NovelToon NovelToon
Aturan Main Sang CEO

Aturan Main Sang CEO

Status: tamat
Genre:Obsesi / Identitas Tersembunyi / Pernikahan Kilat / CEO / Office Romance / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:31.7k
Nilai: 5
Nama Author: Ariska Kamisa

Lyra Graceva hanyalah seorang sekretaris teliti yang hidup dalam bayang-bayang trauma ibunya dan status "anak haram". Namun, dunianya runtuh sekaligus bangkit saat bosnya yang obsesif, Sean Nathaniel Elgar, menjeratnya dalam sebuah pernikahan kontrak yang berubah menjadi kepemilikan mutlak. Di balik gairah panas dan sikap posesif Sean, tersembunyi rahasia kelam masa lalu yang melibatkan kedua orang tua mereka. Lyra yang awalnya rapuh, bertransformasi menjadi "Ratu" yang dingin demi membalaskan dendam ibunya dan mengungkap kebenaran tentang asal-usulnya, sementara Sean bersumpah akan menghancurkan siapa pun—termasuk keluarganya sendiri—demi menjaga Lyra tetap di sisinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ariska Kamisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

4. Benih Obsesi

Setelah tinta di atas materai itu mengering, Sean tidak memberikan waktu bagi Lyra untuk sekadar menghela napas lega—atau mengutuk nasibnya. Ia langsung menyambar tubuh mungil wanita itu, menggendongnya kembali ke arah kamar dengan langkah lebar yang posesif. Seakan pergulatan panas semalam—yang seharusnya cukup untuk memuaskan pria mana pun—hanya berfungsi sebagai pembuka selera yang justru membuatnya semakin lapar.

Kini, Sean duduk di tepi ranjang, menatap Lyra yang terlelap karena kelelahan luar biasa setelah "menandatangani" nasibnya sendiri di bawah kuasa Sean. Ia mengusap helai rambut yang menutupi wajah Lyra dengan gerakan yang sangat pelan, hampir seperti memuja. Tatapannya yang biasanya sedingin es kini mencair, memperlihatkan kilatan obsesi yang sudah ia pendam selama lima tahun.

Pikirannya melayang kembali ke masa itu. Masa di mana ia belum menjadi CEO yang sekejam sekarang.

Lima Tahun Lalu

Mobil Bentley hitam milik Sean terjebak kemacetan di depan sebuah zebra cross di jantung kota Jakarta. Sean yang saat itu masih menjabat sebagai Direktur Operasional sedang menatap bosan ke luar jendela, memikirkan kandidat sekretaris baru yang tidak ada satu pun yang memenuhi standarnya yang kelewat tinggi.

"Dunia ini penuh dengan orang egois," gumam Sean saat melihat kerumunan orang yang saling sikut demi menyeberang jalan lebih cepat.

Namun, matanya tiba-tiba terpaku pada seorang gadis dengan kemeja putih sederhana dan rok span hitam yang tampak sedikit pudar. Gadis itu tidak ikut berlari saat lampu hijau untuk pejalan kaki menyala. Sebaliknya, ia berhenti, berlutut sejenak untuk memunguti barang belanjaan seorang nenek tua yang terjatuh, lalu dengan sabar menuntun wanita renta itu menyeberang meski klakson mobil-mobil yang tidak sabar mulai bersahutan.

Gadis itu tersenyum tulus pada sang nenek, sebuah senyuman yang entah mengapa membuat jantung Sean berdegup dengan ritme yang tidak wajar.

"Siapa gadis itu?" bisik Sean pada dirinya sendiri.

Gadis itu kemudian melihat jam tangannya, wajahnya berubah panik, dan ia mulai berlari kencang menuju sebuah gedung. Gedung itu adalah kantor Elgar Group.

Satu jam kemudian, di ruang wawancara, Sean duduk dengan wajah kaku seperti biasa. Namun, saat pintu terbuka dan gadis dari zebra cross tadi masuk dengan napas terengah-engah dan wajah memerah karena berlari, Sean merasa dunianya seolah berhenti berputar.

"Maaf... maaf saya terlambat, Pak. Saya... nama saya Lyra Graceva," ujar gadis itu sambil membungkuk berkali-kali.

Sean menatap map lamaran di depannya. Namanya Lyra. Gadis yang sama.

"Kau terlambat sepuluh menit, Lyra Graceva. Di perusahaan ini, waktu adalah uang," ujar Sean dingin, menutupi getaran di hatinya.

"Saya tahu, Pak. Saya siap menerima konsekuensinya, tapi tolong beri saya kesempatan untuk menunjukkan kemampuan saya."

Sean menatap mata Lyra yang penuh tekad. Sejak detik itu, ia tahu. Gadis ini tidak boleh pergi ke mana pun. Gadis ini harus berada di bawah jangkauannya, di bawah perintahnya, dan hanya menatap ke arahnya.

"Kau diterima. Mulai besok, kau adalah sekretaris pribadiku. Tugasmu adalah melayaniku dua puluh empat jam jika diperlukan."

Sejak hari itu, Sean mulai membangun sangkar emasnya. Ia tidak hanya menjadi bos, tapi juga penguasa hidup Lyra tanpa gadis itu sadari. Sean menyewa agen rahasia khusus hanya untuk melaporkan setiap jengkal kegiatan Lyra di luar kantor.

Suatu sore, empat tahun lalu, ponsel Sean bergetar. Sebuah laporan masuk.

Target sedang makan siang dengan seorang pria. Rekan SMA-nya. Pria itu tampak ingin menyatakan perasaan.

Sean meremas ponselnya hingga retak. Sepuluh menit kemudian, ia menelepon Lyra.

"Lyra, kembali ke kantor sekarang. Ada dokumen yang harus direvisi."

