NovelToon NovelToon
Jerat Cinta Sang Kakak Tiri

Jerat Cinta Sang Kakak Tiri

Status: sedang berlangsung
Genre:Kriminal dan Bidadari / Diam-Diam Cinta / Idola sekolah / Cintapertama
Popularitas:7.3k
Nilai: 5
Nama Author: Nadia

Aruna Arabella, gadis cantik yang terlibat hubungan asmara dengan seseorang laki-laki tampan yang tak lain adalah kakak tirinya setelah sang mama memutuskan untuk menikah lagi dengan seorang duda kaya, yang mempunyai seorang putra.

Aruna harus menelan pahitnya kehidupan di dalam keluarga nya, sang papa berselingkuh takala usia Aruna menginjak tujuh tahun, tak hanya itu, sang papa serta pelakor tersebut membawa kabur kakak laki-laki Aruna.

Setelah kejadian itu Aruna tingal bersama dengan mama nya, yang bekerja sebagai penjahit di sebuah butik kecil sederhana.

Karena kepintaran nya, Aruna di terima masuk di sebuah sekolah elite, ia mendapat beasiswa, di sanalah Aruna memulainya, kisah cinta dengan seorang laki-laki posesif yang ternyata adalah anak laki-laki dari pria yang menjadi papa sambung nya.

Dari sini lah kisah cinta terlarang itu di mulai ...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 04

Dua hari kemudian ...

Dua hari pun kembali berlalu begitu cepat, dan berkat bantuan Aruna, Vani dan Reyhan pun akhirnya resmi berpacaran, meskipun rasanya sangat sakit bagi Aruna melihat seorang laki-laki yang dia cintai harus bersama dengan wanita lain, dan keberuntungan untuk Reyhan adalah di mana Vani ternyata juga menyukai Reyhan.

"Selamat ya buat Lo berdua, gue salut banget baru seminggu kenal kalian udah pacaran aja," ucap Aruna sambil menyenggol lengan Reyhan.

"Makasih ya Aruna udah bantuin gue depatin Reyhan," kata Vani sambil tersenyum tipis sambil memegang tangan Reyhan mereka terlihat mesra.

"Iya nih, gue kayaknya jatuh cinta pada pandangan pertama," kata Reyhan membalas ucapan Aruna barusan.

"Gak masalah sih, karena kalian kayaknya cocok," kata Aruna sambil tertawa hambar.

"Giliran Lo nih, lama banget jomblo nya, jangan sampai udah mau lulus Lo gak pacaran juga, nanti giliran gue yang bakal bantuin Lo ya kan sayang?" kata Reyhan kepada Vani.

Aruna seketika terdiam, dia tidak menyangka kalau ternyata sedikit pun Reyhan tidak pernah peka dengan perasaan nya, padahal ia selalu berusaha memberikan kode-kode kepada Reyhan, kini Reyhan malah memanggil Vani dengan sebutan sayang di hadapannya. Apak gak remuk redam tu hati.

"gue gak dulu deh soal pacaran, Lo tau sendiri kondisi keluarga gue kayak gimana, oh ya gue duluan ke kantin ya udah laper banget," kata Aaeun yang kemudian berlari-lari kecil meninggal kan Reyhan dan Vani.

"Sayang, emang nya keluarga Aruna kenapa? Kok dia agak aneh? Gak mau pacaran karena keluarga?" ucap Vina mulai penasaran dengan kehidupan Aruna.

"Sayang, Aruna itu broken home, dan dia juga bukan datang dari keluarga kaya makanya hal ini sering banget bikin dia ngejauhin cowok-cowok yang suka sama dia, karena dia gak mau dapat masalah," kata Reyhan menjelaskan.

"Oh gitu ya, tapi dia kok gak ngejauhin kamu? Dia malah nempel-nempel mulu sama kamu," kata Vina lagi.

"Haha, itu karena dia sahabatku sayang, masa kamu cemburu? Jangan dong, Aruna cuma punya aku sebagai sahabat nya, yaudah kita sekarang mau ke mana? Ke kantin juga? Kamu laper kan?" tanya Reyhan yang mengalihkan topik pembicaraan Vina.

"Iya nih, laper banget," kata Vina sambil memegang perutnya.

