NovelToon NovelToon
Terjebak Cinta Terlarang Saat Balas Dendam

Terjebak Cinta Terlarang Saat Balas Dendam

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / Selingkuh / Cinta Terlarang / Playboy / Beda Usia / Balas Dendam
Popularitas:13.3k
Nilai: 5
Nama Author: Ken Novia

Setelah diselingkuhi, Brisia membuat rencana nekat. Ia merencanakan balas dendam yaitu menjodohkan ibunya yang seorang janda, dengan ayah mantan pacarnya. Dengan kesadaran penuh, ia ingin menjadi saudara tiri untuk mengacaukan hidup Arron.
Semuanya berjalan mulus sampai Zion, kakak kandung Arron muncul dan membuat gadis itu jatuh cinta.
Di antara dendam dan hasrat yang tak seharusnya tumbuh, Brisia terjebak dalam cinta terlarang saat menjalankan misi balas dendam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ken Novia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Awal mula perselingkuhan

Seorang laki-laki bertubuh tinggi tegap dan kekar keluar dari mobil mewah berwarna hitam, sorot matanya tajam. Wajahnya tampan tapi tak menunjukkan keramahan.

Zion, kakak kandung Arron tapi beda ibu, tiba-tiba pulang untuk mengambil sesuatu. Ia masih tinggal diluar kota bahkan setelah kuliahnya selesai. Entah apa yang membuat Zion enggan tinggal bersama papa dan adiknya.

Zion membuka gerbang dengan kunci yang dibawanya, motor merah Arron terparkir di halaman. Zion melirik dua sepatu yang ada diteras, satu sepatu adiknya dan satu lagi sudah jelas kalau itu sepatu perempuan.

"Si kunyuk itu udah berani bawa cewek ke rumah." Ucapnya sinis lalu masuk ke dalam rumah, sepi entah kemana dua orang yang sepatunya ada didepan.

Zion cuek aja naik ke atas menuju kamarnya, saat sampai didepan kamar Arron tiba-tiba pintu terbuka. Arron muncul dengan rambut basah.

"Ckk..."

Zion hanya berdecak sinis, paham apa yang habis adiknya lakukan. Apalagi dari luar tampak seorang gadis yang sedang duduk di ranjang sambil main hape.

Arron abaikan kakaknya, mereka tak seakrab itu untuk sekedar saling sapa. Ia menutup pintu dan melenggang turun ke bawah karna ojol yang mengantar makanan dari Brisia sudah sampai.

"Atas nama Kak Arron?" Tanya driver ojol berjaket hijau itu.

"Iya Mas. Jadi berapa ongkirnya?"

"Udah dibayar sama Kak Brisia."

"Oh ya udah makasih."

Arron membawa makanan itu masuk ke dalam rumahnya, ia berjalan ke dapur lalu memanggil Disa agar turun.

"Dis makan dulu!" Ajaknya, Disa mengangguk, memasukkan ponsel kedalam tas dan mengikuti Arron keluar.

Mereka berdua dengan enaknya makan makanan dari Brisia, setelah tadi memeras keringat bersama.

"Enak banget Lo pesen dimana Ar?" Tanya Disa, soalnya ayam gorengnya memang enak banget. Apalagi sambelnya.

"Lupa tadi nama restonya. Kapan-kapan gue beliin lagi." Bohong Arron.

"Oke, gue suka ayam sama sambelnya mantap."

Arron melirik Disa yang lagi menikmati makanan, kaya apa sih. Agak jengkel karna merasa ditipu, tapi dia juga masih sayang mau ngebuang. Apalagi Disa cukup pintar bermain diranjang dan bisa membuatnya puas.

Ini sih namanya buaya dikadalin, Arron kira Disa itu masih polos, apalagi cewek itu ngga pernah keliatan punya pacar. Pantesan kesemeknya gede, ternyata pernah di servis sama cowok lain.

Zion sibuk dikamarnya, cowok itu mencari dokumen penting. Dia bahkan ngga bilang sama papanya kalo hari ini pulang.

Setelah kenyang makan, Arron mengantarkan Disa pulang ke rumahnya.

Esoknya, gantian Arron pergi kencan sama Brisia. Cewek itu tampil cantik meskipun ngga pake make up yang berlebihan kaya Disa. Emang udah cantik dan bening dari sononya.

"Brie, nanti temenin aku beli parfum ya kalo udah selesai nonton."

