NovelToon NovelToon
Melintasi Waktu Untuk Membalaskan Dendam

Melintasi Waktu Untuk Membalaskan Dendam

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Sistem / Transmigrasi
Popularitas:15.4k
Nilai: 5
Nama Author: Delia Ata

Pamela Anderson, ketua Mafia yang di hianati oleh adik tiri dan suaminyanya, ia dibunuh dengan keji bersama anak yang dikandungnya.

Tapi anehnya, setelah jasadnya dimakamkan, ia hidup kembali dalam tubuh seorang gadis gemuk bernasib malang.

Gadis itu seperti dirinya, dihianati saudara tiri dan tunangannya. Gadis itu tewas tenggalm disungai, sebab tunangannya lebih memilih menyelamatkan selingkuhannya.

"Beristirahatlah dalam damai Song Aran, aku akan membuat mereka menyesal karena sudah membautmu menderita."

Janji Pamela Anderson setelah ia mendapatkan harta karun berupa liontin giok yang didalamnya terdapat ruang dimensi.

Cerita ini cuma karangan fiksi semata. Lokasinya bukan negara tertentu, cuma khayalan penggabungan saja.

Jika ada yang kurang pas, harap dimaklumi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Delia Ata, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

04

"Kalau begitu kau boleh terus bermimpi, aku perlu istirahat."

Song Aran kelelahan, ia tidak ingin mendengarkan khayalan Zhao Jiao.

Gadis itu belum.tahu saja, jika hari-hari indahnya akan segera berakhir.

Seorang sarjana dengan jabatan tinggi, memangnya segenius apa otak Kang Yance itu..?"

Kang Yance hanya menduduki peringkat terakhir dalam ujian prefektur. Pemuda itu juga sudah gagal ujian akademi dua kali.

Bagaimana bisa orang dengan otak kerdil begitu menjadi pejabat tinggi..?

Entah seberapa banyak bantal yang dibutuhkan Jiao untuk bisa bermimpi seindah itu.

"Sialan, aku masih ingin berbicara denganmu..!"

Zhao Jiao menunjuk wajah Aran, bersiap melempar ucapan pedas. Namun lidahnya mendadak kelu, melihat tatapan dingin menusuk saudara tirinya itu.

"Diam, aku perlu tidur. Jangan sampai aku memberitahu semua orang kalau kau yang mendorongku kesungai dan menenggelamkanku."

Ekspresi Zhao Jiao berubah pias. Ia lalu mendengus, berbalik mengalah diam.

Melihat Zhao Jiao melempem bungkam, Song Aran memfokuskan perhatiannya pada liontin giok. Rahasia apa yang tersembunyi pada benda peninggalan ibunya itu.

Dalam ingatan pemilik asli, ada kilasan tentang liontin giok itu. Song Aran harus meneteskan darah di permukaan, ketika gadis itu berusia tujuh belas tahun.

Ulang tahun Song Aran sudah lewat dua hari, makannya liontin giok itu masih tersegel.

Mungkin karena lupa akibat memikirkan sang tunangan yang amat dicintai berselingkuh, makanya Aran asli mengabaikan benda pusaka tersebut.

Sambil menggenggam liontin giok itu, Aran teringat kata-kata terakhir ibunya. Benda tersebut adalah pusaka keluarga, ia disuruh untuk menjaganya dengan baik.

"Sepertinya dikehidupan ini jauh lebih seru dari pada didunia modern." gumam Aran dalam hati.

Karena saking lelahnya membawa badan yang gemuk, tanpa sadar Aran pun ketiduran. Ketika terbangun, ia merasa jauh lebih segar, sebelum mendengar suara-suara di luar pintu.

Xiao Jian sangat tidak sabaran, ia sendiri yang membawa mak comblang kerumahnya.

Hadiah pertunangan sebesar sepuluh tahil diberikan, sungguh sangat murah hati sekali pemuda itu.

Jumlah yang sangat besar bagi kalangan rakyat jelata yang tinggal didesa seperti mereka.

"Satu tahil perak, kalau zaman modern mungkin sepuluh juta kali ya..? atau lebih..?" suara hati Aran menerka-nerka.

Song Qing Bao sigap mengantongi uang lamaran ditangannya, meninggalkan Zhao Jie tanpa memberi kesempatan wanita itu menyentuhnya.

Tanggal pernikahan juga sudah ditetapkan, tiga hari lagi. Secepat itu, sungguh bersemangat sekali

Xiao Jian mengobrol dengan Song Qing Bao sebentar sebelum pergi.

"Ran'er, ada sesuatu yang ingin kukatakan padamu. Apa kau sudah bangun..?" Song Qing Bao berseru dari ambang pintu kamar yang tertutup rapat.