Mereka pun memutuskan untuk pergi ke kantin sekolah, dia mana setelah mereka tiba, mereka melihat Aruna yang makan di salah satu kursi pojok dengan tatapan kosong dan mata yang sedikit berair.

"Sayang kayaknya Aruna ada masalah, kita ke sana ya," ajak Reyhan, ia menyadari kalau Aruna sedang tidak baik-baik saja.

"Sayang, gak usah biarin aja dulu siapa tau Aruna lagi pengen sendiri gak mau di ganggu, kan gak semua masalah bisa dia ceritain ke kita," ucap Vani sambil memegangi lengan Reyhan.

"Kamu pinter banget, perhatian banget, gak salah aku milih kamu," ucap Reyhan yang berfikir kalau ucapan Vina itu adalah perhatian.

Sementara itu Vina hanya tersenyum tipis dan menarik Reyhan untuk memilih bangku lain yang jauh dari Aruna.

"Gue gak boleh biarin Aruna sama Reyhan deket-deket lagi, gak boleh pokoknya Rey cuma milik gue, gak ada itu yang namanya sahabat masa kecil," batin Vani mulai diliputi rasa cemburunya.

Sementara Aruna yang melihat Reyhan dan Vani tidak menghampirinya hanya bisa tersenyum tipis, dia tau kalau situasi nya sekarang sudah berbeda, dia tak seharusnya selalu berada di antara mereka lagi, karena Reyhan dan Vani sudah berpacaran, dia tidak ingin mengusik suasana romantis mereka berdua dan memilih untuk sendiri dan mengobati hatinya.

Semua ini dia lakukan demi melihat Reyhan bahagia meskipun pilihan sahabat nya itu bukan lah dirinya.

Singkat cerita seperti biasanya Aruna masih pulang sekolah dengan nebeng di motor nya Reyhan.

Setibanya di depan rumah Aruna, Reyhan mengeluarkan sesuatu dari dalam tas nya.

"Ar, makasih ya Lo udah bantuin gue buat dapetin Vani, seperti yang gue janjiin, nih hadiah buat Lo," ucap Reyhan sambil menyerahkan sebuah kotak kecil berwarna pink tua persegi panjang.

"Apaan nih?" tanya Aruna sambil menatap benda tersebut dengan mata berbinar-binar.

"Nanti Lo buka nya di dalam rumah aja, gue pulang dulu ya, sekali lagi makasih nenek lampir," ucap Reyhan yang kemudian tancap gas.

"Makasih!" jerit Aruna yang kemudian berjalan masuk ke dalam rumah nya.

Sementara itu, tampa sepengetahuan mereka, Vani sedari tadi mengikuti mereka, karena mobil nya tak bisa masuk ke dalam jalan tersebut dia memutuskan diam-diam jalan kaki menguntit Reyhan dan Aruna sampai ke rumah.

"Rey ngasih Aruna sesuatu? Apa-apaan sih dia? Jadi ini rumah nya Aruna?" Ucap Vani yang ternyata benar-benar niat mengikuti mereka sampai ke rumah Aruna.

"Nona muda, tempat ini sangat tidak cocok untuk anda, ayo segera kembali, khawatir nyonya akan mencari anda," kata sopir pribadi Vani yang sedari tadi menemani nya.

"Ah iya, ayo!" jawab Vani yang kemudian berjalan kembali menuju mobil nya.

Di sepanjang perjalanan, Vani tidak bisa berhenti memikirkan cara bagaimana agar Aruna tidak lagi berteman dengan Reyhan karena ia sangat cemburu melihat persahabatan pacar nya itu.

"Gue gak bisa diem aja kalau kayak gini, gue gak mau Reyhan pergi pulang sekolah sama dia mulu gue gak mau," gumam Vani kesal.

Sebenarnya Vani ini bukan lah orang yang seperti di lihat Reyhan dari penampilan nya di sekolah, dia sebenarnya adalah gadis biasa seperti nona-nona muda di sekolah yang selalu membuli Aruna, dia hanya bosan dan ingin mencari sensasi baru di sekolah baru.

Sementara itu di rumah Aruna.

Aruna membuka kotak kecil yang di berikan Reyhan tadi kepada nya, setelah membuka kotak tersebut, baru lah dia tau kalau isi di dalam nya ternyata sebuah kalung yang begitu cantik dan sangat indah.

