NovelToon NovelToon
Menikahi Sistem Ajaib

Menikahi Sistem Ajaib

Status: tamat
Genre:Mafia / Time Travel / Sistem / Tamat
Popularitas:9.3k
Nilai: 5
Nama Author: Mellisa Gottardo

Caramel Willem, cucu mafia terbesar di dunia mengalami transmigrasi ke dalam buku novel.

Ding!

"Selamat datang di dunia paralel, saya sistem 014 akan menemani perjalanan anda."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mellisa Gottardo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Keputusan awal

Setelah menulis keseluruhan alur di dalam catatan ponsel, Caramel mengamati dengan seksama untuk mengetahui siapa karakter yang layak mendapatkan dukungan dan keadilan.

"Dari semua karakter yang paling di rugikan itu Erlangga. Dia di buang orangtua dan posisi nya sebagai anak di rebut gadis yang dia sukai, dia yang menuntut keadilan justru di penjara. Sedangakan Karina memilih bundir cuma karena cinta, ini terlalu kekanak-kanakan karena sejak awal Kevin tidak tertarik dengan Karina. Pemeran utama udah ngga perlu dukungan lagi, jadi yang paling layak ya Erlangga." Gumam Caramel.

"Tapi kisah Erlangga cuma di ceritakan sedikit, dia tinggal dimana dan saat ini alur sudah sampai di mana aku belum tau." Ujar Caramel.

Caramel beranjak dan duduk di depan komputer, saatnya dia mencari informasi tentang Erlangga. Berkutat lama di depan komputer hingga jam sudah menunjukkan pukul 01.15 waktu setempat, Caramel akhirnya menemukan Erlangga yang dirinya maksud.

Nama : Erlangga

Umur : 15 tahun

Catatan hidup : Keluar dari panti asuhan saat berusia 13 tahun, bekerja menjadi pengepul sampah dan mencuci mobil untuk makan sehari-hari. Tinggal di kost petak, biaya pendidikan di tanggung perangkat desa setempat.

"Biaya pendidikan di tanggung perangkat desa setempat? tumben kerjanya bener." Gumam Caramel.

Caramel menatap foto Erlangga yang terlampir di data pribadi. Wajahnya tampan, masih terlihat anak-anak, kulitnya gelap karena terbakar matahari.

"15 tahun ya, Usia ku disini itu berapa?." Gumam Caramel, mengambil kartu identitas nya.

Caramel di kehidupan sebelumnya berusia 22 tahun, dia masih sangat muda. Tapi ternyata di kehidupan ini dia sudah berusia 25 tahun, atau mungkin umurnya di lebihkan supaya terlihat layak menyandang status istri.

"Hmm.. hmmm... di lihat melalui Maps, alamat kost petak nya tidak terlalu jauh dari sini. Mungkin aku akan pergi besok, semoga saja alurnya masih bisa di hancurkan." Gumam Caramel, memutuskan untuk berhenti dan akan istirahat.

Caramel terbangun sangat terlambat, yaitu pukul 12.05 siang. Dengan cepat dia mandi dan sarapan, lalu mengendari mobil pergi menuju tempat tinggal Erlangga.

Tapi sampai di kost petak itu, pemilik kost mengatakan jika Erlangga belum pulang sekolah. Karena hari ini adalah hari pengambilan raport kelulusan, jadi mungkin akan pulang lebih sore karena biasanya akan kumpul bersama teman-teman terlebih dahulu.

"Ahh aku lupa jika sekarang Erlangga masih SMP, dia baru lulus hari ini ya? harusnya alurnya belum mulai." Gumam Caramel termenung di dalam mobil.

Caramel memutuskan untuk datang kembali besok, dia akan pergi ke minimarket untuk belanja keperluan dapur saja. Tapi saat melewati simpang lima yang ramai, dia melihat ada segerombolan anak SMP yang sedang di kerumunan banyak orang. Sepertinya mereka sedang tawuran, Caramel hanya bisa geleng-geleng kepala melihatnya.

"Aneh sekali mereka, padahal dulu aku sangat ingin bersekolah dan hidup dengan tenang daripada berurusan dengan pistol. Tapi mereka justru kebalikannya ya, dasar anak kecil." Gumam Caramel terkekeh.

Deg.

Ckiiitttttt

Caramel terkejut dan berhenti mendadak di bahu jalan, dia baru saja melihat wajah salah satu dari anak-anak SMP itu yang mirip dengan Erlangga. Karena melihat ada polisi, sepertinya urusannya akan jadi panjang.

Para anak-anak bandel itu di bawa ke kantor polisi untuk di tindak lebih lanjut. Caramel mengikuti nya, seperti nya membawa Erlangga dari kantor polisi akan jauh lebih mudah daripada harus bertemu di kost.

Di kantor polisi para anak-anak memanggil orangtua mereka untuk datang menjemput. Mereka sudah mendapatkan nasihat dan denda, namun mereka baru bisa bebas jika ada orang tau atau wali yang menjemput.

tak

tak

tak

Suara ketukan heels milik Caramel menggema di lantai kantor polisi, dia datang tanpa undangan begitu saja. Karena dia yakin Erlangga tidak memiliki wali, jadi dia saja yang datang.

"Permisi pak, saya datang untuk menjemput Erlangga." Ucap Caramel.

"Erlangga? maaf apa anda keluarga nya?." Tanya polisi.

"Saya orangtua angkat nya, sebenarnya belum secara resmi namun saya akan bertanggung jawab. Semua denda akan saya bayar dan saya akan memastikan Erlangga tidak akan mengulangi kesalahan seperti ini lagi, di bawah bimbingan saya selaku orangtua." Ucap Caramel.

