NovelToon NovelToon
Dibuang Sang Pangeran, Bertahta Di Hati Kaisar

Dibuang Sang Pangeran, Bertahta Di Hati Kaisar

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi / Balas Dendam / Time Travel
Popularitas:24.6k
Nilai: 5
Nama Author: hofi03

Aura Luminar bukan lagi gadis naif yang bisa dibodohi. Bangkit dari kematian akibat pengkhianatan tunangan nya dan selingkuhannya, dia datang dengan jiwa yang baru, membawa dendam untuk menghancurkan orang-orang yang sudah membunuhnya.

Kaisar Zane Caliber, dingin, dominan, dan tidak tersentuh. Pria kejam yang tidak pernah memberi ampun pada musuhnya, gila kerja, dan tidak pernah tertarik dengan wanita mana pun, membuat takhta Permaisuri kosong tanpa pendamping.

Sebuah permainan berbahaya dimulai saat Aura sengaja memancing perhatian sang Kaisar, untuk belas dendam dengan mantan tunangan nya, sang Pangeran yang telah mencampakkan nya.

Akankah Zane tetap berdiri kokoh sebagai penguasa yang tak tersentuh, atau justru terjerat dalam pesona dan perangkap yang diciptakan Aura?

_____________

"Lahirkan keturunan untuk ku, akan kuberikan kekuasaan di bawah kaki mu."~ Kaisar Zane Caliber

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hofi03, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MENYINGKIRKAN SAMPAH

"Anda benar-benar wanita kejam! Pangeran Luis sudah sangat mencintaimu, tapi kamu tega menghancurkan masa depannya hanya karena ego murahanmu!" lanjut Elisabeth, masih sempat-sempat nya Playing victim.

Aura menoleh pelan, menatap tajam ke arah Elisabeth dengan tatapan penuh jijik.

"Mencintaiku? Jangan membuatku tertawa, Nona Elisabeth," ucap Aura dingin.

"Mencintai tapi mendorongku ke danau sampai nyaris mati? Mencintai tapi langsung memamerkan selingkuhan nya? Kalau itu caramu mendefinisikan cinta, simpan saja sendiri sampah itu!" cibir Aura tanpa ampun, membuat Elisabeth langsung terdiam dan menggigit bibirnya erat-erat karena malu.

Baron Kenny Velis dan Baroness Olivia yang melihat situasi sudah benar-benar hancur, perlahan-lahan mulai mundur ke belakang barisan tamu, berniat kabur secara diam-diam agar tidak ikut terseret dalam kejatuhan Luis.

"Mau ke mana kalian, Baron Kenny? Kok buru-buru sekali?" ucap Aura dengan suara nyaring, sengaja menghentikan langkah orang tua Elisabeth tersebut.

Seketika seluruh mata di aula kembali menoleh ke arah keluarga Velis, membuat Baron Kenny dan istrinya membeku di tempat dengan keringat dingin bercucuran.

"Kalian tadi kan yang paling lantang menghina dan menuduhku mencari perhatian? Kenapa sekarang malah pasang muka seperti tikus ketahuan mencuri keju?" lanjut Aura menyindir tajam.

Glek

Baron Kenny menelan ludahnya susah payah, lalu tersenyum kaku sambil membungkuk canggung ke arah Kaisar dan Duke Daren.

"K-kami hanya salah paham, Lady Aura... sungguh, kami tidak berniat..." cicit Baron Kenny ketakutan.

"Salah paham, ya?" potong Duke Daren dengan suara berat yang menggelegar, melangkah maju sambil menatap tajam keluarga Velis.

"Keluarga kalian memang benar-benar benalu yang tidak tahu diuntung! Beraninya kalian menghina putriku di hadapan para bangsawan!" bentak Duke Daren murka.

Kaisar Zane melirik sekilas ke arah keluarga Velis yang sudah gemetar ketakutan, lalu memberikan titahnya dengan nada dingin.

"Nico," panggil sang Kaisar.

"Saya, Yang Mulia!" sahut Nico sigap melangkah maju.

Seret keluarga Velis keluar dari istana, dan cabut status bangsawan mereka mulai malam ini juga!" perintah Kaisar Zane tanpa butuh waktu lama.

"B-baik, Yang Mulia!" jawab Nico, tegas.

"Jangan! Tolong ampunilah kami, Yang Mulia Kaisar" jerit Baroness Olivia histeris saat beberapa pengawal istana langsung mencengkeram lengan suami dan anak gadisnya untuk diseret keluar dari aula.

