NovelToon NovelToon
RATU (Terjebak Di Tubuh Anak Malang)

RATU (Terjebak Di Tubuh Anak Malang)

Status: tamat
Genre:Reinkarnasi / Wanita perkasa / Putri asli/palsu / Tamat
Popularitas:990.8k
Nilai: 5
Nama Author: aisy hilyah

Hana, seorang anak yang tertukar pada saat dilahirkan, akhirnya bisa kembali kepada keluarganya. Namun, ia tak pernah menyangka, perasaan bahagia, kehidupan manis dengan orang tua, semuanya hanya harapan palsu semata. Ia diambil hanya untuk reputasi orang tua. Diabaikan, ditindas, bahkan mati pun tidak dipedulikan.

Jiwanya tidak menerima kematian, ia menoreh takdir pada langit, meminjam jiwa yang kuat.

Jiwa seorang Ratu hebat dari kerajaan Amerta, terpanggil untuk membalaskan dendam Hana. Jiwa leluhur yang terusik oleh derita sang penerus. Pewaris kehormatan dari kerajaan agung Amerta.

Nasib semua orang pun berubah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aisy hilyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 32

"Apa yang kalian sembunyikan di belakangku?"

Deg!

Tuan Haysa tersentak, debar jantungnya tak dapat ia tahan. Rasa terkejut dari pertanyaan sang istri tak bisa ditolak oleh tubuhnya. Ia tak menduga, Haena akan mendengarkan kata-kata Hana.

"Apa maksudmu, sayang? Apa yang aku sembunyikan darimu?" Laki-laki brengsek itu merangkul istrinya, tersenyum aneh untuk menutupi kesalahan.

Haena menghendikan bahu, melepaskan pelukan. Bayangan perselingkuhan mereka tiba-tiba saja hadir seolah-olah itu benar adanya.

Tuan Haysa melirik Elina, mengedipkan mata meminta bantuan membujuk Haena agar tidak curiga terhadap mereka. Shopia semakin gelisah, masalah Hana yang ingin mengambil alih perusahaan saja sudah membuatnya ketar-ketir. Ditambah rahasia di antara mereka yang kemungkinan Hana sudah mengetahuinya.

"Haena, ada apa denganmu? Jangan hanya karena celotehan kosong Hana kau menganggap aku seperti itu. Aku di sini hanya sementara saja, hanya beberapa hari. Tidak akan tinggal selamanya. Mungkin Hana cemburu karena kau lebih memperhatikan Shopia. Aku tidak menyalahkanmu, karena bagaimanapun Shopia tumbuh di bawah pengawasanmu langsung. Tanganmu sendiri yang merawatnya dari bayi. Jangan berpikir yang macam-macam," tambah Elina menyentuh bahu Shopia agar membantunya berbicara.

Haena tak bereaksi, rasa curiganya masih meraja di hati. Ia melirik Elina, memutar bola mata menatap Shopia. Detak jantungnya kembali bertalu mendapati kemiripan di antara keduanya.

Memang benar yang dikatakan Hana, mereka berdua begitu mirip. Tapi aku tidak bisa bertindak sembarangan. Akan aku selidiki dulu kalian bertiga. Untuk sekarang, aku akan berpura-pura percaya kepada kalian.

"Iya, Ibu. Mungkin Hana cemburu kepadaku, untuk itu dia memfitnah Bibi Elina. Menciptakan kesalahpahaman di antara kita. Pasti tujuannya agar Ibu membenciku dan mengusirku dari rumah ini. Jika Ibu melakukan itu, aku pun akan sadar diri. Siapa aku di keluarga ini. Perusahaan itu, aku pun tidak ingin serakah. Aku bisa berbagi dengan Hana, tapi bagaimanapun perusahaan itu adalah kerja kerasku selama ini. Jika Hana mengambil alih posisiku, aku tidak tahu akan bagaimana ke depannya nanti?" ucap Shopia sambil menangis sedih.

