NovelToon NovelToon
TRANSMIGRASI CEIRA: TERJERAT CANDU LIAR EMPAT PENGUASA

TRANSMIGRASI CEIRA: TERJERAT CANDU LIAR EMPAT PENGUASA

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Harem / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:3.9k
Nilai: 5
Nama Author: namice

Status adik angkat tak pernah membuatku aman dari mereka."

​Bertransmigrasi ke tubuh figuran yang diangkat anak oleh keluarga Sterling, Ceira berniat kabur dari alur novel. Namun, jiwa barunya yang tangguh justru memicu obsesi gelap Kaiser dan King Sterling.

Satu tubuh adik angkat, dua raga kembar, dan empat jiwa penguasa yang terobsesi mengunci hidupnya. Lari bukanlah opsi saat jerat liar mereka sudah mengunci mati.

"Mampukah dia lolos dari jerat liar mereka?"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon namice, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Benih Kecemburuan dan Ancaman Tersembunyi

​Hari-hari menjelang keberangkatan Sterling bersaudara ke luar negeri terasa semakin menekan. Di usianya yang baru menginjak 13 tahun, Ceira harus ekstra hati-hati dalam melangkah. Setiap sudut Kediaman Sterling seolah memiliki mata dan telinga yang siap melaporkan gerak-geriknya kepada dua calon penguasa itu.

​Sore itu, Ceira sedang duduk di area gazebo taman belakang mansion. Di atas pangkuannya terdapat sebuah buku sketsa tebal. Menggunakan pensil grafit, jemari Ceira menari dengan lihai di atas kertas, meluapkan emosi dan gambaran emosional dalam bentuk lukisan abstrak yang memukau.

​Ini adalah bentuk terapinya—sekaligus cara Ceira mengasah bakat melukisnya agar kelak bisa dijual secara anonim melalui pasar seni gelap.

​"Bagus sekali lukisanmu, Adik Angkat."

​Suara bernada halus namun dingin mengejutkan Ceira. Ia menoleh dan menemukan Audrey sedang berdiri di tangga gazebo. Gadis 15 tahun itu mengenakan gaun sutra berwarna biru pastel yang sangat anggun. Sebagai tunangan resmi si kembar dari keluarga kaya raya, penampilan Audrey selalu sempurna.

​Namun, tidak ada lagi sorot kepolosan di mata biru Audrey. Yang ada hanyalah tatapan dingin dan kecemburuan yang tertahan.

​"Terima kasih, Kak Audrey," jawab Ceira datar. Ia dengan tenang menutup buku sketsanya, menolak membiarkan orang lain melihat detail karyanya.

​Audrey berjalan mendekat, lalu duduk di kursi ukir di hadapan Ceira. Matanya mengintip buku sketsa di tangan Ceira dengan tatapan meremehkan.

​"Keluarga Sterling selalu menyukai hal-hal yang sempurna, Ceira," ucap Audrey dengan nada suara teratur, namun sarat akan penekanan. "Kamu hanyalah anak dari sahabat almarhumah Nyonya yang diangkat anak karena rasa kasihan. Jangan berpikir karena kamu tinggal di rumah ini, kamu bisa memiliki segalanya."

​Ceira memiringkan kepalanya tipis. Sebagai mantan anak panti asuhan yang kenyang asam garam kehidupan jalanan, sindiran halus seperti ini sama sekali tidak melukai perasaannya.

​"Aku sangat sadar posisi diriku, Kak Audrey," balas Ceira tenang, menatap lurus mata Audrey tanpa gentar sedikit pun. "Aku tahu aku hanya adik angkat di rumah ini."

​"Bagus kalau kamu sadar," potong Audrey cepat, jemarinya mengepal di atas gaunnya. "Karena statusku adalah tunangan resmi Kaiser dan King. Suatu hari nanti, akulah yang akan berdiri di samping mereka sebagai Nyonya Rumah ini. Tapi sikapmu... dan cara mereka menatapmu belakangan ini, sangat menggangguku."

​Ceira hampir saja memutar matanya bosan.

keluarga Sterling yang gila ini bahkan tidak melirikmu sama sekali, Audrey. batin Ceira sinis.

​Di alur novel asli, si kembar memang terobsesi pada Audrey. Tapi ketika Ceira masuk ke dunia novel, Ceira bisa merasakan dengan jelas bahwa radar posesif Kaiser dan King telah berbelok 180 derajat ke arahnya.

Audrey yang menyadari perubahan itu kini perlahan bergeser menjadi antagonis yang terbakar rasa cemburu.

​"Jika Kak Audrey merasa terganggu, Kakak bisa menyampaikannya langsung pada Kak Kaiser dan Kak King," ujar Ceira, memberikan jawaban skakmat yang membuat wajah Audrey seketika memerah padam.

