NovelToon NovelToon
Ekspektasi Dalam Cinta

Ekspektasi Dalam Cinta

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Dunia Masa Depan / Diam-Diam Cinta
Popularitas:136
Nilai: 5
Nama Author: Mega Harsa

Alina Putri Jayashree merupakan seorang anak perempuan yang berasal dari kota Bogor. Saat ini, ia berusia 23 tahun. Ia berhasil mencapai mimpinya untuk memiliki sebuah toko buku.

Bayu Rafardhan adalah seorang anak laki laki berusia 26 tahun ini sangat menyayangi keluarganya. Ayahnya bernama Lukman baru saja meninggal dan sekarang ia tinggal bersama Bunda yang bernama Indri di Jakarta. Sebelumnya, merantau di Bandung karena pekerjaan. Namun, ia memutuskan untuk resign dan mencari pekerjaan di Jakarta agar bisa menjaga dan merawat Bunda.

Siapa sangka, niat Bayu untuk bekerja di Jakarta membuatnya dekat dengan kembali dengan masa lalu tetapi dengan versi yang berbeda. Kisah cinta tak terduga pun terjadi tidak sesuai ekspektasi, inilah yang di alami Bayu dan Alina beserta para sahabatnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mega Harsa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 4

Adzan Dzuhur pun sudah berkumandang, karyawan Vin Books bersiap - siap untuk melaksanakan sholat.

"Yuk, sholat dulu. hmmm, Fara kasih tahu teman teman kita arah ruangannya, ya."

"Oke, Kak Alina. Eh, Kak Alina mau kemana?"

"Aku biasa Ra, lagi ada halangan. Aku yang akan jaga di depan. Nanti kalau udah selesai ajak teman - teman untuk makan siang ya, setelah itu baru lanjut kerja lagi."

"oh, oke, oke."

Alina pun melayani pengunjung yang datang ke Vin Books, sedangkan Far dan yang lainnya bersiap - siap untuk sholat.

Semakin lama, perut Alina semakin terasa sakit. Keringat pun mulai membasahi tubuhnya. Namun, ia berusaha untuk tetap kuat.

"Ra, udah pada lanjut kerja belum?"

"Udah kak."

"Perut kakak sakit banget, kakak pamit pulang duluan ya.

"Eh, kakak pulang Ama siapa. Aku anterin ya?"

"Nggak usah, Dek. Kakak udah pesan taksi online kok, bentar lagi nyampe."

Tidak lama kemudian, taksi yang di pesan oleh Alina pun sudah sampai.

"Nah, itu udah datang. Kakak pulang ya, kalau ada apa - apa kabarin." Kata Alina.

"Siap, Kak. Ayo, Aku anterin kakak ke depan."

Alina pun naik ke dalam Taksi tersebut. "Makasih ya, Ra."

"Sama - sama, Kak." Fara pun melambaikan tangan dan Alina meresponnya.

Waktu sudah menunjukkan pukul 5 sore. Acha, Fara, Bayu dan Kevin bersiap - siap untuk pulang ke rumah. Keluar dari ruang kerja, Acha datang menghampiri Fara di tempat bagian kasir dan ia menanyakan keberadaan Alina. Akhirnya, Fara menjelaskan apa yang terjadi. Tidak lama kemudian, Bayu dan Kevin pun pamit untuk pulang.

Diperjalanan menuju pulang, Bayu terus saja memikirkan kejadian hari ini, ada yang berjalan dengan lancar dan ada pula kekacauan yang terjadi.

"Bay, mikirin apaan sih? Pasti masa lalu ya? Udahlah, Bay."

"Dih, sok tau." Jawab Bayu dengan ketus, namun tetap tersenyum. Lalu ia berkata, "Fokus aja nyetirnya, jangan ugal - ugalan."

"Okeee..."

...----------------...

Alina terbaring lunglai, ia membalut seluruh badannya dengan selimut. Perutnya yang sangat terasa sakit, kini sedang di kompres air hangat. Alina baru saja terbangun dari tidurnya. Ia melirik ke meja sebelah kasur, sudah ada makanan dan juga sebotol obat herbal. "Kalau nggak makan sakit, tapi kalau makan juga sakit, hhmmm...." Gumam Alina.

Alina teringat dengan Vin Books, ia pun terburu - buru mengambil handphone dari tasnya. Betapa leganya perasaan Alina ternyata semua baik - baik saja. Namun, satu notif pesan baru saja masuk

Team Vin Books

Ternyata ada grup yang baru saja dibuat, sebelumnya Alina kira itu adalah ulah Fara, tapi ternyata Bayu.

Fara

Asyik, suka deh!

Bayu

Alhamdulillah

Alina

Haloo, semoga makin sukses dan kompak ya. Semangat semuanya!

Fara

Amiiin

Bayu

Amiiin, ya rabbal 'alamin..

Fara

Kak Kevin sama Kak Ririn nggak ikut nimbrung. Cieee... Kompak, hehehe

Percakapan pun berakhir, Alina bergegas untuk memakan bubur yang sudah disiapkan oleh Ibunya.

"Alina!"

"Iya, Bu. Masuk aja, nggak di kunci kok!"

"Eh, kok baru dimakan buburnya?"

