NovelToon NovelToon
SISTEM KEBERUNTUNGAN NOVA

SISTEM KEBERUNTUNGAN NOVA

Status: sedang berlangsung
Genre:Duniahiburan
Popularitas:165.4k
Nilai: 5
Nama Author: Tirta_Rahayu

Nova lisma, gadis desa yang tiba-tiba mendapat sistem keberuntungan, tentu saja terkejut. namun, dia langsung memanfaatkan semuanya. dan dia yang mengupayakan untuk kuliah, benar-benar memanfaatkan sistem tersebut.
dia mengumpulkan modal dari hadiah sistem, dan kemudian perlahan membuka usahanya sendiri.
sementara, setelah dirinya mendapatkan sistem, dia pun jadi melupakan kebiasaannya yang selalu menempel pada seorang laki-laki yang merupakan seniornya. Julian.
lalu bagaimanakah selanjutnya ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tirta_Rahayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

4. pura-pura tidak dengar

Saat pembelajaran dimulai, Nova merasa aneh pada dirinya sendiri. Karena setiap materi yang dijelaskan oleh dosen sangat mudah ia pahami. Bahkan dia bisa mengarang untuk versinya sendiri.

(Aneh sekali.. kenapa aku merasa sangat mengerti dengan apa yang disampaikan oleh ibu diva. Seperti mendapatkan sebuah keberkahan dan otak yang baru.) Batinnya yang tentu saja merasa bingung.

(Ah sudahlah.. Nanti kena tegur sama ibu diva.) Batinnya lagi yang mulai memperhatikan pembelajaran. Dia bener-bener merasa sangat aneh, karena dirinya sangat mudah memahami setiap pelajaran yang terpampang lewat infocus.

"Baiklah kalau begitu.. karena waktu kita juga sudah di penghujung, kita akan lanjutkan minggu depan. Oh iya, tolong yang tugasnya belum lengkap, dilengkapi ya. Biar nanti nilai tugas kalian tidak minus." Tutur Ibu diva lagi.

"Baik bu.."

Setelah itu Ibu diva pun langsung keluar. Sementara anak-anak, mereka tetap berada di dalam ruang kelas karena mereka akan melanjutkan mata kuliah berikutnya. Dan benar saja, hanya sekitar berselang 5 menit, dosen yang memimpin mata kuliah itu pun langsung masuk.

Dan lagi-lagi, Nova merasa kalau dia merasa sangat hoki. Semua penerangan dan penjelasan dari para dosen hari ini benar-benar terekam jelas di kepalanya. Bahkan dia sudah tidak merasa ngantuk lagi, ketika dosen menjelaskan pelajaran itu.

Dulu mana ada seperti ini ? Lama sedikit saja dosen Itu menjelaskan, dia sudah merasa sangat ngantuk sekali. Namun tentunya berbeda dengan hari ini.

"baiklah anak-anak.. Karena sekarang kita sudah di penghujung waktu.. kita cukupkan pembelajaran kita hari ini sampai di sini saja. Dan tolong, minggu depan tugasnya dikumpulkan."

"baik Pak!!" seru anak-anak itu. dosen pun langsung keluar lebih awal, baru setelah itu disusul oleh anak-anak kuliahan.

"nov.. ayo ke kantin.." ajak Leli.

"oh ayo.."

"tumben banget diajak ke kantin langsung mau.. sedang ada uang nov.." bisik Rani di telinga Nova. mereka tidak sahabatan, tapi mereka berteman dengan baik.

"Iya ran.. Alhamdulillah kemarin baru dapat kiriman.. Ya udah yuk.. perutku juga sudah cukup lapar." ucapnya lagi.

"ayok!!" akhirnya mereka bertiga jalan beriringan menuju kantin yang letaknya di belakang kampus mereka.

sesampainya mereka di kantin, mereka Langsung mendapati suasana yang begitu ramai. sementara orang-orang di kantin yang melihat kedatangan mereka, dan melihat keberadaan Nova di sana langsung berbisik-bisik.

"eh gadis itu datang tuh.. pasti dia langsung nempelin Julian.." gumam salah satu mahasiswi yang ada di sana.

"benar!! siapa yang tidak tahu, baru jadi mahasiswa baru aja sudah gatal sama senior." sambung yang lain. sementara Rani dan Leli yang mendengar desas-desus itu menatap ke arah Nova.

"kita duduk di sana aja.." ucap Nova yang pura-pura tidak peduli. dan lebih tepatnya lagi, pura-pura tidak mendengar apa yang dikatakan oleh mahasiswi terhadap dirinya.

"oh iya!! kita di sana aja.." ketiganya pun langsung mendekati meja kosong yang baru ditinggalkan.

"kalian di sini aja ya biar aku yang pesan. Kalian mau makan apa.?" tanya Leli.

"Aku mau mie ayam bakso.. " ujar Nova. mendengar itu, Leli dan Rani langsung menatapnya. Jarang-jarang Nova memesan mie ayam atau bakso.

