NovelToon NovelToon
Urus Saja Mantanmu Dan Anaknya Itu

Urus Saja Mantanmu Dan Anaknya Itu

Status: tamat
Genre:Perjodohan / Anak Genius / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:40.8k
Nilai: 5
Nama Author: Byiaaps

“Iya, jadi aku dengar Karina baru saja bercerai belum lama ini. Dia sibuk jadi ibu dan pemilik toko roti Aura Bakery sekarang. Usia anaknya sepertinya hampir sama dengan usia anakku, kira-kira 1 tahunan lah,” ujar Benny, seorang lelaki berusia 33 tahun.
“Jujur saja, kamu masih ada rasa ‘kan dengan Karina? 9 tahun loh, tidak mungkin selesai begitu saja. Aku tahu, lelaki memang hanya jatuh cinta sekali saja, setelahnya hanya melanjutkan hidup,” lanjut Beni, teman baik Khale.
Diam-diam dari luar ruangan, Syafira yang tengah mengandung mendengar ucapan sang suami dengan temannya itu.
Bahkan, Syafira pun tahu suaminya langsung menuju ke toko kue milik Karina tak lama setelah itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Byiaaps, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30

Dari dalam ruangan, tiba-tiba terdengar seperti ada pertikaian di luar. Pintu ruangan juga terdengar seperti sedang berusaha didobrak. Mendapati hal ini, Putra mempercepat aksinya.

Namun, saat Putra sedang mencoba menurunkan tali di pundak kiri Syafira, pintu terbuka karena dobrakan yang begitu kuat hingga mengagetkan pengusaha retail itu.

“DARMAAA,” panggil Syafira segera mendorong sekuat tenaga tubuh Putra dan berlari ke belakang tubuh Darma.

Dengan wajah penuh peluh dan lebam, Darma yang masih membara memukul wajah dan perut Putra. Tak ingin kalah begitu saja, Putra bangkit dan berganti memukul wajah Darma hingga dahi dan pelipis mata teman SMA Syafira itu berdarah. Satu hantaman kembali akan dilayangkan Putra, tapi Darma dengan cepat bisa menangkisnya. Ia kembali memukul habis-habisan tubuh Putra sampai ambruk lagi.

“Sudah, Dar, ayo pergi,” lerai Syafira mengajak Darma kabur dari ruangan itu.

Di luar ruangan, Syafira mendapati dua anak buah Khale yang mengantarnya tadi tengah berkelahi dengan tiga orang pria kekar yang diduga adalah anak buah Putra.

Sementara Putra yang masih terkapar di lantai, memukulkan tangannya ke lantai karena kegagalannya mendapatkan tubuh Syafira. “Sial!”

Menguatkan tubuhnya untuk berdiri, ia lalu meraih sebuah alat kecil yang tersembunyi di balik lampu hias di atas meja.

***

Berada di apartemen, tubuh Syafira yang ditutupi oleh kemeja lusuhnya, terdiam melamun sembari meminum teh hangat yang baru saja Darma buat untuk menenangkannya.

Sementara dua orang anak buah Khale tetap berdiri tak jauh dari tempat mereka duduk.

“Bagaimana kamu bisa tahu aku berada di sana?” Masih dengan tatapan kosongnya, Syafira sedikit menggerakkan kepalanya ke kiri ke arah Darma yang duduk di sebelahnya.

Ia lalu bertanya pada anak buah Khale yang tiba-tiba juga sudah berada di luar ruangan, padahal ia belum sempat menghubungi mereka.

“Kami curiga Ibu kenapa-napa di dalam, karena 10x panggilan kami tidak Ibu angkat, jadi kami susul ke atas. Di sana, kami sudah mendapati mas ini sedang berkelahi dengan orang-orang tadi,” tutur salah seorang anak buah Khale.

Memandangi Darma, Syafira menunggu jawabannya.

“Karina yang memberitahuku bahwa kamu dalam bahaya. Dia menemuiku di rumah produksi. Dia bilang kamu dalam bahaya dan aku harus menyelamatkanmu,” terang Darma membuat Syafira kembali meluruskan pandangannya.

Meminta siapapun termasuk Syafira dan anak buah Khale untuk merahasiakan soal Karina yang memberitahunya, Darma menyampaikan pesan mantan kekasih Khale itu demi keamanan wanita tersebut.

“Dia bilang, Putra meminta toko kuenya untuk menjadi supplier minimarketnya. Meskipun dia tahu Putra dan Khale sedang berseteru karenamu, tapi dia tetap menerima penawaran Putra secara profesional. Dari situ lah tak sengaja Karina tahu rencana Putra yang ingin berniat buruk padamu,” lanjut Khale membuat Syafira termangu.

Banyak hal yang masih tak Syafira paham dengan semua ini.

“Supplier? Bukan kah minimarket Putra sudah banyak rekanan dari pabrik roti? Lalu, dari mana juga dia bisa tahu rumah produksimu?” tanya Syafira mengeluarkan uneg-uneg dalam benaknya.

Terdiam, Darma bimbang, ia tak mungkin mengatakan bahwa sebenarnya ia tak benar-benar pulang saat itu dan malah setiap hari mengunjungi apartemen Syafira untuk sekadar memperhatikannya dari jauh.

“Dar?” Syafira membuyarkan diamnya Darma.

Terpaksa, ia pun mengatakan yang sejujurnya meskipun ada perasaan malu-malu.

***

Masih mengurus persoalan kebakaran yang baginya sangat janggal, Khale tak bisa mempercayai semua ini. Kelalaian yang diduga menjadi penyebab kebakaran, tak seharusnya terjadi karena perusahaannya sudah memiliki SOP terkait untuk menghindari hal-hal seperti ini. Berdiskusi dengan seluruh timnya disertai pemantauan dari anak buahnya, Khale ingin mereka semua jujur padanya.