"Iya, nih. Maaf ya Bu, lagi nggak mood banget aku."

"Iya, nggak apa - apa. Ibu ngerti kok."

"Kemarin waktu kamu ke rumah sakit. Katanya di tolongin oleh seseorang ya?"

"hhmmm.... iya... Bu"

"Lah, kok makin lemes gitu, sih. Hehehe, nggak apa apa atuh, kan dia niat nya baik mau nolongin kamu. Kamu bayangin aja nih, ya. Kalau orang itu lama nolongin kamu, kasian juga kan Fara, dia pasti makin panik." Alina pun hanya meresponnya dengan tersenyum tipis.

"Ibu mau ke kamar dulu, ya. Jangan lupa dihabiskan buburnya terus minum obat."

"siap, Bu."

...----------------...

"Kejutan!" ucap kedua wanita itu secara serempak.

"Astaghfirullah. Ih, kalian kok datang ke sini nggak bilang - bilang, sih

"Sengaja, kan kita mau ngasih kejutan."

"Iya betul tuh, kenapa emangnya kak? Yah, Kakak pasti risih ya, ada kita." Kata Fara

"Nggak kok, aku nggak enak aja belum ada persiapan."

"Ih, santai aja kak. Coba lihat, kita party kecil - kecilan malam ini dan pastinya ada makanan kesukaan kakak

"Masyaallah. makasih ya, bestie!"

"Sama sama!" Kata Fara dan Acha, lalu mereka berpelukan.

Di lain tempat, Bayu ternyata nampak bingung dengan perasaannya sendiri. Ada rasa senang karena bertemu kembali dengan Alina. Namun, ia juga tidak tahu harus bersikap seperti apa. Saat ini, Bayu sedang duduk di sofa, lebih tepatnya yaitu di kamar. Ia masih penasaran hal apa yang membuat Alina tiba - tiba pulang, percakapan Fara dan Acha sepintas masih membekas satu kata dipikirannya yaitu sakit. Posisi Bayu sekarang berbeda, bukan sebagai orang asing tapi rekan kerja dan Alina adalah atasannya. Pantaskah dia menanyakan hal pribadi kepada Alina.

"Tanya, jangan, tanya, jangan.... waduh, gimana nih, tanyain nggak ya? Bayu mengacak rambutnya karena frustasi.

Ia terus saja menatap ponsel, yang bergambarkan Alina. Namun, foto itu bukan pertama kalinya ia dapatkan tetapi sudah beberapa tahun yang lalu.

...----------------...

"Cha, aku perhatikan dari semenjak kamu ketemu sama Kevin, kok kayak beda gitu sih."

"Hah, maksudnya gimana?"

"Ekspresi dan sikap kamu itu kayak pengen marah gitu ama Kevin. Udah gitu nih ya, Kevin juga kayak lumayan syok pas ketemu kamu tadi. Ada apa sih?

"Nah, iya. Bener tuh, Kakak pernah ketemu sama Kak Kevin sebelumnya ya atau jangan - jangan Kak Kevin itu...."

"Ih, Fara. Nggak usah macam - macam gitu! Gini ya, wahai para bestie Aku yang sangat imut dan menggemaskan, jadi si Kevin itu sudah merusak hari Aku yang sangat indah dan menyenangkan, huhuhu.... Sedih banget plus malu juga."

"Alamaaak, parah juga ternyata Abang - Abang yang satu itu!" pantesan aja tadi pesan chat aku nggak di respon sama kalian berdua."

"Ya, begitulah. Ra, dia bukan sekedar Abang - Abang sih. Bahkan, sekarang dia jadi rekan kerja kita" Rengek Acha.

"Huhuhu.... betul, Kak Alina haruskah Kakak pecat saja Kak Kevin itu." Kata Fara.

Alina pun hanya terdiam menyaksikan tingkah kedua teman - temannya itu. Lalu ia berkata, "Aku perhatikan, Kevin itu pria yang bertanggung jawab dan baik hati. Salahnya dimana? Apakah kejadiannya bukan di toko Vin Books?"

"Yes, betul. Kejadiannya itu di jalan, saat aku mau berangkat menuju Vin Books. Jadi, Bayu sama Kevin itu berada dalam mobil yang sama, terus si Kevin yang mengendarai mobilnya. Itu orang bawa mobil ugal - ugalan banget, hampir aja Aku ke tabrak.

"Terus gimana, kak?" Kata Fara.

"Aku turun dari mobil, terus negur dia. Saat Aku mau balik lagi masuk mobil, gamis yang aku pake malah ke injak dan Aku hampir saja terjatuh, tapi..."

"Tapi apa?"

"Tapi, di tolongin Kevin, jadi nggak jatuh ke jalan deh."

"Nah, kan. Dia itu baik, cuma kejadian di jalan emang nggak bener juga. Tapi, itu bukan berarti Kevin jahat. Kita masih bisa menegurnya atau juga menasehati. Dia mungkin khawatir telat, makanya terburu - buru.

"hhmmm, iya juga sih."

Karena esok hari masih masuk kerja, Fara dan Acha pun berpamitan untuk pulang. Namun, berbeda dengan Alina yang hanya akan mengontrol seminggu sekali.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!