NovelToon NovelToon
Hanya PEMUAS

Hanya PEMUAS

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintapertama / Badboy / Tamat
Popularitas:2.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: HaruMini

21+ sesuai rate!
Menjadi partner di atas ranjang untuk Alberto selama setahun.
Membuat Nessa, wanita cantik yang sejak awal hanya membutuhkan imbalan setelah melayaninya.
Kini memiliki perasaan lebih dari hanya sekedar pemuas untuk Alberto, sang cassanova yang tidak mengenal cinta.

Apalagi Alberto adalah pria yang sudah memberikan tempat tinggal, dan menolongnya dari kekerasan yang di alaminya setahun lalu, saat Nessa masih menjadi kupu-kupu malam.

Akankah Nessa bisa mendapatkan cinta Alberto? Atau sebaliknya, mengingat lagi siapa Alberto.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon HaruMini, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Manusia Normal

Nisa menghadang Juli yang baru saja keluar dari kamar sambil meraih tangannya dan menaruh dua gepok uang ratusan ribu di telapak tangan Juli.

"Jangan pernah temui Kevin lagi, jika kamu masih nekad, jangan salahkan aku yang akan melukaimu, kamu paham!" tegas Nisa, namun hanya di balas dengan senyum oleh Juli, dan memasukan uang yang berada di tangannya ke dalam tas yang di sampirkan di sisi pundak sebelah kiri.

"Tenang saja, aku tahu Kevin hanya mencintaimu," bohong Juli, dan dengan segera keluar dari rumah Kevin.

"Pergilah yang jauh jallang," ucap Nisa dan menyunggingkan senyum sinis dari sebelah sudut bibirnya setelah kepergian Juli, tanpa berkaca jika dirinya juga layaknya seperti jallang.

Kemudian Nisa melangkahkan kakinya menuju kamar, di mana Kevin masih berada di dalam kamar.

Setelah berada di dalam kamar, Nisa langsung memeluk tubuh Kevin dari belakang.

"Sayang sepertinya, aku akan membelikan rumah untukmu, yang lebih besar dari pada rumah ini," ujar Nisa sambil mengeratkan pelukannya.

Mendengar yang baru saja Nisa katakan, Kevin melepas pelukan Nisa, lalu membalik tubuhnya.

"Apa aku tidak salah dengar sayang?" tanya Kevin sambil mengukir senyum. Senyum kepalsuan yang selalu dirinya tunjukkan pada Nisa.

"Tentu saja tidak, kamu mau beli rumah di daerah mana?"

"Aku ingin beli rumah di daerah selatan ibu kota,"

"Baiklah, aku akan memilih sendiri rumah itu,"

"Sayang, kamu kan sibuk, bagaimana jika aku saja yang memilih sendiri, rumah itu," usul Kevin dan ada niat terselubung di balik ucapannya.

"Baiklah. Nanti uangnya aku transfer,"

"Terima kasih sayang, kamu selalu mengerti apa yang aku mau. Kamu itu yang terbaik," sambung Kevin, tak lupa satu tangannya mencubit hidung Nisa.

"Hanya itu?" tanya Nisa yang sekarang melingkarkan ke dua tangannya ke belakang leher Kevin. "Aku ingin bermain denganmu sayang,"

Kemudian Nisa mendekatkan bibirnya untuk mencium bibir Kevin, dan satu tangannya mulai melepas pakaian yang di kenakan nya.

Tentu saja Kevin tidak menolak, meskipun dirinya tidak mencintai Nisa, tapi dirinya pria normal yang memiliki nafsu, apa lagi melihat tubuh Nisa yang begitu sempurna dan menggoda.

*

*

*

Malam harinya Nisa yang baru kembali ke rumah Al, setelah seharian bersama dengan Kevin. Mengukir senyum, ketika melihat mama Beca sedang duduk di ruang tamu seorang diri padahal sudah larut malam.

"Mama belum tidur?" tanya Nisa yang sudah menghampiri mama mertuanya.

"Belum, mama sedang menunggu kamu pulang Nis,"

"Untuk apa mama menunggu aku, aku selalu pulang kerja larut malam seperti ini," sambung Nisa sambil mengukir senyum.

"Jika kamu pulang selarut ini, kapan kalian akan bercocok tanam, dan menghasilkan cucu untuk mama?"

"Tenang saja Ma, meskipun aku pulang malam, aku masih kuat melayani putra Mama itu, seperti biasa," ujar Nisa yang masih mengukir senyum.

Mendengar apa yang di katakan oleh Nisa, mama Beca menatap ke arah Nisa dengan tatapan tajam.

"Jadi kamu dan Al sudah–"

"Tentu saja sudah Ma, kita berdua manusia normal, di tempatkan di satu ruangan, tentu saja kami melakukan apa yang harusnya di lakukan oleh pengantin baru," sambung Nisa memotong perkataan mama Beca. Dan Nisa tanpa alasan mengatakan itu.

Membuat mama Beca langsung meraih tangan Nisa lalu menggenggam erat telapak tangannya, tak lupa senyum terukir dari ke dua sudut bibirnya.

"Aku kira kalian belum melakukannya,"

"Tentu saja sudah Ma,"

"Baguslah, dan sekarang pergi lah ke kamar, Al sudah berada di dalam kamar sejak tadi, bercocok tanamlah agar mama cepat memiliki cucu,"

"Siap Ma," sambung Nisa yang dengan segera melangkahkan kakinya menuju kamar, meninggalkan mama Beca yang terus mengukir senyum.

Al yang sedang duduk di sofa yang berada di kamarnya dan sedang sibuk dengan laptop yang ada di hadapannya, kini menatap jam dinding yang menunjukkan pukul sebelas malam, saat Nisa baru saja masuk ke dalam kamar dan berjalan menghampiri nya.

"Di mana ponsel milikku?" tanya Nisa namun tidak di hiraukan oleh Al, yang sedang fokus menatap layar laptop di hadapannya. "Apa kamu tuli?"

"Apa kamu sedang berbicara dengan aku?" tanya Al balik tanpa menjawab pertanyaan Nisa.

"Bukan, tapi dengan setan!"

Bersambung........................

1
MAYZATUN 🥰🥰🥰al rizal
🔥🔥🥰
Rifky
terusanya mana
Cindy Olivia
👍
Yuliana Purnomo
eeehh Mantull mm Beca,,gercep
nurul nazmi
bagus
nurul nazmi
papa pack kok bodo banget
Puri Naluritasari14
love sekebon jeruk
Fitria Prayuwati
bgs
Wiek Soen
mampir Thor
anonim
Al malah minta hadiahnya setokonya wkwkwk
anonim
pengakuan cinta Al pada Nessa secara langsung👍🏻👍🏻
anonim
ternyata jodoh Al gadis yg dulu kamu lecehkan....kasihan kamu Nessa...hiiikkkkssss😢
anonim
Nisa yg tidak tahu diri neeehhhh
anonim
tuh papa Zack, sdh dengar langsung pengakuan menantu kesayanganmu
anonim
papa Zack payah he he he
anonim
waahhh akhirnya ketahuan juga anak siapa yg dikandung Nisa
anonim
Al, direkam tidak tuh pengakuan Kevin utk bukti otentiknya ke ortumu
anonim
semoga segera terbongkar keburukan Nisa ya...
anonim
bagus Al...selidiki tuh istrimu yg gak bener
anonim
Nisa pembohong kelas wahit neeehhhh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!