“Sejak kapan tidak ada pengawasan pada pekerja konstruksi? Apakah tidak ada satupun dari kalian yang mengamatinya? Bagaimana bisa ada cairan yang mudah terbakar di dekat sumber panas. Bagaimana bisa ditemukan putung rokok di dekat tempat tumpukan kayu dan limbah isolasi di sekitar bangunan. Bagaimana bisa kalian tidak mengecek APAR secara berkala hingga alat itu tidak berfungsi saat diperlukan? Dan bagaimana bisa kalian kecolongan pada perilaku pekerja yang menyambungkan terlalu banyak alat kerja berdaya tinggi pada stop kontak? Ini fatal!” Khale murka.

Seluruh timnya tertunduk. Hal ini di luar kendali mereka. Entah mengapa kelalaian ini bisa terjadi tanpa sepengetahuan mereka, padahal selama ini mereka begitu berhati-hati setiap menggarap proyek. Tak ada yang menyangka hal-hal dasar seperti ini bisa terlepas dari kontrol mereka.

Dengan kode tangan, Yogi meminta seluruh anak buah Khale berkumpul di belakang mereka semua.

Sementara itu, di kantornya, Putra masih tak terima dengan aksi Darma semalam.

“Cari dia yang sudah lancang merusak rencanaku!” titahnya pada anak buahnya.

“Hebat sekali kamu, Syaf, berani melanggar perintahku. Beraninya kamu memberitahu orang lain tentang acara kita. Ternyata kamu tidak sepolos yang aku pikirkan.” Putra melempar gelas kaca ke dinding hingga suara pecahannya terdengar nyaring.

Putra tak berhenti berbicara kasar karena apa yang hampir sedikit lagi ia dapatkan, gagal total.

Sementara itu, Karina terlihat begitu tenang dan santai di ruangan kerjanya, sembari menikmati teh hangat pagi ini.

...****************...

1
sunaryati jarum
Jangan luluh dulu,itu kesalahan terbesar Khale.Sudah istri kabur gara- gara dirinya nyamperin Karina,malah rajin mendatangkan bahkan membantunya.Jangan cepat luluh Syafira,biarkan dia benar - benar menyesal dan berjuang,selama perjuangan mendapatkan kamu mudah banget,bahkan masih bertemu dengan masih masih terus berhubungan dengan Karina,walau diakhir mencari bukti,Jangan terlalu mudah mendapatkan kamu walau akhirnya jika bersatu
sunaryati jarum
Semoga berhasil melawan Putra dan keluarganya serta dapat bukti pembakaran Gudang perusahaan Khale
cinta semu
,makin tegang dahhh...putra vs khale
JasmineA
kok udah end aja?
Happy Kids
ya benny ga salah. khale nya aja tuman. nyamperin tiap hari
Happy Kids
heleh tp uda ngapain aja sama karina 😅
Masitoh Masitoh
ya buka hatimu Syafira demi kembar
sunaryati jarum
Saatnya Putra dan keluarganya hancur , karena selama ini sudah menang dengan uang dan kekuasaan,tapi sekarang punya lawan yang tangguh, disertai fakta.Ayo Karina dan Helena keluarkan juga bukti kejahatan mereka.
sunaryati jarum
Jika kau menangani kasus Putra ,semakin hancur firma kamu Helena
sunaryati jarum
Berjuang untuk mendapatkan kepercayaan Syafira jika ingin rujuk ,Khale.
sunaryati jarum
Nah kehancuran Putra dan Karina otw , kutunggu.Kamu juga bodoh Khale jika kamu tidak langsung menemui Karina.Syafira tidak akan pergi.Itu kesalahan terbesarmu bahkan kau selalu disampingnya dan membantu membuatkan toko untuknya.
Eridha Dewi
buat ada cowok yg lebih segalanya dari khale
sunaryati jarum
Walau apa yang dilakukan Khale akhir - akhir hanya untuk mengorek dan memberikan kepercayaan Karina,namun perkataan di awal dan perlakumu yang langsung menemui Karina serta selalu menjalin hubungan layaknya kekasah selama Syafira pergi itu masih sulit memaafkan mu
sunaryati jarum
Terserahlah emak sedikit tahu Khale melakukan itu untuk mengetahui kelemahan Putra, dari bukti yang dimiliki Karina
penyukapink
tenang pemirsa, pegangan yg kuat, tarik nafas dalam2, harap tenang dulu yaaa🤣
Dewi Natasha
khale ini Bodoh atau apa ya..... gue klu jadi syafira jgk bakal ga mau sama laki2 kayak khale, bilangnya cinta sm istri tapi Masih aja meladeni mantannya..... Kase aja syafira sm damar, khale nya Bodoh amat.
Eridha Dewi
terlalu bertele tele menurutkan lebih baik hadirkan cowok yg lebih segalanya dari khale yg mencintai Syafira tanpa syarat
Happy Kids
ewh. ngomong ga ada hubungan tp slalu interaksi. bahkan pernah intim skali 😅 standar temen versi khale ini kaya gimana 🙏
sutiasih kasih
khale... km itu nmpel" mm si kmbar mulu... pdahal dlu saat kalian cerai... km pun mnikmati prhatian karina... bhkn km sll ada untuk karina dan anknya.... bhkn km pun mnikmati setiap kali kalian brcumbu...
dasar laki" emang buaya🙄🙄
sunaryati jarum
Dengan menangani Kasus putra dan Syafira merupakan awal meredupnya karirmu Helena
sutiasih kasih: sepertinya iya....
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!