NovelToon NovelToon
ELIMINATED

ELIMINATED

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Pembantu / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:242.6k
Nilai: 5
Nama Author: Wina

Kehidupan yang enggan berpihak? atau pernikahannya yang salah? apakah takdir lebih senang mempermainkan hidupku? atau memang tidak ada sedikitpun kebahagiaan yang tersisa untukku?

Saat aku mulai membuka hati.
Saat aku mulai jatuh cinta padanya.
Dia mengkhianati dan mencampakkanku seperti barang usang dan pergi dengan wanita lain.


Bagaimana kisah selanjutnya? yuk simak. jangan lupa tinggalkan jejak.

Cover by pinteres.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Minum obat

Hari pertama Aleah bekerja. Tugas dia terbilang mudah, hanya memperhatikan keperluan putranya Samudra saja. Dari menyiapkan makan, memperhatikan jadwal minun obat dan tidur siang, menemaninya bermain selain itu, tidak ada lagi.

Sementara ketiga adiknya Samudra, memiliki kesibukan dan kehidupan pribadi masing masing. Mereka hampir tidak punya waktu untuk berkumpul di rumah, membuat putranya Samudra seringkali merasa kesepian.

Di mulai dari Dr Raka. Pagi pagi sekali dia sudah siap menuju rumah sakit tanpa sarapan lebih dulu. Karena pagi ini dia ada jadwal operasi.

Kemudian Samudra, sudah terlihat rapi. Ia juga sudah siap berangkat kerja kunjungan ke kota lain. Tanpa sarapan lebih dulu, ia sudah meninggalkan rumah.

Terakhir, Barra dan Raditya. Mereka keluar dari kamarnya, dan tengah mempersiapkan diri untuk pergi ke tempat kerja masing masing.

Yang terlihat beda dari kedua adik Samudra ini adalah, Raditya. Dia memiliki penyakit amnesia, dia sering lupa menaruh barang barang miliknya sendiri, dan banyak lagi. Sehingga adiknya Barra harus sering mengingatkan. Tak jarang, terjadi kegaduhan di dalam rumah hanya karena mencari barang yang lupa menaruhnya di mana.

Setelah Aleah membantu mbok minah menyiapkan sarapan untuk mereka bertiga. Aleah mulai menyiapkan pakaian seragam untuk putranya Samudra yaitu Ansell.

Dia anak yang manis, baik, penurut juga manja. Cuma karena sering kesepian di rumahnya. anak itu seringkali berbuat ulah, ada saja yang membuat rumah menjadi kacau dan berantakan. Apalagi Ansell sulit sekali ngerasa cocok dengan orang asing, ia akan menjaga jarak dan membuat baby sitternya menjadi tidak betah apabila ia tidak menyukainya.

Ibu Ansell, atau lebih tepatnya istri Samudra sudah lama tiada sejak melahirkan Ansell. Jadi anak itu tidak pernah tahu wajah ibunya selain lewat foto dan video milik Ayahnya.

Hari demi hari, yang awalnya Ansel tidak menyukai Aleah. Ia mulai terbiasa dengan gadis itu dan seiring waktu menjadi lebih akrab di banding sebelumnya.

Aleah sering menciptakan keseruan bersama Ansell dan ketiga adiknya Samudra. Biasanya mereka jarang dirumah, setelah ada Aleah di rumah itu, mereka sering pulang tepat waktu dan jarang keluyuran lagi.

***

Satu minggu berlalu, Samudra pulang dari luar kota. Ia langsung menemui putranya yang berada di kamar.

"Bagaimana? apa kau menyukai temanmu?" tanya Samudra.

"Iya Dad, aku sangat menyukainya. Jawab Ansel.

"Kalau begitu, aku tidak khawatir lagi kalau pergi ke luar kota." Samudra tersenyum senang, mengusap rambut Ansell sekilas lalu beranjak pergi keluar dari kamar putranya.

Saat ia menuruni anak tangga, berpas pasan dengan Aleah yang hendak mengantarkan obat Ansel ke kamarnya.

"Al, temui aku di ruang kerja." Perintah Samudra.

"Baik Pak!" sahut Aleah, kembali menaiki anak tangga menuju kamar Ansel.

Sesampainya di kamar, Aleah meletakkan nampan yang berisi obat obatan.

"Ansel, ayo minum obatnya dulu." Kata Aleah.

Namun Ansel bukannya turun dari atas tempat tidur, ia malah bersembunyi di balik selimut. Aleah menarik napas dalam dalam, lalu brrjalan menghampiri anak itu.

"Kau tidak mau minum obat? kenapa?" tanya Aleah.

Ansel membuka selimutnya, menggelengkan kepala sembari mendekap mulutnya sendiri.

"Kalau kau tidak mau minum obat, bagaimana mau sembuh? bukankah kau mau bermain piano?" Bujuk Aleah supaya mau minum obatnya

Ansel bangun lalu duduk di atas tempat tidur. "Kakak, aku bosan minum obat.." ucapnya lirih.

"Kalau kau tidak mau minum obat, nanti Dady kamu marah." Kata Aleah terus membujuknya.

"Baiklah Kak!" sahut Ansel.

Aleah tersenyum, lalu berdiri. Melangkahkan kakinya mendekati meja. Mengambil nampan lalu kembali ke tempat tidur.

"Di bawa santai ya, biar nggak mual." Pesan Aleah.

Kemudian ia membuka satu persatu obat obatan, di letakkan di mulut Ansel. Kemudian ia berikan segelas air mineral.

Aleah memperhatikan Ansel meminum obatnya, lalu memperhatikan perutnya yang terlihat buncit.

"Sebenarnya anak ini sakit apa.." ucap Aleah dalam hati.

1
Infinix Smart6
p
Infinix Smart6
o
Zuraida Zuraida
sam simuka badak
Zuraida Zuraida
kapan tu sisam kapret kena azab
Zuraida Zuraida
gimana kok al tau bahwa sisuami sudah menjualnya untuk hasby
Zuraida Zuraida
al itu terlalu baik plus terlalu buoduoh
Zuraida Zuraida
hasbi mana hasbi, kesel aku
Zuraida Zuraida
bilang saja semuanya bi
Zuraida Zuraida
bapak sialan, anaknya sekarang eh si bapak enakan ngadon mulu. amit amit deh kok aleah ampek mau dikawinin ame tu curut
NEYMAR JR
Wwo
teti kurniawati
biasanya nany bukan baby sitter
teti kurniawati
wah.. nyebelin sama wanita licik kaya gitu...
Jun hutapea
sangat bagus
Tri Widayanti
Hadir & nyimak dulu
𝕻𝖚𝖗𝖕𝖑𝖊ʸᵒᵘ❀
mampir...
Triana Mustafa
oh samudera...kasian sekali kau
Dasih Sunarti
itu ansel kenapa g bisa jln lagi y??

selamat buat dion dan al...
brasa masih gantung thor..
Dewi Ariyanti
😘😘😘👏👏👏
nuRRaffa
samawaya Al 😘lope² sekebon kebonnya...

ditunggu undangannya bwt raka sm barra ya
Lusiana_Oct13
Makasih juga thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!