NovelToon NovelToon
Istri Berbahaya Sang Mafia

Istri Berbahaya Sang Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / CEO / Perjodohan
Popularitas:223.5k
Nilai: 5
Nama Author: Ecly

Lea Michale wanita berusia ( 22 ) tahun, seorang wanita berdarah dingin, dan bekerja sebagai pembunuh bayaran, yang harus mengalami kecelakaan hebat. alih-alih pergi ke alam baka. jiwanya malah terperangah di dalam tubuh seorang gadis yang bernama Carlin Christine. seorang gadis yang sudah menikah. tapi yang tidak pernah di anggap sebagai istri oleh suaminya.

__________________________________________

lantas bagaimana kelanjutan kisahnya, mari kita bersama-sama untuk membacanya. mampukah Lea sang pembunuh bayaran, berperan sebagai Carlin Christine. atau malah sebaliknya...!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ecly, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

( Memancing dan terpancing.)

Setelah puas, mengamati wajah barunya. Lea memutuskan untuk mencuci wajahnya. Setelah selesai membersihkan wajahnya dia menatap wajah barunya kembali, Setelah di basahi dengan air.

" Kayaknya dosaku, terlalu banyak Makanya tuhan. nggak Sudi aku mati." Lea menatap datar, ke arah wajah baru. yang tak pernah dia sukai itu, Kemudian dia terkekeh sinis Mungkin tuhan memang marah' kepadanya, mengingat banyaknya pekerjaan malaikat maut yang dia rebut.

" Sial, kenapa aku harus pindah ke tubuh wanita yang sudah menikah. Dan tak pernah di anggap sebagai istrinya." ucap lea berdecak kesal, dia mengepal kuat tangannya.

Wanita itu, adalah Carlin Christine. wanita cantik, yang baru berusia ( 20 ) tahun. Dia adalah istri dari seorang pemimpin mafia, yang cukup terkenal di kota Russia itu. akan tetapi Dia tidak pernah di anggap sebagai istri dari pria tersebut.

Lea mengingat bagaimana pria itu tadi, memperlakukannya dengan sangat kasar. pria itu bahkan berani membentak, memukul pantatnya. dan yang lebih parah lagi berani menodongkan senjata apinya ke keningnya.

" Kata Kelly, laki-laki nyebelin itu suaminya Carlin! Tapi kenapa dia bisa kasar dengan pasangannya sendiri. apa ini semacam pernikahan paksa? " Lea menghela nafas berat, Jujur dia sendiri belum pernah berpacaran, dengan seorang pria. karena menurutnya berpacaran dengan seorang pria hanyalah menghabiskan waktunya saja.

Lea keluar dari kamar mandi, dengan langkah gontai. wanita itu terpaksa menerima bahwa ia akan menjalani hidupnya sebagai istri orang, dan berperan sebagai Carlin Christine itu. Lea teringat dengan ceritanya Kelly tadi, yang menceritakan tentang bagaimana sosok Carlin, yang ternyata berbanding terbalik dengan dirinya Dia Carlin Christine. mengalami kecelakaan beberapa bulan yang lalu dan berakhirlah koma.

" Yang semua orang tahu, hari itu Nyonya mengalami kecelakaan setelah pulang dari tempat kerja. saya dan yang lainnya tidak tahu kronologisnya Karena sopir dan pelayan, yang pergi bersama anda waktu itu seketika tewas. Mobil juga hancur kami semua tidak ada yang berani bertanya kepada tuan bagaimana kejadiannya, nyonya waktu itu di selamatkan oleh pengendara yang lainnya. Yang kebetulan sedang lewat di tempat kejadian, nyonya langsung di larikan ke rumah sakit. Tuan baru satu bulan yang lalu memindahkan nyonya ke mansion ini. Dan nyonya sudah terbaring koma selama dua bulan." Kelly menceritakan semuanya tentang kejadian kecelakaan Carlin Christine waktu itu.

Lea melirik ke arah jam dinding, yang sudah menunjukkan pukul 1 malam. Itu artinya dia sudah cukup lama memikirkan hal yang tidak masuk akal, yang sedang menimpa dirinya Wanita itu, dia membaringkan tubuhnya Dan memutuskan untuk segera tidur.

