NovelToon NovelToon
Happiness

Happiness

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / CEO / Konflik etika / Nikah Kontrak / Trauma masa lalu / Antagonis
Popularitas:205
Nilai: 5
Nama Author: Kim Umai

Hallo besti 🖤, cerita ku ini tentang cewek bernama Syakila Almeera yang memiliki sifat ceria, aktif, ekspresif, lembut, dan penuh cinta bertemu dengan Agha yang memiliki sifat berbanding terbalik dengan Syakila.

mereka berdua di satukan oleh pernikahan paksa, dan banyak drama didalam pernikahan mereka, apakah Agha akan jatuh cinta dengan Syakila yang terus-menerus memperlakukan Agha dengan penuh cinta atau akankah Agha tetap terjebak di lingkaran bernama masa lalu. Maka saksikan dan baca terus cerita happiness ini yah, jangan lupa komen like dan follow untuk info selengkapnya, bay bay besti.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kim Umai, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 4 POV Agha

Posisi rumah Abah Umah, gak jauh dari barak/rumah dinas tentara, dan gak jauh juga dari tempat kerja Abah.

Abah emang memilih punya rumah sendiri, daripada tinggal di rumah dinas, karena kalau udah pensiun dah gak pusing mikirin mau tinggal di mana, dan kalau ada acara bakalan lebih leluasa aja.

Di rumah Abah Umah, posisi garasi mobil nya lain dari yang lain, biasanya kan di depan rumah, nah ini di belakang rumah, lalu rumah Abah Umah ini gak tingkat, hanya satu lantai, tapi panjang dan lebar serta 4 kamar yang miliki kamar mandi, dan 2 kamar tamu. Untuk kamar mandi yang dekat dapur menggunakan pintu kamuflase itu adalah kamar mandi kecil, tidak miliki bathtub, hanya WC, shower, wastafel untuk cuci muka. Biasa di pakai sama tamu atau keluarga yang menginap.

lay out rumah Abah Umah, dari pintu utama langsung dapat ruang tamu/ruang keluarga dan ruangan main, ada perosotan dan mainan lainnya, masuk ke lorong akan jumpa pintu pertama sebelah kanan itu kamar utama (kamarnya Abah Umah), sebelahnya pintu kedua kamar kak Syifa, depannya berarti bagian kiri ada pintu ke tiga kamar Agha, di sebelahnya ada ruang TV plus sofa dan meja, sebelahnya kamar mandi kecil dengan pintu kamuflase, terus ruang makan dan dapur, depannya ada 2 kamar tamu yang ukurannya sama dengan kamar Syifa dan Agha.

Ohiya, Abah juga gak menerima kendaraan/fasilitas yang di sediakan negara untuk posisi jabatan Abah kolonel, Abah lebih milih fasilitas sendiri. Abah pakai mobil pribadi untuk bepergian atau ke tempat kerja.

Sempat ada isu bahwa Abah korupsi, tapi langsung di tentang tegas oleh Jendral dan Brigadir Jenderal. Tapi untuk membungkam orang-orang yang masih percaya akan isu tersebut, akhirnya terbongkar lah kalau Abah itu anak dari Harry Harrison orang terkaya nomor 2 di dunia, semua tercengang dan membungkam mulutnya, tapi Abah buat keputusan agar tidak terdengar sampai ke media sosial, karena Abah ingin istri dan anak-anaknya hidup dengan nyaman.

Aku cerita sedikit yah dibagian kenapa Abah tidak meneruskan perusahaan papa nya yaaa simpel aja sih karena cita-cita, Abah dari dulu kepingin banget jadi tentara bahkan setelah adanya persyaratan wajib militer, keinginan Abah makan besar untuk jadi tentara dan banyak banget rintangan dan bujuk rayu ke papa dan mama nya agar mau menyetujui cita-cita nya. Berhubung Abah anak terakhir jadi papa nya membuat syarat agar anak laki-laki dari Abah mau itu anak pertama kedua atau ketiga akan meneruskan perusahaan yang seharusnya menjadi milik Abah.