Tuan Haysa menghela napas panjang, memikirkan sikap Hana yang berubah setelah insiden penculikan itu. Hana yang dulu lembut, penurut, tidak pernah menuntut, sekarang menjadi sosok yang dingin dan tak berperasaan.

"Kau memang seharusnya seperti itu, sayang. Kau memiliki hati yang baik, sama seperti ibumu. Nyonya Haysa adalah sosok ibu yang baik. Siapa yang tidak tahu jika Nyonya Haysa begitu menyayangimu. Dari dulu, apapun yang kau inginkan selalu diberikan. Sekarang putri kandung ibumu sudah kembali, kau harus rela berbagi," sahut Elina dengan hati yang perih.

Tuan Haysa memperhatikan dalam diam, tak banyak berbicara. Matanya terus memindai riak wajah Haena yang beberapa saat lalu begitu dingin.

Haena menghela napas panjang, menunduk sejenak untuk menguatkan hatinya. Mereka begitu kompak saling membela diri dan menyalahkan kedatangan Hana.

"Baiklah. Mungkin memang aku yang terlalu terbawa perasaan. Aku hanya takut suami dan orang yang aku anggap seperti adik sendiri akan mengkhianatiku." Haena membuka kata.

Deg!

Tuan Haysa dan Elina kembali berubah tegang. Pagi itu, meja makan seperti meja terdakwa di hadapan para hakim di pengadilan.

"Tapi, sekarang sepertinya hanya kesalahpahaman saja. Mungkin benar, aku kurang memperhatikan Hana. Mulai sekarang, aku akan lebih memperhatikan Hana. Kau tidak keberatan, bukan?" lanjut Haena menguji ketulusan Shopia.

Beberapa detik, wajah gadis itu menegang. Lalu, kemudian tersenyum dan menggelengkan kepala pelan.

"Aku tidak keberatan sama sekali, Ibu. Hana itu anak kandung Ibu, sudah sewajarnya mendapatkan perhatian lebih dari Ibu. Aku akan menahan diri dan tidak akan cemburu," sahut Shopia sembari mempertahankan senyumnya.

Haena bangkit, perasaannya sudah lebih baik, tapi bukan berarti dia sudah tidak curiga terhadap mereka. Ia tersenyum, menatap ketiganya penuh selidik.

"Baiklah jika begitu. Aku ada kesibukan di restoran. Minggu ini ada pesanan besar dari selatan kota Eldoria. Mungkin aku akan pulang larut malam ini," katanya seraya pergi tanpa ingin mendengar jawaban mereka.

Tuan Haysa tertegun, tapi kemudian merasa lega. Ia hanya bingung, Haena pergi tanpa melirik ke arahnya. Pergi begitu saja tanpa ingin mendengar jawaban mereka terlebih dahulu.

Aku akan menemukan rahasia yang kalian sembunyikan. Lihat saja, mulai sekarang jangan mengharapkan apapun yang seharusnya menjadi milik Hana. Villa itu, jangan harap bisa mendapatkannya.

Hati Haena mengancam, dimulai dari detik itu dia hanya akan melihat Hana seorang. Biarlah Shopia berada dekat dengan Elina. Wajah mereka yang mirip, membuat hati Haena yakin bahwa mereka adalah ibu dan anak.

"Apakah dia masih akan curiga kepada kita?" bisik Elina setelah memastikan Haena pergi dari rumah.

Tuan Haysa menghela napas panjang, menggeleng pelan. Ia tidak bisa menebak bagaimana perasaan sang istri.

"Aku tidak tahu. Kita lihat saja ke depannya nanti bagaimana. Untuk saat ini, kalian jangan membuat masalah dengan Hana terlebih dahulu. Biarkan Haena memperhatikan anaknya itu," ujar Tuan Haysa meski tak rela.

Shopia diam seribu bahasa, membayangkan sikap Haena yang terlihat berbeda dari biasanya.

Apakah ibu akan lebih memperhatikan Hana dari pada aku mulai sekarang? Apa yang harus aku lakukan? Jika seperti ini, maka villa itu tidak akan mudah aku dapatkan.