"aku juga sama. mie ayam bakso.. Minumannya, teh es ya. Untuk Nova, biar aku yang bayar." ucap Rani. Leli juga merasakan hal yang sama dan ingin membantu. namun dengan cepat Nova menyingkirkan uang teman-temannya.

"eh jangan!! hari ini aku mendapatkan uang lebih dari orang tua.. aku aja yang bayar ya." ucapnya sambil mengeluarkan nominal uang rp100.000.

melihat itu, bukannya merasa senang Leli dan Rina Langsung melempar pandang. mereka tahu bagaimana kondisi teman mereka ini. dan tentunya mereka tidak sembarangan menerima uangnya walaupun ingin membuatnya senang. Nova yang paham dengan pemikiran teman-temannya itu langsung bersuara.

"kali ini aja, biarkan aku yang traktir. Ya. Kalian kan sudah sering mentraktir kita.. jadi hari ini, kebetulan aku punya uang, biarkan aku yang melakukannya.. boleh ya.." ucapnya sambil memasang wajah sendu dan penuh permohonan.

mendengar itu keduanya langsung menghela nafas kasar.

"apa kamu selama ini merasa tidak nyaman kita traktir..?" tanya Leli yang sudah beralih duduk terlebih dahulu.

"Iya nov.. kita tulus kok dan ikhlas ngebantuin kamu. daripada nanti kamu sakit, ntar kita juga yang repot.." sambung Rani. mendengar itu Nova kembali tersenyum.

"aku tahu kawan.. tapi kan, Aku juga ingin mentraktir kalian. kali ini aja ya." dia pun langsung menyodorkan uangnya kembali pada Leli. Rani dan Leli kembali saling memandang. tapi akhirnya mereka mengerti juga dengan keinginannya.

"ambil aja Li.. tapi kalau nanti kamu butuh sesuatu, jangan sungkan kabari kita ya.." ujar Rani kepada Nova.

"Ya baiklah baiklah.." akhirnya senyum terbit pun muncul di bibir Nova. tidak sia-sia dia memasang wajah memelas kepada kedua temannya ini.

Leli sendiri langsung mengambil uang rp100.000 itu, dan kemudian pergi menuju STAN. di sana dia langsung memesan tiga mie ayam untuk mereka dan sekaligus dengan teh es-nya.

Saat Leli melakukan pembayaran, sistem sistem milik Nova pun langsung aktif.

ting

"tuan rumah baru saja terdeteksi sedang mentraktir kawan-kawannya. dan mengeluarkan dan mengeluarkan uang senilai rp100.000. cashback-nya sudah dikirimkan ke dalam rekening."

sring

Nova yang mendengar suara sistem yang berbicara dan melihat hologram di depannya, langsung kegirangan di dalam hatinya. hatinya berbunga-bunga sehingga membuat Dia sedikit senyum-senyum sendiri. namun sebelum Rani menyadarinya, dia kembali mengeluarkan handphonenya untuk mengecek nominal cashback yang masuk.

(hah.. masuk lagi 5 juta.. berarti sistem ini harus dimanfaatkan dengan baik. semakin banyak pengeluaran, maka cashback-nya semakin tinggi.. Woa.. tapi tapi.. aku harus ngapain ya biar aku bisa mengeluarkan nominal uang yang banyak..) gumamnya dalam hati.

"eh nov.. ada Julian tuh.. tumben kamu nggak samperin.." Nova yang sedang menghayal itu, langsung tersadar dengan suara Rani. Nova langsung menoleh ke arah meja Julian, yang tampak memang sedang menghadap ke arah meja mereka.

terlihat, Julian di sana sedikit melirik ke arah mereka, namun dengan cepat berpura-pura mengobrol dengan teman-temannya.

"ah sudahlah!! itu masa lalu. masa lalu biarlah berlalu.. Aku mau nikmatin mie ayam dulu.." ucapnya dengan santai.

untuk sekarang, rasanya perasaannya kepada Julian sudah luntur begitu saja. apa ini ada hubungannya dengan sistem ? atau, karena sistem memberikannya uang, sehingga membuatnya menjadi kegirangan dan melupakan perasaannya kepada Julian.

jujur saja, sudah setengah semester ini, dia selalu mencoba untuk dekat dengan Julian yang merupakan seniornya sendiri. mereka tentu saja berbeda 4 tahun. tapi Julian sendiri, memang sengaja mengulang mata kuliahnya dan merupakan lebih tinggi satu tingkat dari pada Nova.

kuliah pertama Julian, yaitu mengambil jurusan ekonomi dan bisnis. di mana dia menyelesaikan kuliah itu hanya sekitar dua setengah tahun saja dan lebih cepat dari biasanya. dan karena umurnya masih belum bisa mendapatkan pekerjaan, Dia pun akhirnya memilih untuk mengambil kuliah kembali di universitas yang berbeda. sekarang dia mengambil jurusan geografi pemetaan. di mana, posisinya sekarang adalah senior bagi Nova.