​"Kamu—"

​"Menyampaikan apa pada kami?"

​Suara berat dan dominan mendadak memotong kalimat Audrey.

​Dari balik deretan pohon palem taman, Kaiser Sterling dan King Sterling melangkah mendekati gazebo. Di usia mereka yang menginjak 17 tahun, postur tubuh kedua remaja kembar itu sudah sangat tinggi dan tegap. Kemeja hitam yang membalut tubuh mereka memancarkan kesan berkelas sekaligus berbahaya.

​Audrey seketika berdiri, mengulas senyuman manis terbaiknya. "Kaiser, King... aku hanya sedang mengobrol santai dengan adik angkat kalian."

​Namun, King bahkan tidak melirik Audrey. Mata peraknya berfokus penuh pada Ceira yang duduk terdiam. King melangkah naik ke gazebo, mengambil posisi berdiri tepat di samping tempat duduk Ceira.

​"Pakaianmu terlalu tipis untuk udara sore, Adik Kecil," bisik King dingin. Tanpa meminta izin, King melepaskan jas mewahnya dan menyampirkannya ke bahu mungil Ceira.

​Aroma parfum kayu kasmir dan dominasi dingin khas King langsung menyergap indra penciuman Ceira. Tubuh Ceira seketika kaku, naluri bertahannya membuat bahunya agak merapat. Karakter Lucid di dalam diri King mulai terasa begitu mengintimidasi.

​Sementara itu, Kaiser berjalan mendekati Audrey. Namun bukannya memberikan tatapan hangat pada tunangannya, Kaiser justru menatap Audrey dari atas ke bawah dengan mata hitam pekatnya yang mati rasa—sisi gelap Zero yang begitu mencekam.

​"Mobil keluargamu sudah menunggu di depan, Audrey," ucap Kaiser dengan suara yang sanggup membekukan udara di sekitarnya. "Jangan lagi datang ke mansion ini tanpa undangan dariku."

​Wajah Audrey memucat hebat. Kalimat datar dari Kaiser terasa seperti tamparan keras bagi harga dirinya sebagai tunangan resmi. "Kaiser... aku hanya ingin menyapa kalian sebelum kalian berangkat ke luar negeri besok—"

​"Pergi," potong Kaiser Pendek, mutlak, dan tanpa bantahan.

​Audrey mengatupkan bibirnya rapat-rapat. Dengan mata berkaca-kaca karena rasa malu dan cemburu yang membakar dada, ia melirik tajam ke arah Ceira sejenak sebelum akhirnya berbalik dan berlari pergi meninggalkan area taman.

​Ceira menelan ludah dengan susah payah. Di dalam hatinya, ia tahu Audrey tidak akan tinggal diam. Dendam dan cemburu Audrey pasti akan berkembang selama 7 tahun ke depan.

​"Kenapa kamu membiarkan perempuan itu bicara padamu, Kucing Kecil?" tanya Kaiser, melangkah mendekati Ceira dan berlutut satu kaki di hadapan kursi gadis kecil itu.

​Jemari Kaiser yang dingin menyentuh dagu Ceira, memaksa gadis itu menatap lurus ke dalam matanya.

​"A-aku hanya tidak ingin membuat keributan, Kak Kaiser," jawab Ceira dengan nada suara terhalus yang ia punya. Di hadapan Kaiser yang aura terornya sudah sangat matang, keberanian Ceira selalu luntur seketika.

​King terkekeh dingin dari atas kepala Ceira, tangannya mengusap rambut Ceira dengan ketat. "Besok kami berangkat ke luar negeri untuk memegang kendali perusahaan Kakek. Selama kami tidak ada... jangan berani-berani dekat dengan pria mana pun, Adik Kecil."

​"Bahkan pelatih pribadimu atau teknisi rumah ini," tambah Kaiser dingin, cengkeramannya di dagu Ceira sedikit mengerat. "Jika aku tahu ada pria yang berani menyentuh atau berbicara terlalu dekat padamu... aku akan memastikan orang itu menghilang tanpa jejak dari dunia ini."

​Deg!

​Jantung Ceira berdegup kencang. Peringatan itu bukan sekadar gertakan main-main. Itu adalah janji dari dua predator yang kelak akan menguasai underworld dan takhta bisnis dunia.

​"I-iya, Kak... aku mengerti," bisik Ceira pasrah, menundukkan pandangan matanya demi meredakan gejolak posesif di mata kedua kakak angkatnya.

​Kaiser tersenyum miring, merasa puas melihat kepatuhan gadis kecil itu, lalu melepaskan cengkeramannya. "Bagus. Tetaplah menjadi Putri kecil yang penurut sampai kami kembali."

