NovelToon NovelToon
Ketika Waktu Bisa Di Putar Kembali

Ketika Waktu Bisa Di Putar Kembali

Status: sedang berlangsung
Genre:Keluarga / Spiritual / Romantis / Bullying dan Balas Dendam / Reinkarnasi / Fantasi Wanita
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: ROGUES POINEX

Angel mencintai Malvin dengan sepenuh hati. Sampai dia menghabiskan waktunya hanya untuk mendapatkan perhatian Malvin. Dia bahkan memaksa orang tuanya untuk menjodohkan mereka. Pernikahan yang dia impikan bisa berakhir bahagia nyatanya berakhir tragis.

Dia terbunuh di tangan Malvin dan sepupunya sendiri. Arwah nya keluar dari tubuh nya. Rahasia - rahasia yang tidak di ketahui perlahan terungkap. Bahkan dia melihat seseorang yang mencintainya dengan tulus padahal dulu dia menghina pria itu demi seorang Malvin.

---------

"Maafkan aku yang tidak bisa melindungi mu! Aku bersumpah jika aku akan membalas mereka semua. " --- Langit Al Ghassal.

"Jika aku di berikan kesempatan kedua, aku berjanji akan mencintaimu." --- Angelina Chloe Dominic.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ROGUES POINEX, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Alat - Alat Canggih

Di tengah kebahagiaan yang berada di tengah keluarga besar dengan kembalinya Nyonya besar keluarga Shiva dari insiden dan kejadian itu. Ada satu orang yang mengepalkan tangan nya di bawah meja. Wajah nya tersenyum seolah dia menjadi bagian dari kebahagiaan itu tapi di hatinya ada bara panas yang menyiram nya seakan tidak Terima dengan semua ini.

Rencananya! Rencana yang sudah dia susun dan skenario kematian Alena yang sudah di atur dengan sempurna. Nyatanya orang lain telah mengubah skenario itu tanpa seizin nya. Sekarang dia harus memikirkan cara lain untuk membunuh satu per satu anggota keluarga itu demi mencapai tujuan nya.

Angel melirik Malvin yang matanya tampak gelisah. "Ada apa Malvin? Sepertinya ada yang kamu pikirkan?" suara itu berhasil menarik Malvin kembali ke dunianya. Semua yang berada di meja makan menatap Malvin karena suara Angel.

Malvin melonggarkan kepalan tangan di bawah sana, dia memaksakan senyuman palsu untuk mengelabui musuh nya. "Aku hanya sedang mikir, siapa orang yang berani mengusik keluarga Shiva? Apa lagi sampai berniat membunuh Mama.. Aku bersumpah akan membunuh orang itu dengan tangan ku sendiri, " akting yang sempurna bukan? Sampai semua orang yang ada disana percaya. Namun Angel yang pernah mati sekali tentu tau selicik apa lawan yang ada di depan nya.

"Jangan khawatir, Papa sudah menyuruh orang untuk menyelidiki siapa dalang sebenarnya.. Papa sendiri yang akan menyiksanya, kematian terlalu mudah untuk nya. " wajah Gaza kembali memerah, jelas kemarahan nya belum hilang.

Sementara di kursi lain pikiran Alena tidak bisa fokus pada pembicaraan mereka. Matanya terus saja melirik Langit dan Gaza secara bergantian. Wajah mereka benar - benar mirip. Dan baru saja dia mendapatkan kebenaran bahwa ternyata Langit adalah anak dari ART nya. Jika orang lain akan curiga bahwa anak asing itu adalah anak nya bersama sang Suami. Berbeda dengan Alena yang pikiran nya sudah melayang jauh.

Perselingkuhan antara Majikan dan Pembantu

Kisah cinta antara Majikan dan Pembantu.

Ternyata Pembantuku adalah Istri siri dari Suamiku.

Istri SAH di ceraikan, Pembantu naik tahta.

Pembantu menyingkirkan Istri SAH.

"NGGAK.. " semua terlonjak kaget. Alena menggebrak meja dengan nafas memburu. Tapi saat tatapan semua orang tertuju padanya dia hanya bisa tersenyum canggung dan kembali duduk.

"Kamu kenapa, Ma? Otak kamu masih oke kan?" plak! Alena memukul lengan Suaminya dengan kesal.

"Kamu pikir aku gila apa?

"Ya mungkin.. Karena trauma jadi mempengaruhi mu, " Alena hanya mencebikkan bibirnya. Tapi pikiran nya nggak bisa konsentrasi dan terus membayangkan berita - berita eksklusif tentang PERSELINGKUHAN ANTARA MAJIKAN DAN PEMBANTU..

Setelah selesai makan malam, semua orang kembali berbincang di ruang tamu. Untuk para pebisnis pasti pembicaraan nya tidak lebih dari soal pekerjaan dan proyek. Langit sudah pulang sejak tadi menggunakan Grab atau Taxi online karena motor nya di bawah Jaka dan Anjani, karena motor mereka rusak akibat di hancurkan beberapa preman. Jadilah Langit mengalah pada orang tuanya.

"Pa! Ma! Aku izin ke kamar mandi dulu ya?" Zayn dan Aryani mengangguk. Kemudian Angel pergi meninggalkan para orang tua yang masih mengobrol di ruang tamu itu.