"Tapi Pak, saya sedang jam istirahat—"

"Sekarang, Lyra. Atau kau kehilangan bonus tahunanmu."

Itu hanyalah satu dari ratusan sabotase yang dilakukan Sean. Setiap kali ada pria yang mencoba mendekati Lyra, Sean akan selalu punya cara. Entah itu dengan memberinya tumpukan pekerjaan mendadak, mengirim mata-mata untuk mengacaukan suasana kencan, atau bahkan membeli kafe tempat Lyra kencan hanya untuk mengusir pria itu dengan alasan "reservasi penuh".

Sean tahu Lyra merasa insecure karena latar belakang keluarganya. Ia tahu Lyra takut tidak diterima karena lahir dari ibu tanpa suami. Dan Sean menggunakan ketakutan itu sebagai senjatanya. Ia membuat Lyra merasa bahwa hanya di Elgar Group-lah tempatnya berada, dan hanya Sean-lah yang bisa melindunginya dari dunia luar.

Kembali ke masa sekarang, Sean mengecup pundak Lyra yang terekspos di balik selimut.

"Kau pikir semua ini kebetulan, Lyra?" bisik Sean pada sosok yang masih terlelap itu. "Tidak ada yang kebetulan dalam hidupku. Kau adalah hasil dari rencana yang aku susun dengan sangat teliti selama lima tahun. Dan semalam... semalam adalah langkah terakhirku untuk memilikimu selamanya."

Sean tersenyum dingin. "Selamat datang di aturan mainku yang sebenarnya, Nyonya Elgar."

1
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
maaf Thor kebanyakan drama masalahnya ga habis² jadinya kerasa blunder jadi aku stop bacanya sampe sini.🙏
Ariska Kamisa: terimakasih kak 🙏🙏🙏
total 1 replies
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
kebiasaan Arsen suka jadi penyelamat tapi ujung²nya kecolongan terus menjadikan nyawa yang lain dalam bahaya... hadeuuhh sok patuh aturan hukum.🤣🤣
Ariska Kamisa: terimakasih kakak🙏🙏
bisa baca ceritaku yang lainnya yang mungkin tidak menguras emosi kakak nya...🙏🙏🙏
total 1 replies
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
ini kan yang kalian mau Arsen Lyra agar terbebas dari Sean karna merasa terpenjara padahal dia melakukannya demi kalian sekeluarga tapi masih saja sok egois bertindak tanpa berpikir semua pengorbanan Sean.
mungkin dia salah karna terlalu protektif tapi lihat lah sekarang kalian bisa bebas seauai keinginan kalian dari belenggu Sean dengan dia mengorbankan lagi nyawanya sendiri.🤦‍♀️
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
hadeeuuhh dramanya ga tepat, sudah tau darirat masih di kasih peluang buat penjahat.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎: untung ga esmosi sampe darting aku.😄😄
total 2 replies
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
ya ampuunn Author mengorbankan Gunawan dengan ajalnya.🫣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎: iya takdir dari ide Authornya.👍🤣🤣
total 2 replies
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
berarti Arsen kakanya Sean kah atau adiknya.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
ujian penjahat sudah mulai di basmi, terus sekarang bakal ada apa lagi ya... jawabannya cuma Author yang tau.🤭🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Lyra ngapain nyalahin Sean juga, dia ga bersalah bahkan dia sudah banyak.berkorban buat kamu dan ibumu masa masih saja tutup mata hati kamu, ga adil buat Sean... justru kamu egois kalau menyalahkan Sean karna dosa ibunya sedangkan Sean sudah kamu lihat sendiri gimana dia.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
syukurlah satu persatu kebohongan terbongkar dan penjahatnya tertangkap... tinggal Martha aja yang belum tuh... 😄😄😄
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
yuhuuu... aku suka banget drama kehancuran Celia dan Diana.😄😄😄
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
buka lembaran baru dengan suasana hati yang baru.🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Depresinya Bu Hana masih bisa melihat ketulusan seorang Sean.👍👍
tinggal menunggu gimana tuh nasih siluman sama demit ntar setelah apa yang akan pak Gunawan lakukan setelah tau keburukan istri dan anaknya.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Suami dan menantu idaman Sean, meskipun arogan tapi setiap perjuangan mu untuk Lyra luar biasa.👏👍👍
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
nah kan bener tebakanku kali ini kalau Lyra sama siluman Celia sodara tiri... 🤣🤣
pantes angkuh dan kayak benci banget sama Lyra waktu di kantor... tingkahnya sombong kayak emak bapaknya kali.🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Sean 👍👍👍
cukup beri kepercayaan sama Lyra semoga dia bisa jaga diri dan kepercayaanmu dan kamu coba sedikit merubah sifat over protektifmu.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Sean gentayangan terus kayak bayangan... tau aja Lyra di mana.👍🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
hubungan lumayan rumit semoga Sean dan Lyra bisa bersama² berjuang dan bu Kirana bisa menerima Sean lagi... dan kalau suatu saat kamu bisa dapatin Lyra lagi jangan kekang trrus Sean karna Lyra istrimu bukan boneka mu yang terlalau posesif dan protektif tanpa membiarkan Lyra bernafas.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
duuuhhh legaknya.. 🤭🤭
ternyata tebak²an buah manggisku salah.😄😄😄
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
kayaknya Sean bukan anak kandung Edward tapi anak Martha dari pria lain makanya dulu ortu mereka menjodohkan untuk menutupi rahasia kehamilan Martha termasuk keluarga Martha sendiri... tanpa keluarga Edgar tahu.🤔
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
hmm... ternyata Martha cuma menantu toh di kiraiiinnn.... beneran nyonya besaarr ternyata cuma besar numpang doang.🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!