NovelToon NovelToon
BOSS WITH BENEFIT

BOSS WITH BENEFIT

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat / Cintamanis / Patahhati / CEO
Popularitas:2.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: Five Vee

Putri Regina Prayoga, gadis berusia 28 tahun yang hendak menyerahkan diri kepada sang kekasih yang telah di pacari nya selama 3 tahun belakangan ini, harus menelan pahitnya pengkhianatan.

Tepat di hari jadi mereka yang ke 3, Regina yang akan memberi kejutan kepada sang kekasih, justru mendapatkan kejutan yang lebih besar. Ia mendapati Alvino, sang kekasih, tengah bergelut dengan sekretarisnya di ruang tamu apartemen pria itu.

Membanting pintu dengan kasar, gadis itu berlari meninggalkan dua manusia yang tengah sibuk berbagi peluh. Hari masih sore, Regina memutuskan mengunjungi salah satu klub malam di pusat kota untuk menenangkan dirinya.

Dan, hidup Regina pun berubah dari sini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Five Vee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 29. Rencana Pak Antony.

“Apa yang papa lakukan disini?” Tanya William kepada pria paruh baya, yang kini berjalan mendekat ke arah mereka.

Jantung kedua anak muda berbeda kromosom itu, kini tengah berdetak dua kali lebih cepat. Di benak mereka pun terlintas hal yang sama, apa pak Antony melihat yang mereka lakukan.

Pak Antony berdecak, pria paruh baya itu kemudian melipat kedua tangan di dada.

“Ini kantor papa, tidak perlu alasan untuk papa datang kemari. Lagi pula, papa yang harus bertanya kepada mu, apa yang kamu lakukan disini?” Pak Antony memicingkan matanya ke arah sang putra.

“Ada yang perlu aku bahas dengan sekretaris ku, pa.” Jawab William jujur, ia memang membahas tentang Alvino dengan Regina tadi,.

‘Membahas apa sampai ingin melakukan silaturahmi bibir begitu?’ Ucap pak Antony dalam hati.

Pak Antony sempat melihat William yang mencondongkan wajahnya pada Regina. Hal itu semakin membuat pria dua anak itu, ingin mengerjai sang putra.

“Re.. ada yang ingin aku bicarakan dengan mu.” Pak Antony duduk di atas sofa, yang tak jauh dari meja Regina.

“Kamu.” Tunjuknya ke arah sang putra. “Masuk ke ruangan mu. Papa ingin bicara berdua dengan Regina.”

“Berdua?” William menatap curiga ke arah pria yang telah membuat ia ada di dunia ini.

“Ya. Berdua.” Pak Antony menaikan jadi telunjuk dan jari tengah tangan kanannya. “Dan ini bersifat rahasia.” Imbuhnya lagi, sembari menyandarkan punggung pada sandaran sofa.

Dengan malas, William berjalan menuju ruangannya. Sesekali, pria itu melihat ke arah dua orang yang kini duduk berdampingan.

‘Pasti ada sesuatu di antara kalian berdua. Papa merestui, tetapi tidak akan mengatakannya sekarang. William masih nakal, dan Regina masih memiliki kekasih. Dan lagi, papa masih ingin bermain-main dengan kalian.’

“Maaf, pak. Hal apa yang ingin bapak bicarakan?” Tanya Regina setelah melihat William menghilang di balik pintu ruang kerjanya.

“Tidak ada yang penting. Aku hanya ingin melihat kinerja William. Berikan aku hasil kerja anak itu.”

Regina mengangguk, ia kembali kemejanya. Dan mengambil beberapa map, yang telah William kerjakan. Kemudian menyerahkan kepada pak Antony.

Suami dari nyonya Aurel itu, meneliti dengan seksama apa yang tertera di atas kertas di dalam map itu. Ia kemudian menganggukkan kepala. Tanda puas akan hasil kerja sang putra.

“Ternyata dia bisa diandalkan juga. Aku pikir, dia hanya bisa bersenang-senang saja.” Ujar pak Antony, kemudian memeriksa map yang lain.

“Re.. apa menurutmu, putraku memiliki kekasih?” Tanya pak Antony setelah selesai memeriksa semua map.

Deg!!

Regina tersentak. Ia bingung harus menjawab apa, jika mengatakan iya, wanita itu takut urusannya menjadi panjang. Pak Antony pasti semakin bertanya tentang kekasih William.