" Aku harap, ada pencerahan sedikit saat aku bangun. dari tidurku nanti? " gumamnya.

Dia berharap, alam bawah sadar milik Carlin ini tertinggal dan memberi kilasan balik. Ia merasa konyol kalau istri seorang mafia. mengalami kecelakaan dan tidak ada bodyguard-nya di setiap langkahnya, Yah meskipun suaminya, tidak pernah menganggap dirinya sebagai istrinya, Lea juga berharap agar bisa mengingat apa yang sudah terjadi kepada dirinya, sehingga membuatnya berakhir di tubuh seorang wanita yang sangat menyedihkan ini.

*****

Sementara itu, di sebuah kamar mewah Seorang pria tampan rupawan, gagah dan tinggi. Sedang duduk di sofa dengan tenang, pria itu tidak lain tidak bukan dia adalah Axel Alexander. Cucu tertua di keluarga Johan Alexander. pria tampan yang sering di sapa tuan Alexander itu, sangatlah di segani di hormati dan di takuti. Baik itu di lingkungan luar masyarakat, maupun di dunia bawah tanah. Pria tampan yang baru berusia ( 30 ) tahun. Terkenal' tampan cerdas, dan mapan! Tapi di sisi lain, dia juga terkenal dingin, dan kejam. Dia tidak pernah segan-segan untuk menghancurkan siapapun yang sudah berani mengusik ketenangannya. Meskipun begitu di mata kaum hawa para wanita-wanita dia adalah pria idaman. Tak ayal para wanita-wanita, merendahkan harga dirinya demi bisa bersamanya.

Tok ~ tok ~ tok.

" Masuk..."

Tap ~ tap ~ tap.

" Selamat pagi, tuan? " sapa Juan, yang tak lain tak bukan adalah tangan kanannya.

" Hmm..." sahut Axel, dengan dehaman saja.

" Dokter Aron, baru saja mengirimkan sample tes. Tapi beliau menyarankan agar nyonya Carlin di bawa ke rumah sakit. untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh." lanjut Juan, pria tampan yang baru berusia ( 27 ) tahun itu.

Axel yang sedang menandatangani sebuah berkas, mengeryit dahinya heran. Lalu menatap ke arah Juan, Di tangan Juan terdapat amplop coklat dengan stempel logo, nama rumah sakit terkenal di kota Russia.

" Aku rasa tidak perlu, dia mungkin memang sedang amnesia. Nanti juga bisa pulih sendiri." sahut Axel, dengan acuh tak acuh. tangannya bergerak meminta amplop coklat itu, dan menghentikan aktivitasnya.

Sepasang mata tajam itu, fokus membaca informasi yang tertera di selembar kertas hasil lab. Carlin di nyatakan sehat walafiat terbukti dari hasil tesnya yang menunjukkan tidak ada keanehan lainnya, seperti komplikasi, Atau pergeseran Otak. dan itu membuat pria tampan itu mengeryit heran.

Tak~

Pria tampan itu, melemparkan amplop itu dengan kasar. lalu menatap sang Asistennya, dengan penuh selidik.

" Apa, laporan ini palsu? Kenapa hasilnya begini." tanyanya tak puas, Axel ngerasa tidak masuk akal. jika istrinya itu sudah sembuh total, dan cukup beristirahat saja. karena tadi malam dokter aron, mengatakan bahwa istrinya kemungkinan sedang mengalami amnesia ringan atau otaknya yang sedang ada masalah sedikit.

" Ini sangat asli tuan, Oleh sebab itu dokter Aron. menyarankan agar nyonya melakukan pemeriksaan secara menyeluruh lagi." sahut Juan, Dengan sopan.

Axel mengembuskan napas beratnya, dia merasa sangat kesal. karena istrinya, yang baru saja siuman dari tidur panjangnya tapi malah semakin merepotkan dan bertingkah aneh.

" Apakah, dia sudah bangun? " tanyanya.

