[NAMA KARAKTER DALAM NOVEL INI SEDANG DALAM TAHAP REVISI, HARAP MEMAKLUMI NAMA NYELENEH DAN TERKESAN TIDAK BAGUS INI, TERIMAKASIH]
"Gue yang diperkodok, kok Om yang takut sih? Tapi gapapa Om gue seneng dan merasa tersanjung kok, soalnya Om bilang punya gue enak," ujar Nanas frontal.
"Kamu gila yah!" jawab Anthony meringkuk dengan menutupi badannya dengan selimut.
Hanya Sefruit kisah yang dialami oleh Nanas, karena sebuah tantangan konyol dengan iming-iming Aston Martin, Nanas harus tidur didalam kamar hotel selama dua puluh empat jam, tanpa mengunci pintunya.
Namun siapa sangka, kejadian taruhan itu benar-benar menjungkirbalikkan hidup Nanas dalam satu malam.
ANTHONY GILBERT CHOW x NANAS AMANDA AFDARIANTO
WARNING INI ADALAH AREA BEBAS TERTAWA😂
#SEFRUIT KISAH 01
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ridz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 04 | Kodok Ngangkang
Sebelum membaca BAB ini silakan baca percakapan Author dengan Nanas.
Author: Lu dikatain murahan, mau baek di perkoas
Nanas: Bandel boleh, murahan tetap, lagian gue orangnya optimis kalau dia jodoh gue.
Author: Kalau bukan gimana?
Nanas: Yah kalau bukan nih novel kagak jalan gimana sih lo? Udah nulis aja ribet.
Author: Oh okey.
•••••
"Terasi sayang, cinta mengke, i love you, lo dimana? Jemput gue dikamar sekarang, anu gue sakit banget gila." ujar Nanas pada sambungan telepon.
"Gue ada dikampus, sorry bestie, gue lupa nge jemput lo, otewe ini otewe." jawab Terasi merapikan tas dan buku-bukunya. "Eh anu lo? Lo ngapain semalam?"
"Nanti, gue ceritain mending lo kesini deh jemput gue," jawab Nanas balik mematikan telepon itu sepihak.
Setelah mematikan telepon itu, Nanas berjalan merapihkan dirinya. Untungnya dia membawa semua alat make-up nya, tetapi rasa nyeri dibagian sensitifnya belum juga hilang yang membuat dia berjalan dengan cara mengangkang.
"Aww," keluh Nanas berjalan kembali keranjang setelah selesai merapihkan dirinya, baru sebentar duduk sebuah benda membuat pikirannya melayang. "Astaga, si Om tadi pake baju sama celana tapi pakaian dalamnya ketinggalan? Buset. Apa gue simpen aja kali yah, lumayan buat bahan pelet."
Nanas mengambil pakaian dalam tersebut dan disaat dia menunduk satu benda lagi membuat perhatiannya buyar. "Kartu nama?"
"Jadi nama si Om itu, Anthony Gilbert Chow? Wow namanya terlalu kebarat-baratan untuk manusia lokal dinegara ini, pekerjaan arsitek, hmm pantes si Om bisa ngedenah perasaan gue dengan wajahnya yang berstruktur batako, rupanya arsitek toh." pikir Nanas memasukkan pakaian dalam dan kartu nama Anthony ke tasnya. "Eh pakaian dalamnya gausah deh, kurang kerjaan banget gue,"
Nanas mengeluarkan pakaian dalam tersebut kemudian melipatnya dan menaruhnya ke nakas di samping ranjang.
"Beb! Buka pintu!" teriak Terasi dari luar yang membuat Nanas beranjak dari duduknya dan berjalan pelan membuka pintu.
"Yuk, lo bawa mobil kan?" tanya Nanas membuka pintu dan keluar dari kamar itu. "Bawah gue sakit soalnya."
"Eh bentar, emang lo habis ngapain semalam?" tanya Terasi curiga. "Lo gak open BO kan?"
Plak! Sebuah geplakan mentah dari Nanas mendarat mulus di wajah Terasi. "Enak aja, semalam gue habis One Night Stand sama seseorang, dia cakep sih."
"What? Kok bisa?"
"Panjang ceritanya, nantilah gue ceritain lagi, sekarang bawa gue pulang tapi digendong yah, gue susah jalan." jawab Nanas melempar tasnya ke Terasi.
Terasi mengambil tas tersebut dan memakainya kemudian membungkukkan tubuhnya agar Nanas bisa naik ke punggungnya. "Nyusahin banget sih lo! Untuk bestie."
Nanas terkekeh kemudian naik ke punggung terasi, Terasi yang kewalahan memaksakan dirinya berdiri dan mulai berjalan turun ke lantai satu untuk check-out. "Buset lo berat amat, Woi,"
"Eh, Ehh Anda! Menghina ataupun membahas berat badan wanita adalah seratus persen penghinaan." jawab Nanas yang membuat Terasi bungkam.
Setelah check-out, Terasi kembali menggendong Nanas ke mobil dan segera masuk kedalam mobil, Terasi melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang meninggalkan hotel tersebut.
"Betewe selamat yah, lo berhasil, Aston ini jadi milik lo." ujar Terasi yang membuat Nanas tersenyum bangga. "Mau lo apain nih Aston?"
Nanas yang sibuk mengunyah cemilan yang ada dimobil itu terdiam sejenak. "Jual aja lah."
"Gue gak salah denger? Mau lo jual?" tanya Terasi memastikan. "Sayang banget, loh."
"Gapapa, lagipula nanti bakal ada kegiatan bakti sosial gue pengen berbuat baik aja, hasil penjualan kita donasiin sisanya yah buat Clubbing." jawab Nanas cengengesan.
"Gue rasa malaikat juga bingung mau nyatat niat baik atau buruk lo, Fifty-Fifty antara dosa dan pahalanya." ujar Terasi. "Lo mau gue antar kemana?"
"Ke rumah lo aja dulu, gue gak mungkin pulang ke rumah sekarang, takutnya nyokap, bokap gue curiga ama cara jalan gue yang kayak kodok ngangkang. Bisa dicoret dari kartu keluarga gue tuh," jawab Nanas pada Terasi.
Terasi hanya memberikan jari dengan tanda oke kepada Nanas kemudian melajukan mobilnya menuju kediamannya sendiri.
- TBC
iya gk seehhh....???
kok iso yooo....😩😩😩
Mau nikahin seorang cowo yg belok? anjirrlah, (ga TW yah bisa atau ga berubahnnya) TPI kek dia udah pernah menikmati rasanya jadi Pria yg Aihh sudahlah. Intinya dia ga normal anjirrr emng bisa berubah TPI cowo yg prnah ga normal itu teruss tiba² berubah normal, itu kek ibaratnya gini (cowo kan harga dirinya tinggi apalagi soal kejantanan, dis udah prnah jdi pria ga normal aja kek aib ga sih+ga tau malu juga) masa jodohnya melon serandom ini sih😭 kenapa ga sama cowo bule Turki itu aja deh😭
THORRR KULIAH LOH INI, GA DI DROP OUT MAHASISWI MODELAN KEK GINI NIHP😭