Dengan penuh semangat Angel menjalankan rencananya. Tas ransel bergelantungan manja di bahunya, terisi oleh beberapa peralatan canggih yang pernah dia buat. Matanya menelusuri setiap sudut Mansion, tangan nya mengotak - atik benda yang baru saja dia keluarkan dari dalam tas.

Sebuah alat penyadap suara yang dia pasang di setiap sudut Mansion. Dari ruang tamu, Dapur, Halaman Belakang, Dekat kolam renang. Taman Mansion. Tentu saja Angel meletakkan nya di tempat yang tidak terlihat.

Kamera - kamera kecil bersembunyi di antara bunga - bunga cantik yang berada di dalam Vas Bunga, siap untuk merekam sebuah adegan film yang akan menjadi pertunjukan yang sangat menarik.

Robot - Robot Capung canggih yang berfungsi sebagai kamera lain siap untuk memantau setiap pergerakan dari lawan nya. Robot yang sudah di modifikasi dengan satu nama yaitu Malvin. Mata kecil yang di miliki Capung itu mampu mendeteksi wajah yang menjadi pelaku utama yang harus terus di pantau. Wajah Malvin sudah tertanam di dalam nya sebagai warning sehingga Robot - Robot Capung itu hanya akan mengikuti pergerakan dari Malvin.

Semua alat - alat itu tersambung pada Laptop Canggih yang Angel miliki. Jadi setiap apa yang di lakukan Malvin baik di dalam atau di luar semua bisa di pantau dan masuk ke mata Angel.

"Sempurna."

           00000000000000000000

"ARRRGGGGG! Sial! Sial! Sial! Kemana Kimberly? Kenapa ponsel nya nggak aktif? Apa jangan - jangan orang yang mati di dalam peti itu Kimberly? Sial.. FUCK.. " umpatan terus keluar dari mulut Malvin. Ponsel di genggaman nya di banting saking marah nya. Malvin mengacak rambut nya frustasi karena kegagalan rencananya menyingkirkan wanita itu.

Malvin berjalan cepat mengambil sesuatu di atas nakas. Ponsel lain. " Halo!"

"Malvin! Aku senang kamu telfon..

"Kamu dimana sekarang? Aku butuh kamu!"

"Aku di rumah? Tapi aku ada waktu kok.. Di tempat biasa, kan?"

"Iya.. Kamu duluan nanti aku nyusul, "

Malvin mengambil jaket nya dan keluar dari kamar dengan terburu-buru. Baru saja beberapa langkah setelah keluar dari kamar dan suara seorang wanita menghentikan langkah nya.

"Hati - hati dalam melangkah.. Langkah yang salah bisa membuat kamu jatuh, " Malvin menoleh, Angel bersandar di tembok dengan tangan tersilang di dada. Ujung bibirnya terangkat membentuk senyuman. Tapi bukan senyuman yang biasanya Malvin lihat.

"Apa maksud mu?

Angel melangkah mendekat dengan santai. " Aku hanya bilang hati - hati dalam melangkah.. Kamu nggak akan tau apa yang akan terjadi jika langkah yang kamu ambil salah.. Maksud ku! Nanti kamu terpeleset jika berlari seperti itu.. Wajah mu tegang, apa kamu menyembunyikan sesuatu?" glek! Malvin menelan ludah nya. Dia berusaha bersikap tenang.

"Itu cuma perasaan kamu.. Wajah aku bisa saja, "

Angel manggut - manggut seolah percaya. Kemudian matanya menelisik penampilan Malvin. "Sepertinya kamu mau pergi?" matanya kembali melirik jam di dinding. "Ini sudah malam, kan?"

Malvin mendengus dan dia maju satu langkah. "Kalo kamu tau ini sudah malam, gimana kalo kamu pulang sekarang.. Tamu juga seharusnya punya batasan kalo mau datang ke rumah orang." belum sempat Angel membalas, Malvin kembali tertawa cekikikan. "Ohhh.. Aku tau, kamu pasti sengaja kan lama - lama di rumah ini biar bisa melihat aku lebih lama."

Sungguh, Angel sangat ingin muntah mendengarnya.

"Sampai kapan kamu mau terus mencari perhatian aku, Angel? Aku tau kalo aku ini tampan, tapi kalo boleh jujur, kamu bukan tipe aku banget."

Angel kembali menyilangkan tangan di dada, wajah nya menatap Malvin dengan lunak. "Lalu.. seperti apa tipe kamu?"

"Heeemmm, " Malvin melangkah mendekatkan bibirnya di telinga Angel. "Wanita yang bisa memberikan aku sensasi nikmat di atas ranjang." Sial! Demi apapun pria di depan nya sangat tidak tau malu. Ingin rasanya Angel membunuh Malvin sekarang juga. Sebenarnya dia bisa saja membunuh Malvin dengan kekuatan nya. Tapi kematian terlalu mudah untuk nya.

Angel tersenyum sinis, tapi matanya menatap dengan datar."Lakukan itu dengan wanita lain.. Tubuh ku terlalu mahal untuk mu yang murahan." bisik Angel kemudian pergi meninggalkan Malvin dengan tangan terkepal.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!