Awalnya Abah sempat ragu karena mengingat anaknya yang akan kena getahnya, tapi Abah di situ punya pikiran gak bakalan nikah eh pas di bagian pertukaran tentara ke Indonesia di tahun berapa itu Abah lupa kasih taunya intinya sebulan kemudian Abah di Indonesia ketemu sama umah singkat cerita setelah mendapat restu Abah dan umah menikah, dan di sini Abah mulai cari cara agar anaknya nanti perempuan dan benar anak pertamanya perempuan eh tanpa di sangka kuasa Allah kasih Abah anak ke dua tapi laki-laki. Mendengar kabar itu papa nya sangat gembira, sampai-sampai setelah acara tujuh bulanan papa dan mama nya meminta umah untuk pindah ke negara mereka sampai melahirkan.

Untuk pendidikan yang di dapat Agha pun sudah jelas di bawah kuasa opa atau papa nya Abah, Agha ke Indonesia jika libur sekolah dan menjelang hari lebaran idul Fitri saja selebihnya Agha besar di sana dan untungnya Agha tidak terjerumus pergaulan bebas di sana, tau sendiri kan gimana sistem pergaulan di Inggris sama saja seperti di Amerika yah walaupun tidak separah itu. Untuk pendidikan agama tenang saja karena keluarga Abah Islam semua, mereka tinggal emang di Inggris tapi agama mereka dari dulu hingga sekarang adalah Islam so itu salah satu keuntungan terbesar dalam hidup Agha, setelah selesai pendidikan Agha di bebaskan memilih tinggal dimana walaupun bisa di bilang Agha nih di rumah hanya numpang tidur itupun jarang di rumah karena harus keluar kota atau bahkan keluar negeri yang memakan waktu lebih lama. Okay back to the topik.

Agha memarkirkan mobilnya di garasi, kemudian keluar dari mobilnya dan melihat bahwa ada mobil milik Abah nya, berarti ada di rumah.

"Assalamualaikum umah, Erlan pulang." Ucap Agha senang ceria, gak seperti biasanya.

"Wa'alaikumsalam, wah ceria banget anak umah, MasyaAllah."

"Iya umah, ada hal yang mau Erlan bicarakan, Abah mana umah?."

"Di kebun lagi panen buah, katanya mau di bawa ke kantor mau di bagikan."

"Ya udah Erlan tunggu disini yah umah."

"Iya, sebentar umah panggilkan Abah."

"Okay umah."

Sambil nunggu Agha main hp mengecek apakah ada email atau pesan wa masuk, tak lama Abah dengan umah datang.

"Mau bicara apa nih nak?."

"Erlan mau lamar anak orang."

"Hah?." Kompak Abah umah bingung.

"Maksudnya kamu mau nikah sama anak orang?." Tanya Abah yang sedikit ragu sebab anaknya ini anti banget sama perempuan mengingat sudah berapa banyak perempuan yang datang ke dirinya ataupun di kenalkan lewat jalur perjodohan tetap saja tidak mempan.

"Iya lah bah masa anak hewan."

"Hust, kalau ngomong sembarangan." Ujar umah.

"Siapa gadis itu, apakah kami mengenalnya?."

"Sepertinya tidak, mengingat dia orang Medan."

"Wah mantap banget kamu bisa dapat anak Medan, siapa namanya?." Tanya Abah yang berubah jadi penasaran.

"Namanya Alicia, tadi sebelum ke sini Erlan udah jumpa dengannya dan menyerahkan CV ta'aruf."

"Sat set amat nih anak." Ujar Abah sambil menggelengkan kepalanya.

"Anak siapa dulu, Abah."

"Hahaha bener sih, terus awalnya kok bisa jumpa, cerita dari awal dong biar seru." Umah hanya menggeleng-gelengkan kepalanya melihat suami dan anaknya.

Nah di ceritakan lah semuanya sama Agha mulai dari dia jalan menuju cafe jumpa saat Alicia bantuin wanita tua nyeberang, terus minta Helmi cari data milik Alicia, terus buat janji temu untuk menyewa cafenya untuk acara ulang tahun Aya di hari Senin malam sampai CV nya di terima sama Alicia.

