Indira, gadis muda keturunan Tionghoa dan Indonesia. dia sudah dari kecil ikut dengan sang ibu, karena ayahnya sudah meninggal
Indira, melanjutkan perusahaan otomotif milik sang Ayah, tapi saat dia akan kembali ke Indonesia. dia mengalami kecelakaan pesawat...
Penasaran dengan cerita nya Yuk ikuti terus Cerita ini. akan banyak menguras tenaga dan emosi, siapkan kata-kata yang indah saat Indira Gandhi masuk ketubuh perempuan muda yang ditinggal oleh orang tua nya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Intanpsarmy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Thirty
Ucapan Xiao Lin dan Paman To Long membuat Kaisar Zhao cemberut, sia-sia dia mengeluarkan raut iba nya pada mereka berdua
"Sudahlah... kau bantu ayah untuk menyiapkan pernikahan, dan membuat di Zhang itu menceraikan Lu Xi. dia sudah menjadi milik ayah" ucap Kaisar Zhao
"Sekarang bilang milik ayah... kemaren senyum pun tak mau, begitu pria kalau udah di kasih yang manis pasti kaya cacing kepanasan, ngga bisa sabar dulu" cibir Xiao Lin. Paman To Long melipatkan bibirnya
Wajah Kaisar Zhao begitu merah saat mendengar cibiran putrinya itu, dia memalingkan wajahnya dari sang putri agar tak kelihatan malu nya
"Jadi ayah mau langsung nikahin Permaisuri Lu, atau mau lamar dia ke keluarga nya terlebih dahulu?" tanya Xiao Lin
"Langsung nikahin dia saja. urusan keluarga nya itu gampang, lagi pula kekaisaran Zhang itu tak sekuat kekaisaran kita" jawab Kaisar Zhao dengan nada sombong. Xiao Lin menatap malas pada sang ayah
"Baiklah... gini saja setahu ku Permaisuri Lu dan Kaisar Zhang tidak menikah, mereka berdua hanya melakukan pernikahan bohongan di hadapan semua orang. tapi karena semua orang tahu mereka sudah menikah jadi kita minta Kaisar Zhang menceraikan Permaisuri Lu dulu dsini, dan ayah masuk untuk bilang pada semua orang kalau Permaisuri Lu akan menjadi Permaisuri Zhao gimana?" ucap Xiao Lin. Kaisar Zhao pun mengangguk setuju dengan usul putri nya
"Nah begitu lebih baik dari pada nanti ayah di tuduh jadi pembinor" ucap Xiao Lin
"Pebinor? apa itu pebinor?" tanya Kaisar Zhao
"Perebut bini orang..." ucap Xiao Lin
Xiao Lin pun mengajak ayah nya bertemu dengan Permaisuri Lu dan Kaisar Zhang, tidak lupa Bibi Juli pun selalu di gondol-gondol oleh Kaisar Zhang. dia takut wanita nya pergi lagi
Saat semua orang berkumpul Permaisuri Lu pun baru tiba dan jalan nya sedikit Anu membuat wajah Kaisar Zhao merona, tiba-tiba saja dia mengingatkan kejadian yang membuat dia menggempur Permaisuri Lu sampai susah berjalan, sedangkan Xiao Lin hanya meringis
"Ayah... kau sangat ganas, lihat Bibi Lu Xi begitu kesusahan saat berjalan. aku sangat salut padamu ayah" bisik Xiao Lin
"Diam bocah bau... kau ingin semua orang tahu bila aku meng Anu istri orang?" bisik Kaisar Zhao
"Helehhhh malu tapi kau membuat begitu banyak tanda di leher bibi Lu, lihat di leher mu juga ada tanda nya" jawab Xiao Lin
"Kau.... dasar bocah menyebalkan" gumam Kaisar Zhao. saat mereka bertiga menatap ayah dan anak itu
"Hmm... Yang Mulia Kaisar Zhang, aku sudah bilang bukan, kalau aku memberikan anda waktu untuk berpikir. kapan kau menikahi bibi Juli? bila kau tak sanggup aku akan menikahkan bibi Juli dengan pengawal pribadi ku" ucap Xiao Lin. Alis pengawal pribadi Xiao Lin mengerut, umur nya dengan bibi Juli beda delapan tahun. apa mesti dia menikahi wanita yang lebih tua darinya, mau komplen tapi melihat tatapan mata dari Xiao Lin mengarah kepada jadi dia hanya mengangguk tanpa menjawab
"Nah anda lihat bukan? pengawal ku setuju" ucap Xiao Lin
"Tidak... aku akan menikahi nya hari ini, aku sudah mengirim surat kepada adik ku. aku akan ikut tinggal dengan nya, aku akan pensiun dini. jadi Putri mahkota Xian tenang saja" jawab Kaisar Zhang dengan nada mantap
"Bagaimana dengan istrimu? apa kau akan mencampakkan dia?" tanya Kaisar Zhao dengan nada marah
"Hei pak tua... aku selama ini tak benar-benar menikah dengan nya, dia juga mencintai mu... tapi kamu tak pernah menggubrisnya kan selama dia menyapa mu" ucap Kaisar Zhang. mata Kaisar Zhao melotot dan menatap Permaisuri Lu dia minta penjelasan tentang apa yang di ucapkan Kaisar Zhang
"Bocah bau apa kau mengetahui semuanya?" tanya Kaisar Zhao pada Xiao Lin
"Ya... aku tahu, tapi aku juga tak mungkin memaksa ayah bukan, apa lagi ayah memiliki penyakit trauma pada wanita, aku tak ingin ayah sakit" ucap lirih Xiao Lin dengan nada sedih. Paman To Long memutar mata saat mendengar jawaban Xiao Lin yang seolah dia tidak melakukan apa-apa
"Apa Kaisar Zhao trauma wanita?
TBC