​Malam harinya, setelah memastikan mansion sepi dan si kembar sibuk berkemas, Ceira berdiri di balik tirai kamarnya, menatap jet pribadi keluarga Sterling yang lepas landas di kejauhan malam.

​Senyuman tipis akhirnya terukir di bibir mungil Ceira. Rasa lega yang luar biasa membuncah di dadanya.

​"Akhirnya... mereka pergi," gumam Ceira seraya mengepalkan tangannya.

​Menurut ingatannya tentang alur novel asli, Kaiser dan King baru akan kembali ke tanah air saat mereka berusia 25 tahun. Itu artinya, Ceira memiliki waktu 7 tahun penuh dari usianya 13 tahun hingga 20 tahun nanti. untuk bergerak bebas!

​"7 tahun," bisik Ceira dengan mata berbinar penuh tekad. "Aku akan menggunakan waktu 7 tahun ini untuk melatih fisikku sampai jago bertarung, menjadi hacker kelas atas, dan menjual lukisanku. Begitu umurku 20 tahun... aku akan menghilang sebelum mereka sempat pulang di umur 25 tahun!"

​Namun, Ceira tidak pernah tahu... takdir di dunia ini telah bergeser total.

1
xuer jinghao
lanjut semangat kak 💪😍
namice: 😘😘😘, siap kak, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku dan juga supportnya 😘😘😘💪🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Irsyad layla
kok jadi penakut sih padahal kemarin berani loh
namice: karena ceira memiliki sisi rapuh kak, nanti akan ada dimana masa lalu Ceira kenapa memiliki alter ego kak😘😘, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku kaj😘😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
xuer jinghao
lanjut semangat kak 💪
namice: 😘😘😘, terimakasih banyak ya kak supportnya dan juga telah membaca novelku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹💪
total 1 replies
°RhaiKen™
gak sabar pengen adegan bucin nya para tuan ni sama Scarlett dong kak 🤭🤭✌️💞💞
namice: 😘😘😘, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Syadza
Aaaa lanjut kam thorrr, semangat moga update nya byk ya😍
xuer jinghao
lanjut semangat kak 😍
xuer jinghao
lanjut semangat kak 😍💪
xuer jinghao: sama'
total 2 replies
Irsyad layla
lagi thor GK cukup 1
namice: 😍😍😘😘😘, sudah aku kirim satu bab lagi kak😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Irsyad layla
up banyak banyak lah thor nggak cukup ini
namice: 😄😄, nanti aku tambahkan satu bab kak.... terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku 😘😘😘🌹🌹🌹
total 1 replies
Restu
kasihan clara😭😭😭
namice: 😄😄, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Restu
lanjut........
namice: 😍😘😘, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Restu
good
namice: 😍😍😘😘😘😘, terimakasih banyak ya kak bintangnya 😘😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 6 replies
Restu
semangat Thor......lanjut
namice: 😘😘😍, terimakasih support dan terimakasih banyak ya kak sudah baca novelku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 3 replies
Restu
mampir thor.jangan setengah jalan thor🙏
aku tunggu👍👍👍👍
semangat......
Restu: sama-sama
total 2 replies
°RhaiKen™
/Scare//Scare/ ngeri nya KLO jdi MC cwe..
gak jdi tuker tempat ma kamu ah..atutt 🤣🤣🤣🤣 jiwa halu ku meronta 😩😩
namice: 🤣🤣🤣, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
°RhaiKen™
Keren abis pokonya...
namice: 😍😘😘🌹 dan ❤️ rose🌹 dan love ❤️ untukmu sekebon juga😘😘😘
total 5 replies
°RhaiKen™
Makin seru ceritanya..🥰🥰
aahhh...gak sabar up lgi..👏👏👏
namice: 😘😘😘... terimakasih banyak ya kak sudah baca novelku 😘😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Adidatur Rizki
kok sama sih ka,
namice: maaf kak salah kirim, sudah aku hapus dan aku ganti🙏🙏, terimakasih banyak ya infonya 🙏🙏🙏
total 1 replies
Syadza
lanjut secepatnya dongs🥰
Semangat
namice: 😍😍, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku.. besok aku update doubel kak..ini novel baru tapi setiap hari nanti aku doubel up.. terimakasih banyak ya kak 😘😘😘😍😍😍
total 1 replies
Feni sang penulis novel
saya izin memberikan komentar ya dan saya izin memberikan bintang 5 kita saling bantu aja ya kak saling mendukung aja karya kita masing-masing
Feni sang penulis novel: terima kasih atas sukanya kak boleh kak di sebarluaskan ke teman-teman dari aplikasi kakak bawa novel saya yang berjudul jalan menuju masa depan tolong promosikan oleh kakak dari novel kakak pun akan dipromosikan oleh saya ke teman-teman saya terima kasih kak assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!