"Iya kakak...!" balas Aran, membuka pintu.

Zhao Jiao sendiri langsung melesat pergi mencari Kang Yance, begitu Xiao Jian masuk kerumah keluarga Song bersama mak comblang masuk.

Xiao Jian sudah mengirim seseorang untuk melamar, tapi kenapa keluarga Kang belum mengambil langkah apa pun.

Bagaimana mungkin Jiao tidak cemas.

Sekarang hanya Song Aran yang tersisa di kamar berukuran 50 x 50 itu.

Song Qing Bao menguliti raga adik perempuannya. Ia sama sekali tidak terlihat patah hati.

Aura adiknya juga tampak berbeda. Lebih tegas, dewasa, anggun elegant.

Qing Bao tahu bagaimana sang adik begitu terobsesi untuk menyenangkan Kang Yance dan ibu mertuanya, meski tidak ada satu pun yang membuahkan hasil.

Tapi setelah tenggelam kesungai, adiknya dengan tegas meninggalkan Kang Yance, bahkan berani memanfaatkannya.

Jika bukan karena ia begitu mengenal kepribadian adiknya, Qing Bao akan curiga jika Aran telah dirasuki oleh hantu pengembara.

Song Qing Bao amat senang dengan perubahan adiknya, tapi juga sedikit khawatir.

"Apa kau yakin ingin menikah dengan Xiao Jian..? apa Yance sudah tidak ada di hatimu lagi..?"

Song Aran berdecak kesal, menampar lengan kekar Qing Bao.

"Kakak, apa kau meragukanku..? bajingan itu sudah memilih Jiao di saat aku dalam bahaya, jadi untuk apa lagi memikirkannya. Aku selalu bisa menerima perlakuan seburuk apa pun, tapi tidak untuk sebuah penghianatan."

Kilat keji penuh dendam, melintas dikornea Aran kala menyebut penghianatan.

Song Qing Bao menatap adiknya yang begitu bersemangat dengan perasaan puas.

Benar saja, Kang Yance adalah musuh bebuyutan adiknya. Sudah lama sekali Ia tidak melihat Aran tersenyum sebahagia ini.

Song Qing Bao mengusap pucuk kepala sang adik, lalu beralih memegang kedua bahu lebar penuh lemak gadis itu.

"Apa kau sungguh telah memikirkannya..? jika sudah menikah dengan Xiao Jian, kau tidak boleh mengingat pria lain lagi. Kau harus menjalani hidup yang bermartabat."

"Kakak tidak perlu cemas, Xiao Jian pemuda yang baik. Sungguh, aku ingin menikah dengannya, dan akan menjalani hidup bahagia bersamanya."

Song Aran memahami kekhawatiran kakaknya, ia pun menjawab dengan sangat serius.

"Bagus kalau kau berpikir seperti itu." Song Qing Bao kembali mengusap kepala adik perempuannya dengan penuh kasih.

"Ngomong-ngomong, reputasi Xiao Jian sebagai pembawa sial bagi istri-istrinya disebarkan oleh ibunya sendiri. Dia sebenarnya bukan pembawa sial. Kalau tidak, aku mana mungkin membiarkanmu menikah dengannya."

"Hah..?" mulut Song Aran menganga lebar, ia jelas bingung mendengar ucapan kakaknya itu.

Aran coba mengulik tentang Xiao Jian dari ingatan pemilik tubuh asli. Tidak ada yang special, kecuali kebersamaan dimasa kecil hingga remaja yang cuma saling sapa jika bertemu dijalan.

"Bisakah kakak menceritakan semuanya dengan lebih jelas lagi..?"

"Biarkan Xiao Jian sendiri yang mengatakannya padamu."

Song Qing Bao menepuk kepala adiknya, lalu memberikan uang sepuluh tahil "Ini hadiah pertunangannya, simpan baik-baik."

"Kakak, apa aku terlalu egois..?" Song Aran sangat terharu, ia benar-benar memiliki kakak. Diperhatikan, disayangi dan dibela.

Netra lentik Aran memanas, ia akhirnya merasakan memiliki keluarga meski tanpa seorang ibu kandung.

"Ini kompensasi untukmu, terima saja. Meski pun kadang ayah bersikap lembek, ayah sangat menyangi kita. Lagi pula ayah tidak memiliki kemampuan untuk mengusik arwah ibu dengan menyakiti kita." Qing Bao terkekeh.

Song Aran pun ketularan.

"Untuk harta keluarga, aku juga tidak akan membiarkan bajingan Zhao Chang Dong itu menguasainya. Kita masih bisa bernafas lega karena ayah tidak memberi wewenang pada Zhao Jie untuk mengelola semua aset keluarga." ucap Song Qing Bao panjang lebar.