Akhirnya polisi mengerti setelah Caramel memberikan kartu identitasnya. Caramel membayar sejumlah uang untuk denda kerugian lapak dagangan yang dirusak akibat aksi tawuran, sedangkan polisi lain pergi memanggil Erlangga dari sel tahanan.

"Erlangga, wali sudah menjemput." Ucap Polisi.

Erlangga yang sedang duduk diam menoleh terkejut, padahal dia bahkan tidak menghubungi siapa-siapa. Kenapa tiba-tiba ada wali datang? siapa yang datang? siapa yang memberitahu? atau salah orang?.

"Maaf pak__

"Orangtua angkat anda sudah menunggu di ruang administrasi, segera keluar atau mau menetap di sana saja?." Potong polisi.

Erlangga yang malas berdebat akhirnya menurut, dia keluar dengan rasa penasaran. Siapa yang datang? kapan dia memiliki orangtua angkat, sepertinya ada kesalah pahaman atau semacamnya.

Sampai di luar Erlangga terheran-heran saat Caramel tersenyum ke arahnya, dia sama sekali tidak kenal. Tapi kebetulan jika memang dia datang menjemput, siapa yang betah di kantor polisi.

Caramel langsung merangkul Erlangga dan berjalan ke luar kantor polisi setelah memberi salam sopan. Sampai di parkiran Erlangga langsung menatap tajam Caramel, bentuk pertahanan diri paling dasar sebelum di culik.

"Maaf, saya tidak kenal anda siapa. Tapi, terimakasih sudah membayarkan denda. Setelah ini saya akan membayar hutangnya, jadi saya akan pulang sendiri." Ucap Erlangga.

"Eh tunggu, aku sudah mencarimu ke kost siang ini. Tapi Ibu kost mengatakan kau mungkin pulang telat karena hari ini pengambilan raport kelulusan." Ucap Caramel.

"Mencari saya?." Heran Erlangga.

"Ya, saya sedang mencari anak adopsi. Kebetulan ada yang menyarankan nama mu, jadi aku berpikir itu bukan pilihan yang buruk." Ucap Caramel, terlalu terus terang.

"Anak adopsi? saya?." Erlangga semakin heran, karena dia terlalu besar untuk menjadi anak adopsi alias sudah sangat terlambat.

"Ya? memangnya ada yang salah?." Caramel jadi bingung.

"Maaf kak, sepertinya saya tidak cocok menjadi anak adopsi. Kalau mau saya tahu panti asuhan yang cocok." Ujar Erlangga.

"Ohh apa kau berpikir karena usia mu? Justru itu yang sedang aku cari. Aku tidak mau mengadopsi anak-anak karena aku tidak pandai mengurus nya, kebetulan suamiku sedang dinas luar negri jadi aku butuh keluarga untuk menemaniku di rumah. Jika aku mengadopsi anak kecil, justru akan semakin banyak orang jahat yang datang." Ucap Caramel.

"Jangan kan mengurus anak kecil, mengurus diri sendiri saja aku remidi." Batin Caramel.

Erlangga terdiam, dia sepertinya masih bingung dan bimbang. Tidak bisa langsung memberikan jawaban, Caramel berusaha mengerti dan memahami.

"Tidak apa-apa, tidak perlu terburu-buru. Ayo aku antar kau pulang." Ucap Caramel.

"Tidak_

"Aku tidak akan menculikmu, jadi jangan khawatir." Potong Caramel.

1
Ridwani
👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
Ridwani
👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
zhuyan 🙊🙊
lanjut season 2
Mellisa Gottardo: udah di buku baru, gas baca
total 1 replies
zhuyan 🙊🙊
semangat erlan
Mellisa Gottardo: 🤟🏻🤟🏻🔥🔥🔥🔥
total 1 replies
Dewiendahsetiowati
gas sesi 2 thor
Mellisa Gottardo: udah up, gas mampir di buku baru
total 1 replies
zhuyan 🙊🙊
hahahah emang keluarga gila
Mellisa Gottardo: hahahha
total 1 replies
Evi Marena
wkwkwkwwkwk mereke emang keluarga gila super,yohan😂
Mellisa Gottardo: 😭😭😭😭😭😭😭
total 1 replies
Evi Marena
kirain othorrrr Budiman GK bakal up lagi....thanks thorrr sudah lanjut up😘😘 lanjut y thorrr....moga othornya sehat selalu😘
Mellisa Gottardo: haiiii makasih yaaaa🥰
total 1 replies
vianty
terima kasih KK sdh up LG...
Mellisa Gottardo: hehehe makasih udah sty🥹
total 1 replies
falea sezi
lanjutt
falea sezi
bner q punya anak cowok SMP umur 14 tahun neehh gengsi. nya setinggi langit/Drowsy/
falea sezi
q kira mirip YOLA sky gk sih hehehehe
Ridwani
👍👍👍👍
aria
lanjut
Evi Marena
hmmmm berarti masih banyak kejutan kedepannya ya thorrr...ok lanjut thorrr😘
vianty
sukses selalu kk
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
prihatin sih kalo gini, kirain ibu nya belain gak tau nya malah laporin ke polisi
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
lahh, dikira anak nya robot kali ya
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
terkadang apa yang kita lihat di luar belum tentu sesuai dengan kenyataan
zhuyan 🙊🙊
loh jadi ibunya yg laporin kevin
aneh ga sih 🤔🤔🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!