NovelToon NovelToon
Salah Nikah

Salah Nikah

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Cintamanis / Patahhati / Tamat
Popularitas:390.3k
Nilai: 4.8
Nama Author: Novi wu

Di balik suami yang posesif, menyimpan sebuah rahasia besar!

Alan akan selalu melempar benda-benda yang terdekat dengannya ketika ia kecewa dengan Nesa, ia memang tidak pernah memukul istrinya—pria itu akan menumpahkan kekesalannya pada barang-barang di rumahnya.

Nesa sebenarnya tidak tahan lagi, tapi hanya demi Ribi—putri semata wayangnya dirinya bersabar menghadapi perangai buruk suaminya yang tempra mental. Tapi bencana itu datang, saat Nesa mengetahui jika sang suami tidur dengan wanita lain hanya satu kalimat yang terucap.


"Mari kita cerai!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Novi wu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagian 4

Bagian 4

"Jangan tunggu aku!" Alan menyambar helm doff hitam miliknya dan bersiap memakainya, saat bersiap untuk menstater motornya. Tiba-tiba Ribi keluar dari kamarnya menghampiri sang ayah. 

"Ayah mau kemana?" rengeknya setengah berkaca-kaca. Alan berjongkok agar sejajar dengan putrinya, dan berkata pelan, " Ayah mau pergi kerja sebentar, Ribi jangan nakal, ya!" ucapnya santai, lalu mendaratkan kecupan ke arah rambut putrinya.

"Kan siang tadi Ayah udah kerja, dan sekarang lagi?"

"Pekerjaan Ayah mendadak, nanti pasti Ayah bawa oleh-oleh buat Ribi."

"Jangan lama-lama, ya, Yah! Kasian Ibu tidur sendiri." Suara menggemaskan keluar dari mulut mungil Ribi.

"Iya ... Ayah janji!" sahutnya, matanya melirik ke arah Nesa, dan berbisik, "Ajari anakmu ngomong sopan! Kamu selalu ajari Ribi hal-hal yang nggak bener!" 

Nesa hanya bergeming, enggan mengomentari perkataan Alan yang selalu menghujam hatinya dengan kalimat-kalimat tidak enak di dengar, kata-kata Alan memang memiliki suara pelan, namun mampu menusuk relung hati Nesa. 

***

Nesa tak bisa memenjamkan mata, tatkala mendapati temen tidurnya belum pulang ke rumah, berulang kali ia menatap jam dinding dan mengelus tempat di mana Alan biasa tidur memunggunginya. Rasa itu memang tak lagi ada, cinta yang selalu bersemayam di dalam hati wanita itu. Tapi entah mengapa perasaan Nesa malam ini tidak karuan, ada hal mengganjal di hatinya, namun ia tidak tahu apakah itu.

Hingga pukul dua pagi, Alan tak menunjukan batang hidungnya, mata Nesa tidak kuat lagi, dan akhirnya ia memejamkan mata karena tidak kuasa melawan rasa kantuknya. 

Tepat pukul lima pagi, Alan baru sampai rumah, wajahnya nampak sumringah, dan langsung berbaring di sebelah istrinya. Karena kasurnya bergoyang, membuat Nesa mengerjapkan mata menatap sang suami lekat-lekat. Belum sempat ia mengucapkan sepatah katapun, Alan malah langsung mendengus kesal.

"Nggak usah tanya-tanya! Aku capek!"

Nesa hanya bisa mengurungkan  niatnya untuk bertanya, dan bangun untuk bersiap memasak. Ia masuk kamar mandi, saat ia berdiri di depan kaca wastafel dan menatap wajahnya sendiri. Ia bergumam pelan.

"Apa wajah dan tubuhku tidak menarik lagi? Hingga mas Alan enggan menyentuhku?" 

Tiba-tiba suara dering ponsel mengagetkan dirinya, rupanya Alan lupa membawa kembali benda itu bersamanya. Lelaki itu memang sedikit pelupa. Nesa mendekati lalu meraih benda yang selalu menjadi teman setia suaminya, saat Nesa ingin membawanya keluar, sebuah pesan dari kontak bernama Wina Bunga membuat ia  penasaran. Ia memilih mengurungkan niatnya, dan membuka ponsel itu, tapi sialnya ia tidak bisa menemukan kata sandi dari benda dengan layar sentuh tersebut, hingga Nesa mencoba beberapa kali, yang pertama ia coba dengan tanggal ulang tahun Ribi, ternyata salah, lalu tanggal pernikahannya—dan lagi-lagi salah. Yang ketiga ia membuka dengan tanggal lahirnya sendiri. Ternyata cocok dan berhasil, ponsel itu terbuka, dengan waspada dan sesekali mengintip ke arah pintu, karena takut jika Alan bangun dan murka. Jantungnya bahkan sudah luar biasa berdetak kencang. Ia membuka pesan itu. Ketika ia membacanya seketika kakinya bergetar hebat, napasnya seolah terhenti.