Juan terkejut, karena ini baru pertama kalinya tuannya itu bertanya tentang istrinya. Padahal saat sang nyonya, mengalami kecelakaan dan di nyatakan koma, sang tuan tidak pernah perduli atau pun bertanya tentang Carlin, Sebelum Axel yang menyadari wajahnya yang terkejut. Juan dengan cepat mengubah wajahnya ke mode datar.

" Iya tuan, sudah bangun." sahut Juan.

Tanpa bicara apapun, Axel segera melangkahkan kakinya menuju ke kamar sang istrinya. kamar istrinya cukup jauh dari kamarnya, sepanjang perjalanan menuju ke kamar istrinya, Axel berpikir bahwa istrinya itu memang sengaja bertingkat seperti itu, untuk menarik perhatian darinya.

Juan mengikuti langkah kaki tuannya, dari belakang. dalam benak Juan bertanya-tanya apakah sang tuan. sudah mulai menyukai atau mencintai istrinya, Atau hanya sekedar perduli karena merasa kasian. Lagian untuk pertama kalinya tuannya, itu mau melihat kondisi sang nyonya ke kamarnya secara langsung.

*****

" Nyonya Carlin, anda harus makan." kelly membujuknya, Karena dari tadi sang nyonya, tidak mau makan.

Lea memejamkan matanya, di tambah lagi rasa geramnya kemudian menatap tajam ke arah kelly.

" Sudah aku katakan, aku tidak mau makan. Aku juga tidak suka makanan ini, bawa pergi makanannya? aku sedang tidak berselera. kenapa kamu tidak paham juga." Kelly mengerutkan keningnya.

" Tapi ini, adalah salah satu makanan. kesukaan anda nyonya." ucapnya, dengan takut-takut.

" Dengar baik-baik, mulai hari ini dan seterusnya jangan pernah membawa makanan ini lagi. Karena aku tidak akan pernah suka' kamu mengerti? " tekannya lagi.

Kelly hanya diam, dan lebih tepatnya sibuk dengan isi pikirannya sendiri. Ia masih heran melihat perubahan sang nyonya, terutama dari segi bicara dan tatapan matanya.

" Apa, yang sedang kamu pikirkan? kamu merasa aneh dengan perubahanku?"

Kelly tersentak kaget, dia ingin menjawab akan tetapi lidahnya terasa kelu. alhasil dia memilih diam saja dan menundukkan kepalanya.

Klik ~

suasana tegang di kamar itu, semakin bertambah terasa mencekam, ketika kedatangan sesosok Axel Alexander! Dan juga Juan, dengan ekspresi wajah datarnya.

" Aku tidak, mengijinkan kalian masuk ke kamarku. Jadi silahkan keluar? Dan tutup kembali pintunya." usir Lea, menatap tajam.

Axel menatap mesterius, ke arah istrinya giginya bergemuruh. di detik berikutnya ia semakin mendekat ke arah Lea. Dengan tangannya di masukkan ke dalam saku celananya.

" Bukankah, kamu terlalu berani sekali Carlin Christine? " Ucap Axel sinis, Baru kali ini ada orang yang berani bersikap seperti itu, dan mengusirnya secara langsung. bahkan anggota keluarganya sendiri, tidak pernah melakukan itu semua kepadanya Apa lagi orang lain, Lalu istrinya itu dengan santai mengusirnya keluar dari kamarnya.

" Kenapa, tersinggung kah anda?" sahut Lea, tanpa menatap ke arah Axel. Wanita itu fokus menatap gedung-gedung tinggi, dan orang-orang yang sedang melakukan aktivitasnya, Di bawah sana dari jendela kamarnya.

Juan, dan Kelly saling bertatapan. mereka yang ada di dalam kamar itu. merasa antara hidup dan mati, Situasi ini sangat jauh dari kata baik-baik saja.

Axel menatapnya dengan sinis, matanya seketika melebar. saat melihat isi nampan dan makanan, yang belum sama sekali di sentuh.

" Sekarang, cepat makan? dan habisi sarapanmu. Kamu harus pergi ke rumah sakit Dengan Kelly." perintahnya, dengan nada yang tak ingin di bantah.

Lea jadi teringat, dengan almarhum ayahnya! saat melihat sikap Axel, yang nyebelin itu Akan tetapi sekarang ayah dan ibunya, juga sudah meninggal dunia.