"Kita tidak boleh membiarkan mereka memanfaatkan kita." timpal Aran.

"Benar, kita berdua tidak boleh dimanfaatkan." sahut Qing Bao.

"Setelah menikah nanti, jika ada yang menindasku, aku akan meminta saudaraku untuk membelaku." balas terkekeh Song Aran.

Tanpa Song Qing Bao, Aran bisa mengatasi semua sendiri. Ingat, jiwanya bukan lagi gadis lemah yang menjadi bodoh karena cinta.

Tapi Aran mau memanfaatkan situasi, ingin merasakan keharuan saat meminta perlindungan seorang kakak kemudian dituruti.

"Aku mau mengawasi hadiah pertunangan yang dikirim Kang Yance, aku pasti akan mendapatkannya untukmu."

Song Qing Bao pun pamit.

Song Aran kembali ke kamarnya, menutup rapat semua pintu dan jendela.

Ia gegas mengambil jarum sulam, bersembunyi di bawah selimut lalu menusuk jarinya.

Setetes darah jatuh ke liontin giok.

Liontin giok itu memancarkan cahaya samar, kemudian mengalir ke dahinya.

Pandangan Song Aran kabur, ia melihat sebuah ruang yang berisi satu hektar tanah hitam, sebuah gudang, dan sungai. Semuanya diselimuti lapisan tipis kabut putih.

Melihat pemandangan ini, Aran pun panik. Apa ia tidak bisa keluar..?

Tapi tepat ketika dia memikirkan ini, Aran melihat kamarnya lagi.

Semudah itu ternyata untuk keluar dari ruang saji.

Melihat liontin giok di telapak tangannya, Aran merasa seperti hidup didalam dongeng.

Mengalami time travel, hidup ditubuh gadis belia, sekarang mendapat benda pusaka ajaib, luar biasa. Tuhan begitu baik dan penuh misteri.

Aran kembali memasuki ruang saji itu lagi untuk memastikan jika semua ini nyata.

Ternyata bukan tubuh fisiknya yang memasuki ruang itu, tapi cuma kesadarannya.

Yang lebih menggembirakan adalah setelah diaktifkan, ruang saji itu terikat padanya. Meski tidak ada liontin giok, Aran bisa masuk tanpa takut kehilangannya.

Song Aran mengamati seluruh ruang saji itu.

Tanah hitamnya sangat subur. Aliran sungainya jernih seperti kristal, dan gudangnya amat besar.

Melihat aliran sungai yang jernih, Aran mengambil mangkuk dari samping tempat tidur lalu mengisinya.

Tanpa ragu, Aran gegas meminumnya.

Rasa manis segar nan sejuk, langsung memenuhi kerongkongan.

Setelah beberapa saat, Aran merasa sangat ingin buang air kecil. Bersama dengan itu, lapisan tipis kotoran hitam merembes dari pori-pori kulitnya.

Apa ini yang namanya proses detoks dari racun yang mengendap ditubuhnya..?

1
Fauziah Daud
bagus harus tegas... lanjut
Andira Rahmawati
tambah up nya thorr..msh kurang🙏💪💪
Sribundanya Gifran
lanjut thor
Sribundanya Gifran
lanjut
Ona Sukatendel
thor cerita baru ini menurutku ceritanya kurang nendang, beda dgn 3 novel tetang masak memasak alur ceritanya sangat bagus, yg baru ini aku kurang sreng baca nya. dia trasmigrasi cuma balas dendam. kenapa kg dibuat usaha menjual makan atau pakian gitu. kalo cerita balas dendam udah pasaran thor. klo trasmigrasi jiw ke zaman berhula itu sedikit.
Datu Zahra
Bagus, selalu keren & rapi tatanan bahasanya ❤️
Datu Zahra
mampus, rasakan kau 🥳🥳🥳
Datu Zahra
❤️🫰🤩
miss blue 💙💙💙
anak sombong begitu mau jadi apa pas gede 😤😤😤
Fauziah Daud
makin seru.. trusemangattt
Datu Zahra
pembalasnnya sadis, tapi itu layak buat mereka. keren ada selipankisah didunia modernnya👍
Datu Zahra
Mantap Aran, lawan terus 🥳
Sribundanya Gifran
lanjut
Datu Zahra
Dih Jiao 😡😡😡
Datu Zahra
Qing Bao kocak, pedes mulutnya 🤣🤣🤣
Datu Zahra
😍😍😍😍
Datu Zahra
terjemahan tapi bahasanya rapi, enak dipahami kek karya sendiri..Seru thor, campuran kah ini sama idemu sendiri..?
ShuanZiee
ayooo lanjut kakkkk🙏😍
Miea™
lanjut
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°HI@TUS🇮🇩
emak nya minta ku cekik kaya nya ya😏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!