“A-aku tidak tau, pak.” Regina menundukkan pandangannya, ia takut pak Antony menyadari ke gugupannya.

“Benarkah? Kalian sudah hampir sebulan bersama, apa putraku tidak menunjukkan gelagat memiliki kekasih? Apa tidak ada wanita muda datang kemari? Atau apa putraku pernah membolos?” Pak Antony memberondong mantan sekretarisnya dengan banyak pertanyaan.

Wanita berusia 28 tahun itu hanya mampu menggelengkan kepalanya.

“Jika putra ku tidak memiliki kekasih, itu sangat bagus. Aku berencana menjodohkannya dengan gadis pilihanku.” Ucap pak Antony kemudian.

Deg!!

Regina lagi-lagi tersentak. Wanita itu mengangkat wajahnya, dan menatap pak Antony. William akan di jodohkan? Apa pria itu tau?

“Kamu jangan mengatakan apapun padanya. Ini hanya baru rencana ku saja.”

Kepala Regina mengangguk lemah. Entah kenapa, hati wanita itu merasa tidak ikhlas, jika William bersama wanita lain. Karena, tidak di pungkiri, kebersamaan mereka selama beberapa hari ini, membuat hati Regina merasa nyaman.

****

“Honey, awas kamu memotong tanganmu.” William menarik tangan kanan Regina yang memegang pisau, yang hampir memotong jemari tangan kirinya.

“Hah?” Wanita itu tersentak. Ia menggelengkan kepalanya beberapa saat. Kemudian dia melihat ke sekitarnya. Kini ia dan William sedang berada di dapur apartemen William, untuk memasak makan malam.

“Ada apa?” William menaruh pisau itu di atas meja. Ia kemudian menangkup kedua pipi Regina. Membuat wanita itu menatapnya.

Kepala Regina menggeleng. Ia tidak mungkin mengatakan kepada William tentang rencana perjodohan William dengan gadis yang diinginkan pak Antony.

“Tidak apa-apa, Will.”

“Apa yang papa bicarakan dengan mu?”

Deg!!

“Tidak ada, hanya membahas masalah pekerjaan, beliau hanya meminta aku terus mengawasimu.” Wanita itu menyunggingkan senyuman di akhir ucapannya.

“Benarkah?”

“Iya, babe.”

William mengangguk. Ia menyatukan sejenak bibir mereka berdua. Berharap mampu memberikan ketenangan kepada wanitanya. William tau, pasti ada hal yang mengganjal di hati wanita itu.

“Apa kamu sudah mentransfer uang kepada ayahmu?” Tanya William di akhir pagutan mereka.

“Sudah, terima kasih ya.”

“Apapun untukmu, Honey.”

Mereka kembali melanjutkan aktivitas memasak makan malamnya. Setelah itu, menikmati makan malam berdua.

Setelah makan malam, ponsel William berdering. Ia kembali mendapat panggilan dari Romi, yang mengajaknya bertemu di klub miliknya.

“Honey, bagaimana jika kita ke klub?” Tanya William, mungkin dengan mengajak wanita itu ikut dengannya, suasana hati Regina akan kembali membaik.

“Bolehkah aku ikut?”

“Tentu, ayo bersiap.”

*****

Di klub malam, Romi tidak sendirian. Tentu ia datang bersama Alisha. Mereka berdua tengah menikmati minuman cocktail berkadar alkohol rendah.

Tak lama, William datang. Membuat senyum terbit di wajah Alisha. Namun, senyum itu seketika pudar, kala mendapati tangan William menggandeng tangan seorang wanita.

Hati Alisha merasa tercubit, apalagi melihat wanita yang datang dengan William memiliki bentuk tubuh yang sangat sempurna. Bentuk tubuh yang selama ini, ia inginkan.

“Sorry, telat.” Ucap William menyalami kedua orang yang tengah duduk di sofa.

“It’s okay, bro.” Jawab Romi. Dahi pria itu berkerut, memandang wanita yang datang bersama William.

“Oh, ya. Kenalkan, dia Regina.” Ucap William ke arah dua sahabatnya.

“Honey, kenalkan mereka sahabatku. Yang laki kamu sudah pernah bertemu, saat kita beli mobil. Dia bernama Romi.” Romi menjulurkan tangannya.

“Hai.” Ucap Regina menyambut uluran tangan Romi.

“Dan dia, Alisha. Dia pemilik kafe, tempat aku menanam saham juga.”

“Hai?” Regina mengulurkan tangan terlebih dulu. Karena Alisha hanya menatapnya tak berkedip.