Elisabeth menangis kencang sambil meronta-ronta saat diseret paksa melewati para tamu undangan yang menatap mereka dengan tatapan jijik dan menghina.

"AURA AKU BERSUMPAH AKAN MEMBALAS PENGHINAAN INI!"

"AKU AKAN MEMBUNUHMU JALANG!"

Teriak Elisabeth, meronta-ronta, seperti orang kesetanan.

Sementara itu, Luis yang melihat kekasih dan pendukungnya diusir dengan tidak hormat, semakin merasa terhina dan emosi, dia bangkit berdiri dengan terhuyung-huyung, lalu nekat merogoh sebuah belati kecil tersembunyi dari balik jubahnya.

"AURA! MATI KAMU!"

Teriak Luis murka sambil menerjang ke arah Aura dengan belati terhunus.

Para tamu undangan sontak menjerit histeris melihat aksi nekat tersebut.

"AAAAAKKKKKKHHHHHHH!"

Jlep

"AAAAKKKKKKHHHH!"

Dengan gerakan gesit, Aura mengelak dan membalikkan keadaan, menusuk perut Luis dengan pisau kecil milik nya.

Darah segar langsung merembes membasahi baju mewah Luis, pria itu membelalakkan matanya tidak percaya, memegangi perutnya yang tertancap pisau kecil milik Aura.

"K-kamu..." bisik Luis terbata-bata, menatap Aura dengan pandangan yang mulai kabur karena rasa sakit yang luar biasa.

Aura mendekatkan wajahnya ke telinga Luis, lalu menyunggingkan senyum miringnya yang sangat dingin.

"Aku sudah pernah mati sekali di tanganmu, Luis, jadi jangan harap kamu bisa menyentuhku untuk yang kedua kalinya," bisik Aura tajam, suaranya halus namun mematikan. "

Aura menarik pisaunya kembali dengan gerakan cepat.

Sret

"AAAAAKKKKKHHHHH!"

Jerit Luis kesakitan, jatuh berlutut sambil memegangi perutnya yang terus mengucurkan darah segar.

Seluruh aula istana mendadak hening seketika, ratusan tamu undangan membeku, tidak ada satu pun yang berani bersuara melihat tindakan nekat dan berani dari putri tunggal Duke Luminar tersebut.

Sementara Luis, pria itu sudah terkapar di lantai, merintih kesakitan sambil mendongak menatap Kaisar Zane dengan sisa-sisa harapan.

"A-Ayah... tolong saya, Ayah..." racau Luis merintih, tangannya yang berlumuran darah terulur lemah ke arah sang Kaisar.

"Gadis ini... dia berniat membunuhku..." lanjut Luis, meringis kesakitan.

Kaisar Zane berdiri tegak di tempatnya, menatap Luis dari atas dengan pandangan yang sangat dingin dan acuh tak acuh, tidak ada raut kepanikan, rasa kasihan, atau bahkan amarah di wajah tegas penguasa kekaisaran itu, bagi Kaisar Zane, Luis hanyalah benalu yang akhirnya menyingkirkan dirinya sendiri.

"Nico," panggil Kaisar Zane dengan suara datar dan berat.

"Saya, Yang Mulia," jawab Nico sigap, melangkah mendekat dan membungkuk hormat.

"Panggil tabib istana agar anak ini tidak mati di aula perayaan," perintah Kaisar Zane dingin, tanpa sedikit pun beralih pandang atau mendekati Luis.

"Setelah lukanya diobati, langsung jebloskan dia ke penjara bawah tanah! Aku tidak mau melihat wajahnya lagi," lanjut sang Kaisar penuh penekanan.

"Baik, Yang Mulia!" jawab Nico tegas, lalu memberi isyarat pada beberapa pengawal untuk membawa Luis pergi.

Beberapa prajurit istana langsung menyeret Luis yang terus merintih kesakitan keluar dari aula pesta. Darah Luis meninggalkan seretan panjang di atas lantai marmer yang mengilap.

"T-tidak... Ayah! Lepaskan aku! Aura, aku tidak akan membiarkanmu bahagia!" teriak Luis histeris, suaranya makin lama makin menjauh hingga akhirnya pintu besar aula kembali tertutup rapat.

Aura dengan tenang mengambil kain sapu tangan milik nya, lalu menyapu noda darah yang menempel di pisau kecilnya sebelum menyimpannya kembali dengan rapi.

Duke Daren yang berdiri di samping Aura langsung memeriksa keadaan putrinya dengan raut wajah khawatir.

"Aura, kamu tidak apa-apa, Nak? Ada yang terluka?" tanya Duke Daren panik, memegang kedua bahu Aura.