"Siap." Jawab gadis itu ceria, kepalanya senderan ke Arron sambil menikmati popcorn rasa karamel.

Arron fokus menikmati film, tangannya ngga bisa kelayapan kaya sama Disa kemarin. Yang ada bakal ditabok sama Brisia, gadis itu berprinsip tidak ada hubungan badan sebelum pernikahan.

Di rumahnya, Disa sedang tiduran dikamar. Ngehubungin Arron ngga di bales karna orangnya lagi jalan sama pacar kandung.

"Arron pulang jam berapa sih? Dihubungin susah banget."

Disa ketap ketip menatap langit-langit kamarnya yang bermotid langit ada awannya.

"Eh tapi kemarin Arron ngga ngeh kan kalo gue udah ngga segel? Buktinya dia ngga protes."

Disa tampak berpikir, dia ngga nemuin kejanggalan dari tingkah Arron kemarin.

"Bagus lah kalo ngga ngeh, biar gue bisa jerat Elo. Ya kali gue lepasin cowok seganteng Arron. Rugi dong."

Disa mengingat awal mulai hubungannya dengan Arron.

Flashback on.

Sore itu, sekolah Adhyaksa Bakti sudah sepi, karna murid-murid sebagian besar sudah pulang. Kecuali anak-anak basket dan anak-anak paskibraka yang lagi latihan upacara.

Disa baru keluar dari perpustakaan karna mengerjakan tugas kelompok. Ketiga teman kelompoknya pulang lebih dulu karna bawa kendaraan. Sementara Disa nantinya naik bus. Ia melangkah keluar, posisi perpusnya agak di belakang.

Hujan turun begitu saja membuat gadis itu berlari takut basah.

Bukk!

Sebuah bola basket mendarat dikepalanya. Arron sedang memainkan bola basketnya sendirian sambil berjalan menuju basecamp untuk menyimpan bola. Dia tadi kalah suit jadi kebagian balikin bola.

"Aargh..." Ringis Disa memegangi kepalanya.

Arron panik, cowok itu lari ke arah Disa untuk menolong.

"Lo nggak papa?" Tanyanya panik.

"Nggak papa mata..."

Disa mau ngomel tapi pas ngeliat yang ngelempar bola si Arron dia ngga jadi ngereog.

"Pusing." Jawabnya tentu saja akting. Padahal cuma sakit sedikit doang.

Karna panik, Arron mengajak Disa minggir karna hujan dan posisi mereka berdua di tengah jalan.

"Sorry ya Dis, gue nggak sengaja beneran."

"Iya nggak papa Ar, gue juga ngga liat kanan kiri."

"Masih pusing?"

"Sedikit," jawab Disa pura-pura lemah. Gadis itu melirik ke bawah, lalu panik karna baju identitas yang warnanya putih itu basah dan jadi nerawang.

Buru-buru Disa menyilangkan tangannya ke depan dada lalu melirik Arron.

"Lo bawa jaket nggak? Gue naik bus, nggak mungkin pake baju basah." Tanyanya panik.

"Bawa tapi tas gue di basecamp. Lo ikut gue ambil."

Disa mengangguk dan mengikuti langkah Arron, mereka melipir-melipir lewat belakang kelas biar ngga tambah kehujanan.

"Dis, kalo masih pusing jangan pulang dulu, tunggu agak reda!" Pintanya karna merasa bersalah. Mereka sudah sampai didepan basecamp basket.

"Udah sore Ar. Sini jaketnya biar gue pake."

Arron masuk mengambil jaketnya, lalu membawanya keluar. Disa buru-buru mau pake jaketnya Arron.

"Lo pake baju basah mau naik bus apa ngga masuk angin?"

"Hah, iya juga ya. Gue ganti baju didalem basecamp boleh?"

"Iya masuk Aja."

Disa masuk dan ia melepas baju atasnya, nanti baru pake jaketnua Arron. Terbersit dalam benaknya buat godain cowok temannya itu, sekalian ngetes Arron gampangan apa engga.

"Aaaaaa." Jerit Disa membuat Arron panik dan masuk kedalam basecamp.

"Ada apa?"

"Ada kecoa, gue takut Ar."

Disa langsung berlari memeluk Arron padahal dirinya belum pake jaket, baru ngelepasin bajunya doang.

"Mana?"

"Itu disana, tadi mau terbang ke arah gue."