(Mas ... Makasih buat malam ini, aku puas. Kamu hebat banget di atas ranjang. Aku harap, mas mau jadi pelanggan tetapku)

'Apa maksudnya ini?' 

Gumam Nesa dalam hati, dunianya seketika hancur tatkala selesai membaca pesan itu, ia seketika terduduk di lantai kamar mandi, ia menangis tanpa suara, karena takut membangunkan suaminya atau bahkan Ribi yang ada di kamar sebelah. Perasaan sakit itu menghujam hatinya.

Ia memukul-mukul dadanya sendiri karena begitu sakit dadanya ia rasa, napasnya bahkan sesak. Luka yang biasanya Alan torehkan hanya menyayat sedikit demi sedikit hatinya, tapi tidak—kali ini ia langsung menancapkan belati di sana, belati yang sangat tajam mengoyak hatinya. Membuat napasnya hampir habis.

Lalu ia teringat dengan struk hotel yang kemarin ia buang di tempat sampah, yang ia temukan dari kantong celana jeans Alan. Setelah meletakkan ponselnya kembali ke tempatnya semula, ia dengan susah payah keluar dari kamar dengan derai ari mata, menuju tempat sampah. 

Dan ia menemukan bukti itu, struk hotel di mana Alan melakukan dosa-dosanya, berapa kali ia menghianati Nesa, bahkan ia sudah lama tidak menyentuh istrinya itu.

Apakah ini caranya untuk membalas apa yang Nesa lakukan? Nesa yang selalu menurut, Nesa yang selalu diam, Nesa yang selalu di rendahkan. Wanita ini benar-benar hancur, bahkan menangis tanpa suara. Nesa mencintai Aslan dengan tulus, tapi ia tidak pernah diberi perhatian. Ketika wanita itu senang atau sedih Alan tidak pernah mau tahu. Atau dia menikahi Nesa hanya untuk sebuah status.

1
falea sezi
kok g lanjut
falea sezi
keluarga nendra baik semua
falea sezi
Nessa bloon booddoh inget anak km mau anak mu kena HIV oh bloon
falea sezi
blooon cak
Muhammad Afif
tulis tu jangan lame lame
IG __NoviWu: maaf bapak, penulisnya memang hiatus. Sedikit tidak tahu diri memang 🙏
total 1 replies
Widi Widurai
bersyukur aja cepet ketauan. dan slama itu alan ga mau jamah. bisa bisa kamu ketularan dia. ikut apes iy
Adiba Shakila Atmarini
lnjut up..
🌻Ruby Kejora
Karyanya luar biasa kak
Eswida Primaningrum
,
Eswida Primaningrum
,
Red Velvet
Kalau Nendra mau ikutin Nessa dan keluarganya Nendra ikhlas ya gak papa Nes meski awalnya gak seiman.
Red Velvet
Pelan2 aja Nendra, pepet aja terus si Nessa dan keluarganya. Dgn ctt "seiman" biasanya org tua langsung merestui dan Nessa gak akan bisa berkutik lagi karena restu sdh ditangan😁😁😁
Red Velvet
Adnan kalau memang suka sama Nessa ya harus diyakinkan dlu mamanya itu mau menerima Nessa. Karena sulit membina rumah tangga tp mertua gak suka sama kita, yg suka aja biasanya ada konflik apalagi yg gak suka begini bisa2 tekanan batin Nessa nikah sama Kau🤨
Red Velvet
akhirnya dilanjut lagi... jd penasaran dgn siapakah nanti Nessa akan berlabuh🤔
Erbanana
Nesa ingat kamu dan Nendra beda keyakinan.
Red Velvet: sulit memang jika keyakinan yg jd penghalang. Semoga saja kisah ini gak akan terlalu rumit, kasian Nessa🥺
total 1 replies
Yunia Afida
Alhamdulillah up lagi, semangat terus💪💪💪💪💪,
arandita olivia
di tunggu kelanjutannya kak... semangat bagus bget ceritanya
Deriana Satali
Kirain crtnya berakhir tnp ujung tp ternyata di sambung lg semangat upnya thor
Sunariyah Sunariyah
ceritanya bagus bgt
suka bgt
mudah2 Han author nya GX lama2 up ny
Fitriyah Fino
semangat up kakak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!