Aura merapikan gaunnya yang sedikit berantakan, lalu menyunggingkan senyum tipis pada ayahnya.

"Aku sama sekali tidak apa-apa, Ayah, jangan cemas," jawab Aura tenang.

Sementara itu, Kaisar Zane berjalan kembali menuju singgasananya, pria itu melewati Aura dan Duke Daren begitu saja tanpa mengucapkan sepatah kata pun.

Sikapnya kembali acuh dan dingin, seolah keributan besar yang baru saja terjadi tidak lebih dari sekadar gangguan kecil yang tak berarti.

Kaisar Zane duduk di kursi kebesarannya, menyandarkan punggungnya santai.

"Nico, bersihkan lantai ini," perintah Kaisar Zane singkat, nadanya datar tanpa emosi.

"Dan untuk para tamu, lanjutkan pestanya," lanjut sang Kaisar, lalu menyesap anggurnya tanpa mempedulikan tatapan takjub dan takut dari seluruh bangsawan di dalam aula.

Beberapa pelayan istana dengan cepat berlari membawa kain lap untuk membersihkan genangan darah Luis di lantai aula.

1
Septi Wijaya
nanti kaisar cemburu loh...
Mutiara Nisak
naaahhh,....yg model begitu yg d sukai sm aura,meskipun dirimu pemimpin ,tp... ndak gengsi buat jadi rakyat kecil,sekali2 gpp,apalagi aura d ajak makan d pinggir jln,pasti bkln melongo liat dirimu yg gmn gitu.....😄😄😄
Septi Wijaya
ayo Pepet terus kaisar... sampai dapat 😃😃
mery harwati
Zane ini kopi bwt mu agar kau tidak kelepasan bicara dalam penyamaranmu di depan rakyatmu Zane 🤣💪
mery harwati
Zane siapkan jawaban cerdasmu dalam penyamaran saat Aura menjelek jelekan Kaisar di kios kue di depan rakyatnya sendiri 😀
mery harwati
🤣🤣 ternyata Zane gak kalah ide dengan Aura, coba Zane ajak Aura makan & kalian beradu argumentasi tentang hukum pemerintahan Kaisar Zane karena sang Kaisar kan lagi menyamar jadi Aura bisa jelek²in Kaisar di depannya langsung, berani gak Zane membalas ejekan Aura di depan rakyatnya sendiri, pasti kuatir kebongkar Kaisar Zane 🤣
Mutiara Nisak
kyk nya si aura kean ajian sirep nya sang kaisar,makanya kening nya di curi sm bibir nya kaisar aja g terganggu sama sekali....so sweet pisan sang kaisar....😍😍😍
Septi Wijaya
widdiihhh... kaisar nyamar jd rakyat biasa buat ambil hati Aura yaaa...
effort nya ga main-main loo
🥰🥰🥰
good luck kaisar💪
Tiara Bella
kaisar Zane sampe nyamar jd rakyat biasa demi deket² dngn lady Aura....wkwkkwkw....
Tiara Bella
Aura pules bngt tidurnya....dikecup aja smpe gk bangun....
miss blue 💙💙💙
pepet terus zane 🤣🤣🤣
miss blue 💙💙💙
coba kalo berani kecup tuh jidat pas orangnya bangun 🤣🤣
miss blue 💙💙💙
akhirnya terbongkar juga. kita kira bukti itu mau di tukar sama apa ya yg diminta aura sama zane🤔🤔🤔🤣🤣🤣
miss blue 💙💙💙
kaisar gak akan marah, paling dia ketawa liat kelakuan aura 🤣🤣
Maria Lina
kebelet ya zane kebelet kawan wkwk
guest1053527528
wah..wah .makin seru niih Thor lanjut thor
IG : hofi03_skrniii: stay tuned yaaa bebbb🫶🏻
total 1 replies
mery harwati
Pria tua yang tak tau trik untuk membuat wanita kepala batu jatuh hati🫢
Coba ajak makan, klo jawabannya terserah, brati tambah runyam urusan menahklukan hatinya 😛
IG : hofi03_skrniii: ahahaha 😅
total 1 replies
miss blue 💙💙💙
mantap 👍👍👍🤣🤣🤣
miss blue 💙💙💙
🤣🤣🤣🤣🤣 kamu kayaknya yg bakal nyerah 🤣🤣🤣
miss blue 💙💙💙
umur kaisar berapa kak???
miss blue 💙💙💙: woooaahh siap di panen itu mah 🤣🤣🤣🤣
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!