjadi nyata, inilah yang di maksud dengan 'ucapan adalah doa' lalu jika benar artinya seringkali ia sudah berkata demi kian dan semua berubah menjadi nyata.

"Kau sudah lancang menguji Ayah," Vano mendekati putrinya dengan penuh amarah.

Baru kali ini Zie melihat kemarahan yang luar biasa di mata Vano hingga ia sangat ketakutan.

"Kau akan Ayah nikahkan secepatnya, Ayah yang akan mencari lelaki itu, bertanggung jawab atas diri mu yang rendah, kau sangat menghina Ayah mu!"

"Ayah, kita bisa bicarakan ini baik-baik," Zivanya tidak ingin akhirnya Vano kelepasan dan berlaku kasar pada Zie.

Melihat kemarahan Vano sampai di puncaknya.

"Anak ini benar-benar menguji Ayahnya!"

Plak!

Tangan Vano melayang di wajah Zie.

"Yah," Zivanya memegang lengan suaminya agar tidak berlanjut menarik rambut putri nya.

"Vano sudah, kita akan mencari jalan keluarnya," Bilmar menarik Vano pergi, jika terus berlama-lama melihat Zie bisa saja besok putrinya sendiri tak bernyawa lagi.

1
gerakan tambahan🤸🍋🌶️🥒🥕
hellooooo
Triya Abdullah
sudah baca 2x..masih belum up thor. niat bikin cerita gk sie thor
ririnyulistiana
waahhh.... bener2 digantung nih,, sama kak author. kpan nih dilanjutnya 🤔🤔🤔
Fitriyanti Siregar
Luar biasa
Yantisejati
paling belum di apa2in,itu modusnya pak firman
Yantisejati
aduh zie,pak firman panas dingin lho
Yantisejati
zie2 bar2 🤣🤣🤣
Ntwr Tania
kok ndak ada lanjutannya y thor crita ini
Wati Frindiyadi
ngegantungggg.....semoga author di kasih sehat dan inspirasi buat lanjutin novel ini
Wati Frindiyadi
ceritanya tamat apa belom ya ini ??
Yani
Ngak ada kelanjutannya
Lavender twins
ya ampun thor
cerita nya seru banget
tp koq gag ada kelanjutannnya ya???
tolong la thor lanjut lagi cerita nya
pleeaseee 🙏🙏🙏
aq memohon ya thor....
penasaran banget soalnya
gmn zie selanjutnya dan gmn alma juga 😭😭😭😭
Lavender twins
mana oma" gesreknya
dan mana aran dan arman
Alya Yuni
Ak bls bca suka membuli orng aku pling bnci cukp ya tdi ingat gk pembulian e taunya ada
Liana Hermawan
ini blm di update lagi ya,kapan di update nya
Tiar 185
ini ko ga ad lnjutan nya sih udh lama bgt ak tunggu tunggu dlnjut nya
ig : linakrl2802
iniii kelanjutan nya dimana ya Thor
violet
menurutku lebih kasian zie, dia nggak tau apa-apa, Krn cinta sepihak dr firman jadi terjebak, membuat kecewa keluarga bahkan hrs menikah dgn orang yg tdk dicintainya.
Tha Ardiansyah
hello thorr.... kemana kah dirimu
Titik Subekti
lama banget up nya thor
kangen lanjutanya thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!