Mei Lian putri dari kerjaan Cheng yang menikah dengan Kaisar perang dari kerjaan Yan , karena perjodohan .
Mei Lian sangatlah bahagia dengan pernikahan nya itu , karena memang sudah lama ia mengagumi sosok Kaisar perang yang sangat hebat dari kerjaan Yan , tapi tak disangka ternyata Kaisar dari kerjaan Yan tidak lah menyukai Mei Lian , Kaisar yang terkenal dengan kehebatannya di dunia perang itu seketika berubah menjadi kejam dan sering menyiksa Mei Lian di dalam istananya .
apa yang membuat Kaisar tidak menyukai Mei Lian. ?
dan apa kah Mei Lian sanggup bertahan dengan perlakuan kasar suaminya , atau justru ia menyerah dan memberikan raganya kepada seseorang yang menginginkan kehidupan kedua . ?
seperti apa kisah nya 😅🤭 yang penasaran mampir ya guysss hehehee .... 🥰🥰🤗 .
.
.
.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kasmawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Sandiwara Putri Xi Shi
.
.
Keesokan hari nya , Mei Lian terbangun dari tidurnya dan di atas meja nya sudah ada makanan yang sudah di sediakan oleh Jia Li untuk nya.
" kau memang sangat perhatian Jia Li .... tapi aku mau mandi dulu " ucap Mei Lian merentangkan otot-otot tangannya yang terasa sedikit pegal karena baru bangun tidur .
" baik Miss .... Dan saya akan menyediakan pakaian terbaik anda " ucap Jia Lia
Mei Lian ia tersenyum setelah nya ia beranjak turun dari ranjang nya .
.
.
.
Kaisar Liu Che yang malam ini tidur di kamar Pangeran Liu Yuning karena menjaga sang kakak semalaman takut terjadi sesuatu kepada Pangeran Liu Yuning karena mengingat kata tabib tidak ada yang boleh menyentuh tubuh Pangeran Liu Yuning sebelum pagi, sedangkan semalam Mei Lian menyentuh tubuh pria itu .
Tapi hingga sampai pagi ini tidak ada yang terjadi kepada pangeran Liu Yuning cuman pria itu masih belum sadarkan diri , wajahnya semakin bertambah pucat , dan hal itu membuat Kaisar Liu Che semakin khawatir .
Pintu kamar Pangeran Liu Yuning terbuka dan masuklah Ratu Diaon Chan bersama dua orang pelayan nya yang membawa semangkuk bubur yang masih hangat untuk pangeran Liu Yuning.
Kaisar Liu Che menunduk hormat , Ratu Diaon Chan tersenyum kepada putranya itu " bagiamana keadaan nya. ? " tanya Ratu Diaon Chan seraya menatap penuh iba Pangeran Liu Yuning yang masih belum sadar itu .
" tidak ada perubahan ibunda Ratu , Pangeran terlihat semakin pucat " jawab Kaisar Liu Che
Ratu Diaon Chan menganggukkan kepalanya setelah nya ia melangkah mendekati Pangeran Liu Yuning .
" kau terlihat lelah Liu Che kembali lah ke istanamu , aku yang akan menjaga putraku " ucap Ratu Diaon Chan dengan lembut nya
Kaisar Liu Che menunduk hormat " terimakasih ibunda Ratu .... " ucap Kaisar Liu Che
Setelah nya ia melangkah keluar dari kamar pangeran Liu Yuning membiarkan Ratu Diaon Chan selaku ibu mereka menjaga pangeran Liu Yuning.
Ratu Diaon Chan menatap lekat wajah pucat Pangeran Liu Yuning " berikan bubur nya kepada ku " ucap Ratu Diaon Chan mengulurkan tangan nya meminta semangkuk bubur hangat yang asapnya masih menggumpal
pelayan nya memberikan nya dengan sopan Ratu Diaon Chan menatap bubur yang ada di dalam mangkuk itu , senyuman tipis nya terukir di sudut bibir nya.
" waktu nya makan putra ku .... walaupun keadaan mu masih belum sadar tapi ibunda yakin kau akan merasakan suapan kasih sayang ibunda kesayanganmu ini " ucap Ratu Diaon Chan seakan pangeran Liu Yuning mendengarnya .
Setelah nya Ratu Diaon Chan menyuapi bubur yang sangat encer itu kedalam mulut Pangeran Liu Yuning dengan sangat hati-hati.
.
.
.
Kaisar Liu Che bertemu dengan Putri Yang Zi yang ingin masuk kedalam kamar suaminya , Kaisar Liu Che menghampiri Kakak iparnya itu.
" ibunda Ratu ada di kamar Pangeran dan dia bilang ingin menjaga putranya .... Jangan menganggu nya atau dia akan marah " ucap Kaisar Liu Che kepada kakak ipar nya itu
Putri Yang Zi menghela napasnya dengan pelan " terimakasih sudah memberi tahuku Kaisar " ucap Putri Yang Zi dengan sopan nya
Kaisar Liu Che hanya menganggukkan kepalanya setelah nya ia melangkah pergi , Piyu yang melihat keberadaan tuan nya itu segera menghampiri nya .