"Niat banget tuh anak kasih gue kalung secantik ini" ucap Aruna sambil memegang kalung cantik itu dengan permata daun semangi.

Meskipun senang mendapat kan hadiah, hati Aruna tetap tidak bisa berbohong, bibir nya memang tersenyum, namun air mata nya mengalir deras membasahi pipi mulus nya.

Sementara itu sang mama hanya bisa mengintip dari selah pintu yang tak terkunci rapat, ia turut merasakan kesedihan atas apa yang sedang di alami anak nya saat ini.

Namun mama Dinda memutuskan untuk tetap diam dan membiarkan Aruna menjadi lebih kuat sendiri menahan perasaan nya karena dia memilih untuk tidak jujur dengan Reyhan.

Tok ...

Tok ...

Tok ...

"Sayang, makan siang nya sudah mama siapkan di meja, ayo ganti baju dan makan, mama tunggu di dapur ya," kata mama Dinda kepada Aruna setelah ia mengetuk pintu kamar sang putri sebanyak tiga kali.

"Ah, iya ma, tunggu bentar ya, Aruna ganti baju sama cuci muka dulu," ucap Aruna bergegas menghapus air mata nya dan segera melakukan apa yang di perintahkan sang mama.

****

1
Felycia R. Fernandez
penasaran kenapa Maura meninggal kk Thor
👑公爵夫人🪷: sabar nanti juga tau🥹🥹🥹
total 1 replies
D_wiwied
baru kali ini aku dukung orang yg playing victim 🤣😆
👑公爵夫人🪷: wkwkwkw orang kayak gitu lawan nya juga harus yang kayak gitu kak
total 1 replies
Nana Biella
lanjut kak
Felycia R. Fernandez
lama lama aku eneg liat Reyhan...
sama aja kek Vani ,gak jelas apa mau nya.dulu Aruna dihina karena dekat ma dia,sekarang udah jauh Deket ma Erlan juga salah.mau nya kalian apa sih...
Felycia R. Fernandez
mau Lo apa sih Jalang...
Aruna udah jauh dari Reyhan pun Lo gak puas...
Aruna Deket cowo lain Lo pun sewot...
gak jelas juga itu otak lho 🤣🤣🤣
D_wiwied
Erlang aja bs menilai si Vani si ular berbisa, cm kamu aja yg bodoh Reyb🤭😆
Felycia R. Fernandez
Harus gtu pake kata "butik usang" ???🤬
🇦 🇵 🇷 🇾👎
kau cp... ud hbt... sok bgts... moga gmbel ya🤣
Felycia R. Fernandez
vibes nya udah kek punya suami aja ya Aruna...
jiaaah nih bocah cowo kudu di jitak kepalanya...
buat anak gadis orang cenat cenut aja
🤣🤣🤣🤣
D_wiwied
usia 21 dan masih SMA 🤔🤔
👑公爵夫人🪷: baca dulu penjelasan nya agar gak salah paham kakak
total 1 replies
Felycia R. Fernandez
ngajakin bobo bareng nih Erlan...
jangan Ngadi Ngadi ya bocil 🤣🤣🤣
jagain Baek Baek tuh adek ketemu gede
Felycia R. Fernandez
Rahan lagi???
👑公爵夫人🪷: maaf kak typo maksudnya Erlan
total 1 replies
Felycia R. Fernandez
Rahan ini siapa kk Thor??
Felycia R. Fernandez: ok kk👍
total 2 replies
Widisukma Arta
lanjut kak
Felycia R. Fernandez
Erlan gak seburuk itu,malah mereka seperti kk dan adik kandung...
kk dan adik udah biasa berantem ajaa,saling jahil.abg ku aja yang paling besar suka nyelipin kepala ku di keteknya ,kayak miting gtu.padahal aku udah punya anak.auto ngamuk aku,dianya malah lari keliling rumah
🇦 🇵 🇷 🇾👎
next
🇦 🇵 🇷 🇾👎
gk nydr
🇦 🇵 🇷 🇾👎
enk... otak busuk mu kn tau🤣
🇦 🇵 🇷 🇾👎
mampus
🇦 🇵 🇷 🇾👎
jgn" nnt kk ny erlan🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!