NovelToon NovelToon
Antagonist After Ending

Antagonist After Ending

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi ke Dalam Novel / Putri asli/palsu / Cinta Seiring Waktu / Reinkarnasi / Fantasi Wanita
Popularitas:69.8k
Nilai: 5
Nama Author: KOHAPU

Arabella, putri keluarga kaya yang tidak diakui oleh keluarganya lagi. Tunangannya direbut oleh seorang wanita miskin…

Ketika, wanita miskin itu menikah dengan tunangannya. Dirinya hampir dilecehkan oleh beberapa preman yang dikirim tunangannya.

Terpaku dalam dendam merasa dunia ini tidak adil. Sebuah ingatan tiba-tiba masuk ke dalam kepalanya.

“Ini adalah dunia novel yang sudah mencapai ending? Dan aku adalah antagonisnya…” gumamnya tertawa dalam tangisan.

Seorang antagonis yang tiba-tiba memiliki kesadaran. Dirinya sudah tidak terikat plot lagi, karena cerita telah mencapai ending…

“Aku akan membalas mereka, ini awal dari permainan membalas dendam…”

"Aku akan menjadi senjatamu untuk membalas dendam." Diluar dugaan pria gila yang seharusnya mencintai protagonis mengulurkan tangan untuk membantunya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KOHAPU, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Di Balik Bantal

Arabella sedikit berbisik kepada Xavier, kemudian memberikan kunci kamarnya. 

“Xavier, kamu benar-benar mau mengambil tasku untuk Angel? Sudah aku bilang, semua tasku sudah aku jual. Percuma kamu periksa ke kamarku.” Ucap arabella menitikan air matanya. 

“Arabella, kamu hidup sebagai wanita kaya, memiliki kasih sayang orang tua. Berbeda dengan Angel yang menjalani kehidupan yang keras. Seharusnya kamu lebih mengerti dan paham, lebih mengasihani dan membantunya. Aku benar-benar tidak menyukai sifatmu yang seperti ini.” Xavier menekankan kata-katanya. Seakan-akan tidak terpengaruh dengan adegan tangisan di lantai 1. Pria itu dengan teguh melangkah ke lantai 2. 

Sementara arabella yang berpura-pura menangis, perlahan menghapus air matanya sendiri. 

“Aku tidak menyangka kabur ke rumah Xavier. Tapi Xavier malah marah padaku dan mengatakan aku kekanak-kanakan. Dan aku juga harus memberikan hadiah permintaan maaf pada Angel. Sungguh benar-benar tidak adil. Angel kamu brengsek!” Suara teriakan dari arabella menuding-nuding ke arah Angel.

“Kakak kamu tenang dulu. Kamu tidak lihat ibu sedang menangis? Ibu baru saja kehilangan kalungnya. Kalung berlian yang paling berharga baginya. Kakak malah tidak memiliki simpati sama sekali. Apa Kakak benar-benar anaknya ibu!?” Angel masih memeluk Melda begitu erat. 

“Benar! Kamu itu anak durhaka! Melihat ibumu menangis, bukannya menghibur kamu malah marah-marah sendiri.” Vino bangkit dari sofa tempatnya duduk, wajahnya terlihat masam, menatap penuh rasa benci dan kesal ke arah putrinya. 

“Aku tidak tahu…Aku benar-benar tidak tahu.” Angel mengepalkan tangannya, sembari menunduk. 

Berbagai komentar terlihat melayang, komentar berupa tulisan.

‘Kenapa aku baru sadar tokoh Angel ini terlihat munafik ya?’ 

‘Padahal di awal dia itu terlihat idealis dan baik. Tapi sekarang malah mau menjebak arabella.’

‘Kalungnya diletakkan di bawah bantal. Gawat kalau sampai ketemu dan ketahuan. Bisa-bisa arabella diusir dari rumahnya sendiri.’

Itulah komentar-komentar yang terlihat melayang di udara. Komentar-komentar yang bagaikan bocoran bagi arabella. Dirinya kemudian duduk di sofa single, meraih handphonenya. Mengetikkan sesuatu kemudian mengirimkan pesan kepada Xavier. 

Hingga, sebuah usulan dari Angel terdengar.”Ayah, ibu…Bagaimana kalau kita menggeledah semua kamar saja. Mungkin Ibu menjatuhkannya di suatu tempat. Bisa saja salah satu pelayan di tempat ini mencurinya.” Usulan yang pada akhirnya diucapkan oleh wanita itu juga.

Arabella berusaha keras menahan senyumannya. Wanita ini benar-benar merasa bisa mengalahkannya. 

“Ayah setuju, kalau seluruh rumah digeledah, mungkin kalung itu bisa ditemukan. Kalung itu harganya cukup mahal. Bisa gawat kalau hilang.” Vino menghela nafas kasar. 

Sedangkan Angel mengangkat sebelah alisnya. Perhiasan-perhiasan yang direbut olehnya dari arabella, bahkan nilainya pasti lebih tinggi daripada kalung yang hanya bertahtakan berlian kecil itu.

Tapi kenapa Vino mengatakan bahwa harganya lumayan mahal? 

Tentu saja arabella cukup mengetahuinya. Alasan dari segalanya, ibu dan ayahnya tidak begitu disukai oleh sang kakek. Uang jatah mereka juga tidak banyak, mungkin hanya dari gaji Vino sebagai direktur. Kebutuhan sehari-hari semuanya ditanggung oleh kakeknya. 