Ia bergumam di dalam hati, mencemaskan villa yang dia incar selama ini.

"Itu benar, Shopia. Dengarkan Ayahmu. Ibu yakin ini tidak akan lama, dari dulu Haena sangat menyayangimu. Bahkan, setelah Hana datang pun dia tidak pernah mempedulikannya, bukan? Lagi pula, Evan mencintaimu bukan Hana. Keluarga Falcon adalah dukungan terbesarmu. Jangan sampai terlepas," rayu Elina sambil tersenyum licik.

Shopia tersenyum, membayangkan Evan datang melamar dengan mas kawin yang melimpah. Haena pasti akan berbalik menyayanginya. Bagaimanapun, keluarga Falcon adalah keluarga terpandang di pusat kota Eldoria.

Baiklah. Untuk sementara ini, aku akan mengalah dan membiarkan Hana merebut perhatian ibu dulu.

1
Neni Suhandi
haiiii mampir ah 🤭
Aisy Hilyah: terimakasih banyak
total 1 replies
Hariyanti
aku suka banget sama ceritanya 😘 😘😘
Aisy Hilyah: terimakasih banyak 😍😍😍
total 1 replies
itin
layak direkomendasikan
Aisy Hilyah: terimakasih banyak 😍😍😍
total 1 replies
itin
cerita yang bagus 🔥🔥❤️❤️
Aisy Hilyah: terimakasih banyak
total 1 replies
Hariyanti
mass ratu diobral....😏😏
Aisy Hilyah: murah meriah
total 1 replies
Hariyanti
nah loh..... kyknya byk orang dr istana Amerta transmigrasi ke masa depan😲😲
Aisy Hilyah: menyusul ratu
total 1 replies
ina
🤭🤭🤭🤭
Ibrahim Efendi
jet apakah? bukankah jet biasanya perlu landasan panjang???? f35 kah????
Priskha
wis sang ratu bertemu kembali dg pelayan kecilnya si Nan'an
Aisy Hilyah: mereka berkumpul
total 1 replies
Priskha
aq senang klau tokoh utamanya perempuan sangat tegas
Aisy Hilyah: 💪kayak kita
total 1 replies
Erni Sasa
😘😘😘😘
Aisy Hilyah: terimakasih banyak 😍😍😍
total 1 replies
Priskha
dr awal baca sdh bikin esmosi
Aisy Hilyah: benar sekali
total 1 replies
Priskha
bnr2 klg toxic... ayo Hana balaskan dendammu
Aisy Hilyah: siap tunggu saja waktunya
total 1 replies
Hariyanti
amazing 😲
Aisy Hilyah: terimakasih banyak
total 1 replies
Hariyanti
too late 😏😏😏adikmu sdh ga ada 😏😏😏
Aisy Hilyah: bener bener terlambat
total 1 replies
Violet
Ending dgn 3sisi yg tebak2 buah manggis tp tak disangka2 pny endingnya masing2 yg jelas tnp mematikan karakter. Paling suka dgn romance Kaisar & Ratu mlh lbh bagus lg dibykkin interaksinya biar makin berasa nembus lovey dovey pasangan teromantis sejagat raya.
Terima kasih utk karyanya, sehat2 slalu & semangat utk karya terbarunya 🙏🏻💐💪🏼🥰
Aisy Hilyah: siap terimakasih juga sarannya. 😍😍😍😍
total 1 replies
Daniela Whu
ada ya seorang ratu jd penjual kopi jalanan 🤭 mengatal pula 😄
Aisy Hilyah: ada, itu dia
total 1 replies
mei
👍👍👍👍👍👍thanks atas critanya Thor
sangat menarik... rekomend!
Aisy Hilyah: terimakasih banyak 😍😍
total 1 replies
Amriati Plg
Evan bego banget sih sudah bagus bebas dari penjara n siksaan bukannya tobat malah masih targetkan hana lagi
Aisy Hilyah: nah bener banget
total 1 replies
Weni Kasandra
cerita yang bagus...👍👍
Aisy Hilyah: terimakasih banyak 😍😍😍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!