Keduanya sama-sama diam setelah Arron sadar, Disa bagian atasnya cuma pake beha sama tanktop doang. Mana belahannya keliatan karna kesemeknya Disa agak t0tbrut.

Disa ketip-ketip menatap Arron, ngga berusaha melepaskan diri tapi malah sengaja tambah mepet biar kesemek kembarnya nempel ke dada Arron.

"Dis.."

Cup.

Disa mengecup lebih dulu bibir Arron bikin cowok itu kaget.

"Gue suka sama Elo Ar, suka dari dulu. Cuma gue sadar diri Lo punya cewek. Sorry kalau gue lancang, tapi gue...boleh kan..."

Disa menggantungkan kalimatnya sementara bibirnya kembali mengecup bibir Arron, ngga cuma nempel tapi dilumat dengan lembut.

Alih-alih menolak, Arron malah tergoda, gara-gara bisikan setan botak yang bilang udah sikat aja.

Disa mepetin Arron ke tembok lalu menciumnya dengan agresif, ia bahkan menuntun tangan Arron untuk menyentuh kesemek kembarnya."

Flashback off.

Itulah awal mula Arron masuk ke dalam jeratannya Disa. Apalagi setelah tau Arron orangnya nafsuan, makin gencar Disa memancing cowok itu. Tanpa peduli kalau Arron, adalah pacar sahabatnya.

1
Reenuctee 🐈‍⬛🐱
budi salah apa lagi 😩 dibales mulu
Reenuctee 🐈‍⬛🐱
keseringan gendong ntar jadi mbah surip 🤣
Reenuctee 🐈‍⬛🐱
rambutnya warna apa
Reenuctee 🐈‍⬛🐱
kan mama tau mereka pernah sedekat itu 😩
Reenuctee 🐈‍⬛🐱
berasa jadi kakak beneran, ya, yon
Reenuctee 🐈‍⬛🐱
hatinya berbunga
Reenuctee 🐈‍⬛🐱
sebenernya gak papa kan orang masih pacaran /Slight/
coba2 dikit biar ntar pas udah nikah udah pro bisa bikin seneng istri /Tongue/
kalo udah nikah ya gak boleh coba2 /Panic/
Reenuctee 🐈‍⬛🐱: semua orang punya salah /Smirk/ maafin dikit napa 😆
kan daripada cuma 1, enakan 2
kalo yg satu lagi lembur kerja, yg satunya bisa lembur kerrrja 🤣🤣🤣
total 2 replies
Reenuctee 🐈‍⬛🐱
zion curiga gak sih
Reenuctee 🐈‍⬛🐱
itu pegel2nya lain deh keknya
Nana2 Aja
jalan jagung berambut. ngomong2 rambutnya item ato pirang😂😂😂
Ken Novia: agak merah bun😂
total 1 replies
Nana2 Aja
syukurin Ron. kamu ternistakan oleh Brisia sm Zion😜😜😜
Dwi Winarni Wina
makanya bandel dibilangin sm kak zion, emang ada kak mie gacor😄
Dwi Winarni Wina: kok baru dengar ya kak ada mie gacor...
total 2 replies
Elsifa Intan Yolanda
ciyee udah d gendong aja nih yee. ntar laron liat , makin membara dia 🤭🤣😜
Reenuctee 🐈‍⬛🐱: lumayan gak perlu beli gas buat masak 😂
total 1 replies
Elsifa Intan Yolanda
mie gacor macam mana pulak inii 🤭😄
Reenuctee 🐈‍⬛🐱: tor monitor ketua
total 2 replies
Elsifa Intan Yolanda
uhuk uhukk. ciyee yg udahh nemplok aja 😜🤣
Elsifa Intan Yolanda
wleee. kasian deh loo 🤭😄
Elsifa Intan Yolanda
hahaha . makinlah kepanasan si laron liat brie excited kali Ama Abang Zion 🤭😜
Ken Novia: Arron gada harganya😭
total 1 replies
Elsifa Intan Yolanda
gemes nya zi, adik tirimu ituu
cuss lah beraksii 🤭😄
Reenuctee 🐈‍⬛🐱: sulap, say 😆
total 1 replies
Elsifa Intan Yolanda
AAA mau jugaaa, maunya d kasihh bakpiaa Ama akang zion 🤭🤣
Reenuctee 🐈‍⬛🐱: bakpia apa bakpia
total 1 replies
Elsifa Intan Yolanda
udah laron udah kalah teross , mending mingkem aja deh . 🤭😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!