Chu Chen, seorang Kaisar Api mati dibunuh oleh kekasihnya hanya karena sebuah Pagoda. Dia ternyata Bereinkarnasi ketubuh seorang pemuda yang memiliki nama sama dengannya. Dengan ingatan dimasa lalu, Chu Chen kembali menapaki jalan kultivasi. Kembali melakukan perjalanan yang penuh dengan tantangan, saat Chu Chen mengira semuanya berjalan lancar. Konspirasi lama muncul kembali, membuatnya harus meningkatkan kekuatan secepat mungkin.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Chen Xuan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 4 : Menuju Asosiasi Alchemist
Chu Chen berhenti melangkah, dia mundur kebelakang lalu mendekati Anggota Klan tadi dan merangkulnya. "Chu Nan! Kau tidak perlu memanggilku sebagai Tuan Muda lagi! Panggil aku Chu Chen saja! Sekarang kau ikut denganku! " Chu Chen berkata sambil menarik tangan Chu Nan dan pergi sana.
"Ehhh, Tuan Muda... Eh.. Chu Chen, kau mau membawaku kemana? " Meskipun Chu Nan enggan untuk pergi karena saat ini dia sedang berlatih. Tapi dia hanya bisa pasrah, dia tidak ingin Chu Chen yang saat ini sedang bahagia malah jadi tidak bahagia lagi karena dia tidak mau ikut.
****************
Dijalanan Kota, Chu Chen dan Chu Nan berjalan seperti biasa. Mereka berdua dapat dengan jelas mendengar bisikan orang-orang, sebenarnya hal itu sudah sering terjadi. Setiap kali Chu Chen keluar untuk jalan jalan di Kota, semua orang pasti akan meliriknya lalu mulai membicarakan dirinya. Ejekan dan hinaan pun tidak akan terlepas dari semua orang.
Jika pemilik tubuh sebelumnya, dia pasti akan memasang Ekspresi marah. Namun saat ini, pemilik tubuh itu adalah Chu Chen, Sang Kaisar Api! Sang Raja Pil! Dia sudah sering mengalami hal seperti itu sejak dia masih muda dulu. Berjalan dijalan Dewa artinya kau harus melewati rintangan apa apapun. Termasuk ejekan, hinaan dan cacian.
Chu Chen sudah sering melatih dirinya untuk tetap tenang. Chu Nan melirik wajah Chu Chen sekilas, dia sangat kebingungan mengapa Chu Chen bisa sesantai itu sekarang. "Apa yang sebenarnya telah dialami oleh Tuan Muda? " Chu Nan membatin kepada dirinya sendiri. Dulu saat Chu Chen mengajaknya jalan-jalan keluar, dia selalu melirik wajah Chu Chen. Jika orang-orang sudah mulai membicarakannya. Saat itu ekspresi Chu Chen jelas menunjukkan tidak senang sedikitpun, tapi sekarang dia malah santai saja seperti tidak terjadi apa-apa.
Chu Chen melirik Chu Nan, dia mengangkat sudut bibirnya. Memperlihatkan senyum indah yang tidak lagi pernah dilihat oleh siapapun. "Kenapa? Apakah kau kebingungan kenapa aku tidak marah seperti biasanya? " Chu Chen bertanya sambil tersenyum.
Chu Nan hanya terdiam saat melihat senyuman Chu Chen. Itu benar-benar senyuman Chu Chen yang selalu dia perlihatkan 5 Tahun lalu. Dia tidak menyangka bahwa dia akan melihatnya kembali. Perasaannya pun tentu juga ikut senang jika Tuan Muda klannya sudah tidak sedih lagi.
5 Menit kemudian mereka berdua tiba didepan Asosiasi alchemist kota Atan. Tempat dimana seorang Alchemist biasanya membuat pil.
Kebingungan melanda diri Chu Nan. Dia menatap Chu Chen lalu bertanya dengan penasaran. "Tuan... Chu Chen! Apa yang akan kita lakukan disini? "Selama ini, tidak pernah sekalipun Chu Chen pergi ke Asosiasi alchemist.
"Tentu saja untuk membuat Pil! " Ucap Chu Chen menatap Papan nama Gedung yang bertuliskan Asosiasi alchemist itu.
Tanpa menunggu Chu Nan berbicara, Chu Chen menarik tangan Chu Nan lalu membuka pintu Gedung Asosiasi.
Semua orang yang ada didalam Gedung itu, kaget melihat kedatangan Chu Chen. Tuan Muda sampah Klan Chu.
"Ada angin apa Tuan Muda sampah ini datang ke Asosiasi Alchemist? "
Seorang pemuda yang sedang melihat lihat tanaman herbal di rak yang tertata rapi itu berbicara kepada Chu Chen. Dia berjalan pelan sambil bersila tangan, memandang Chu Chen dengan tatapan merendahkan.
Melihat pemuda yang datang itu, Chu Chen tersenyum sinis. Ingatan tentang orang itu muncul dikepala Chu Chen, Lie Wen, pemuda yang berasal dari Klan Lie seperti Lie Bei. Dia adalah Adik Lie Bei, Lie Wen tidak sama dengan kakaknya yang menapaki jalan kultivasi. Dia lebih memilih menjadi seorang Alchemist karena menurutnya menjadi seorang Alchemist akan selalu disegani oleh semua orang.
"Ah, ternyata Tuan Muda Lie Wen! Apakah kau disini untuk membuat pil? " Tanya Chu Chen basa-basi.
Lie Wen membusungkan dadanya kedepan dengan bangga. Itulah alasan kenapa dia lebih memilih menjadi seorang alchemist ketimbang menjadi seorang Praktisi.
"Kau benar! Sebentar lagi aku akan dipromosikan menjadi Alchemist Kelas 1 Tingkat Tinggi! " Kata Lie Wen dengan bangga. Dia memandang Chu Chen dari atas sampai bawah lalu berkata. "Apakah kau datang kesini untuk membuat pil? Ckkk... Lebih baik kau duduk diam saja dirumah. Sampah sepertimu tidak akan pernah bisa menjadi apa-apa! " Ucap Lie Wen sinis.