Lyondri Clarissa Atmaja, seorang wanita karier berusia 26 tahun. harus menghadapi kenyataan pahit mendapati perselingkuhan suami yang sangat dicintainya, haruskah pernikahan nya kandas setelah menjalani bahtera rumah tangga selama 3 tahun itu?
ditengah kebimbangan nya sosok laki-laki lain perlahan hadir memaksa masuk ke dalam kehidupannya. sekuat tenaga ia berusaha menghindari laki-laki itu karena dia adalah suami dari teman Lyondri. bagaimana kisah mereka selanjutnya? akankah segala problematika yang dihadapi Lyondri akan melahirkan kebahagiaan nantinya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Enni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Part 31
dering smartphone mengalihkan pandangan Lyondri yang tengah menangis selelpas kepergian Orion ke rumah sakit. hatinya merasa sangat bersalah menyadari keberadaan dirinya sebagai wanita kedua di hidup Risha dan suaminya.
"ya Rish" jawab Lyondri lembut
"Daven masuk rumah sakit Lyon"
"ya ampun kenapa Rish?" Lyondri pura-pura kaget mendengar kabar Daven.
"Daven demam tinggi" ujar Risha lemah
"aku ke sana ya Rish di rumah sakit mana?" a
Lyondri kembali pura-pura tidak tahu
"rumah sakit Ananda Lyon. besok aja ke sini nya. mas Orion sudah dalam perjalanan ke sini kok." ujar Risha lagi
" ya sudah kamu yang sabar ya Rish. besok aku nemenin kamu"
"makasih ya sayang" Risha memutuskan sambungan telfonnya pada Lyondri. Risha sangat baik dan sudah menganggap Lyon sebagai saudaranya, maka tak heran jika Risha selalu menghubungi nya jika terjadi apapun padanya. menyadari itu Lyondri semakin dirundung rasa bersalah.
*****
Lyondri berjalan menghampiri Risha yang tersenyum manis padanya dan mendaratkan pelukan pad Risha. suasana hening dari pertama Lyondri datang. terlihat Orion yang sedang duduk di kursi dekat ranjang sambil mengelus kepala Daven yang terlelap.
"Lyon aku keluar bentar cari sarapan ya, kamu mau sarapan apa?" tanya Risha memecahkan keheningana pagi itu
"aku uda sarapan Rish. aku ikut kamu ya" ucap Lyondri lembut
"nggak usah Lyon. tadi aku mau pergi emang sengaja nunggu kamu dulu gak enak ninggalin mas Orion sendiri makanya nunggu kamu. takut Daven tiba-tiba minta sesuatu dan gak ada yang jagain kalo mas Orion harus pergi" meski berat Lyondri mengiyakan. "mas mau sarapan apa?" tanya Risha yang sudah siap pergi
"bubur ayam aja Rish" ucap Orion
"ya udah aku pergi dulu ya"
Lyondri sengaja membaca majalah yang tergeletak di meja untuk menghilangkan kekakuan. entah mengapa sangat risih berduaan dengan suaminya dalam kondisi seperti ini. berbeda saat mereka berduaan di apartemen. Lyondri tiba-tiba merasa menjadi orang asing.
Lyondri tercekat ketika mendapati Orion mendekatinya dan meraih majalah di tangan Lyondri. Orion meraih tangan Lyondri hinga mau tidak mau Lyondri berdiri dari duduk nya. Orion menarik Lyondri ke dalam dekapannya
"mas kangen sayang"
bisiknya seraya memeluk Lyondri semakin erat
"mas entar Daven liat," Lyondri berusaha melepaskan dekapan suaminya. tapi Orion malah semakin mengeratkan pelukannya
"semalaman mas kefikiran kamu Lyon pasti kamu gelisah tidur tanpa dekapan mas" ucapnya sambil mengecup puncak Lyondri.
"mas apaan si, nemenin anak lagi sakit malah mikirin wanita simpanan" gerutu Lyondri yang membuat Orion sedikit kesal. ia melepaskan dekapannya dan langsung melahap bibir Lyondri tanpa ampun
"kamu istriku, bukan simpanan aku" ucapnya tajam.
Lyondri terdiam dan menunduk kemudian segera duduk di kursi dekat ranjang Daven yang masih menikmati mimpi dalam lelapnya.
Orion ingin menghampiri Lyondri namun
ceklek!
pintu terbuka dan Risha masuk dengan beberapa kantong makanan di tangannya.
"Daven masih belum bangun mas?" Risha sibuk menata makanan yang dibawa nya ke atas piring dan memberikan bubur ayam pada Orion. Risha juga memberikan segelas susu pada suaminya
"belum, mungkin efek obat yang diminum" Orion mulai melahap makanannya
"mas gak apa-apa gak ngantor?" tanya Risha yang juga tengah melahap sarapannya. ia duduk di samping Orion
"iya tadi mas udah telfon Deni bilang gak masuk kantor karna Daven sakit" jawab Orion.
Lyondri dengan cekatan mengambilkan air putih ketika Orion sedikit tersedak."makasih" ucap Orion di sela batuknya.
interaksi sepasang suami istri itu tak luput dari tatapan Lyondri. Lyondri merasa sedih atas keberadaannya sebagai benalu di tengah keluarga yang harmonis ini.