Jadi, pendapatan per bulan dari Vino dan Melda. Hanya bergantung dari gaji Vino sebagai direktur, tidak ada investasi lain atau apapun. Karena mereka tidak disayang oleh kakek…

Pada akhirnya, semua orang bangkit. Melangkah menuju kamar pelayan. Satu persatu kamar-kamar itu digeledah, didampingi oleh seorang security. 

Benar-benar tidak menyisakan satu kamar pun. Tapi nihil, kalung itu sama sekali tidak bisa ditemukan. 

Mereka menggeledah menuju lantai 2, saat itulah Angel diam-diam tersenyum. Kamar pertama yang digeledah adalah kamar tamu paling pojok. Tidak ada apapun, kamar milik sang kakek dikunci, tidak ada yang boleh membukanya sama sekali. Itulah peraturannya…jadi tidak diperiksa. 

Hingga pada akhirnya sampai di kamar arabella. Saat itu baru saja Xavier hendak melangkah keluar. 

Ketika pintu mereka buka, Xavier juga terlihat menghela nafas, keluar dari kamar arabella.”Benar-benar tidak ada tas.” Gumamnya memberikan kesan dingin. 

“Sudah aku bilang semua tasnya aku jual. Percuma saja kamu cari, kalau kamu ingin menyenangkan Angel! Jangan pernah kamu menggunakan barang-barangku. Beli sendiri!” Arabella menekankan kata-katanya, bagaikan masih bermusuhan dengan Xavier. 

“Beli sendiri? Kamu itu senang menyiksa Angel. Seharusnya kamu memberikan hadiah padanya. Aku hanya mengembalikanmu pada jalan yang benar.” Xavier menekankan kata-katanya. Sungguh akting yang sempurna. 

“Xavier sebenarnya jangan terlalu membelaku seperti ini. Aku memang dari keluarga tidak mampu, kedua orang tuaku sudah meninggal. Ada Xavier yang selalu membelaku saja aku sudah begitu senang.” Angel tersenyum memegang jemari tangan Xavier, bahkan berusaha bergelayut manja padanya. Untunglah Xavier mendorong kepalanya mencegah Angel.. 

Sementara Xavier menelan ludah, dirinya benar-benar sial. Kenapa makhluk ini malah menempel padanya. 

Beberapa komentar kembali terlihat melayang, komentar-komentar dengan tulisan. 

‘Woi! Kamu sudah menikah! Kalau sebelum menikah meminta pertolongan kepada Xavier seperti ini masih wajar! Tapi sudah menikah dengan Cakra malah memegang-megang tangan suamiku.’

‘Aku adalah fans berat dari Xavier. Aku terharu saat adegan dia mengorbankan segalanya demi Angel. Selalu melindunginya dalam segala situasi. Bahkan mengiris urat nadinya saat mengetahui pernikahan Angel. Tapi Angel sudah menikah dengan Cakra. Wanita ini malah masih menempel pada Xavier ku.’

‘Awalnya aku kira malaikat…ternyata iblis pemikat.’

Komentar-komentar yang kembali membuat arabella berusaha keras untuk tidak tertawa. Ini adalah suasana menegangkan, dirinya sama sekali tidak boleh tertawa. 

“Sekarang adalah saatnya untuk memeriksa kamar Kak arabella. Aku tahu Kak arabella tidak mungkin mencuri.” Angel membuka pintu dengan penuh percaya diri. 

Dirinya hanya tinggal berpura-pura untuk mencari. Membuka laci, bahkan menggeledah ke segala arah. Hingga tempat ketiga yang dicarinya adalah bagian bawah bantal. 

Wanita yang diam-diam tersenyum ketika mengangkat bantal dan melihat…

1
jenny
skak mat!!
jlebb!! sakitnya tuh di sini 🤣
Fa'iqoh Siti Elok
iiih si angel pengen tak tonyor deh
Nur Wahyuni
yaelah si cakra masih bingung aja.. udah jelas2 angel itu setan...
yesi yuniar
kalau udah gk nurut tinggalin saja 🤷‍♀️
Ufiyyyy
sdh bgus cakra mau sm kmu angel, udh g ush kbykn tgkah.. nyesel ntar d injak sna sni....
Dwi Anto
thorr karyamu kok bikin geregetan semua to..
yula
💪💪💪💪💪thor
mimief
gass lah cak
aku juga udah muak Ama si angel yg mamanya tapi kelakuan kyk devil itu🤣🤣
ayo kita angkat koper
dunia ini terlalu luas buat terpaku sama WC umum kyk dia
✨Susanti✨
ini masih 1 petunjuk perselingkuhan, gali lagi lebih banyak bukti
biar sakitnya ga tanggung-tanggung
Nur Wahyuni
makanya jadi cowok jangan bodoh... sekarang udah kejadian baru aja mikir si cakra
ryuka
akhir nya pinter juga kamu cakra
Fa'iqoh Siti Elok
kasian, nyeselkan,
Nur Halida
jangan dulu bercerai karena kamu b3lum memergoki angel main kuda2an bareng julian langsung biara kamu tambah menyesal telah membuang arrabella.. jadi sabar dulu ya cakra sampe kedok istrimu terbongkar semua🤣
yesi yuniar
sadar juga akhirnya...
Aleyya Salsabila
wkwkw bagus cakra, klo sama angel bakal sengsara trus
chataleya
akhirnya mendapatkan hidayah juga si Cakra 🤭
Ufiyyyy
bgus cakra gercep ambil sikap.... 🤭🤭🤭
happy mom's
Sampai lupa alurnya 😩
chataleya
Cakra.. oh Cakra...
ketika cinta dan bodoh berbeda tipis.. setipis tissu yang dibelah 3.. 🤭
yula
💪💪💪💪💪thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!