"Keren, jadi kapan dia mau kasih jawaban?."

"Belum tau bah, tapi Erlan minta jangan lama-lama dan Erlan kasih waktu untuk dia diskusi sama keluarganya."

"Kamu minta sama Allah untuk di permudahkan semua urusan ini nak, umah dan Abah setuju dengan pilihan kamu." Ucap umah sambil mengelus tangan Agha.

"Bener tuh, tar kalau dapat jawabannya langsung kasih tau Abah dengan umah agar kita pergi langsung kesana." Ucap Abah semangat sambil menepuk pundak Agha.

"Terimakasih umah Abah."

"Sama-sama nak." Ucap Abah dan umah barengan sambil memeluk Agha.

"Kita makan siang dulu yuk, udah sholat kan nak?." Ajak umah dan menanyakan ke Agha tentang sholatnya.

"Udah umah tadi pas di jalan karena pas aja juga sih, ah iya hari ini Erlan pulang lebih larut umah karena ada dua jadwal meeting di luar."

"Iya, tapi jangan lupa sholat ya nak, jangan tinggalkan sholat ingat itu."

"Siap umah."

"kita makan sekarang yuk, habis itu pada mau balik lagi ke kantor kan?."

"Iya umah." Ucap Agha dan Abah bareng.

Mereka pun makan siang bareng, setelah itu Agha pamit lebih dulu ke umah dan Abah mengingat banyaknya jadwal dia.

...****************...

Sampai di kantor Agha mulai kerja sampai dimana dia keluar kantor jam 5 sore dan menuju cafe dimana tempat janji temu di tentukan, singkat cerita beberapa jam kemudian Agha sampai ke rumah jam 10 malam.

Agha jalan menuju kamarnya untuk mandi dan istirahat sebentar, tak lama Agha duduk di kursi kerjanya (dulunya kursi belajar) membuka iPad nya untuk mengecek jadwalnya besok bay the way iPad nya emang ada juga di angannya mengingat jadwal Agha di perusahaan lain. Nah untuk pengurusan jadwal Helmi, Peter, Lee, Hiroshi dan Leonard sekretaris nya mereka bahkan membuat grup yang sisinya mereka 5 untuk bekerja sama agar jadwal Agha tidak bertabrakan, jika di tanya kenapa Agha tau yah karena Agha sendiri yang buat agar mereka ada grup para sekretaris. Untuk perubahan jadwal Agha akan di kirim lewat email pribadi nya, sementara untuk masuknya laporan perusahaan akan masuk di email perusahaan, jadi untuk Hemi dan 4 lainnya mereka udah akrab karena sering diskusi untuk mengatur jadwal Agha yang padat ini, salah satu contohnya.

...Jadwal untuk hari Kamis...

Pukul 08.30-09.00 meeting dengan divisi keuangan.

Pukul 10.00-11.00 meeting dengan divisi pemasaran.

Pukul 12.00-13.00 istirahat.

Pukul 13.10 zoom meeting dengan Pablo client di Italia.

Pukul 14.30-15.30 meeting dengan pak Indro di cafe garden, setelah itu langsung pulang.

Pukul 17.00-18.00 meeting dengan Hiro client di Jepang.

Pukul 21.00 periksa semua dokumen di laptop.

Begitulah jadwal Agha, setelah sholat isya Agha mengecek semua dokumen yang di kirim sama 5 sekretaris nya, dan waktu untuk menyelesaikannya kadang sampai jam 01.20 dini hari atau lebih cepat jam 11 malam.

1
Desi Ramadhani
dikira uang bisa menggantikan nyawa hilang, gila sih
Desi Ramadhani
ceritanya bangus thor, semangat terus buat karyanya👍💕
Kim Umai
makasih juga sudah mampir☺️
Renjana Senja
aku mampir Thor. jangan lupa mampir di karya aku ya. makasih
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!