" Dia benar-benar, tidak pernah menganggap Carlin sebagai istrinya. tapi dia lumayan baik. tidak juga Dia seperti itu mungkin karena kepo pada perubahan dari diri Carlin, Karenakan selama ini wanita itu selalu menuruti dan takut padanya." batin Lea berkecamuk.

" Carlin, Christine..."

" Dengar itu Carlin, dia bahkan memangil namamu dengan sebuah seperti itu. bukan istriku, atau Carlin Christine Alexander. kamu benar-benar istri yang tak di inginkan dan kamu begitu bodoh. masih mau bertahan sampai sekarang." batin Lea kembali mencibir.

Sebenarnya dari bangun tidur tadi, Lea sudah kesal karena tidak mendapatkan kilasan balik tentang pemilik tubuh itu, atau pun tentang dirinya. yang tiba-tiba terbangun di tubuhnya Carlin. di tambah lagi kedatangan Kelly, Axel dan juga Juan. ke dalam kamarnya Semakin membuatnya merasa kesal.

" Nyonya anda, harus mengisi perut anda dulu. sebelum kita pergi ke rumah sakit, Bagaimana kalau ki.---!"

" Biarkan saja kelly, mungkin dia memang ingin sekarat...!" potong Axel.

Raut wajah Kelly, dan Juan. langsung berubah mereka juga diam-diam meringis dalam hatinya, saat mendengar perkataan dari tuannya itu. Lantas bagaimana dengan Lea dia sendiri nampak santai, bahkan sudut bibirnya terangkat, Dan menatap meremehkan ke arah Axel. Sehingga membuat pria tampan itu habis kesabarannya.

" Apa...kamu mau mengarahkan pistolmu. lagi? dan mencekikku? atau mau melempar tubuhku lewat jendela itu yah!" tantang Lea.

Axel semakin geram, lalu dengan gerakan cepat menarik tangan Lea. dengan kasar sehingga tubuhnya menubruk dadanya bidang.

" Berhenti bertingkah Carlin Christine, aku bersumpah kalau kamu masih bersikap kurang ajar kepadaku. aku tidak akan pernah takut menghancurkanmu..!" ucap Axel, sambil menjodongkan tubuhnya, ke tubuh Lea.

Tiba-tiba saja, tubuh Carlin menegang. itu adalah reaksi dari pemilik tubuh itu. Lea dengan cepat mengendalikan tubuhnya lagi.

" Lepaskan tanganku, tuan Axel Alexander. yang terhormat? " ucapnya, tanpa memperdulikan ucapan dari Axel.

" Sial, kenapa respon tubuh ini seperti itu. Apa dia begitu takut dengan Axel?" batin Lea, Saat merasakan seluruh tubuhnya bergetar ketakutan.

1
Anonim
Lama kali ah gk up up
Rut Lamrorejeki
seru dan lucu
Rut Lamrorejeki
🤣🤣🤣🤣
suami istri somplak
Mom Yuzfan
kpn kelanjutannya thor?
Anonim
Kok gk lanjut lagi ya
Umiie'ne Naza
baru baca novel, ga di kasih masa lalu yg punya tubuh'
Poh Lie Yong
gk jelas app ne tak ada kelanjutan na
Poh Lie Yong
lanjut
Anonim
Lanjutkan
Mifta Nurjanah
lnjuttt
Mifta Nurjanah
cieee jebol
Mifta Nurjanah
ih tanggung itu mau diunboxing
Anonim
Wah seru lagi thor
Anonim
Kok satu
Ecly: iya kak lagi nggak enak badan 🤭🙏
total 1 replies
Titah Ibrahim
sejauh ini blm bosen thor 👍💪
Ecly: makasih kk supportnya 🙏
total 1 replies
Reka Cantika
dua dong
Ecly: maaf kak yah masih sakit 🙏
total 1 replies
Reka Cantika
lagi ya Thor
Reka Cantika
lanjutkan
Ecly: iya kak🙏
total 1 replies
Reka Cantika
satu terus y Thor
Mom Yuzfan
Axel Lea pasangan Mafia bucin dan kocak😂😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!