" tuan ... Maafkan hamba semalam Hamba fokus melati prajurit yang ada di istana anda .... Karena Fei Jing tangan nya terluka dia masih belum bisa melatih prajurit " jelas Piyu karena selama mereka kembali dari medang perang Piyu segera mendatangi area latihan prajurit tuan nya dan ia melihat lengan Fei Jing terluka dan lumayan cukup parah , jadi Piyu lah yang menggantikan Fei Jing untuk melati prajurit untuk sementara .
" terluka bagaimana bisa.? " tanya Kaisar Liu Che ia terus melanjutkan langkah nya
" saya juga tidak tau tuan .... Fei Jing tidak ingin mengatakan nya " jawab Piyu
" itu Putri Mei Lian yang melakukan nya " suara seorang wanita yang tiba-tiba datang menghentikan langkah Liu Che yang kini sudah berada di depan gerbang istana nya .
Xi Shi bersama dengan pelayan nya melangkah kearah Kaisar Liu Che seraya memasang wajah sedihnya , Kaisar Liu Che membalikkan tubuh nya dan menatap Putri Xi Shi yang terlihat sangat sedih .
" aku tidak bohong kakak .... Putri Mei Lian lah yang melukai lengan Pelatih Fei Jing dengan pedang , bukan hanya Pelatih Fei Jing saja yang dia lukai tapi aku juga , lihat lah lengan ku kakak ini masih terasa sakit " Putri Xi Shi berkata dengan suara sedih nya seraya memperlihatkan lengan nya yang masih terbalut perban dan itu bekas luka yang ia buat sendiri kepada lengan nya dengan sengaja .
Kaisar Liu Che meraih lengan putri Xi Shi yang masih terbalut perban itu ia meneliti luka yang ada di lengan Xi Shi " aaauuu .... Ini sakit kakak " ucap Putri Xi Shi meringis kesakitan
" maaf Kaisar bukan hanya itu kemarin Putri Mei Lian kembali membuat tangan putri Xi Shi memerah karena menyeret nya keluar dari aula istana " ucap Bai Lu berbohong pelayan wanita itu ingin membantu nyonya nya
Kaisar Liu Che melepaskan lengan putri Xi Shi dan setelah nya ia melangkah masuk kedalam istananya dengan wajahnya yang di penuhi amarah , Piyu menata kedua wanita itu setelah nya ia menyusul sang taun .
setelah kaisar Liu Che tidak ada dihadapannya putri Xi Shi tersenyum bahagia " kita berhasil Bai Lu .... Sebenar lagi Putri Mei Lian akan di hukum .... Hahahahaaaaa ..... aku memang sangat pintar " ucap putri Xi Shi kepada Bai Lu
" anda memang hebat nyonya " ucap Bai Lu wanita pelayan itu juga terlihat sangat senang .
Mei Lian yang saat ini duduk dengan santai seraya menikmati makanan nya itu tiba-tiba di kagetkan dengan suara pintu kamarnya yang tiba-tiba terbuka.
Jia Li segera menunduk saat melihat kaisar Liu Che masuk kedalam kamar nyonya nya dengan wajah yang di penuhi dengan amarah.
sedangkan Mei Lian wanita itu dengan santai nya meraih gelas yang berisikan air lalu meminumnya dengan gaya anggun dan elegan nya.
" ada apa kaisar kenapa pagi-pagi begini kau masuk kedalam kamar seseorang dengan tidak ada sopan santun nya " ucap Mei Lian tanpa menatap kaisar Liu Che yang menatap tajam dirinya .
" kalian berdua keluar lah " ucap Kaisar Liu Che kepada Piyu dan juga Jia Li
Jia Li ia menatap sang nyonya wajah wanita pelayan itu terlihat sangat khawatir " aku akan baik-baik saja .... " ucap Mei Lian ia tersenyum lembut kepada Jia Li dan akhirnya Jia Li keluar dari kamar nyonya nya itu
" ada apa .... Wajah mu kenapa terlihat seperti itu. .... ? " Mei Lian kembali bertanya dengan santai nya
Kaisar Liu Che mengeluarkan pedang tajamnya dari sarung nya dan setelah nya ia meletakkan pedang tajam itu tepat di leher Mei Lian .
Mei Lian ia menatap pedang tajam yang ada di lehernya itu dan kapan saja pedang itu akan menebas lehernya .
" ada apa kaisar ... . Apa kau ingin mengajakku bertarung pedang .... tapi sepertinya pagi ini aku sedang tidak mood jadi lebih baik kau keluar dari kamar ku " ucap Mei Lian di wajah wanita itu tidak menyimpan ketakutan sedikit pun .
.
.
.
lanjut up lagi thor💪💪💪💪💪