1
aria
pendekatan yang baik.
Memyr 67
𝗍𝗋𝗂𝗆𝖺 𝗄𝖺𝗌𝗂𝗁 𝗌𝗎𝖽𝖺𝗁 𝗎𝗉. 𝗌𝗎𝖽𝖺𝗁 𝖺𝗄𝗎 𝗍𝗎𝗇𝗀𝗀𝗎 𝗁𝖾𝗁𝖾 😄
Mince Tamince
sangat menghibur
aria
Bima sudah mulai bucin, dan itu bagus.
Memyr 67
𝖻𝖺𝗀𝗎𝗌. 𝗍𝗎𝖽𝗎𝗁𝖺𝗇 𝗍𝖺𝗇𝗉𝖺 𝖻𝗎𝗄𝗍𝗂, 𝖻𝗂𝗌𝖺 𝗆𝖾𝗇𝗀𝖺𝗋𝖺𝗁 𝗉𝖺𝖽𝖺 𝗉𝖾𝗆𝖻𝗎𝗇𝗎𝗁𝖺𝗇. 𝗃𝗂𝗄𝖺 𝗒𝗀 𝖽𝗂𝗍𝗎𝖽𝗎𝗁 𝗍𝗂𝖽𝖺𝗄 𝖻𝖾𝗋𝗌𝖺𝗅𝖺𝗁, 𝗍𝖺𝗉𝗂 𝗁𝖺𝗋𝗎𝗌 𝗆𝖾𝗇𝖺𝗇𝗀𝗀𝗎𝗇𝗀 𝗄𝖾𝗌𝖺𝗅𝖺𝗁𝖺𝗇 𝗒𝗀 𝗍𝗂𝖽𝖺𝗄 𝖿𝗂𝖺 𝗅𝖺𝗄𝗎𝗄𝖺𝗇, 𝗍𝖾𝗋𝗎𝗌 𝖽𝖾𝗉𝖾𝗌𝗂 𝖽𝖺𝗇 𝖻𝗎𝗇𝗎𝗁 𝖽𝗂𝗋𝗂. 𝗆𝖾𝗆𝖺𝗇𝗀 𝗁𝖺𝗋𝗎𝗌 𝗍𝖾𝗀𝖺𝗌 𝗂𝗍𝗎 𝗉𝖾𝗇𝖾𝗀𝖺𝗄𝖺𝗇 𝗎𝗇𝖽𝖺𝗇𝗀 𝗎𝗇𝖽𝖺𝗇𝗀 𝗉𝖾𝗇𝖼𝖾𝗆𝖺𝗋𝖺𝗇 𝗇𝖺𝗆𝖺 𝖻𝖺𝗂𝗄. 𝗃𝖺𝗇𝗀𝖺𝗇 𝖼𝗎𝗆𝖺 𝖽𝗂 𝖺𝗍𝖺𝗌 𝗄𝖾𝗋𝗍𝖺𝗌, 𝗇𝗁𝖺𝖽𝖾𝗆 𝗇𝗀𝖺𝖽𝖾𝗆𝗂𝗇 𝗍𝗈𝗄, 𝗉𝗁𝗉
Nhi E
pengen juga punya sistem kayak nova 😭😭😭😭😭
Memyr 67
𝗍𝗒𝗉𝗈𝗇𝗒𝖺 𝖻𝖺𝗇𝗒𝖺𝗄 𝖻𝖺𝗇𝗀𝖾𝖽. 𝗍𝖺𝗉𝗂 𝗆𝖺𝗌𝗂𝗁 𝖻𝗂𝗌𝖺 𝖽𝗂𝗂𝗄𝗎𝗍𝗂 𝗌𝗂𝗁. 𝗄𝖺𝗅𝖺𝗎 𝗌𝗎𝖽𝖺𝗁 𝗆𝖾𝗆𝖻𝗂𝗇𝗀𝗎𝗇𝗀𝗅𝖺𝗇 𝖺𝗄𝗎 𝖻𝖺𝖻𝖺𝗒
Dewiendahsetiowati
semakin benci deh tetangga julid
Memyr 67
𝗌𝗂𝖺𝗉𝖺 𝗋𝖾𝗌𝗍𝗂?
Memyr 67
𝖭𝖮𝖭𝖠𝖪𝖳𝖨𝖥𝖪𝖠𝖭 𝗒𝖾𝗌?
Toyaaa
mksh thor udah up klo bisa setiap hri doubel ya thor
fadlun Molotolo
cerita nya bagus👍👍👍
fadlun Molotolo
sangat bagus
Ds Phone
tak bolih lupa lah tu
Afifah Fauziyah Hanum Sahar
maaf ya....saya cukup banyak baca novel sistem....dan novel sistem itu kebanyakan versi luar negri...dan baru kali nie saya baca versi dalam negri ...bagus kok Thor.... semangat ya...jgn pantang menyerah...
Ds Phone
dia menang bermurah hati
Ds Phone
cemburu lah tu
Ds Phone
dia tengah taget nov
Ds Phone
dia tak ingat rupa nya
Ds Phone
berkerja sama
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!