“Al?” Romi menyenggol lengan wanita di sampingnya, membuat wanita itu tersadar kemudian membalas uluran tangan Regina.

“H-hai.” Ucapnya. Ia merasa kalah saing dengan Regina. Wanita itu lebih cantik, dan tubuhnya lebih sempurna. Dada dan bokong Regina lebih berisi.

William mengajak Regina duduk di sofa seberang Romi dan juga Alisha.

“Mau minum apa?” Tanya William kepada Regina, saat salah satu pelayan klub mendekat ke arah mereka.

“White wine, boleh?”

“Sure.”

“Satu botol white wine, dengan dua gelas.”

Alis Alisha hampir menyatu, ia tersentak mendengar William meminta di bawakan minuman anggur.

“Siapa gadis ini, Will?” Romi bertanya, mewakili rasa penasaran di hatinya dan Alisha.

“Oh, dia—

“Aku sekretaris pak William.” Regina menjawab dengan cepat. Hubungannya dengan William belum jelas. Apalagi, pak Antony mempunyai niat menjodohkan pria itu. Regina tidak mau mengaku-ngaku sebagai kekasih atasannya.

“Hon?” William menatap tak percaya ke arah Regina. Dan wanita itu hanya tersenyum.

Pelayan datang membawa minuman pesanan William. Pria itu kemudian menyambar botol anggur itu begitu saja.

Regina tau, William pasti sedang kesal saat ini. Ia pun mengusap paha William untuk menenangkan pria itu.

“Sekretaris?” Gumam Alisha. Ia mulai merangkai hubungan William dan Regina di otaknya. Hingga ia mendapat kesimpulan, jika kemungkinan Regina merayu William saat mereka di kantor.

William hendak menenggak anggur itu langsung dari botolnya, namun tangan Regina menghentikannya.

“Bukannya aku yang ingin minum ini?”

Wanita itu merebut botol minuman itu, kemudian meminum langsung dari botolnya. Membuat setengah isinya berpindah ke dalam perut.

“Wah.. kamu kuat sekali minumnya, nona.” Ucap Romi kagum.

“Tidak juga, pak Romi.”

“Panggil aku Romi saja. Biar lebih akrab.” Ucap pria itu sambil tersenyum.

“Tentu.”

William tak suka, ia merebut botol itu. Kemudian meminum sisanya.

“Kamu kenapa, Will? Sepertinya suasana hatimu kurang baik malam ini?” Tanya Romi dengan menaikan alisnya.

“Aku sedang kesal. Rasanya ingin menghabisi seseorang.” Ucap William menatap sang sekretaris. Regina hanya mampu menelan ludahnya kasar. Ia tau maksud ucapan William.

‘Habislah aku pulang dari sini.’

.

.

.

Bersambung

1
Lauren Priscilla
seseru itu!!
Bertje Lumanaw
teman baca yang seru 😊
di wish
betul ...nunggu apa sih gak cepet putus ..udah ketahuan selingkuh dan katanya gak cinta lagi..tapi kok mbulet aja utk putus...nyebelin
Yenny Kesuma
Luar biasa
Suzanne Shine Cha
wachhh seruuu dan lucu dech kamuu Thorr brarti kita se angkatan trnyata 🤣🤣🤣🙈🙈💝💝💝💪🏼💪🏼💪🏼bttp mgt Thorr 👍🏻👍🏻🌹🌹🌹
Suzanne Shine Cha
/Facepalm/🤣🤣🤣🤣/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Joyful//Joyful//Joyful//Joyful/
Sustika Ekawati
aku mampir baca ya thor
JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊
kalau kiraan tepat ada lebihan hari contoh 1bln - 4 minggu 2 hari🤭
Nining Chili
👍👍👍
JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊
aduinaaa🤣🤣🤣
JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊
lagaknya kayak pria suci🤣🤣🤣🤣
Mutiah Siti Musthofa
ngakak 🤣🤣🤣🤣🤣
Yolla
so sweet🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Yolla
ternyata si BOY anak yg rajin juga yaaa🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Ika Wahyuni
ah boy kamu nakal ya🤭
Surati
bagus
Meimei Memei
Luar biasa
@arieyy
ku lihat...lihat....ku buka bab nya ...mampir lahhh🤣🤣🤣
Rohimatul Amanah
Luar biasa
SariRani
Kereeen!! Suka semua karakternya thor ❤️🥳
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!